Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru

Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru, Tahapan Serta Syaratnya

Penerimaan peserta didik baru tentu tetap dilaksanakan dan diterapkan meskipun disituasi seperti saat ini. Hal ini merujuk sistem online yang nantinya akan digunakan sebagai basis pendaftaran serta penyeleksian siswa. Untuk informasi lengkapnya, simak ulasan berikut ini.

Tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru

Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru, Tahapan Serta Syaratnya 9

Beberapa tahun terakhir ini, sistem PPDB atau penerimaan peserta didik baru memang sudah diterapkan. Hal tersebut tentu memiliki berbagai tujuan serta harapan akan dunia pendidikan di Indonesia. Namun sebagian orang masih belum paham dan berikut tahapannya.

1. Mendata Berkas

Sebelum memutuskan untuk mendaftar, pastikan bahwa sekolah yang dituju sudah terdaftar dalam program siap PPDB. Apabila, telah terlampir namanya, maka siapkan berkas yang dibutuhkan. Semua persyaratan mengenai dokumen biasanya diinformasikan oleh sekolah.

Kemudian, berkas-berkas tersebut yang sudah dipastikan lengkap dan disiapkan, seger dibawa menuju ke sekolah. Lalu, berikan kepada pihak panitia pelaksana yang nantinya akan diseleksi lebih lanjut. Sebelum akhirnya Kamu diminta mengisi formulir pendaftaran PPDB.

2. Mengisi Formulir Pendaftaran PPDB

Setelah menyerahkan semua berkas dan seluruh persyaratan yang dibutuhkan, maka akan diberikan sebuah formulir. Kemudian, isilah form tersebut sesuai dengan ketentuan serta pastikan diisi secara lengkap. Jika sudah terisi, kumpulkan kepada panitia pelaksana PPDB.

Jika ada hal yang tidak Kamu mengerti maka cobalah untuk meminta bantuan pihak panitia pelaksana PPDB. Selain itu, pastikan bahwa tidak ada kekurangan satu pun termasuk mengisi form secara lengkap. Jangan sampai ada perbedaan antara data identitas asli dengan form.

3. Proses Entry Data

Setelah formulir diisi dan diserahkan kepada pihak panitia pelaksana PPDB, maka proses berikutnya adalah entry data. Dalam hal ini sistem yang digunakan adalah komputer guna meminimalisir risiko buruk terjadi. Jadi, Kamu tak perlu khawatir ada kesalahan (human error).

Baca Juga Artikel Zenius Lainnya

Cara Mengetahui Resensi Buku Fiksi dan Non Fiksi
Cara Membedakan Unsur Buku Fiksi dan Non Fiksi
Cara Mengerti Bahasa Panda
Cara Menulis Puisi yang Baik
Cara Membuat Teks Laporan Hasil Observasi

Pada proses ini tak hanya sekedar memasukkan data ke dalam komputer saja. Tahap berikutnya secara bersamaan akan dilakukan penyeleksian terhadap berkas para pendaftar. Hal tersebut bertujuan guna memverifikasi atau mengecek seluruh dokumen calon siswa.

4. Pemberian Bukti Verifikasi

Jika semua data sudah dimasukkan dan seleksi berkas telah dilakukan, maka panitia pelaksana akan memberikan bukti. Kamu diberikan sebuah dokumen sebagai tanda bahwa dokumen telah melalui tahap seleksi dan dinyatakan lolos pendaftaran ditahap berkas.

Simpan baik-baik dan jangan sampai bukti verifikasi tersebut rusak atau hilang. Pasalnya, dokumen itu nantinya akan dipakai untuk ke tahap selanjutnya. Karena, proses pendaftaran membutuhkan data buktii hasil seleksi. Dengan begitu, nantinya tinggal mengikut alurnya saja.

Syarat yang Harus Dipenuhi Penerimaan Peserta Didik Baru

Untuk tahun ajaran baru 2021 – 2022, pada dasarnya tak begitu berbeda perihal syarat dan ketentuannya. Hal ini tentu sangat penting dipahami untuk mengetahui berkas apa saja yang dibutuhkan guna mendaftar. Berikut syarat serta ketentuan penerimaan peserta didik baru.

1. Ketentuan Usia

Syarat pertama yang perlu diperhitungkan adalah ketentuan usia. Pasalnya, setiap tingkatan seperti SD, SMP hingga SMA memiliki batas umur agar bisa terdaftar. Jadi, pastikan usia Kamu sesuai dengan syarat yang diberikan oleh panitia penerimaan peserta didik baru (PPDB).
Untuk membuktikan hal tersebut, para pendaftar akan diminta membawa identitas diri seperti surat keterangan lahir atau akte kelahiran. Dokumen tersebut dikeluarkan oleh pihak resmi seperti kepala desa, lurah hingga pejabat serta perangkat desa. Pastikan sudah terlegalisir.

2. Ijazah

Jika dipastikan sudah menyelaraskan syarat ketentuan usia dan sesuai, maka berikutnya adalah kelengkapan ijazah. Tentu hal ini berlaku untuk seluruh tingkatan mulai dari calon pendaftar SMP, SMA maupun SMK. Namun, khusus tingkat SD memiliki ketentuan khusus.

Selain ijazah, pasa peserta atau pendaftar bisa menggunakan dokumen lainnya guna membuktikan bahwa sudah lulus. Jika ijazah belum diberikan oleh pihak sekolah sebelum, maka mintalah surat keterangan lulus. Karena hal tersebut merupakan syarat utama PPDB.

3. Kewarganegaraan (WNI atau WNA)

Aturan perihal kewarganegaraan pada dasarnya berlaku untuk WNA ataupun WNI. Jika Kamu merupakan lulusan dari sekolah luar negeri dan berstatus warga negara Indonesia, maka tetap butuh dokumen tambahan. Seperti surat keterangan dari DirJen Bidang Pendidikan.

Namun, untuk para peserta yanh berstatus warga negara asing maka butuh tahapan khusus lainnya. WNA harus mengikuti program yang namanya Matrikulasi bahasa Indonesia. Hal tersebut dilakukan selama kurang lebih 6 bulan serta dilakukan dari sekolah bersangkutan.

4. Syarat Untuk Peserti Didik Penyandang Disabilitas

Tujuan utama dari diterapkannya PPDB (Penerimaan peserta didik baru) yaitu guna pemerataan pendidikan. Itulah mengapa, siapapun bisa mengikutinya selama memenuhi syarat dan ketentuan. Hal ini juga berlaku pada calon siswa penyandang disabilitas.

Khusus untuk para calon siswa yang menyandang disabilitas, maka tidak diwajibkan untuk mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku. Seperti halnya mengenai usia wajib mendaftar hingga mengumpulkan dokumen berupa ijazah ataupun surat keterangan lulus dari sekolah.

5. Peserta Didik Jalur Khusus

Bagi para pendaftar atau calon peserta didik tentu bisa menggunakan jalur khusus yang sudah diterapkan. PPDB memiliki 4 jalur dan dapat dimanfaatkan selama memenuhi persyaratan. Mulai dari zonasi, afirmasi, prestasi hingga perpindahan tugas orang tua.

Untuk jalur zonasi, syarat utamanya adalah domisili alamat asli calon peserta didik harus berada dalam zona yang ditetapkan. Sedangkan afirmasi, menyerahkan surat keterangan tidak mampu. Jalur prestasi mengumpulkan nilai, jalur perpindahan, dokumen pindah tugas.

Itulah tadi pembahasan mengenai tahapan serta syarat penerimaan peserta didik baru. Terlepas dari penjelasan diatas, pendaftaran tentu bisa dilakukan secara online. Kamu hanya perlu pergi ke Website siap-PPDB.com. Didalamnya tersedia berbagai macam informasi.

Lihat Juga Proses Belajar Ala Zenius di Video Ini