STSN - Poltek SSN

Kenalan dengan STSN (Sekolah Tinggi Sandi Negara)

Artikel ini membahas STSN atau Sekolah Tinggi Sandi Negara termasuk sistem pendidikan, prosepek karir, syarat pendaftaran dan sebagainya.

Kalian suka teknik informatika dan pengen atau bercita-cita bekerja untuk pemerintah? Nah kalian bisa nih coba kepoin salah satu sekolah dinas yang merupakan satu-satunya perguruan tinggi kedinasan di bidang persandian di Indonesia. 

Berdirinya STSN ini berawal dari adanya Keputusan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2003 tanggal 17 April 2003 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Sandi Negara. Dimana peserta didik di STSN ini nantinya akan menjalani program Diploma IV yang setara dengan program Sarjana (S1), dan lulusannya nantinya akan memiliki gelar “Sarjana Terapan” atau “S. Tr.” 

Nah, mengenai hal-hal lebih jelasnya seperti prospek kerja, sistem pendidikannya, syarat pendaftaran dan juga program studi yang disediakan oleh STSN, bisa kalian baca di bawah ini ya.

 

Tentang STSN atau PoltekSSN

STSN - Poltek SSN
Sumber gambar: bssn.go.id

Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) atau yang sekarang disebut dengan Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), merupakan perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara atau yang biasa kita kenal sebagai BSSN. dimana STSN atau Poltek SSN ini memiliki visi untuk menjadi Politeknik kelas dunia yang menghasilkan SDM siber dan sandi yang unggul dan berjiwa pancasila. 

Untuk mewujudkan visi tersebut, maka kompetensi yang diterapkan oleh perguruan tinggi ini adalah seperti kemampuan menganalisis, merancang serta mengimplementasikan sistem kriptografi, selain itu pada peserta didik juga akan dilatih memiliki kemampuan mengelola, mengevaluasi, dan mengembangkan keamanan siber dan sandi negara, demi mendukung pemerintah dalam aspek pertahanan dan keamanan negara. 

Tidak hanya itu, STSN atau PoltekSSN juga berfokus pada membentuk dari segi karakter karakter dengan akan dilatih untuk memiliki kemampuan menumbuhkembangkan kreativitas, dan pemikiran untuk mewujudkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dengan kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan juga kecerdasan sosial. 

Sistem Pendidikan STSN atau Poltek SSN

Sebagai salah satu sekolah kedinasan di Indonesia, STSN atau Poltek SSN memiliki sistem pendidikan dimana seluruh biaya pendidikan ditanggung oleh negara alias gratis. Selain itu, peserta didik STSN atau Poltek SSN juga akan diberikan uang saku berupa tunjangan ikatan dinas (TID) sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kalian juga diwajibkan untuk tinggal di asrama jika kalian menjadi peserta didik di sini dan yang tidak kalah penting yang perlu kalian ketahui, STSN atau Poltek SSN menggunakan sistem Drop out  atau DO setiap semesternya. 

Buat kalian yang penasaran, lulusan dari sekolah dinas ini akan kerja apa ? lulusan dari STSN atau Poltek SSN akan menjadi CPNS alias Calon Pegawai Negeri Sipil yang nantinya akan diangkat menjadi PNS atau pegawai negeri sipil sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Selain itu lulusan dari sekolah dinas ini juga akan ditempatkan di Lembaga Sandi Negara.

 

Program Studi STSN atau PoltekSSN

Sampai saat ini, STSN atau PoltekSSN memiliki 3 program studi untuk jenjang Diploma IV atau yang biasa disebut Sarjana Terapan, yaitu

Rekayasa Keamanan Siber

Sebagaimana kurikulum yang diterapkan program vokasi atau sarjana terapan pada umumnya, kurikulum pada Rekayasa Keamanan Siber atau RKS memiliki komposisi 40% teori dan 60% praktik atau responsi dengan total beban sks yang harus diselesaikan 144 sks. Untuk program studi RKS ini memiliki total kurang lebih 2434 jam praktikum atau responsi untuk mencapai kompetensi keahlian atau keterampilan khusus lulusan prodi.

Capaian Pembelajaran atau uji kompetensi dari program studi RKS akan berfokus pada pengetahuan dan kemampuan sebagai berikut:

Pengetahuan (knowledge):
  1. Menguasai konsep teoritis jaringan komputer dan komunikasi secara umum.
  2. Menguasai konsep teoritis keamanan informasi secara umum.
  3. Menguasai konsep teoritis intelijen secara umum.
Keterampilan (skills):
  1. Mampu melakukan rekayasa keamanan jaringan komputer dan komunikasi dengan menggunakan metodologi tertentu dan menghasilkan rekomendasi keamanan jaringan sesuai kebutuhan pengguna.
  2. Mampu melakukan rekayasa keamanan informasi dan menghasilkan rekomendasi keamanan informasi sesuai kebutuhan pengguna.
  3. Mampu merencanakan dan merancang pengelolaan keamanan siber dan menghasilkan rekomendasi keamanan siber sesuai kebutuhan pengguna.
  4. Mampu mengoperasikan fitur keamanan perangkat jaringan yang meliputi sistem operasi , perangkat lunak dan perangkat keras.

 Prospek lulusan dari program studi Rekayasa Keamanan Siber dapat diterima pada sebagai aparatur sipil negara yang berperan sebagai Penetration tester, Network security administrator, Cyber security analyst, Cyber Security Incident Analyst/SOC Analyst (SOC Tier 2), Digital Evidence First Responder (SOC Tier 1), dan Cyber security awareness officer.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program studi ini, kalian bisa cek di website resmi Program Studi Rekayasa Keamanan Siber (RKS).

Rekayasa Kriptografi

Untuk Rekayasa Kriptografi atau (RK) memiliki 2 bidang minat, yaitu Rekayasa Sistem Kriptografi, dan Rekayasa Perangkat Lunak Kriptografi

Visi dari program studi ini adalah menjadi program studi di bidang rekayasa kriptografi yang berkualitas dan menghasilkan aparatur persandian negara yang unggul, serta berkontribusi dalam keamanan nasional 2025. Oleh karena itu rekayasa kriptografi berfokus pada menghasilkan aparatur di bidang teknologi rekayasa kriptografi yang bermental kepribadian tangguh, bermoral tinggi, dan berkompetensi dalam bidang persandian, menghasilkan penelitian di bidang teknologi rekayasa kriptografi yang bermanfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kesadaran keamanan informasi masyarakat khususnya instansi pemerintah.

Untuk informasi lebih lengkap dan lebih lanjut mengenai program studi ini, kalian bisa cek di website resmi Program Studi Rekayasa Kriptografi (RK).

Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi

Program studi Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi atau RPK merupakan program studi yang mempelajari dan juga mengembangkan kemampuan yang berkaitan dengan Embedded System Computer Engineering, Cyber Physical System, dan Cryptographic Hardware Engineering.

Oleh karena itu pada program studi ini, peserta didik diharapkan memiliki kemampuan dan keahlian untuk merancang Hardware yang aman, merekayasa dan mengembangkan perangkat keras kripto, menganalisa potensi ancaman di bidang siber, mengamankan infrastruktur kritis nasional (perbankan, e-commerce, transportasi) dan menyelenggarakan insiden respon nasional, menerapkan teknologi dalam membangun infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), Membuat pertahanan siber yang tangguh, serta bersikap, bermental, dan berkepribadian yang profesional dan berjiwa etos sandi.

Buat kalian yang penasaran, berikut beberapa mata kuliah yang akan kalian temui jika kalian mendaftar di program studi ini, seperti Hardware Security Engineering, Rancang Bangun Perangkat Keamanan bidang Siber dan Kripto, Pemrograman Perangkat Keras, Cyber Intelijen (Teknologi/TIK), dan lain-lain. 

Lulusan program studi ini juga berkesempatan untuk menjadi bagian aparatur sipil negara, yaitu sebagai akademisi, asisten peneliti, penyuluh keamanan informasi atau keamanan siber, perekayasa perangkat keras modul kripto, dan juga sebagai teknisi perangkat keras modul kripto. Untuk informasi lebih lengkap dan lanjut mengenai program studi ini, kalian bisa cek di website resmi Program Studi Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi (RPK).

 

Syarat Mendaftar di STSN atau Poltek SSN

Untuk syarat pendaftaran sebagai peserta didik di STSN atau Poltek SSN tahun ajaran 2021/2022 saat ini masih belum diperbaharui, namun Dilansir dari website resmi STSN atau PoltekSSN, berikut persyaratan umum untuk mendaftar di STSN atau PoltekSSN sebagai berikut pada tahun 2020:

  1. Merupakan Warga Negara Indonesia atau WNI
  2. Pria atau Wanita
  3. Siswa Kelas XII atau lulusan dari:
    1. SMA Jurusan IPA
    2. Madrasah Aliyah Jurusan IPA
    3. SMK Teknik Elektronika Industri
    4. SMK TI Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi, yaitu Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, Sistem Informatika, Jaringan dan Aplikasi, atau Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi
  4. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris (Teori/ Pengetahuan) masing-masing minimal 80 (Delapan Puluh) di Semester IV dan V
  5. Berusia minimal 17 (tujuh belas) tahun dan tidak melebihi dari 21 (dua puluh satu) tahun.
  6. Sehat secara jasmani dan rohani, tidak buta warna, tidak cacat fisik dan mental, serta tidak memiliki penyakit bawaan dan/ atau menular.
  7. Tidak bertato/ bekas tato dan tidak bertindik/ bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan ketentuan agama/ adat, bagi pria dan tidak bertato/ bekas tato dan tidak bertindik/ bekas tindik anggota badan selain telinga, bagi wanita.
  8. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menjadi peserta didik di STSN atau Poltek SSN.
  9. Tidak pernah putus studi atau drop out (DO) dari Poltek SSN dan/ atau perguruan tinggi kedinasan kementerian/ lembaga lainnya.
  10. Tidak sedang menjalani Ikatan Dinas dengan instansi lain.
  11. Bersedia membayar biaya pelaksanaan seleksi SKD BKN sesuai PP Nomor 63 Tahun 2016 sebesar Rp 50.000,- (lima puluh ribu rupiah),

 

Alur Pendaftaran SPMB STSN atau Poltek SSN

SPMB atau Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru merupakan jalur seleksi secara mandiri untuk suatu organisasi atau badan resmi, termasuk perguruan tinggi dan juga sekolah dinas seperti STSN atau Poltek SSN ini. 

Sama halnya dengan syarat pendaftaran untuk STSN atau PoltekSSN, alur pendaftaran dan juga jadwalnya belum di perbaharui untuk tahun ajaran 2021/2022, sehingga berikut alur pendaftaran pada tahun 2020 sebagai gambaran bagi kalian yang tertarik masuk ke STSN atau PolesekSSN ini.

Berikut dibawah ini gambar atau ilustrasi alur pendaftaran dari website resmi STSN atau PoltekSSN.

alur pendaftaran stsn
Sumber gambar: poltekssn.ac.id

Sumber gambar: poltekssn.ac.id

Untuk kuota, pada tahun 2020, STSN atau Poltek SSN membuka total 100 kursi, dimana untuk tahapan seleksinya akan melalui beberapa tahap yaitu: 

  1. Pendaftaran online dan Seleksi Berkas pada website resmi BKN.
  2. Seleksi Kompetensi Dasar atau yang biasa dikenal SKD.
  3. Seleksi Akademik.
  4. Seleksi Psikologi dan Seleksi Tertulis Clearance Test & Mental Ideologi.
  5. Seleksi Wawancara.
  6. Seleksi Kebugaran (Samapta) dan Seleksi Kesehatan (Fisik & Jiwa).
  7. Dan yang terakhir, pemantauan terakhir atau pantukhir.

Apa aja materi yang diuji? Dalam tes SKD, memiliki 3 jenis soal yaitu mengenai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) seperti materi yang berhubungan dan berkaitan dengan Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI, selain itu ada juga Tes Intelegensia Umum (TIU), yaitu materi yang berhubungan dengan kemampuan verbal, analisis, numerik dan logika. Dan yang terakhir yaitu, Tes Karakteristik Pribadi (TKP) yang merupakan tes untuk melihat kepribadian, karakter, dan tingkat emosional peserta.

Nah buat kalian yang tertarik untuk melanjutkan jenjang pendidikan ke sekolah kedinasan atau bercita-cita menjadi PNS atau bekerja di lembaga pemerintah, STSN atau Poltek SSN ini perlu masuk daftar perguruan atau sekolah kedinasan tujuan kalian nih. Jangan lupa untuk terus mengikuti perkembangan dan juga informasi lebih lanjut mengenai penerimaan mahasiswa baru di STSN atau Poltek SSN ini ya guys dan semoga artikel ini membantu kalian. Good luck!

Sumber bacaan:

Poltek SSN

DIKDIN BKN

 

Baca Juga Artikel Lainnya!

Seluk Beluk PKN STAN

Kuliah di IPB

Kenalan dengan ITS!