George W. Bush

George W. Bush, Presiden Amerika Serikat yang Berperang Melawan Terorisme

Artikel ini membahas biografi George W. Bush, Presiden ke-43 Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas Invasi Afghanistan dan Perang Irak setelah tragedi 9/11.

Helloo sobat Zenius! Saat gua bikin artikel ini, gua yakin temen-temen udah pada denger di berita tentang kemenangan Taliban di Afghanistan. Nah, bahasan gua kali ini bakalan berhubungan dengan Afghanistan, tapi dari sisi Amerika Serikat. Tepatnya, gua mau ngomongin George W. Bush, Presiden Amerika Serikat ke-43 yang bertanggung jawab atas invasi Afghanistan. 

Invasi Afghanistan inilah yang menggulingkan Taliban dari kekuasaan Afghanistan pada tahun 2001. Kemudian setelah 20 tahun pemberontakan bersenjata, Taliban berhasil menguasai Afghanistan kembali tahun 2021 ini banget. Jadi gimana sih kisah hidup George W. Bush yang memimpin Amerika Serikat perang melawan terorisme? Mari kita simak di artikel ini!

Masa Awal Kehidupan

George Walker Bush lahir pada 6 Juli 1945 di New Haven, Connecticut, salah satu negara bagian Amerika Serikat. Dia adalah anak sulung dari 6 bersaudara. Ayahnya adalah George Herbert Walker Bush atau biasa ditulis George H. W. Bush, dan ibunya adalah Barbara Pierce Bush. Keluarga Bush ini sudah dari tahun 1950-an terlibat dengan politik Amerika Serikat. Ayahnya bekerja sebagai wirausaha, diplomat, wakil presiden dan presiden ke-41 Amerika Serikat. 

George W. Bush
George W. Bush saat masih bayi bersama ayah dan ibunya (Dok. Wikimedia Commons)

George W. Bush pindah dan dibesarkan di Texas. Awalnya di kota Midland dan kemudian Houston. Di Texas ia menyelesaikan pendidikan dasarnya dan kemudian pada tahun 1961 ia dikirim keluarganya ke asrama di Akademi Phillips di Andover, Massachusetts untuk menempuh pendidikan setara SMA. Setelah lulus dia masuk ke Universitas Yale di New Haven, Connecticut. Dia menerima gelar sarjana di bidang sejarah pada tahun 1968, dan kemudian bekerja sebagai pilot pesawat tempur F-102 di Texas Air National Guard (Penjaga Nasional Udara Texas).

George W. Bush
George W. Bush di Texas Air National Guard (Dok. Wikimedia Commons)

George W. Bush kemudian melanjutkan pendidikannya di Sekolah Bisnis Harvard pada tahun 1973. Ia lulus pada tahun 1975 dan menerima gelar MBA (Magister Administrasi Bisnis). Bush kembali ke Texas dan bekerja di bidang industri migas. Dua tahun kemudian, ia menikahi Laura Welch yang melahirkan sepasang anak perempuan kembar, Jenna dan Barbara pada tahun 1981. 

George W. Bush
George, Laura, Jenna dan Barbara Bush pada tahun 1990 (Dok. Wikimedia Commons)

Gubernur Texas

Karir politik George W. Bush bisa kita lihat mulai pada tahun 1978, di mana ia gagal mencalonkan diri untuk House of Representatives (DPR versi Amerika Serikat). Karena gagal, ia kembali ke bisnis migas yang ia miliki. Pada tahun 1988, Bush kembali turun ke ranah politik, bekerja sebagai penasihat kampanye pada kampanye presiden ayahnya yang sukses. Seusai itu, pada tahun berikutnya Bush menjadi investor di tim bisbol Texas Ranger.

Oke tadi gua udah sebut kalau George W. Bush dibesarkan di Texas. Mungkin temen-temen pernah nonton kartun Spongebob dan tau kalau Sandy adalah tupai yang berasal dari Texas. Nah, kampung halaman Sandy ini pernah dipimpin oleh Bush sebagai gubernurnya. Tepatnya pada tahun 8 November 1994, George W. Bush terpilih sebagai Gubernur Texas. 

George W. Bush
George W. Bush dilantik sebagai gubernur Texas (Dok. Britannica)

Kampanye George W. Bush di Texas berfokus pada reformasi kesejahteraan, pengurangan tingkat kejahatan, dan peningkatan pendidikan.Empat tahun kemudian ia terpilih kembali sebagai Gubernur Texas. Kemudian pada musim panas 1999, George W. Bush mengumumkan pencalonannya sebagai presiden Amerika Serikat.

Masa Kepresidenan Pertama 

Setelah manuver politik sana-sini dan pemilihan umum, singkat cerita George W. Bush dipilih menjadi Presiden Amerika Serikat ke-43 pada tahun 2000. Selama masa ini ia menandatangani keringanan pajak untuk membantu pekerja serta reformasi pendidikan. Presiden Bush juga bekerja untuk meningkatkan perawatan kesehatan, memodernisasi program kesehatan, dan meningkatkan kekuatan militer. Pemerintahannya juga memicu kontroversi, seperti ketika ia menolak mematuhi protokol Kyoto untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. 

9/11 dan Invasi Afghanistan

Salah satu hari terburuk dalam sejarah Amerika melihat beberapa tindakan paling berani dalam sejarah Amerika. Kami akan selalu menghormati para pahlawan 9/11. Dan di sini, di tempat suci ini, kami berjanji bahwa kami tidak akan pernah melupakan pengorbanan mereka.

George W. Bush

Belum terlalu lama menjabat sebagai presiden, George W. Bush menghadapi salah satu tragedi terbesar di Amerika Serikat. Pada 11 September 2001, sekelompok teroris bersenjata mengambil alih 4 pesawat terbang komersial dan melakukan serangan bunuh diri dengan menabrakkan pesawat-pesawat tersebut. 2 pesawat menabrakkan dirinya ke gedung World Trade Center, 1 pesawat ke gedung Pentagon (gedung departemen pertahanan). Pesawat yang satu lagi tadinya ingin menabrakkan diri ke gedung putih, namun digagalkan penumpang dan jatuh dalam perjalanannya. 

George W. Bush, 9/11
Serangan 9/11 di World Trade Center (Dok. Wikimedia Commons)

Serangan yang kini kerap disebut sebagai 9/11 (nine eleven) merupakan serangan teroris dengan korban jiwa terbesar di sejarah, di mana 2977 orang (tidak termasuk para teroris) meninggal dan setidaknya 25000 terluka. Kemudian diketahui bahwa kelompok teroris Al-Qaeda bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Serangan yang kini kerap disebut sebagai 9/11 (nine eleven) merupakan serangan teroris dengan korban jiwa terbesar di sejarah, di mana 2977 orang (tidak termasuk para teroris) meninggal dan setidaknya 25000 terluka. Kemudian diketahui bahwa kelompok teroris Al-Qaeda bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Tentu George W. Bush tidak tinggal diam, ia mendeklarasikan bahwa Amerika Serikat dalam perang melawan terorisme. Presiden George W. Bush berjanji kepada rakyat Amerika bahwa dia akan melakukan semua yang dia bisa untuk mencegah terjadinya serangan teroris lain. Kepopulerannya menjolak pada masa ini. Sebagai tanggapan terhadap 9/11, Bush membentuk Department of Homeland Security (Departemen Keamanan Dalam Negeri) yang salah satu fungsinya adalah bertanggung jawab atas kegiatan kontra terorisme.

George W. Bush, Afghanistan
Tentara Amerika Serikat di Afghanistan pada tahun 2003 (Dok. Wikimedia Commons)

Tidak berhenti di situ, George W. Bush memutuskan untuk mengirim pasukan Amerika Serikat ke Afghanistan. Hal ini dilakukan untuk membubarkan pemerintahan Taliban yang dianggap melindungi pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden serta melatih, membiaya, dan mengekspor kelompok teroris. Taliban berhasil digulingkan tetapi Osama bin Laden tidak berhasil ditangkap dan masih berkeliaran. Setelah invasi Afghanistan, presiden Bush juga menyusun kembali pengumpulan informasi dan analisis intelijen Amerika Serikat, serta memerintahkan reformasi kekuatan militer untuk menghadapi musuh baru.

Perang Irak

Sebagai bagian dari ‘Perang melawan Terorisme’, pada bulan September 2002, George W. Bush mengumumkan bahwa jika diperlukan Amerika Serikat akan menggunakan kekuatan militer terlebih dahulu untuk menyerang ancaman terhadap keamanan nasional. Target penyerangan tersebut adalah teroris atau “negara berbahaya”, terutama yang memiliki Weapon of Mass Destruction (Senjata Pemusnah Massal). 

George W. Bush, Irak
Tentara Amerika Serikat di Irak pada tahun 2003 (Dok. Wikimedia Commons)

Dengan alasan-alasan tersebut, pada musim semi 2003, Amerika Serikat menyerang Irak untuk menggulingkan Saddam Hussein, yang rezimnya dituduh mendukung kelompok teroris internasional dan memiliki gudang senjata pemusnah massal dalam jumlah besar. Baghdad, ibu kota Irak, berhasil diserang dan jatuh pada tanggal 9 April 2003. Presiden Bush secara pribadi menyatakan akhir dari operasi militer utama AS pada tanggal 1 Mei 2003. Dengan kekosongan kekuasaan di tempat, Irak segera jatuh ke dalam perang saudara untuk berebut kekuasaan.

Pada bulan Desember 2003, pasukan Amerika Serikat menangkap Saddam Hussein yang kemudian dihukum mati melalui hukuman gantung oleh pejabat Irak. Kontroversi pada perang Irak ini muncul ketika Amerika Serikat gagal menemukan senjata pemusnah massal di Irak.

Masa Kepresidenan Kedua

George W. Bush kemudian mencalonkan diri untuk pemilihan ulang pada tahun 2004 dan berhasil menang. Pendapat publik terhadap George W. Bush menurun pada masa kepresidenannya yang kedua. Kritik menuduh Bush menggunakan klaim palsu tentang senjata pemusnah massal di Irak sebagai pembenaran untuk invasi Irak.

Pada masa kepresidenan kedua ini, George W. Bush mendorong reformasi imigrasi, yang mendapat kritik dari banyak kaum konservatif, dan melonggarkan peraturan lingkungan, yang mendapat kritik dari banyak kaum liberal. Dikritik oleh dua sisi politik, kepopuleran Bush semakin anjlok ketika terjadi terjadi Badai Katrina di New Orleans pada tahun 2005 karena buruk dan lambatnya respon dari pemerintah.

George W. Bush, Badai Katrina
New Orleans banjir akibat Badai Katrina (Dok. Wikimedia Commons)

Oke ini semua udah keliatan buruk kan? Tambahin lagi nih, pada tahun 2008 (tahun terakhir kepresidenan Bush), Amerika Serikat menghadapi krisis ekonomi terparah semenjak 1930. Tentu krisis ekonomi ini dipengaruhi banyak faktor, tapi fakta bahwa Amerika Serikat masih mengeluarkan biaya untuk mempertahankan tentara di Afghanistan dan Irak memperburuk kondisi ini. Pemerintahan Bush buru-buru mendorong Kongres untuk memberlakukan Undang-Undang Stabilisasi Ekonomi Darurat senilai 700 miliar dollar amerika yang kontroversial untuk menyelamatkan industri perumahan dan perbankan.

Hidup Setelah Kepresidenan

Akhirnya, George W. Bush meninggalkan jabatannya pada Januari 2009 dengan pendapat publik yang buruk. Dia dan istrinya pindah kembali ke Texas, sesekali berpindah kota di Dallas dan Crawford. Setelah menjabat sebagai presiden, kehidupan George W. Bush relatif tenang. Pada tahun 2010, Bush merilis sebuah memoar, “Decision Points,” (Poin Keputusan).

George W. Bush
Foto pada tahun 2016, George W. Bush bersama Michelle Obama, istri Barack Obama, presiden ke-44 Amerika Serikat (Dok. Mercury News)

Setelah bertahun-tahun, Bush kembali menjadi sorotan media pada tahun 2013. Dia siap membuka Perpustakaan dan Museum George W. Bush di halaman Southern Methodist University di Dallas, Texas. 

Semakin lama waktu berlalu, semakin membaik pandangan publik terhadap George W. Bush. Pada Januari 2018, CNN merilis jajak pendapat yang menunjukkan bahwa 61 persen orang Amerika memiliki pandangan yang positif terhadap George W. Bush. Sebelumnya, ketika dia meninggalkan jabatannya pada tahun 2009, pandangan positif terhadapnya hanyalah 33 persen.

****

Tentu nama George W. Bush ini sangat sinonim dengan teori konspirasi 9/11 di mana ia dituduh sebagai arsitek dari serangan 9/11 tersebut. Apapun opini temen-temen tentang George W. Bush, faktanya berdiri bahwa keputusan dia dalam ‘Perang melawan Teror’ masih mempengaruhi bentuk dunia internasional masa kini. Dengan menangnya Taliban di Afghanistan, kita hanya bisa berspekulasi apa yang bakal terjadi ya selanjutnya? Kalau temen-temen mau bertanya atau berdiskusi, jangan ragu tulisin aja di kolom komentar ya!

Referensi:

The George W. Bush White House Archive. Biography of President George W. Bush. Diakses pada 29 September 2021 melalui https://georgewbush-whitehouse.archives.gov/president/biography.html

The White House. George W. Bush The 43rd President of The United States. Diakses pada 29 September 2021 melalui https://www.whitehouse.gov/about-the-white-house/presidents/george-w-bush/

George W. Bush Presidential Center. George W. Bush. Diakses pada 29 September 2021 melalui https://www.bushcenter.org/people/george-w-bush.html

BBC UK. Historic Figures: George W. Bush. Diakses pada 29 September 2021 https://www.bbc.co.uk/history/historic_figures/bush_george_w.shtml

Biography. (2021). George W. Bush. Diakses pada 29 September 2021 melalui https://www.biography.com/us-president/george-w-bush

History. (2019). George W. Bush. Diakses pada 29 September 2021 melalui https://www.history.com/topics/us-presidents/george-w-bush

Bagikan Artikel Ini!