Jaringan Ikat, Ciri, Struktur, dan Fungsi – Materi Biologi Kelas 11

Konsep jaringan ikat materi biologi kelas 11.

Di mata pelajaran Biologi Kelas 11, kita mempelajari jaringan ikat, epitel, otot, dan saraf. Pada artikel kali ini, kita akan membahas bagaimana konsep jaringan ikat.

Di mata pelajaran Biologi kelas 11, kita mempelajari jaringan tumbuhan dan hewan. Di bagian jaringan hewan, kita bertemu dengan jaringan ikat.

Pertama kali gue dengar istilah “jaringan ikat”, gue langsung berpikir, apakah jaringan itu bentuknya seperti tali yang diikat-ikat atau bagaimana nih?

Jaringan ikat adalah apa?
Ilustrasi seseorang berpikir. (Arsip Zenius)

Nah, pada artikel kita kali ini, kita akan membahas serba-serbi tentang jaringan yang satu ini. Sebagai catatan, jaringan ikat itu ada bermacam-macam jenisnya dan fungsinya penting banget bagi kita, lho.

Oleh karena itu, langsung saja kita mulai dengan membahas apa itu jaringan ikat.

Pengertian Jaringan Ikat

Secara garis besar, jaringan ikat adalah jaringan yang fungsinya menyangga dan menyatukan jaringan-jaringan lain.

Wah, dari definisinya, sudah terlihat betapa pentingnya fungsi jaringan ikat ini, ya? Tanpa jaringan ikat, tiap jaringan akan kehilangan fungsinya dalam menyokong tubuh. 

Makanya, nggak kaget kalau jaringan ikat ini kadang disebut juga sebagai jaringan penyokong atau jaringan penyambung.

Oke, itu tadi definisi jaringan ikat secara umum. Selanjutnya, mungkin elo mulai bertanya-tanya nih, gimana sih struktur, letak, dan ciri jaringan ikat itu?

Coba deh, elo nonton video materi jaringan ikat di aplikasi Zenius. Video ini menjelaskan konsep jaringan ikat secara umum dengan asyik dan jelas banget.

Elo tinggal klik link di bawah ini saja. Selamat menonton!

Video: Jaringan Ikat

Video materi jaringan ikat Zenius Education.
Yuk, nonton video materi jaringan ikat di Zenius! (Arsip Zenius)

Sebenarnya yang disebut jaringan ikat itu macam-macam jenisnya. Jadi, akan lebih apik kalau kita bahas jaringan ikat secara bertahap berdasarkan macamnya.

Walau begitu, di bagian selanjutnya, kita coba bahas berbagai fungsi dan struktur jaringan ikat secara umum dulu ya.

Ngomong-ngomong, gue punya rekomendasi video soal analogi jaringan ikat dengan bolu, jeli, dan boba. 

Asli video ini seru banget, dan sayang banget kalau elo nggak nonton. Makanya, gue langsung sediakan link videonya di bawah ini.

Video: Jaringan Ikat: Bolu, Jelly, Dan Bubble

Analogi jaringan ikat.
Yuk, nonton video menarik tentang jaringan ikat. (Arsip Zenius)

Baru nanti dilanjutkan dengan penjelasan macam-macam jaringan ikat. Sekarang, mari kita cari tahu beberapa contoh fungsi jaringan ikat.

Fungsi Jaringan Ikat

Di bagian ini, kita akan membahas beberapa fungsi jaringan ikat. Kira-kira, apa fungsi jaringan ikat?

  • Mengikat dan menyokong jaringan dan organ. Bisa kebayang nggak, tanpa jaringan ikat, posisi organ kita bisa kemana-mana. Hiii … serem.
  • Pelindung organ. Yap, jaringan ikat itu juga ada yang membungkus dan melindungi organ-organ vital di dalam tubuh kita.
  • Transportasi zat dalam tubuh. Ada jaringan ikat yang berhubungan dengan sistem sirkulasi darah yang mengangkut oksigen dan nutrisi, lho.
  • Penyimpanan energi cadangan. Jaringan ini ikut menyimpan kelebihan makanan atau energi dalam bentuk lemak.

Itu tadi beberapa contoh jaringan ikat. Tiap jenis jaringan ikat punya fungsi spesifik masing-masing yang akan kita bahas lebih dalam nanti.

Baca Juga: Jaringan Meristem – Pengertian, Ciri-Ciri, dan Fungsinya

Struktur Jaringan Ikat

Secara umum, struktur jaringan ikat tersusun oleh sel-sel spesifik dan matriks. Matriks terbagi menjadi dua, ada sel-sel hidup dan serabut. 

Nah, sel-sel hidup itu ada tiga, yaitu fibroblas, sel plasma, dan makrofag. Apa saja fungsi ketiga sel tersebut?

Sel fibroblas menghasilkan serabut. Sel plasma menghasilkan antibodi. Sedangkan, sel makrofag untuk fagositosis, yang berarti kalau ada partikel kotor atau patogen yang bisa dimakan, akan dilahap sel ini.

Gue ingatkan lagi ya, Sobat Zenius. Ini merupakan struktur jaringan ikat secara umum. Nah, biasanya tiap tipe jaringan ikat itu penyusunnya sama kok, cuma komposisinya saja yang berbeda.

Sampai sini, Sobat Zenius sudah kebayang kan gimana struktur jaringan ikat itu? Sekarang, kita bahas tiap macam jaringan ikat, yuk.

Macam-Macam Jaringan Ikat

Nah, ini nih bagian seru soal jaringan ikat. Jadi, yang namanya jaringan ikat itu umumnya bisa dibagi menjadi tiga macam, yaitu jaringan ikat sejati, penyokong, dan cair/khusus.

Pada tiap jenis jaringan ikat ini, ada lagi contoh-contoh jaringan yang bakal elo pelajari. Di Zenius, tiap contoh jaringan itu dibahas satu per satu melalui video yang berbeda.

Macam-macam jaringan ikat.
Macam-macam jaringan ikat. (Arsip Zenius)

Kuy, kita cek bareng-bareng gimana sih penjelasan dan gambar macam-macam jaringan ikat, sambil gue kasih rekomendasi video yang wajib banget elo tonton untuk membantu pemahaman elo. 

Jaringan Ikat Sejati

Jaringan tipe ini ada dua, yaitu jaringan ikat longgar dan jaringan ikat padat. Berikut ini video yang menjelaskan letak, komponen, dan fungsi dari kedua jaringan tersebut.

Video: Jaringan Ikat Padat Dan Longgar

video materi jaringan ikat padat dan longgar.
Yuk, nonton video materi jaringan ikat padat dan longgar. (Arsip Zenius)

Dari video tersebut, kita bisa tahu bahwa jaringan ikat longgar dan padat itu berfungsi untuk mengikat jaringan dan organ.

Letak jaringan ikat longgar ini ada di bawah kulit serta organ-organ di dalam tubuh kita. Salah satu contoh jaringan ikat longgar yang cukup terkenal adalah jaringan adiposa yang menyimpan lemak.

Sedangkan, jaringan ikat padat itu seperti ligamen dan tendon. Nah, untuk penjelasan mengenai perbedaan kedua jaringan tadi, elo bisa nonton video yang sudah gue rekomendasikan barusan ya.

Next, kita bahas jaringan ikat khusus. 

Jaringan Ikat Cair/Khusus

Pada bagian ini, kita akan membahas jaringan darah. Kok darah termasuk jaringan ikat ya?

Ingat, darah terbagi menjadi plasma dan sel darah. Nah, plasma ini berperan sebagai matriks yang menyatukan banyak hal.

Berkat plasma darah, darah dapat mentransport oksigen dan memberi makan jaringan melalui nutrisi.

Lalu, isi plasma darah itu apa? Tentunya ada air dan zat organik maupun anorganik. Contoh zat organik itu seperti protein, sedangkan zat anorganik itu seperti mineral.

Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai jaringan darah dan adiposa, elo bisa nonton video yang membahas komponen penyusun jaringan darah dan adiposa serta fungsinya, melalui link di bawah ini.

Video: Jaringan Darah Dan Adiposa

Oke, jadi kita bisa simpulkan ya. Darah itu berfungsi mengangkut zat dan imunitas. Jaringan ini terdiri dari plasma darah, eritrosit, leukosit, dan trombosit.

Baca Juga: Sistem Peredaran Darah Manusia – Materi Biologi Kelas 11

Jaringan Ikat Penyokong

Dari namanya, bisa ditebak bahwa jaringan ini berfungsi untuk menyokong tubuh. Ada dua contoh jaringan ini yaitu jaringan tulang rawan (kartilago) dan jaringan tulang sejati (osteon).

Di Zenius, dua jaringan ini dibahas dengan dua video yang berbeda. Pertama, elo bisa nonton soal tulang keras alias sejati dulu.

Video: Jaringan Tulang

video materi jaringan tulang.
Yuk, nonton video materi jaringan tulang! (Arsip Zenius)

Wah, ternyata jaringan tulang sejati (osteon) ini memiliki tiga sel spesifik, yaitu osteoblas, osteosit, dan osteoklas. Fungsinya berbeda-beda, lho.

Sel osteoblas menghasilkan osteosit. Lalu sel osteosit, yang fungsinya sintesis komponen organik dari matriks. Selanjutnya sel osteoklas, berfungsi untuk menjaga dan memperbaiki tulang yang rusak.

Nah, di video tersebut, dijelaskan juga adanya fenomena pengapuran yang disebabkan oleh komponen matriks, lho.

Pada hakikatnya, tulang muda kita itu memiliki kadar kolagen tinggi dan kalsium yang rendah ya. 

Sedangkan pada tulang tua, kadar tersebut terbalik nih. Kadar kolagen rendah, sedangkan kalsiumnya naik. Inilah fenomena pengapuran.

Sobat Zenius, tulang di dalam tubuh kita ini nggak cuma ada tulang sejati yang keras saja, melainkan ada juga tulang rawan.

Coba tebak, kira-kira apa contoh tulang rawan pada diri kita? Yes, tulang telinga dan hidung kita termasuk tulang rawan, lho.

Video: Jaringan Ikat Tulang Rawan

Video materi jaringan ikat tulang rawan di Zenius.
Yuk, nonton video jaringan ikat tulang rawan di Zenius. (Arsip Zenius)

Pada jaringan tulang rawan, ada sel spesifik kondrosit yang dilindungi serat fibrosa. Serat fibrosa ini sebenarnya merupakan kolagen kasar yang lebih besar dan kuat dibanding kolagen biasa.

Serabut penyusun jaringan ini merupakan kolagen, serabut elastis, dan serabut fibrosa. Semakin tinggi kadar kolagen, semakin kuat tulang rawan ini.

Tulang rawan dapat dibagi tiga berdasarkan matriksnya, menjadi tulang rawan hialin, elastin, dan fibrosa. Apa perbedaannya?

  • Tulang rawan hialin matriks → serabut elastis lebih besar dari kolagen. Semua rangka pada embrio masih dalam bentuk hialin. Lalu pada manusia atau hewan dewasa, tulang ini ada pada ujung tulang rusuk, persendian, dan saluran pernapasan.
  • Tulang rawan elastis → penyusunnya serabut elastis dan kolagen, dengan perbandingan yang hampir sama. Tujuannya untuk memberi fleksibilitas dan sokongan. Tulang ini ada pada daun telinga dan larynx.
  • Tulang rawan fibrosa → Sesuai namanya, penyusun utamanya adalah serabut fibrosa. Fungsi utama tulang ini adalah sebagai penyokong dan proteksi. Tulang rawan yang kuat ini ada di antara tulang.

Oke Sobat Zenius, kita sudah membahas macam-macam jaringan ikat nih. Gue mau kasih sedikit tips nih.

Kalau elo penasaran gimana sih gambar jaringan ikat yang bermacam-macam ini, elo bisa lihat di fitur flashcard Zenius.

Sekarang, waktunya kita review pemahaman kita lewat mengerjakan contoh-contoh soal di bawah ini.

Baca Juga: 6 Jenis Jaringan Tumbuhan – Materi Biologi Kelas 11

Contoh Soal Jaringan Ikat

Berikut ini beberapa contoh soal dan pembahasannya.

Contoh Soal 1

Jaringan tubuh manusia yang termasuk dalam kelompok jaringan ikat adalah …

A. jaringan saraf

B. jaringan epitel

C. jaringan adiposa

D. jaringan meristem

E. jaringan silindris

Pembahasan

Sesuai dengan pembahasan sebelumnya, jaringan adiposa merupakan jaringan ikat longgar yang menyimpan energi dalam bentuk lipid (lemak).

Selain sebagai penyimpanan, jaringan ini juga melindungi tubuh dari cedera dan suhu dingin, lho.

Sebagai catatan, jaringan ini sebagian besar tersusun oleh sel-sel penyimpanan lemak yang disebut adiposit.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

Contoh Soal 2

Berikut ini yang bukan fungsi jaringan ikat longgar adalah …

A. membungkus organ tubuh dan saraf

B. menghubungkan otot dengan tulang

C. membungkus serat otot

D. membentuk membran (mesenteris)

E. melekatkan jaringan di bawah kulit

Pembahasan

Jaringan yang berfungsi menghubungkan otot dengan tulang bukanlah jaringan ikat longgar, melainkan jaringan ikat padat.

Lebih tepatnya, otot dengan tulang itu dihubungkan oleh tendon. Nah, seperti pembahasan kita sebelumnya, tendon merupakan jaringan ikat padat.

Oleh karena itu, pilihan yang tepat adalah B.

Contoh Soal 3

Berikut ini yang merupakan jaringan ikat adalah …

A. otot lurik

B. parenkim

C. epitel

D. otot jantung

E. tulang rawan

Pembahasan

Pada bagian jaringan ikat penyokong, kita telah membahas tulang keras (sejati) dan tulang rawan. Dari bagian tersebut, kita bisa menyimpulkan bahwa tulang rawan merupakan jaringan ikat.

Jadi, jawaban yang paling tepat adalah E.

Contoh Soal 4

Jaringan yang bukan termasuk ke dalam jaringan ikat adalah …

A. darah

B. lemak

C. tulang

D. epitel

E. limfa

Pembahasan

Pada mata pelajaran Biologi kelas 11 ini, kita mempelajari empat jaringan berbeda, yaitu jaringan ikat, jaringan otot, jaringan saraf, dan jaringan epitel.

Dari sini, sudah jelas sekali bahwa jaringan epitel bukan merupakan jaringan ikat ya, Sobat Zenius.

Maka, jawabannya adalah D.

*********

Oke Sobat Zenius, itulah pembahasan singkat mengenai jaringan ikat. Kalau elo ingin mempelajari materi Biologi lainnya dengan lebih dalam dan asyik, coba deh nonton video materi Zenius dan akses soal-soalnya.

materi biologi

Pastikan elo log in akun Zenius elo ya supaya bisa akses video dan soalnya. Sampai di sini dulu artikel kali ini, dan sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Bagikan Artikel Ini!