Persiapan UN Kimia SMA 2013 – Bagian 1

Oke, kali ini bahasan yang ditunggu-tunggu akhirnya keluar juga, panduan belajar untuk persiapan UN Kimia SMA 2013 !

Tiap tahun Kemendikbud (nama kementerian ini sering berubah-ubah nih) mengeluarkan SKL UN yang isinya kurang lebih sama dari tahun ke tahun. Nah, apa itu SKL? Kayanya saya ga perlu jelasin lagi apa itu SKL, malah saya sering lupa apa kepanjangannya SKL. Pokoknya SKL itu adalah kisi-kisi apa aja yang bakal ditanyakan dalam UN nanti.

Nah dalam SKL itu terdapat kompetensi dan indikator-indikator yang mau dicapai. Kalo menurut saya yang paling penting itu adalah indikator-indikatornya, karena dari indikator itu kita bisa fokus apa aja yang mesti kita persiapkan untuk menghadapi UN,jadi kompetensinya gak usah dilihat juga gak apa apa.

Untuk UN kimia 2013 ini ada kurang lebih 25 indikator dengan jumlah soal UN sebanyak 40 soal, berarti ada beberapa indikator yang terdiri dari 2 – 3 soal, bahkan ada yang sampe 4 soal. Waktu saya SMA dulu, soal UN (dulu namanya EBTANAS) kimia itu ada 60 soal dan ga ada SKL nya (apa sebenernya ada, tapi saya aja yang ga tau?

Berikut ini akan kita bahas masing-masing indikator UN Kimia 2013. Langsung aja yaaaa

1.  Menentukan notasi unsur dan kaitannya dengan struktur atom, konfigurasi elektron, jenis ikatan, rumus molekul, bentuk molekul dan sifat senyawa yang dapat dihasilkan.

Pada indikator ini, apa aja nih yang penting buat kamu pahami dan mesti dipelajari? Untuk indikator ini, hal yang penting kamu pahami diantaranya adalah : Konfigurasi elektron, atom dan ion , baik yang spdf (mekanika kuantum) atau KLMN (Bohr), dan jangan lupa cara menyingkat konfigurasi elektron dengan menggunakan gas mulia.

Menentukan letak suatu unsur dalam sistem periodik

Menentukan ikatan yang terjadi antara 2 unsur (ionik dan kovalen) dan rumus kimia yang terjadi.

Menentukan bentuk molekul dan sifat molekul tesebut (polar dan non polar)

 

2. Mendeskripsikan jenis ikatan atau gaya antar molekul dan sifat-sifat. Untuk indikator ini biasanya kamu akan mengetahui data titik didih, daya hantar listrik, kelarutan dalam air dan perlu kamu pahami untuk menentukan jenis ikatan kimianya. Contohnya seperti di bawah ini

Kemungkinan lain dari indikator ini adalah mengurutkan titik didih beberapa senyawa berdasarkan gaya antar molekul yang terjadi, seperti yang ada pada Soal Kimia Unsur Soal Nomor 15

 

3. Menyelesaikan perhitungan kimia yang berkaitan dengan hukum dasar kimia. Pada indikator ini biasanya sih terdiri dari 2 soal, yang harus difokuskan

A. Pemahaman tentang Hukum Dasar Kimia

Berikut adalah contoh soal yang bisa bantu kamu buat pahami konsep hukum dasar kimia lavosier, proust, dan gay lussac-avogadro

B. Pemahaman mengenai konsep mol dan penggunaannya dalam persamaan reaksi, berikut contoh soalnya di zenius.net

Beberapa contoh soal dalam UN

 

4. Menjelaskan persamaan suatu reaksi kimia  Naah…pada indikator ini penting banget buat kamu untuk paham cara membuat persamaan reaksi jika diketahui nama-nama dari reaktan dan produknya. Contohnya

Kalo kalian belum paham tentang penamaan senyawa-senyawa anorganik bisa buka contoh soal senyawa anorganik - soal nomor 4 , 5, & 6

 

5. Mendeskripsikan daya hantar listrik . Untuk indikator ini biasanya diminta untuk mengidentifikasikan suatu larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan non elektrolit. Kamu bisa liat konsep itu di  contoh soal dalam UN - soal nomor 14

 

6. Mendeskripsikan konsep pH Larutan. Hal penting yang perlu jadi perhatian kamu adalah:

Tapi ga ada salahnya kalo kalian juga paham gimana caranya menentukan pH dari larutan asam kuat, larutan basa kuat, campuran asam kuat-basa kuat, kalian bisa pelajari itu dari konsep larutan asam-basa di zenius.net ini

 

7. Menjelaskan tritrasi asam-basa. Titrasi adalah cara penentuan kadar suatu zat atau konsentrasi suatu larutan dengan menggunakan larutan standart (larutan yang sudah diketahui konsentrasinya). Pada titrasi asam-basa ini hal penting yang perlu kamu pelajari adalah :

Nah, untuk lebih memahami konsep titrasi asam-basa, coba deh kalian pelajari konsep titrasi asam basa yang ada di zenius.net

 

8. Mendeskripsikan sifat larutan buffer/penyangga. Untuk indikator ini, kamu bisa fokus pada 2 point di bawah ini :

A. Mengidentifikasi suatu larutan buffer

B. Menentukan pH suatu larutan buffer

Kalo kalian masih belom paham tentang larutan buffer bisa buka video zenius.net tentang konsep larutan buffer

 

9. Mendeskripsikan hidrolisis garam dan Ksp. Untuk indikator ini, kamu bisa fokus pada 2 point di bawah ini:

A. Identifikasi suatu garam yang mengalami hidrolisis.

B. pH suatu larutan yang mengalami hidrolisis.

Untuk lebih memahami tentang hidrolisis garam, kalian bisa buka video zenius.net tentang konsep hidrolisis 

Kalo soal yang berhubungan dengan ksp, kamu bisa liat beberapa point di bawah ini:

 

10. Mendeskripsikan sistem dan sifat koloid serta penerapannya. Pada indikator ini, hal-hal yang perlu jadi perhatian kamu adalah:

 

11. Mendeskripsikan sifat-sifat koligatif larutan. Apa aja yang penting pada indikator ini?

 

12 Mendeskripsikan senyawa karbon termasuk identifikasi, reaksi dan kegunaannya. Biasanya indikator ini yang paling banyak jumlah soalnya, jadi kamu perlu mendalami konsep ini dengan baik. Point-point penting yang mesti dipersiapkan dari indikator ini adalah:

Nah itu dulu ya, berarti saya masih ngutang kira kira 13 indikator lagi, sisanya secepatnya akan menyusul, selamat belajar !

About 

Tri Hastoyo (Kak Yoki) adalah Senior Tutor Kimia yang juga berkontribusi sebagai pengisi konten Kimia di zenius.net. Yoki mengambil S1 Fakultas MIPA Jurusan Kimia di Universitas Indonesia.
 
Follow Twitter Yoki at @yoqi_m

  • Arif

    Gila mantep nih kak, makasih banget yak!

  • Ardi

    oke nambah semangat nih belajar untuk pelajaran yang satu ini :)

  • niluh

    nanti ada tryout un sma gak kak?

  • Dinda Ayu

    oiya kak, jangan lupa mengenai benzena