materi kepadatan penduduk

Pengertian Kepadatan Penduduk, Rumus, dan Penyebabnya – Materi Geografi Kelas 11

Gimana sih cara menghitung kepadatan penduduk di suatu wilayah? Apa sih yang membuat suatu wilayah memiliki tingkat padat penduduk yang tinggi? Elo akan menemukan jawabannya di sini, simak selengkapnya, yuk!

Halo Sobat Zenius! Sebelum masuk ke pembahasan materi kali ini, gue punya tebak-tebakan sebagai pengantar nih.

“Kenapa makin ke sini matahari semakin panas?”

Gimana, bisa jawab nggak? Gue kasih tahu jawabannya deh, karena matahari buka cabang di mana-mana. Bukan bukan, kali ini gue nggak akan bahas department store kok, tapi matahari sebagai bintang di tata surya kita.

Ngomong-ngomong tentang matahari nih, ternyata banyak manfaat yang bisa kita peroleh darinya, seperti sumber vitamin D untuk menguatkan tulang, memberikan penerangan di siang hari, membantu proses fotosintesis, dan membuat ruangan terhindar dari jamur akibat terlalu lembap.

Banyak manfaat yang bisa kita peroleh dari matahari. Sayangnya, ada salah satu tempat yang kawasannya kekurangan sinar matahari langsung nih guys, yaitu kawasan permukiman Tambora, Jakarta Barat. Hal itu karena tingginya tingkat kepadatan penduduk di wilayah tersebut. Banyaknya penduduk gak sebanding dengan kecilnya luas lahan yang tersedia, jadi jarak antar bangunannya sangat berdekatan dan menghalangi masuknya sinar matahari.

Coba deh elo lihat aja kawasan permukiman di Tambora, padat banget kan.

kepadatan penduduk terbesar di Jakarta zenius
Kawasan permukiman Tambora sangat padat penduduk (dok. BBC News Indonesia)

Pengertian Kepadatan Penduduk

Ngomong-ngomong tentang padat penduduk, elo tahu nggak sih apa yang dimaksud dengan kepadatan penduduk? Kita bisa mengartikannya sebagai berikut:

“Kepadatan penduduk merupakan banyaknya orang atau penduduk per satuan luas.”

Kalau elo penasaran dengan peta kepadatan penduduk di Indonesia, langsung cek infografis di bawah ini ya.

peta kepadatan penduduk di Indonesia zenius
Jumlah penduduk per pulau di Indonesia tahun 2020 (dok. Youtube BPS Statistics)

Bisa kita lihat ya kalau pulau Jawa menempati urutan pertama sebagai daerah dengan tingkat padat penduduk lebih dari 50% total penduduk Indonesia, yaitu 55,94%. Sedangkan daerah dengan tingkat kepadatan penduduk terendah adalah Maluku, yaitu 1,17% dari populasi masyarakat Indonesia tahun 2020.

Kepadatan penduduk ada di dalam materi Dinamika Kependudukan. Untuk tau apa aja pembahasan yang ada di bab tersebut, klik link berikut, ya: Dinamika Kependudukan Indonesia.

Penyebab Kepadatan Penduduk

Apa yang membuat suatu wilayah padat dan yang lainnya jarang penduduk?

  • Wilayah Kota

Yap, alasan pertama adalah wilayah kota. Wilayah kota itu menarik banyak orang, guys. Ada banyak yang bisa diperoleh di kota, akses ke mana-mana dan kebutuhannya mudah dipenuhi, sehingga banyak orang yang melakukan urbanisasi.

Hayoo … Masih ingat nggak apa itu urbanisasi? Urbanisasi merupakan perpindahan penduduk dari desa ke kota.

  • Pertumbuhan Penduduk Tinggi

Pertumbuhan penduduk yang tinggi seperti angka kelahiran tinggi atau migrasi masuk yang tinggi menjadi penyebab padatnya penduduk di suatu wilayah.

Penyebab padatnya penduduk di suatu wilayah juga bisa dikelompokkan dalam faktor fisiografis, ekonomi, dan sosial budaya.

Pada faktor fisiologis, masyarakat cenderung akan menetap di suatu wilayah yang sumber dayanya mencukupi.

Dilihat dari faktor ekonomi, masyarakat cenderung akan mendatangi wilayah dengan ketersediaan pekerjaan dan upah yang relatif tinggi.

Nah, kalau dilihat dari sisi sosial budayanya, masyarakat akan pindah ke tempat dengan kondisi lingkungan yang aman, kondusif, dan menarik atau modern.

Rumus Menghitung Kepadatan Penduduk

Gimana cara menentukan kepadatan penduduk? Seberapa padat sih kawasan permukiman Tambora?

Kepadatan Penduduk Kasar (Crude Population Density)

Kepadatan penduduk bisa dihitung dari berbagai segi. Biasanya untuk menentukannya, kita bisa membandingkan jumlah orang yang tinggal di satu wilayah terhadap luas wilayahnya. Tapi, untuk beberapa tujuan, ada juga yang membandingkan jumlah penduduk terhadap luas lahan pertanian.

rumus menghitung kepadatan penduduk kasar zenius
rumus menghitung kepadatan penduduk kasar (Arsip Zenius)

Untuk kasus padatnya Tambora bisa dihitung menggunakan perbandingan jumlah orang yang tinggal di satu wilayah terhadap luas wilayahnya. Pemerintah DKI Jakarta memperkirakan setidaknya ada 250.000 orang dengan luas 5,48 km2. Hal itu membuat setiap 1 m2 diisi kurang lebih 4 orang.

Kepadatan Penduduk Fisiologis

Ini yang udah gue singgung sebelumnya tentang menghitung tingkat padat penduduk dengan perbandingan luas wilayah pertaniannya. Rumus ini digunakan untuk menghitung berapakah jumlah penduduk per luas wilayah pertanian.

rumus menghitung kepadatan penduduk fisiologis zenius
rumus menghitung kepadatan penduduk fisiologis (Arsip Zenius)

Kepadatan Penduduk Agraris

Selain itu, ada lagi cara menghitung tingkat padat penduduk dengan perbandingan jumlah petani di suatu wilayah. Rumus ini digunakan untuk menghitung jumlah petani per luas wilayah pertanian.

rumus menghitung kepadatan penduduk agraris zenius
rumus menghitung kepadatan penduduk agraris (Arsip Zenius)


Materi Video Kepadatan Penduduk

Kalian tau gak, daerah mana yang paling padat di Jakarta? Cari tau dan cobain hitung rasio kepadatannya lewat video pembahasan Zenius. Buat yang sudah berlangganan paket belajar Zenius, jangan lupa login dulu ya, untuk mengaksesnya!


Contoh Soal Kepadatan Penduduk

Oke, elo udah paham nih mengenai pengertian, penyebab, rumus, dan dampak dari kepadatan penduduk. Nggak sedikit juga soal tentang materi ini keluar saat ujian. Jadi, ada baiknya elo mempersiapkan diri sejak dini untuk menghadapi ujian semester.

Nih, gue ada beberapa contoh soal dan pembahasan yang bisa dijadikan sebagai referensi.

Contoh Soal 1

Tambora merupakan wilayah terpadat di Jakarta. Jumlah penduduk Tambora diperkirakan sebanyak 250.000 jiwa, sedangkan luas wilayahnya sekitar 5 km2 saja. Maka, kepadatan penduduk kasar di wilayah Tambora sebesar ….

a. 20.000 jiwa/km2
b. 50.000 jiwa/km2
c. 100.000 jiwa/km2
d. 125.000 jiwa/km2
e. 200.000 jiwa/km2

Jawab: b. 50.000 jiwa/km2.

Pembahasan: Kita gunakan rumus KPk = jumlah penduduk : Luas wilayah = 250.000 jiwa : 5 km/2 = 50.000 jiwa/km2.

Contoh Soal 2

Mengapa pulau Jawa padat penduduknya?

a. Adanya lahan yang luas untuk pembangunan di Jawa
b. Adanya lapangan pekerjaan yang luas di Jawa
c. Pulau Jawa menghasilkan produk pertanian terbesar di Indonesia
d. Pulau Jawa masih memiliki hutan alami
e. Tidak ada jawaban yang benar

Jawab: b. Adanya lapangan pekerjaan yang luas di Jawa.

Pembahasan: Alasan mengapa pulau Jawa lebih padat dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia adalah karena pulau Jawa merupakan pusat perekonomian di Indonesia. Hal ini membuat pulau Jawa sebagai wilayah dengan lapangan pekerjaan yang luas. Sehingga, banyak orang dari luar pulau Jawa merantau ke pulau Jawa untuk mendapatkan pekerjaan.

*****

Gimana nih, sampai sini udah paham kan tentang kepadatan penduduk?

Buat elo yang mau nge-tes pemahaman soal kepadatan penduduk, elo bisa mengakses kumpulan soalnya di materi belajar Zenius. Klik banner di bawah ini dengan akun yang sudah didaftarkan di website dan aplikasi Zenius sebelumnya, ya!

materi pelajaran geografi zenius

Bagikan Artikel Ini!