Mengenal Ciri-ciri Ikan (Pisces) Beserta Keluarga Besarnya

Artikel ini akan membahas tentang pengertian ikan, ciri-ciri ikan, hingga klasifikasinya yang dapat membantu kamu dalam mengelompokkan berbagai jenis ikan.

Hi, guys! Siapa di antara kamu yang di rumahnya memelihara ikan? Ikan jenis apa yang kamu pelihara? Penasaran gak sih kira-kira ada berapa banyak jenis ikan?

Seperti yang kita ketahui, ikan itu ada yang hidup di air tawar dan air laut, berukuran kecil hingga yang sangat besar. Nah, di sini aku akan mengajak kamu untuk berkenalan dengan keluarga besar ikan atau dalam taksonomi kingdom Animalia disebut Pisces.

Kalau dilihat secara umum, kamu pasti tau ‘kan ciri ciri ikan itu seperti apa? Biar gak kelamaan menebak-nebak, yuk langsung aja masuk ke pembahasan di bawah ini!

Apa Itu Ikan (Pisces)?

Sebelumnya, kita udah bahas tentang hewan invertebrata, seperti mollusca, coelenterata, bahkan cacing-cacingan. Nah, sekarang kita masuk ke pembahasan hewan vertebrata atau yang bertulang belakang.

Menurut Adrim, dalam Panduan Penelitian untuk Ikan Laut tahun 2010, ikan adalah hewan vertebrata akuatik poikiloterm (berdarah dingin) dan bernapas dengan insang. Kalau dilihat secara sistematik, ikan atau pisces merupakan kelas yang berada di bawah filum Chordata.

Secara umum, dilansir dari tesis milik Siagian tahun 2009, ciri-ciri ikan itu bertulang belakang dan bertulang rawan. Selain itu, mereka juga mempunyai sirip tunggal atau berpasangan dan memiliki operkulum (tutup insang), bersisik dan berlendir, serta ukuran yang bervariasi.

Pelajari lebih lanjut
Masih ingat nggak, kalau Ikan masih termasuk dalam pembahasan Kingdom Animalia? Buat flashback ke penjelasan Animalia, klik link berikut untuk baca materinya: Klasifikasi Lengkap Kingdom Animalia – Materi Biologi Kelas 10.

Ciri-ciri Ikan

Ciri ciri ikan gak hanya yang dijelaskan di poin sebelumnya ya, guys. Masih banyak ciri ciri lainnya yang perlu kamu ketahui. Berikut ini merupakan ciri cirinya:

  • Memiliki rangka tulang sejati.
  • Bertulang belakang (vertebrata).
  • Tubuh ditutupi oleh sisik dan berlendir.
  • Memiliki bagian tubuh yang jelas antara kepala, badan, dan ekor.
  • Bernapas dengan insang.
  • Merupakan hewan poikiloterm atau berdarah dingin, yaitu suhu tubuh yang dipengaruhi oleh suhu lingkungan.
  • Memiliki sistem peredaran darah tertutup tunggal, maksudnya adalah terdapat satu kali peredaran darah melalui jantung.
  • Merupakan hewan hermaprodit, yaitu kelamin jantan dan betina terpisah.
  • Memiliki sistem pencernaan lengkap, seperti mulut, kerongkongan, lambung, usus, dan anus.
  • Memiliki sistem koordinasi yang terdiri dari saraf pusat dan sistem hormon.
  • Alat indera ikan terdiri dari sepasang mata, sepasang telinga dalam, indera pembau dan gurat sisi (berfungsi sebagai pengatur perubahan tekanan air).

Materi Video Karakteristik Ikan

Kenapa sih, ikan bentuknya kayak ikan? Ternyata ada lho, alasan di balik itu semua. Tonton gratis video materinya hanya di website Zenius. Kamu hanya perlu login (atau daftar dulu) untuk belajar mandiri.


Struktur Tubuh Ikan

Supaya kamu makin paham mengenai dunia ikan, kamu juga perlu mengetahui struktur tubuh ikan. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah dalam memahami ciri ciri ikan, khususnya kalau ada istilah asing yang belum kamu ketahui.

ciri ciri ikan dan struktur tubuh ikan
Struktur tubuh ikan atau pisces (sumber gambar: en.wikipedia)

Struktur tubuh ikan secara garis besar terbagi menjadi tiga, yaitu kepala (caput), tubuh (truncus) dan ekor (cauda).

Di bagian kepala, terdapat organ-organ sensorik dengan gurat sisi yang berfungsi untuk dapat merasakan tekanan air. Otak pada ikan yang lebih berkembang adalah otak kecil, karena otak tersebut merupakan pusat keseimbangan dan pergerakan bagi ikan.

Selain itu, ikan juga memiliki kulit dan sisik yang berfungsi melindungi tubuhnya dan sekresi kelenjar. Untuk menentukan arah dan posisi saat berenang, ikan akan menggunakan siripnya.

Oh iya, ikan bernapas menggunakan insang ya, guys. Insang tersebut berbentuk lembaran tipis yang berwarna merah muda dan akan selalu lembap. Pada insang terdapat filamen yang berisi banyak sekali pembuluh darah, dan terdapat filamen yang berfungsi sebagai pertukaran gas.


Materi Video Pernapasan Ikan

Kita udah tau, nih, kalau ikan bernapas dengan insang. Tapi, gimana sih cara ikan bernapas? Gimana insang berfungsi agar ikan tetap hidup? Nah, buat yang berlangganan paket belajar Zenius, cari tau jawabannya lewat video materi di website Zenius. Jangan lupa login dulu, ya, buat mengaksesnya!


Klasifikasi Ikan

Ikan mengisi hampir semua perairan di bumi ini, tentu saja karakter dan bentuknya juga berbeda-beda. Itulah mengapa ikan juga diklasifikasikan lagi menjadi tiga, yaitu Agnatha, Chondrichthyes, dan Osteichthyes. Kita simak satu per satu, yuk!

klasifikasi berdasarkan ciri ciri ikan
Contoh hewan ikan berdasarkan klasifikasinya

Agnatha

Agnatha berasal dari bahasa Yunani yaitu an yang berarti tidak dan gnathus yang berarti rahang. Jadi, anggota agnatha merupakan ikan primitif yang tidak punya rahang.

Ciri-ciri ikan yang termasuk dalam klasifikasi agatha adalah bentuknya yang mirip seperti belut yaitu silindris memanjang dengan mulut pengisap bundar, tanpa sisik, tidak memiliki sirip berpasangan, dan tubuh yang lunak serta berlendir.

Kamu pernah lihat jenis ikan ini gak, guys? Wajar kok kalau belum pernah lihat, karena agatha ini hidup di dasar perairan laut atau tawar yang terdapat di Amerika Utara dan Eropa. Mereka merupakan pemakan bangkai (scavenger) dan termasuk parasit.

Contoh hewan Agnatha: Petromyzon marinus (belut laut) dan Myxine sp. (hagfish).

Chondrichthyes

Chondrichthyes dalam bahasa Yunani yaitu chondros yang berarti rawan dan ichthyes yang berarti ikan. Yap, merupakan ikan yang bertulang rawan. Bisa ditebak gak kira-kira siapa anggotanya?

Betul sekali, ikan hiu dan kerabatnya adalah anggota dari kelas ini. Kenapa bertulang rawan? Karena, mereka memiliki endoskeleton yang relatif lentur dan terbuat dari tulang rawan. Mereka memiliki sirip yang berpasangan dan tubuh yang tertutup sisik-sisik plakoid kasar berisi dentin yang dilapisi dengan email.

Contoh hewan Chondrichthyes: Squalus sp. (ikan hiu) dan Makararaja sp. (pari listrik).

Osteichthyes

Osteichthyes berasal dari bahasa Yunani yaitu osten yang berarti tulang dan ichthys yang berarti ikan.

Berbeda dengan kelas sebelumnya, ikan yang tergabung dalam kelas ini sudah memiliki tulang sejati. Ukuran mereka juga cukup beragam mulai dari 1 cm hingga yang bermeter-meter panjangnya. Mereka memiliki kulit yang ditutupi oleh sisik dan ada juga sebagian yang tidak bersisik.

Nah, ikan yang sering kita jumpai ternyata masuk dalam kelas ini lho, guys.

Contoh hewan Osteichthyes: Ameiurus melas (ikan lele), Carrasius auratus (ikan mas koki), dan Hippocampus sp. (kuda laut).


Materi Video Klasifikasi Ikan dan Contoh Hewannya

Buat kamu yang sudah berlangganan paket belajar Zenius, tonton video materi lengkap tentang Klasifikasi Ikan di website Zenius. Jangan lupa login dulu, ya, buat mengaksesnya!


Demikian informasi mengenai filum Chordata, khususnya ikan atau pisces. Dari bacaan di atas, kamu udah tau tentang pengertian ikan dalam kingdom Animalia, ciri-ciri ikan, struktur tubuh ikan, hingga klasifikasinya. Sekarang kamu bisa donk mengelompokkan berbagai jenis ikan ke dalam ketiga kelas di atas?

Semoga informasi di atas bermanfaat ya buat kamu. Have a nice day!

Berkenalan dengan Hewan Coelenterata, Yuk!

Mengenal Mollusca (Hewan Lunak) dari Kingdom Animalia

Kingdom Animalia

Lihat Juga Proses Belajar Ala Zenius di Video Ini

Bagikan Artikel Ini!