Info Penting Seputar SBMPTN

Semua informasi penting tentang SBMPTN, dari proses pendaftaran, materi ujian, pemilihan jurusan, dll dibahas dalam artikel ini.

Catatan: Artikel ini membahas SBMPTN 2014. Tapi, ada informasi yang masih relevan dengan SBMPTN tahun ini.

Hola amigos.. Nggak kerasa ya tiba-tiba UN udah kelewat begitu aja. Padahal rasanya baru-baru kemaren aja nih lo pada masuk kelas 12.

Oia cerita2 dong gimana nih UN kemaren, lancar nggak nih?

Nah, setelah selesai UN boleh lah kita santai-santai sejenak dulu sebelum nanti belajar abis-abisan buat lanjut ke SBMPTN. Ya, tapi jangan kebablasan juga nyantainya ye, ntar yang ada lo malah ga lolos SBMPTN karena ketinggalan sama temen lo yang lainnya ūüėÄ

Btw, udah pada tau belum kira-kira SBMPTN nanti soalnya bakal kayak gimana sih? Lebih sangar mana nih sama UN kemaren? Atau jangan-jangan sama aja? Nah, kalo pengen tau apa sih bedanya soal UN dan SBMPTN coba deh baca dulu tulisan ini “Bedanya UN dengan SBMPTN“.

Nah lanjut nih, sebelum lo belajar untuk persiapan SBMPTN-nya alangkah baiknya lo juga cari informasi juga nih tentang SBMPTN nanti, soalnya ternyata ada beberapa perubahan lho si SBMPTN tahun 2014 ini kalo dibandingkan dengan SBMPTN tahun lalu.

Apa aja tuh informasi terbaru tentang SBMPTN 2014? Untuk menjelaskan hal tersebut, gue secara khusus ngundang Ari, admin Twitter @info_SNMPTN, sebagai guest blogger di blog Zenius. Jadi dia nih yang bakalan jelasin tentang informasi SBMPTN 2014 terbarunya. So.. langsung aja ye, gue panggilin nih orangnya Ariiiii @info_SNMPTN :

===================================================================

info snmptnHalo, gimana kabarnya nih? Buat yang kelas 12, bagaimana perasaannya setelah menjalani Ujian Nasional? Pasti lega dan deg-degan nunggu hasilnya kan?  Nah sambil nunggu hasil UN dan SNMPTN, entah apapun hasilnya nanti, yang akan diumumkan akhir Mei, alangkah baiknya kamu mempersiapkan diri untuk SBMPTN bulan Juni nanti.

Selain persiapan materi pelajaran, pemahaman tentang sistem dan aturan SBMPTN juga ga kalah penting. Gue disini akan menulis tentang Sistem SBMPTN tahun 2014 ini dan perbedaannya dengan sistem SBMPTN tahun lalu.

SBMPTN (seleksi bersama masuk PTN) merupakan seleksi nasional berupa ujian tertulis untuk menjaring calon mahasiswa baru dengan nilai terbaik sesuai dengan kuota masing-masing PTN.Ada ujian tambahan yang disebut dengan ujian keterampilan khusus bagi kamu yang mengambil kelompok jurusan seni dan olahraga.Tidak seperti di SNMPTN, persaingan di SBMPTN juga melibatkan alumni lulusan 2 tahun kebelakang (lulusan 2013 dan 2012), selain itu, seleksi ini tidak dipengaruhi oleh kualitas sekolah.

Beberapa poin penting dalam ketentuan SBMPTN 2014 yang harus kamu pahami:

1. Pendaftaran

Pendaftaran SBMPTN akan dibuka secara online melalui laman http://pendaftaran.sbmptn.or.id mulai tanggal 12 Mei ‚Äď 6 Juni 2014. Jadi misal kamu ga diterima di SNMPTN (pengumuman tanggal 27 Mei 2014) ada kira-kira 10 hari bagimu untuk mendaftarkan diri mengikuti SBMPTN, meskipun daftar SBMPTN sebelum tanggal 27 Mei juga nggak masalah.

Pendaftaran dibuka untuk lulusan SMA/MA/SMK/MAK tahun 2012, 2013, dan 2014. Biaya Pendaftaran sebesar Rp100.000,- dapat dibayarkan melalui Bank Mandiri, Kantor Pos setempat, atau ATM Bersama.

2. Pelaksanaan Ujian

Ujian tertulis SBMPTN rencananya akan digelar selama 1 hari tanggal 17 Juni, bersamaan waktunya dengan pelaksanaan daftar ulang bagi siswa yang telah diterima melalui jalur SNMPTN 2014. Daftar ulang SNMPTN tidak bisa diwakilkan, jadi misal kamu diterima SNMPTN tetapi ingin mengikuti SBMPTN, pilihannya ada 2:

  1. Tidak daftar ulang SNMPTN (yang berarti melepas status diterima SNMPTN) untuk mengikuti SBMPTN.
  2. Daftar ulang SNMPTN sehingga tidak bisa ikut SBMPTN.

Perlu diketahui juga bahwa melepas status diterima SNMPTN mungkin dapat mengurangi index penilaian sekolahmu di PTN yang telah kamu tinggalkan.

3. Materi Ujian

Materi ujian tertulis tersebut terdiri dari:

  • Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA), yang terdiri atas soal Tes Kemampuan Verbal, Numerikal, Figural, Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris, masing-masing 15 soal dengan alokasi waktu pengerjaan 105 menit;
  • Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek), yang terdiri atas soal Matematika IPA, Kimia, Fisika, dan Biologi, masing-masing 15 soal dengan alokasi waktu 105 menit; dan/atau
  • Tes Kemampuan Dasar Soshum (TKD Soshum), yang terdiri atas soal Sejarah, Geografi, Ekonomi, Sosiologi, masing-masing 15 soal dengan alokasi waktu pengerjaan 75 menit.

4. Kelompok Ujian

Kelompok ujian SBMPTN terbagi menjadi 3 (tiga), yaitu:

  1. Kelompok Ujian Saintek  dengan materi ujian TKPA dan TKD Saintek
  2. Kelompok Ujian Soshum  dengan materi ujian TKPA dan TKD Soshum
  3. Kelompok Ujian Campuran  dengan materi ujian TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum.

Setiap peserta dapat mengikuti kelompok ujian Saintek, Soshum, atau Campuran tanpa dibatasi penjurusan di sekolah asal.

5. Pemilihan Jurusan/Prodi

Setiap peserta dapat memilih prodi sesuai dengan kelompok ujian yang diikuti. Peserta kelompok ujian Saintek dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 prodi Saintek, peserta kelompok ujian Soshum dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 prodi Soshum, dan kelompok ujian Campuran dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 Prodi yang merupakan campuran dari kelompok Saintek dan Soshum.

Peserta yang hanya memilih 1 prodi dapat memilih prodi di PTN manapun, sedangkan bagi peserta yang memilih 2 prodi atau lebih, maka salah satu pilihan prodi tersebut harus di PTN yang berada dalam satu wilayah dengan tempat peserta mengikuti ujian. Peserta dibebaskan memilih lokasi ujian yang paling mudah diakses olehnya. Tempat ujian tidak menjadi kriteria penerimaan.

Pembagian wilayah sesuai dengan aturan SBMPTN:

  1. Wilayah 1 meliputi seluruh PTN yang ada di Pulau Sumatera, Kalimantan Barat, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat;
  2. Wilayah 2 meliputi seluruh PTN yang berada di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta;
  3. Wilayah 3 meliputi seluruh PTN yang berada di Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur; dan
  4. Wilayah 4 meliputi seluruh PTN yang ada di Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Papua.

6. Beberapa perbedaan SBMPTN 2013 dan SBMPTN 2014

blog1

7. Hal yang sering salah dipahami

Selama menjadi admin di @info_SNMPTN, ada beberapa pertanyaan yang sangat sering ditanyakan dan kesalahpahaman dalam hal tersebut, antara lain:

1) Pemilihan jurusan, jenis tes dan wilayah

Kesalahpahaman ini mungkin disebabkan karena sebagian besar siswa menganggap sistem SNMPTN dan SBMPTN sama. Padahal ada beberapa perbedaan cukup mendasar. Oleh karena itu, gue membuat bagan di bawah sebagai gambaran tahapan-tahapan dalam SBMPTN

SBMTPN 2014 Info

Beberapa item yang harus dibedakan diantara kedua jalur tersebut:

  1. SBMNPTN tidak peduli asal dan jurusan sekolahmu dulu. Jadi entah kamu dari SMA IPA, SMA IPS atau SMK kamu bebas memilih jurusan kelompok saintek atau soshum, cuma ya seperti dalam bagan diatas, jurusan yang kamu pilih akan mempengaruhi jenis ujian yang akan kamu jalani. Misal nih, contoh si Frieska anak SMK Farmasi, trus dia pas SBMPTN milih jurusan Farmasi UNAIR (Saintek-wilayah III), Kimia ITS (Saintek-wilayah III) dan Manajemen UGM (Soshum-wilayah II), maka jenis ujian yang dia harus jalani adalah kelompok campuran, karena jurusan yang diambil Frieska terdapat jurusan kelompok saintek dan soshum.
  2. Wilayah tidak sama dengan provinsi. Di SNMPTN terdapat aturan bahwa salah satu jurusan yang dipilih harus berasal dari PTN yang berada satu provinsi dengan asal sekolah. Nah di SBMPTN ini ada aturan yang semisal, cuma memang benar-benar beda. Di SBMPTN aturannya salah satu jurusan yang dipilih harus berasal dari PTN yang berada satu wilayah dengan panlok tempat peserta mengikuti ujian.  Wilayah disini tidak sama dengan provinsi, wilayah merupakan gabungan dari beberapa provinsi, yang tentu scopenya lebih luas. Dalam contoh nomor 1 di atas, Frieska bisa mengikuti ujian di wilayah II dan III, karena jurusan yang dia pilih berasal dari PTN di kedua wilayah tersebut.

 2) Kesalahpahaman tentang passing grade

Passing grade (batas minimal) merupakan fenomena tersendiri yang popular bagi calon mahasiswa baru.Terdapat kesimpulan umum yang keliru bahwa passing grade merupakan batas minimal agar diterima di sebuah PTN. Yap keliru, karena pada dasarnya PTN maupun panitia SNMPTN (tahun depan namanya SBMPTN) tidak pernah menggunakan passing grade dalam penerimaannya.

Pertimbangan diterima adalah nilai-nilai terbaik yang disesuaikan dengan kuota. Misal kuota jurusan Teknik Kimia PTN X tahun ini 50 anak, maka 50 anak dengan nilai terbaik yang mendaftar PTN X yang akan diterima.

Referensi:
http://sbmptn.or.id
http://simak.ui.ac.id/pengumuman/sbmptn-2014.html
http://edukasi.kompasiana.com/2014/03/24/informasi-penting-tentang-sbmptn-2014-641183.html

===================================================================

Untuk informasi dan tips tambahan tentang SBMPTN, lo juga bisa nih baca tulisan-tulisan kita tentang SBMPTN yang sebelumnya :

7 Langkah Strategis Untuk Belajar SBMPTN
Apa Sih Penyebab Utama Gagal Tembus SBMPTN?
Tips SBMPTN dari tutor-tutor zenius
Kupas Tuntas Soal SBMPTN 2013

Nah jadi begitulah informasi-informasi penting seputar SBMPTN 2014 nanti. Trus kalo kira-kira masih ada yang mau lo tanyain atau masih ada yang kurang paham, bisa nih langsung comment di bawah ini, biar kita bisa obrolin bareng deh, okee?

Tertarik belajar dengan zenius.net? Kamu bisa pesan membership zenius.net di sini.