Mahasiswa FIB rajin baca buku

Berkenalan dengan Fakultas Ilmu Budaya (FIB)

Artikel ini akan membahas mengenai seluk-beluk Fakultas Ilmu Budaya (FIB) di Indonesia.

Bonjour! Hola! Hi! Sesuai dengan kata sapaan tersebut, kali ini gue mau mengajak lo mengeksplorasi berbagai budaya baik lokal maupun mancanegara dalam suatu lingkup, yaitu di Fakultas Ilmu Budaya atau FIB. Buat yang masih asing sama fakultas ini, lo bisa baca tulisan gue yang satu ini.

Ketika berbicara mengenai budaya, bukan hanya masalah bahasa yang akan dibahas, tetapi banyak sekali unsur yang terdapat di dalamnya, seperti adat istiadat, karya seni, hingga asal-usulnya. Nah, di sini gue akan membahas tuntas mengenai FIB secara umum yang terdapat di berbagai kampus di Indonesia. Mulai dari pengertian, jurusan, kegiatan, hingga prospek kerjanya. Tertarik mendalaminya? Oke, langsung aja gue bahas satu-persatu nih.

Apa Itu Fakultas Ilmu Budaya (FIB)?

Hal pertama yang akan gue bahas di sini adalah pengertian dari FIB itu sendiri. Sebelum jauh mengeksplorasi dalamnya, lo harus tau dulu dasarnya, betul gak? Nah, asal mula kata budaya atau kebudayaan itu dari bahasa Sansekerta (buddhayah) yang artinya adalah budia atau akal. Dengan begitu, budaya diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.

Budaya merupakan suatu cara hidup yang terus menerus berkembang, dimiliki bersama, dan diwariskan ke setiap generasi. Itulah sebabnya budaya memiliki unsur yang sangat banyak, termasuk di dalamnya yaitu bahasa, adat istiadat, sistem agama dan politik, karya seni, dll. Cristina de Rossi, seorang antropolog, mengatakan bahwa:  

Culture encompasses religion, food, what we wear, how we wear it, our language, marriage, music, what we believe is right or wrong. How we sit at the table, how we greet visitors, how we behave with loved ones, and a million other things.

Jadi, FIB adalah fakultas yang isinya mempelajari ilmu-ilmu tersebut. Penting gak kira-kira belajar semua itu? Oh tentu saja penting. Semua manusia membutuhkan pengetahuan mengenai budaya, baik itu budaya lokal maupun mancanegara. Kenapa? karena, budaya merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kita sebagai manusia. Bayangkan ketika lo ke suatu daerah, tapi lo gak paham orang-orangnya ngomong apaan. Itu jadi masalah yang besar, bro! Ketika lo berusaha buat berkomunikasi dengan orang-orang yang memiliki budaya berbeda dari lo, maka secara tidak langsung lo juga akan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, di situlah budaya dipelajari.

Ketika lo ingin memperdalam suatu budaya, maka FIB bisa lo jadikan sebagai tujuan pendidikan yang lebih tinggi. Baik itu memperdalam bahasa, budaya lokal hingga asing, maupun sejarah dari suatu hal/kejadian. Kira-kira ada apa aja sih di FIB itu?

Jurusan-jurusan yang Ada di FIB

Selanjutnya, gue akan mengajak lo mengeksplorasi jurusan-jurusan di FIB secara umum, karena antar kampus biasanya ada perbedaan. Jurusan di FIB cukup beragam, seperti sastra lokal/daerah hingga asing, ilmu sejarah, arkeologi, filsafat, dan antropologi. Oke, mari kita bahas satu-persatu supaya lo juga enak dan jelas bacanya.

Berkenalan dengan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) 17
sumber gambar: pixabay.com/Free-Photos

Jurusan Sastra

Jurusan ini cocok banget buat lo yang suka dengan kesusastraan. Di jurusan ini juga ada banyak jenisnya, yaitu Sastra Inggris, Arab, Rusia, Jepang, Cina, Indonesia, dan sastra lokal seperti Sastra Sunda.

Mahasiswa/i yang kuliah di jurusan Sastra biasanya sangat berminat untuk mempelajari dan lancar akan bahasa yang dipelajarinya. Namun, bukan itu tujuan utama dari adanya jurusan Sastra, guys. Bisa lancar bahasanya merupakan salah satu poin plus. Di sini, mahasiswa/i dari jurusan ini dididik agar memiliki kemampuan dalam bidang kesusastraan, budaya, linguistik, penerjemahan, dan sejarah bahasanya. Jadi, ilmu yang dipelajari antara kuliah di jurusan Sastra dengan ikut kursus bahasa juga akan berbeda ya.

Hampir semua kampus yang ada FIB pasti ada jurusan Sastra, hanya saja jenis sastranya yang berbeda-beda. Beberapa kampus yang memiliki jurusan sastra antara lain: Universitas Padjadjaran, Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, dan Universitas Brawijaya.

Ilmu Sejarah

Masuk jurusan Ilmu Sejarah bukan berarti lo tipe orang yang susah move on yaa. Pernah dengar kalimat dari Bung Karno ini gak?

Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah!

Nah, mahasiswa/i yang masuk jurusan ini ternyata tidak mengabaikan perintah Presiden pertama RI tersebut, lho. Mereka sangat cinta akan sejarah, patut diapresiasi nih guys!

Pada umumnya, mahasiswa/i yang kuliah di jurusan Sejarah akan mempelajari tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lalu, seperti kapan dan bagaimana pemilu pertama dilaksanakan, atau bagaimana asal-usul munculnya komik di Indonesia. Tidak hanya mengetahuinya saja, tetapi juga mempelajari bagaimana peristiwa tersebut dapat terjadi. Sehingga, harus bisa mengorek informasi sedetail mungkin dari kejadian-kejadian yang telah terjadi.

Beberapa kampus yang menyediakan jurusan Ilmu Sejarah antara lain: Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Indonesia, dan Universitas Padjadjaran.

Jurusan Arkeologi

Dari jurusan inilah dicetak para ahli arkeolog yang berperan penting terhadap penemuan-penemuan benda bersejarah. Di jurusan Arkeologi, lo akan belajar mengenai sejarah dari peradaban sebelumnya dengan cara meneliti objek dan kondisi lingkungan. Sama-sama mempelajari sejarah, tetapi kalau Ilmu Sejarah itu mempelajari peristiwa/kejadian, sedangkan arkeolog akan belajar sejarah yang lebih jauh lagi mengenai peradaban masa lalu.

Beberapa kampus yang memiliki jurusan Arkeologi di FIB-nya adalah Universitas Gadjah Mada, Universitas Halu Oleo, Universitas Jambi, Universitas Udayana, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Indonesia.

Jurusan Filsafat

Baru mendengar namanya saja pasti orang-orang sudah berpikir jurusan ini sangat rumit. Tapi, akan menyenangkan kalau lo suka menelaah tentang semua hal di dunia ini. Mahasiswa/i yang kuliah di jurusan Filsafat akan dibimbing dan mempelajari tentang teknik berpikir. Jadi, jangan heran kalau kebanyakan mahasiswa/i jurusan ini sangat kritis akan semua hal, karena semuanya akan dipikirkan olehnya, termasuk keberadaan meja dan kursi.

Kuliah di jurusan ini akan melatih lo untuk terus berpikir kritis dan bekerja keras mendapatkan jawabannya, dengan kata lain lo kritis dan lo juga harus riset kekritisan itu. Kira-kira di mana saja sih kampus yang ada jurusan Filsafatnya? Beberapa kampus di Indonesia yang memiliki jurusan Filsafat adalah Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Indonesia (UI).

Jurusan Antropologi

Banyak yang salah kaprah nih dengan jurusan ini, seperti kesulitan untuk membedakan antara Antropologi dengan Arkeologi atau Astronomi. Kalau tertukarnya dengan Arkeologi ya masih wajar ya sama-sama mempelajari budaya, tapi kalau tertukarnya dengan Astronomi kan jauh banget, bro. Astronomi belajar tentang perbintangan, sedangkan Antropologi hubungannya dengan budaya, khususnya mempelajari manusia. Secara etimologis, Antropologi merupakan ilmu yang mempelajari manusia.

Nah lho ngapain aja belajarnya kalau yang dipelajari hanya manusia?

Secara garis besar, Antropologi mempelajari manusia berdasarkan ilmu sosial, hayati/alam, dan humaniora. Tujuannya untuk apa? untuk bisa memahami dan mengapresiasi manusia sebagai entitas biologi homo sapiens sekaligus sebagai makhluk sosial. Nah, beberapa kampus yang memiliki jurusan Antropologi di FIB-nya adalah Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, dan Universitas Halu Oleo.

Kegiatan Mahasiswa FIB

Berkenalan dengan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) 18
Keberagaman dan keseruan di FIB (sumber gambar: unsplash.com/priscilladupreez)

Biasanya ini yang menarik di FIB, setiap mahasiswanya memiliki ciri khas sesuai dengan jurusannya masing-masing. Seperti yang gue lihat di FIB UNPAD, hanya dengan melihat penampilan mahasiswa/i-nya udah bisa menebak dia dari jurusan apa. Ya walaupun gak 100% bener, tapi hal ini diakui juga oleh mahasiswa/i-nya lho. Beda jurusan, beda juga gaya berpakaiannya.

Selain itu, mahasiswa/i FIB juga sering banget bikin kegiatan/acara kebudayaan gitu lho, guys. Acaranya dijamin seru banget, seperti bedah buku, seminar atau simposium kebudayaan, pertunjukan seni, dan festival budaya. Nah, saat festival budaya ini yang seru banget! Misalnya di UNPAD nih ada acara Festival Budaya dan Pendidikan (FESBUKAN) yang diadakan oleh mahasiswa/i Sastra Jepang, di situ lo akan diajak untuk melihat budaya Jepang secara langsung. Dekorasi tempat ala budaya Jepang, bisa foto menggunakan kimono dengan latar yang Jepang banget, bahkan ada permainan dan masakan Jepang. Biasanya acara seperti ini terbuka untuk umum, guy. Jadi bukan hanya ditujukan untuk mahasiswa/i FIB. Seru banget, kan?

Intinya kalau gue main ke FIB, rasanya seru banget lihat keberagaman itu. Mahasiswa/i FIB juga bebas mengekspresikan dirinya, mau gaya rambut atau berpakaian aneh-aneh juga gak akan dikomen sama temen-temennya, toleransi yang luar biasa! Selain itu, kalau lo jalan-jalan di FIB, pasti akan ada aja yang bisa lo perhatikan. Ada yang baca puisi di depan pojok gedung, melukis di depan kelas, main teater di lapangan, main musik, dll. Seru banget pokoknya!

Jadi, apakah lo tertarik untuk kuliah di FIB?

Itu tadi beberapa hal yang perlu lo ketahui sebelum memutuskan untuk kuliah di FIB. Semoga ulasan gue barusan bisa membuka wawasan lo akan FIB. Ketika lo udah memutuskan buat kuliah di FIB dan menemukan ulasan gue barusan, semoga bisa membuat lo makin semangat dan merasakan secara langsung suasana seru yang tadi gue bilang.

Baca Juga Artikel Soal Jurusan Lainnya

Kuliah di Jurusan Matematika
Kuliah di Jurusan Geografi 
Kuliah di Teknik Sipil