7 Rekomendasi Novel Bertema Sejarah Buat Ngisi Waktu Luang 9

7 Rekomendasi Novel Bertema Sejarah Buat Ngisi Waktu Luang

Kegiatan apa aja sih yang biasa lo lakuin buat ngisi waktu luang? Memasak, main alat musik, nonton video Youtube, scrolling video Tiktok, atau malah baca novel? Buat yang suka baca novel di sela-sela waktunya, gue ada rekomendasi novel sejarah yang bisa jadi teman lo ngisi waktu luang ni. Novel-novel yang gue masukin di sini udah pernah gue baca dan memang isinya oke punya. Ga cuma isinya yang menarik ya, bahasa yang digunain pun mudah dipahami. Bahasa yang ringan menjadi poin yang menurut gue penting karena di sini kita baca novelnya emang buat santai-santai setelah lelah belajar. Udah capek belajar masih harus mencerna bahasa yang njlimet kan ga asik tu, hehe. 

Kalau ngomongin novel sejarah, sebenarnya ada banyak banget judul menarik yang bisa dibaca. Tetapi kali ini gue hanya akan memberikan rekomendasi nove sebanyak 7 aja. Salah satu alasannya adalah ya karena keterbatasan halaman. Gue ga mau artikel ini jadi terlalu panjang. Kalau lo punya rekomendasi novel dengan judul lain, feel free aja buat isi di kolom komentar. Siapa tahu ada novel menarik yang belum pernah gue baca dan kita diskusiin bareng deh. So, berikut adalah 7 rekomendasi novel sejarah dari gue. 

Tetralogi Pulau Buru

Novel Rumah Kaca Pramoedya
sumber: goodreads.com

Bicara tentang novel bertemakan sejarah rasanya berat banget kalau ga bawa tetralogi pulau buru yang melegenda. Novel yang kalau lo baca pas orba bisa bikin lo kena masalah. Tau kenapa? Coba tanya ke guru atau orang tua lo aja deh hehe kali aja bisa sekalian nostalgia buat mereka. 

Sesuai namanya, tetralogi. Serial yang menceritakan kehidupan seorang Minke ini terdiri dari empat novel yang diawali dengan Bumi Manusia yang dilanjutkan dengan Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan diakhiri dengan Rumah Kaca. 

Gue suka banget dan kagum sama Pramoedya yang dengan lihainya menggambarkan Hindia Belanda di awal abad ke-20. Rasanya kayak lo benar-benar ada di sana dan menyaksikan dengan mata sendiri kehidupan seorang Minke yang penuh dengan peristiwa mendebarkan. Spoiler yang bisa gue kasih cuma itu aja ah. Baca sendiri aja yaa. Gue jamin lo ga akan kecewa udah ngisi waktu luang dengan baca empat novel keren ini. 

Babad Kopi Parahyangan 

Novel babad kopi parahyangan
sumber: goodreads.com

Sepengetahuan gue, kopi bukanlah tanaman asli Indonesia. Kalau bukan tanaman asli sini, terus tenaman mana dong? Sejak kapan sih kopi mulai diminum di Indonesia? 

Novel ini pertama kali terbit pada tahun 2020. Berangkat dari banyaknya ulasan positif, gue putusin buat ikutan baca dan jujur gue suka banget sama novel bertema sejarah yang satu ini. Rasanya ga sabar buat baca sekuelnya. Cerita yang dibangun dalam novel ini sangat sayang untuk dilewatkan, Benar-benar buku yang pas untuk menemani rehat dari penatnya belajar. 

Ca-Bau-Kan: Hanya Sebuah Dosa

novel ca bau kan
sumber: goodreads.com

Menjelang kemerdekaan Indonesia, banyak sekali peristiwa yang terjadi. Gue yakin kalau peristiwa-peristiwa tersebut dijadiin sebagai latar sebuah novel, cerita yang menarik bisa dilahirkan. Novel ini salah satu contohnya. Remy Sylado menurut gue berhasil menuturkan sebuah cerita yang menarik banget sih tentang kehidupan peranakan Tionghoa pada era itu. Buat yang asing sama istilah ca-bau-kan, baca novel ini deh biar lo jadi tau 🙂

Oiya, novel ini sempat difilmkan loh pada tahun 2002. Kalau ga salah inget pemeran utamanya adalah Ferry Salim. 

Pulang

novel pulang leila s chudori
sumber: goodreads.com

Rasanya tak pernah habis bahan untuk membicarakan peristiwa 65. Satu topik pun kadang sampai diulang-ulang dan kita seolah tidak pernah merasa bosan menyimaknya. Eh, ada yang udah bosan ya? Nah, kalau lo udah bosan bahas peristiwa 65 lewat sudut yang itu-itu saja, lo perlu baca novel ini deh. Novel ini tuh menyajikan peristiwa 65 lewat sudut pandang yang mungkin masih asing banget buat lo. 

Bocoran dikit nih, novel ini mengisahkan orang-orang yang menjadi eksil di luar negeri sebagai efek dari meletusnya peristiwa 65. Ada kisah asmaranya juga loh yang bikin dag dig dug bacanya. Kalau kebetulan lo emang ada keterkarikan sama sejarah 65, novel ini bisa jadi salah satu bacaan yang menarik banget di tengah rasa bosan lo terhadap kegiatan belajar. 

Saman

novel saman ayu utami
sumber: goodreads.com

Kalau novel sebelumnya bertemakan peristiwa 65, novel karya Ayu Utami yang satu ini temanya adalah seputar peristiwa 98. Sebuah novel yang mengisahkan perjalanan seorang aktivis 98 yang selalu dikerubuti oleh intel-intel. Gue pas baca novel ini tegang sih, gatau deh kalau lo yang baca gimana haha. 

Karena gue emang cukup tertarik untuk mencari bacaan yang ada kaitannya sama sejarah Indonesia terutama pasca kemerdekaan, gue akhirnya dapat rekomendasi buat baca novel ini. Rasanya gue ga mau ah kalau rekomendasinya berhenti di gue, maka dari itu gue rekomendasiin novel ini ke elo. 

Ronggeng Dukuh Paruk

ronggeng dukuh paruk ahmad tohari
sumber: goodreads.com

Waktu gue lagi iseng-iseng menelusuri daftar buku Indonesia terbaik sepanjang masa yang ada di Goodreads, novel ini ada di bagian atas daftar. Dari sanalah gue ngerasa kalau buku ini sepertinya harus banget buat dibaca. Maka pergilah gue ke lapak online untuk melakukan transaksi. 

Novel yang Ahmad Tohari banget. Setting tempatnya seperti biasa adalah Banyumas. Yang menarik adalah setting waktunya yang setelah gue baca gue baru ngeh kalau novel ini berlatar waktu Indonesia era 60-an. Dan, ya, peristiwa 65 menjadi salah satu poin menarik dari novel yang satu ini. 

Tan: Sebuah Novel

tan malaka hendri teja
sumber: goodreads.com

Perjalanan hidup salah satu bapak bangsa kita dikisahkan secara menarik dalam novel karya Hendri Teja ini. Kisah hidup tokoh bernama asli Ibrahim ini memang sangat dipenuhi lika-liku. Diangkat menjadi Datuk di usia muda, Tan ngotot meneruskan pendidikannya dan akhirnya meninggalkan tanah kelahirannya untuk merantau jauh ke Belanda. Sudah jauh-jauh merantau bukannya fokus belajar, Tan malah sibuk dengan kegiatan di luar sekolahnya. Tak cukup sampai di situ ternyata. Dari Belanda, petualangan Tan berlanjut ke berbagai negara. 

Buku ini ditulis dengan sangat apik oleh penulisnya dan bisa jadi teman yang baik kalau lo lagi bosan belajar dan butuh bacaan untuk ngisi waktu luang. Awalnya mungkin lo akan merasa cukup malas membacanya karena buku ini bisa dibilang memiliki ketebalan yang cukup menyilaukan. Tetapi percaya deh sama gue, setelah beberapa halaman, lo akan sulit buat berhenti. 

Itu tadi tujuh rekomendasi novel bertemakan sejarah dari gue. Mau mulai baca dari yang mana nih kalian? Atau ada yang punya 7 rekomendasi lain nih? Tulis di kolom komentar aja yaaa. Selamat membaca!

Baca juga rekomendasi lainnya:

Rekomendasi Buku dari Sabda PS

Rekomendasi Buku Bacaan Non-fiksi dan Fiksi 

Rekomendasi Buku Bacaan Fiksi