politeknik statistika STIS

Kuliah di Politeknik Statistika STIS

Artikel ini akan membahas tentang seluk beluk kampus STIS, mulai dari profil kampusnya, menjelajah fakultas dan jurusan di STIS, SPMB STIS, hingga prospek kerjanya.

Hi, guys! Buat kamu siswa SMA/SMK/sederajat khususnya kelas 12 yang lagi mikirin masa depan mau lanjut pendidikan di mana, kali ini aku mau bahas tentang Perguruan Tinggi Ikatan Dinas. Pasti banyak di antara kalian yang bermimpi untuk berkuliah di Ikatan Dinas, biar setelah lulus gak perlu pusing-pusing cari kerja lagi. Apalagi banyak orang tua yang selalu mendorong anaknya untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu kampus Ikatan Dinas favorite adalah Politeknik Statistika STIS.

politeknik statistika STIS
Kampus Politeknik Statistika STIS (sumber gambar: infoasn.id)

Buat kamu yang bermimpi dan tertarik untuk kuliah di STIS, yuk pantengin terus artikel ini sampai selesai dan sampai kamu udah gak nemuin lagi informasi apapun di sini!

Profil Politeknik Statistika STIS

Bagi kamu peminat kuliah kedinasan, Politeknik Statistika STIS pasti udah gak asing lagi buat kamu. Yap, berada di bawah naungan Badan Pusat Statistik (BPS), secara fungsional memang ia berada di bawah naungan Kepala BPS, namun secara teknis segala urusan pendidikan di STIS berada di bawah naungan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (MENRISTEKDIKTI).

Dalam perjalanannya, STIS ini tidak berdiri begitu aja dengan mudahnya lho. Ada sejarah panjang yang telah ditempuhnya hingga menjadi politeknik favorit seperti saat ini. Pada tahun 1958, berdiri Akademi Ilmu Statistik (AIS) yang bertujuan untuk mendidik tenaga pelaksana kegiatan statistik pada tingkat semi ahli yang mampu untuk melaksanakan dan mengembangkan perstatistikan nasional. AIS juga mendapatkan bantuan dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melalui Statistical Research and Development Centre. Kemudian, pihak BPS bekerjasama dengan badan PBB, UNDP. Selanjutnya, pada tahun 1964, BPS mendirikan Perguruan Tinggi Ilmu Statistik (PTIS) dengan mahasiswanya berasal dari lulusan AIS dan dosennya dari PBB. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pendidikan bagi lulusan AIS. Namun, setelah Indonesia memisahkan diri dari PBB, PTIS ditutup dan AIS tetap berjalan. Pada tahun 1998, STIS melalui persetujuan Ditjen Dikti dan Keppres, maka STIS berdiri di bawah naungan BPS dengan dua jurusan: Statistika dan Komputasi Statistik. Setelah berjalan hingga tahun 2018, STIS berubah nama dari Sekolah Tinggi Ilmu Statistik menjadi Politeknik Statistika STIS dan resmi di-launching pada tanggal 28 Maret 2018.

Oh iya, lokasi kampus Politeknik Statistika STIS berada di Jatinegara, Jakarta Timur, DKI Jakarta. Untuk seragam yang akan kamu pakai ketika menempuh pendidikan di sini adalah seperti ini:

jurusan di STIS
Seragam mahasiswa Politeknik Statistika STIS (sumber gambar: stis.ac.id)

Selain itu, selama kuliah di sini, kamu tidak akan dibebankan biaya pendidikan seperti pada Universitas ataupun Politeknik Non Ikatan Dinas alias gratis. Kamu hanya dibebankan uang saku selama kuliah di sana. Jadi, tentu saja akan meringankan biaya pengeluaran orang tuamu ya, guys. Tertarik untuk kuliah di Politeknik Statistika STIS? Yuk, baca juga jurusan di STIS berikut ini!

Jurusan di STIS

Jurusan di STIS itu ada dua lho, yaitu Statistika dan Komputasi Statistik. Ya namanya juga politeknik, jadi STIS ini hanya menyediakan dua jenjang pendidikan, yaitu D-III dan D-IV.

Jurusan Statistika

D-III jurusan Statistika di STIS memiliki beban 111 SKS yang terbagi ke dalam 42 mata kuliah selama 3 tahun. Mata kuliah yang diajarkan di sini antara lain mata kuliah umum (Agama, Ekonomi, Matematika, Bahasa Inggris, dll), Teknik Pengumpulan Data, Demografi, Pengolahan dan Penyajian Data, Manajemen Survei, Statistika, Analisis Data, dan masih banyak lagi. Praktikum akan lebih banyak di sini daripada teorinya lho, yaitu sebanyak 35% teori dan 65% praktikum.

Sekarang kita bahas D-IV Statistika, yuk! Beban SKS yang diberikan oleh mahasiswa adalah 145 SKS, komposisi 40% teori dan 60% praktikum. Mata kuliah yang diajarkan di sini hampir sama dengan D-III, tapi memang lebih kompleks dan ada peminatannya lho, guys. Peminatan di D-IV Statistika ada dua, yaitu Statistika Ekonomi dan Statistika Sosial dan Kependudukan. Untuk peminatan Statistika Ekonomi, kamu akan diajak untuk mempelajari statistika dari sisi ekonomi mikro dan makro, statistik neraca nasional, dll. Sedangkan, untuk peminatan Statistika Sosial dan Kependudukan, kamu akan mempelajari tentang teknik demografi, sosiometrika, statistik sosial dan kependudukan, dll. Nah, untuk menyelesaikan beban SKS yang diberikan harus ditempuh selama 4 tahun pendidikan.

Jurusan Komputasi Statistik

Untuk jurusan Komputasi Statistik itu hanya ada D-IV ya, guys. Kurikulum yang disusun untuk jurusan ini juga gak main-main lho, yaitu Association for Computing Machinery (ACM) terkait dengan Sistem Informasi seperti pada Computer Science, Software Engineering, dan Information Systems. Pokoknya, mahasiswa yang diterima di jurusan ini bakal belajar pengetahuan jaringan dan pemrograman komputer, serta pengolahan data. Jumlah SKS yang dibebankan untuk mahasiswa di jurusan ini adalah sebanyak 144 SKS.

Oh iya, ada satu hal lagi yang harus kamu tau kalau kuliah di STIS ini. Tidak seperti di Universitas yang bisa mengambil semester pendek ataupun mata kuliah semester atasnya, sistem SKS di STIS udah paketan. Artinya, kamu gak bisa mengambil mata kuliah sesuka hati. Semua mata kuliah yang ditawarkan bersifat wajib untuk diambil.

SPMB STIS

Nah, buat kamu yang tertarik daftar ke Politeknik Statistika STIS, biasanya informasi pendaftaran udah tersedia di sbmb.stis.ac.id. Tahun 2020/2021, STIS menerima mahasiswa baru sebanyak 600 orang dengan rincian sebagai berikut:

  • Program Studi Statistika Program Diploma III: 150 mahasiswa.
  • Program Studi Statistika Program Diploma IV: 300 mahasiswa.
  • Program Studi Komputasi Statistik Program Diploma IV: 150 mahasiswa.

Tata Cara Pendaftaran

Untuk tata cara pendaftaran, kamu bisa ikuti langkah-langkahnya berikut ini:

  1. Membuat akun di portal https://sscasn.bkn.go.id/ dengan menginput Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK).
  2. Login ke portal SSCASN dengan menginput NIK dan password saat mendaftar.
  3. Pilih Sekolah Kedinasan Politeknik Statistika STIS dan lengkapi biodata diri.
  4. Selesaikan pendaftaran dengan cek resume dan cetak bukti pendaftaran.
  5. Akses portal SPMB STIS di https://spmb.stis.ac.id/ dan login menggunakan NIK dan password yang sama saat masuk ke portal SSCASN.
  6. Mendapatkan kode pembayaran dan diminta untuk verifikasi email.
  7. Membayar biaya seleksi menggunakan kode pembayaran yang telah didapat melalui Bank BRI sebelum batas waktu yang ditentukan.
  8. Setelah melakukan pembayaran, login lagi ke portal SPMB STIS untuk mencetak Kartu Tanda Peserta Ujian Masuk (KTPUM).
  9. Ikuti petunjuk yang tertera di kartu tersebut.
  10. Waktu dan lokasi tes akan diumumkan melalui portal SPMB STIS.

Biaya Seleksi

Oh iya, untuk biaya seleksinya adalah sebesar Rp300.000,00. Biaya tersebut udah tercantum dalam PP Nomor 7 Tahun 2015 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Badan Pusat Statistik. Nah, biaya seleksi itu udah mencakup semua tes yang akan kamu lalui ya, guys. Ini dia tes seleksinya:

Sistem Seleksi

Untuk menjadi mahasiswa Politeknik Statistika STIS, kamu harus melewati tiga tahap tes lho, guys.

  1. Tahap I : Seleksi Kompetensi Dasar, di sini kamu akan tes menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan berkoordinasi dengan Politeknik Statistika STIS.
  2. Tahap II : Tes Potensi Akademik (Matematika), tes ini juga akan menggunakan sistem Ujian Berbasis Komputer.
  3. Tahap III : Tes Kesehatan dan Kebugaran.

Kalau kamu udah lolos ketiga tahapan tersebut, wah selamat ya kamu lolos menjadi mahasiswa STIS. Tapi, setiap tahapannya berlaku sistem gugur ya, guys. Jadi, kalau kamu gugur di tahap I, maka kamu tidak bisa lanjut ke tahap II.

Prospek Kerja Lulusan STIS

prospek kerja mahasiswa STIS
Prospek lulusan STIS (sumber gambar: pixabay.com/geralt)

Lulusan STIS memiliki gelar Ahli Madya Statistik (A.Md.Stat) untuk jenjang D-III dan Sarjana Terapan Statistik (S.Tr.Stat) untuk jenjang D-IV. Mahasiswa yang lulus dari Politeknik Statistika STIS berstatus ikatan dinas pada Badan Pusat Statistik (BPS). Sehingga, setelah lulus pasti akan menjadi CPNS atau calon Aparatur Sipil Negara (ASN) di BPS dan ditempatkan di seluruh unit kerja BPS. Untuk lulusan D-III kamu akan masuk golongan II/c dan akan ditugaskan di BPS seluruh Indonesia. Sedangkan lulusan D-IV akan mendapatkan golongan III/a dan akan ditugaskan di BPS/Kementerian/Lembaga/Instansi lainnya di seluruh Indonesia.

Kamu harus siap ditempatkan dimanapun lho, guys. Baik itu di pusat, Provinsi, atau Kabupaten/Kota. Setelah lulus, para lulusan STIS ini akan menjalani orientasi kerja atau biasa kita kenal sebagai magang di BPS. Lama waktu magangnya sampai SK pengangkatan CPNS terbit.

Informasi yang barusan disampaikan mengacu ke tahun 2020/2021 ya, guys. Mungkin bisa kamu jadikan sebagai referensi di tahun ajaran yang baru nantinya. Biasanya sih gak jauh beda kok setiap tahunnya. Kamu juga harus update di portal SPMB STIS ya, guys untuk melihat pembaharuan informasi seputar pendaftarannya.

Sebelum memutuskan untuk mendaftar di Politeknik Statistika STIS, yuk tingkatkan Matematika dan Bahasa Inggris kamu dengan materi pembelajaran Zenius yang pastinya seru banget dan bikin kamu enjoy di setiap pembelajarannya. Semoga artikel ini semakin meningkatkan motivasi kamu untuk kuliah di STIS ya, guys! Jangan patah semangat, cari informasi sebanyak-banyaknya, dan belajarlah efektif efisien! Have a nice day!

Baca Juga Artikel Lainnya

Seluk Beluk Perkuliahan di PKN STAN
Gambaran Lengkap Jurusan di Universitas Padjadjaran
Kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB)