Materi Kimia: Ikatan Logam

Artikel ini membahas materi kimia mengenai ikatan logam termasuk ciri-ciri ikatan logam, sifat ikatan logam dan proses terbentuknya ikatan logam.

Pada artikel sebelumnya yaitu Mengenal Ikatan Kimia, kalian udah mempelajari berbagai jenis ikatan kimia, termasuk ikatan logam tentunya. Sesuai dengan namanya, ikatan logam merupakan ikatan yang terjadi dari unsur logam, unsur logam seperti apa sih? Contohnya besi, perak, emas, perunggu, tembaga, aluminium, dan lain-lain. 

Memahami mengenai ikatan logam ini gak susah kok, simple-nya ikatan logam adalah gaya tarik menarik antara ion – ion bermuatan positif dengan elektron – elektron pada kulit valensi pada suatu atom unsur logam.

Seperti apa sih sebenarnya ikatan logam itu? Dalam artikel ini kita bakal bahas nih mengenai ciri-ciri ikatan logam, sifat ikatan logam, dan juga proses terjadinya ikatan logam. Dimana materi ini juga  akan kalian temui dan pelajari pada mata pelajaran kimia kelas 10.

 

Ciri-ciri Ikatan Logam

Sama hal nya dengan jenis ikatan yang lain, ikatan logam juga memiliki “ciri”-nya tersendiri. Berikut ciri-ciri dari ikatan logam pada umumnya:

  1. Memiliki jumlah elektron valensi yang sedikit, sehingga kemungkinan elektron berpindah ke atom lain sangat besar. 
  2. Kulit terluarnya relatif kosong atau longgar, sehingga elektron mudah berpindah.
  3. Mobilitas atau perpindahan elektron cukup tinggi, sehingga memungkinkan elektron valensinya mengalami delokalisasi atau tidak menetap di satu atom, melainkan senantiasa berpindah-pindah.
  4. Elektron valensi yang berpindah-pindah tersebut kemudian berbaur membentuk awan elektron yang menyelimuti muatan positif logam.
  5. Ikatan logam dapat diilustrasikan sebagai bola yang terjajal rapat satu sama lain.

 

Sifat Ikatan Logam

Secara sederhana, pada umumnya ikatan logam memiliki sifat sebagai berikut:

  1. Pada umumnya berwujud padat pada suhu kamar, kecuali Hg atau merkuri.
  2. Memiliki tekstur yang keras, namun menjadi lentur saat ditempa.
  3. Memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi.
  4. Merupakan konduktor panas dan listrik yang baik.
  5. mengkilap.

 

Proses Pembentukan Ikatan Logam

Pada dasarnya ikatan logam terjadi akibat adanya delokalisasi elektron yang senantiasa berpindah-pindah, kemudian terjadilah proses saling meminjamkan elektron atau juga sering disebut sebagai model lautan elektron. 

ikatan logam, model lautan elektron
Model Lautan Elektron

Mudahnya elektron bergerak bebas disebabkan oleh 2 hal yaitu energi ionisasi yang rendah, serta orbital yang kosong. Pada umumnya unsur logam memiliki energi ionisasi yang rendah, hal ini menyebabkan elektron valensinya tidak secara kuat menarik elektron ke inti atomnya, sehingga energi ionisasinya rendah dan elektron bergerak bebas.

Selain itu,  adanya orbital yang kosong pada unsur logam menyebabkan mungkinnya terjadi perpindahan elektron antara orbital secara bebas. Itulah kenapa, karena elektron bergerak bebas dan saling meminjamkan elektron satu sama lain, seakan-akan membentuk kabut elektron dan terjadi delokalisasi. 

Atom logam kemudian akan saling membentuk ikatan, bahkan menjadi molekul yang besar sekali, itulah mengapa logam yang berupa padatan (kecuali Hg atau merkuri) sifatnya keras.

Mudah untuk dipahami bukan? Kurang lebih begitulah pembahasan mengenai ikatan logam, kalo kalian mau pembahasan yang berupa penjelasan dalam video singkat dan dijelaskan oleh tutor zenius langsung, kalian bisa buka di materi ikatan kimia yang bisa kalian akses gratis, dan cuma perlu login. Semoga artikel ini membantu kalian ya, Selamat Belajar!

 

Baca juga Artikel Lainnya

Jenis Ikatan Kovalen

Struktur Atom

Sifat Periodik Unsur

Dapatkan pengalaman belajar yang semakin seru dan bikin ketagihan dengan Zenius!

Download Zenius App di sini