pemberdayaan komunitas

Strategi Pemberdayaan Komunitas – Materi Sosiologi Kelas 12

Halo, Sobat Zenius! Elo pasti seneng kan, kalo ketemu sama orang yang sefrekuensi dan sehobi? Punya komunitas yang isinya orang-orang satu obrolan tuh emang seru banget, tapi elo udah tahu belum arti komunitas itu apa? 

“Kumpulan orang-orang gitu, ya?”

Bisa, bisa disebut sekelompok orang yang punya satu visi, tapi masih kurang lengkap. Elo juga perlu tahu tentang pemberdayaan komunitas yang tercipta di masyarakat. Ya, tanpa basa-basi, langsung aja kita pahami penjelasan di bawah ini!

“Komunitas merupakan bagian dari paguyuban yang terbentuk melalui kesamaan tempat, ikatan kekerabatan, dan kesamaan ideologi.”

— Ferdinand Tönnies

Siapa sih Pak Tönnies ini? Kenapa dia bisa ngomong gitu? Well, dia adalah salah satu cendekiawan asal Jerman yang punya sumbangsih besar dalam teori kelompok sosial. Kalau kamu ingat sama istilah gemeinschaft dan gesellschaft, nah, itu dia tuh yang mencetuskan.

Pemberdayaan Komunitas

Komunitas merupakan kesatuan sosial di suatu masyarakat yang terdiri dari beberapa individu yang saling berinteraksi dan tergabung dalam kelompok dengan tujuan yang sama.

Dalam pandangan Ferdinand Tönnies, gemeinschaft dan gesellschaft dapat disebut sebagai komunitas karena memiliki hubungan pribadi yang didasarkan adanya sikap kekeluargaan dan loyalitas.

Baca Juga: Ciri dan Syarat Terbentuknya Kelompok

Pengertian Pemberdayaan Komunitas

Trus, maksudnya pemberdayaan komunitas itu yang gimana, sih? Nah, pemberdayaan masyarakat atau komunitas merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan atau kapasitas masyarakat, baik secara individu atau kelompok dengan tujuan memecahkan berbagai persoalan terkait dengan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka.

Strategi Pemberdayaan Komunitas

Seperti yang mungkin elo tahu, beberapa komunitas masih punya berbagai masalah di lingkungan mereka. Entah itu kemiskinan, keterbelakangan, kriminalitas, kesenjangan, bahkan ketidakberdayaan. Pemberdayaan komunitas memiliki tujuan untuk memperkuat masyarakat dan mengajak mereka untuk memecahkan masalah-masalah yang tadi gue sebut. Menurut Hikmat (2006), ada beberapa strategi nih yang bisa dilakukan, di antaranya:

Strategi Tradisional

Strategi yang masyarakatnya berfokus untuk memilih kepentingan terbaik secara bebas dalam berbagai keadaan dan tidak ada pihak lain yang mengganggu kebebasan setiap pihak.

Strategi Direct-action

Strategi yang didominasi oleh kepentingan yang dihormati oleh setiap pihak yang terlibat dan ada satu pihak yang sangat berpengaruh dalam membuat keputusan.

Strategi Transformatif

Strategi ini menunjukan bahwa pendidikan massa dalam jangka panjang dibutuhkan untuk pengidentifikasian kepentingan suatu pihak.

Kelebihan Pemberdayaan Komunitas

Berbagai masyarakat dengan latar belakang yang berbeda juga memiliki kekurangan dan kelebihannya, contohnya sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang.
  2. Mempermudah koordinasi antar individu dalam komunitas.
  3. Mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan memperbaiki kehidupan sosial.
  4. Proses pembangunan melibatkan banyak orang, sehingga dapat lebih demokratis dalam pelaksanaannya.

Kekurangan Pemberdayaan Komunitas

Pemberdayaan komunitas mudah untuk mengalami kendala dalam praktiknya di lapangan, hal ini dapat memberikan efek negatif terhadap komunitas itu sendiri, seperti contohnya:

  1. Keberhasilan komunitas bergantung pada setiap individu yang tergabung di dalamnya.
  2. Tingkat kesadaran setiap individu berbeda-beda.
  3. Ketergantungan dari segi ekonomi uang melibatkan bantuan sumber dana pihak eksternal.
  4. Proses pembangunan yang melibatkan banyak orang akan lebih mudah memicu perdebatan dan muncul masalah baru dalam komunitas.

Dengan kelebihan dan kekurangan tersebut, tiap individu atau kelompok yang ingin memberdayakan komunitas sebaiknya melakukan penilaian terlebih dulu. Apalagi kalau menemukan hambatan-hambatan dalam upaya pemberdayaan tersebut. Kira-kira elo setuju nggak?

Contoh Soal

1. Pemberdayaan komunitas lokal memiliki tujuan untuk…

  1. Mandiri dalam mencari solusi masalah
  2. Mampu menyebarkan kreasi
  3. Peduli lingkungan sekitarnya
  4. Menambah kekuatan
  5. Memperluas lingkungan komunitasnya

Jawaban: A

Tujuannya adalah untuk membuat masyarakat mampu membangun pribadinya dan mampu memperbaiki masalah, sehingga masyarakat dapat mampu bekerjasama, berani mengambil keputusan dan risiko dan dapat meningkatkan rasa inisiatif.

2. Partisipasi anggota dalam pemberdayaan komunitas sangat penting, hal ini disebabkan oleh…

  1. Strategi potensial dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat
  2. Keikutsertaan masyarakat untuk mengevaluasi hasil kegiatan suatu komunitas
  3. Modal awal pembangunan dari pihak yang berwenang
  4. Gerakan membangun kepedulian pelestarian lingkungan
  5. Kegiatan bersama yang melihatkan pembangunan

Jawaban: B

Prinsip pemberdayaan komunitas adalah keikutsertaan masyarakatnya. Program pemberdayaan komunitas mengutamakan kemandirian masyarakat yang sifatnya partisipatif, dilaksanakan dan dievaluasi oleh masyarakat.

Gimana nih, sampai sini udah paham kan tentang pemberdayaan komunitas? Buat elo yang mau cari tahu lebih banyak tentang pemberdayaan komunitas, yuk langsung meluncur ke pembahasan Zenius lainnya mengenai “Tujuan Pemberdayaan Komunitas”, Sayonara!

Referensi:

Hikmat, H. 2006. Strategi Pemberdayaan Masyarakat, Bandung: Humaniora.

Baca Juga Artikel Lainnya

Upaya Penyelesaian Konflik Sosial

Fungsi Lembaga Agama

Teknik Pengumpulan Data Penelitian

Bagikan Artikel Ini!