charles darwin

Charles Darwin: Pelopor Teori Evolusi oleh Seleksi Alam

Halo semua, apa sih yang terlintas di pikiran lo kalo ada yang ngomongin Charles Darwin? Teori evolusi? Entah kenapa, satu topik dalam pelajaran Biologi ini jadi hal yang begitu sensitif untuk dibahas.

Ada yang sadar gak kalo sebenernya pembuatan vaksin dan riset medis menggunakan dasar teori evolusi? Kalo diperhatiin di kehidupan sehari-hari tindakan bullying atau perundungan itu juga mendasar kepada teori evolusi, kok bisa?

Tindakan yang satu ini dari segi moral dipandang sebagai tindakan buruk dan tidak dapat dibenarkan. Banyak riset yang menganggap perundungan adalah akibat dari perkembangan adaptasi manusia yang salah. Sebagai contoh, Erik Erikson, seorang pelopor teori psikososial mengatakan bahwa remaja dalam tahap perkembangannnya mempunyai kebutuhan untuk meneguhkan identitasnya. Salah satu cara agar dirinya dianggap sebagai individu yang kuat atau dominan dengan menunjukkan dengan cara bullying kepada yang lebih lemah.

Dari perspektif psikologi evolusioner, perundungan bukan hasil dari perkembangan adaptasi manusia yang salah, tapi suatu cara bagi individu untuk menunjukkan kekuatan agar tetap adaptif dan survive. Perundungan erat kaitannya dengan dominasi. Dari pandangan tersebut semakin dominan atau dalam hal ini merundung, semakin tinggi juga status kita dalam kehidupan sosial . Ini salah satu tindakan yang mendasar kepada teori evolusi. Prinsip ini ribuan tahun yang lalu mungkin bekerja secara tepat dan tertanam dalam pikiran manusia sebagai salah satu teknik untuk tetap survive. Meskipun saat ini tindakan perundungan tidak lagi menjadi perilaku yang adaptif dan buruk secara moral.

Pendapat ini bukan membenarkan perundungan menjadi suatu hal yang biasa. Perlu diingat suatu hal yang terjadi secara natural, tidak lantas membuatnya dianggap sebagai hal yang baik. Ribuan tahun, atau bahkan jutaan tahun yang lalu, nenek moyang kita atau hewan-hewan lainnya merundung yang lebih lemah agar tetap bertahan hidup atau mendapat hierarki yang lebih tinggi. Mereka tidak memikirkan apakah perilaku ini benar atau salah, mereka hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan.

Charles Darwin dengan pemikiran yang ia tuangkan dalam buku berjudul “On the Origin of Species” mengejutkan masyarakat saat itu yang religius dengan menyatakan semua organisme yang pernah ada di dunia memiliki nenek moyang yang sama, tak terkecuali manusia. Mengapa mengejutkan masyarakat saat itu? Karena, otoritas gereja atau agamawan masih mendominasi pikiran masyarakat bahwa manusia dan hewan merupakan makhluk yang berbeda. Manusia suci dan memiliki akal, sedangkan hewan tidak dan hidup memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Terus, bagaimana masa muda, perjalanan, hingga akhirnya membentuk teori evolusi? Simak artikel ini sampe abis ya!

Siapa itu Charles Darwin?

Charles Darwin: Pelopor Teori Evolusi oleh Seleksi Alam 25
gambar: pixabay

Charles Darwin, yang bernama lengkap Charles Robert Darwin, lahir 12 Februari 1809, Shrewsbury, Shropshire, Inggris, Ia adalah anak kelima dari enam bersaudara dari seorang dokter yang kaya, Robert Darwin, dan Susannah Wedgwood. Kakeknya dari ayah, Erasmus Darwin, dan Josiah Wedgwood dari pihak ibunya adalah penentang perbudakan yang terkenal. Erasmus Darwin memuji konsep umum evolusi dan nenek moyang bersama dalam bukunya Zoonomia tahun 1794. Naturalis Inggris yang teori ilmiahnya tentang evolusi melalui seleksi alam menjadi dasar studi evolusioner modern. Naturalis merupakan sebutan untuk peneliti mengenai hewan dan tumbuhan

Memiliki keluarga yang kaya raya dan mengutamakan edukasi merupakan privilege yang bisa dimanfaatkan Charles Darwin. Meskipun begitu, pencariannya terhadap minat ke bidang biologi sebagai naturalis hingga kontribusi besarnya kepada teori evolusi tidaklah mudah.

Masa Muda Charles Darwin

Berkat kekayaan keluarganya, Charles Darwin menikmati kenyamanan dan mempunyai akses untuk mendapatkan fasilitas-fasilitas pendidikan yang berkualitas. Namun, ayahnya khawatir akan masa depan Charles Darwin, karena ia hanya bersenang-senang dengan berburu, main-main dengan anjing dan menangkap tikus. Walaupun suka bersenang-senang, Charles Darwin sejak dini tertarik dengan biologi dan ia mengambil studi kedokteran.

Pada 1825, Charles Darwin menjalani musim panas sebagai dokter magang, menolong ayahnya merawat orang-orang miskin di Shropshire, sebelum menlanjutkan ke Universitas Edinburgh untuk belajar kedokteran. Namun ia sangat membenci kebrutalan praktik bedah sehingga ia meninggalkan studinya.

Khawatir dengan pendidikan Charles Darwin setelah meninggalkan studi kedokteran, ayahnya diam-diam mendaftarkannya dalam sebuah program Bachelor of Arts di Christ’s College, Universitas, Cambridge, sebagai persiapan menjadi pendeta.

Mengikuti nasihat Henslow—mentor Charles Darwin, ia tidak tergesa-gesa untuk menjadi pendeta. Henslow telah memberikan rekomendasi untuk Charles Darwin untuk posisi yang tidak dibayar agar menjadi pendamping bagi Robert FitzRoy, kapten HMS Beagle, dalam sebuah ekspedisi dua tahun untuk menjelajahi garis pantai Amerika Selatan. Hal ini akan memberikan ia kesempatan yang berharga untuk mengembangkan kariernya sebagai seorang naturalis. 

Charles Darwin: Pelopor Teori Evolusi oleh Seleksi Alam 26
Kapal HMS Beagle

Perjalanan Charles Darwin Berkontribusi Terhadap Teori Evolusi

Charles Darwin memutuskan bahwa jalan hidupnya menjadi pendeta dan hidup tenang mengabdikan dirinya kepada Tuhan, hingga suatu saat ia ditawarkan untuk mendampingi Kapten Robert FitzRoy di kapal HMS Beagle. Pada waktu itu, sudah menjadi kebiasaan bahwa kapten kapal mempunyai pendamping selama ekspedisi kapal yang biasanya berlangsung selama bertahun-tahun.

Ia menyelidiki beraneka ragam penampilan geologis, fosil dan organisme hidup, dan menjumpai beraneka ragam manusia, baik masyarakat pribumi maupun kolonial. Di Amerika Selatan ia menemukan fosil-fosil mamalia raksasa yang telah punah, termasuk megatheria dan gliptodon (sekarang dikenal sebagai kungkang dan armadillo) dalam lapisan-lapisan yang tidak memper-lihatkan tanda-tanda bencana besar ataupun perubahan iklim. Di Argentina dua spesies dari rhea mempunyai wilayah-wilayah yang terpisah tapi bertumpang tindih. Di Kepulauan Galápagos Darwin menemukan bahwa mockingbird berbeda dari satu pulau ke pulau lainnya, dan ketika kembali ke Britania kepadanya diperlihatkan bahwa kura-kura Galápagos dan burung-burung finch juga berbeda-beda spesiesnya tergantung pada masing-masing pulau yang mereka huni.

Charles Darwin: Pelopor Teori Evolusi oleh Seleksi Alam 27
kura-kura galapagos

Pengalaman ini dan penolakan Darwin terhadap perbudakan dan berbagai perlakuan yang tidak manusiawi lainnya yang dilihatnya di tempat-tempat lain, seperti perlakuan buruk terhadap kaum pribumi oleh para kolonis Inggris di Tasmania meyakinkannya bahwa tidak ada pembenaran moral apapun untuk memperlakukan orang lain dengan buruk berdasarkan konsep ras. Kini ia berpendapat bahwa umat manusia tidaklah terlalu jauh dari binatang, berbeda dengan apa yang diyakini oleh teman-temannya kaum agamawan.

Charles Darwin dan Teori Evolusi

Ketika Beagle kembali pada 2 Oktober 1836, Darwin telah menjadi terkenal di kalangan ilmiah. Kemudian Darwin pergi ke Cambridge dan membujuk Henslow agar mengerjakan deskripsi botanis tentang tanaman-tanaman modern yang telah dikumpulkannya. Setelah itu Darwin berkeliling ke lembaga-lembaga di London untuk mencari naturalis terbaik yang ada untuk menggambarkan koleksi-koleksinya yang lain untuk penerbitan pada waktu yang tepat.

Lyell sangat ingin menemui Darwin dan memperkenalkannya kepada Richard Owen, seorang ahli anatomi yang sedang naik daun. Setelah mengerjakan koleksi tulang-tulang fosil Darwin pada Perhimpunan Ahli Bedah Kerajaan, Owen menimbulkan kejutan besar dengan mengungkapkan bahwa sebagian koleksi Darwin berasal dari tikus-tikus dan sejenis binatang merayap raksasa yang telah musnah.

Pada 17 Februari 1837, Lyell di Perhimpunan Geografis menyajikan temuan-temuan Owen untuk menentukan tanggal fosil-fosil yang ditemukan Darwin pada saat perjalanan dengan FitzRoy, dan menunjukkan bahwa spesies-spesies dari binatang-binatang yang telah punah itu berhubungan dengan spesies-spesies yang ada sekarang di tempat yang sama. Pada pertemuan yang sama Darwin terpilih menjadi anggota Dewan Perhimpunan itu. Pada saat yang sama ia berspekulasi tentang transmutasi dalam Buku Catatan Merahnya yang telah dimulainya di atas Beagle.

Pada pertengahan Juli di tahun yang sama ia memulai buku tentang transmutasi dan mengembangkan hipotesis bahwa di mana setiap pulau dari Kepulauan Galápagos mempunyai jenis kura-kuranya sendiri, semuanya itu berasal dari satu spesies kura-kura dan telah menyesuaikan diri dengan pulau-pulau yang berlainan dalam cara yang berbeda-beda.

Di bawah tekanan untuk menata Zoologi dan mengoreksi naskah-naskah untuk Journal-nya, kesehatan Darwin mengalami kemunduran. Pada 20 September 1837 ia menderita ‘jantung yang berdebar-debar’ dan pergi ke daerah pedesaan untuk memulihkan kesehatannya. Setelah sembuh total, ia kembail ke rumahnya di Shrewsbury.

Pengembangan Ide

Darwin sudah lama berpikir tentang ide evolusi; bahwa semua species berhubungan satu sama lain dan mempunyai common ancestor (berasal dari satu garis keturunan) dan melalui mutasi species baru muncul. Namun ia masih penasaran tentang mekanisme bagaimana proses itu terjadi. Secara kebetulan, ia membaca tulisan-tulisan Thomas Malthus. Malthus berpendapat bahwa populasi manusia bertambah lebih cepat daripada produksi makanan, sehingga menyebabkan manusia bersaing satu sama lain untuk memperebutkan makanan dan menjadikan perbuatan amal sia-sia. Darwin menggunakan mekanisme ini untuk menjelaskan teorinya. Ia menulis: “Manusia cenderung untuk bertambah dalam tingkat yang lebih besar daripada caranya untuk bertahan. Akibatnya, sesekali ia harus berjuang keras untuk bertahan, dan seleksi alam akan memengaruhi apa yang terletak di dalam jangkauan ini.” (Descent of Man, Ps.21).

Ia menghubungkan hal ini dengan temuan-temuannya mengenai spesies-spesies yang terkait dengan tempat-tempat, penelitiannya tentang pengembang-biakan binatang, dan gagasan tentang hukum seleksi alam (natural selection). Menjelang akhir 1838 ia membandingkan ciri-ciri seleksi para peternak dengan seleksi alam menurut teori Malthus dari varian-varian yang terjadi “secara kebetulan” sehingga “setiap bagian dari struktur yang baru diperoleh sepenuhnya dipraktikkan dan disempurnakan”, dan menganggap bahwa ini adalah “bagian yang paling indah dari teori saya” tentang bagaimana spesies-spesies itu bermula.

Darwin menulis ide tentang evolusi yang berjudul “On the Origin of Species” yang menjelaskan teori evolusi. Pada mulanya, Darwin sungkan untuk menerbitkan hasil pemikiran dan hasil observasinya yang sangat radikal, terutama pada zaman itu, Inggris pada zaman Victoria. Selama bertahun-tahun, ia menyimpan ide ini dan hanya berbicara dengan teman sekerja yang dipercayanya. Salah satu motivasi Darwin untuk pada akhirnya menerbitkan buku ini adalah dorongan dari Alfred Russel Wallace. Wallace sendiri juga menulis tentang ide serupa dan mengirimkannya ke Darwin. Darwin dinasihatkan untuk secepatnya menyelesaikan tulisannya. Pada tahun 1859, buku yang mengubah pandangan asal-usul makhluk hidup ini diterbitkan, secara tidak diduga laku keras dan tentunya mengundang kontroversi bahkan sampai saat ini.

Penutup

Jadi, itulah cerita kehidupan Charles Darwin dari masa muda hingga ia mengembangkan teori evolusi oleh seleksi alamnya. Memang privilege keluarganya mengurangi kesulitan ia dalam menjalani pendidikannya, tapi itu tak ada artinya jika Darwin hanya rebahan di kasur tanpa berbuat apa-apa. Ia perlu mengarungi luasnya samudera dan bergelut dengan fosil-fosil hewan agar pemikirannya dikenal luas seperti sekarang ini. Kalo lo di posisi Darwin, apa hal pertama yang bakal lo lakuin?

Referensi

https://www.nationalgeographic.org/encyclopedia/charles-darwin/

https://www.britannica.com/biography/Charles-Darwin

https://www.biography.com/scientist/charles-darwin

Kamu bisa baca artikel lainnya di sini!

Berbagai Pandang Keliru Tetang Teori Evolusi

Ayam Berkokok Malam Hari Ada Penjelasan Ilmiahnya Lho