mm

Belajar Apa Aja sih di Jurusan Ilmu Hukum?

Artikel ini membahas tentang seluk beluk kuliah di jurusan ilmu hukum seperti peminatan di jurusan hukum sampai dengan prospek kerja lulusan hukum.

Gaesss, kali ini gue mau bahas salah satu jurusan yang gak asing lagi pastinya buat lo semua. Gue mau bahas Jurusan Ilmu Hukum yang biasanya ada di Fakultas Hukum. Buat yang belum tahu, di Fakultas Hukum seringnya cuma ada Jurusan Ilmu Hukum. Kenapa gue bilang seringnya? Karena ada kampus yang Fakultas Hukumnya (FH) ga cuma ada Jurusan Hukum aja. Hal ini gue temui di kampus gue dulu (UNS) yang waktu itu ngebuka Jurusan D4 Demografi dan Pencatatan Sipil di FH UNS. 

Dalam artikel kali ini gue mau ngebahas di Ilmu Hukum itu belajar apa sih biar lo ada gambaran nantinya karena ternyata lulusan hukum bisa jadi hakim, lawyer, jaksa, notaris, dan banyak profesi lainnya. Eh masa sih? Dulu sih Gue pahamnya ya kalau lo kuliah hukum setelah lulus ya jadi pengacara. Pandangan gue baru terpatahkan saat mulai kuliah dan kenal sama anak-anak FH. Dari mereka akhirnya gue tahu kalau ga semua orang yang belajar di FH nantinya akan jadi pengacara. 

Belajar di Ilmu Hukum ternyata juga ga selalu ngomongin pasal-pasal atau undang-undang aja loh gaess. Nah, makanya nih sebaiknya lo baca artikel ini secara saksama biar lo jadi ada gambaran di FH tuh belajar apa aja dan lulusnya bisa jadi apa sihh? 

jurusan ilmu hukum

 

Apa yang Dipelajari di Fakultas Hukum?

Oke, gue bakal ngasih tau ke lo sekarang mata kuliah yang diajarkan di Jurusan Ilmu Hukum nih. Di Ilmu Hukum, lo bakal ketemu sama beberapa mata kuliah seperti Pengantar Ilmu Hukum. Sama kayak jurusan lain sih yang emang biasanya kalau masih semester 1 bakal belajar pengantar terlebih dahulu. Masih ada mata kuliah lain kayak ilmu perundang-undangan, hukum pemerintahan daerah, dan mata kuliah berbau hukum lainnya. 

Oiya, selama kuliah di hukum lo mungkin bakal sering denger istilah-istilah atau adagium dalam bahasa asing kayak Ubi Societas ibi Justicia (di mana ada masyarakat dan kehidupan, di situ ada hukum), Fiat justicia ruat caelum (Keadilan harus ditegakkan, meskipun langit akan runtuh), Pacta sund servanda (Setiap perjanjian itu mengingat para pihak dan harus ditaati dengan itikad baik pula), dan banyak lagi yang lainnya. Adagium-adagium tersebut telah diucapkan jauh sekali di masa lampau. Meski sudah lama sekali diucapkan, adagium itu ternyata masih dijadikan acuan dalam membuat aturan loh sampai saat ini loh. 

 

Peminatan di Ilmu Hukum

Selain belajar mata kuliah kayak yang gue sebutin di atas, lo juga bisa milih konsentrasi jurusan juga nantinya. Jadi, lo bisa milih nih mau fokus belajar soal hukum apa. Nah, ternyata nih gaes, ada banyak banget peminatan di jurusan hukum yang bisa lo pilih. Berikut adalah beberapa peminatan yang bisa lo pilih saat berkuliah di jurusan Ilmu Hukum. Tiap kampus biasanya punya peminatan yang beda-beda. Nah, di sini gue kasih beberapa pilihan buat gambaran aja:

  • Hukum Pidana

Pertama, cabang hukum yang paling terkenal nih Hukum Pidana. Di cabang hukum ini, kita mempelajari semua aturan yang menentukan apa aja sih tindakan yang termasuk dalam tindak pidana serta hukum apa yang dapat dikenakan pada pelaku tindak pidana.

  • Hukum Perdata

Selanjutnya, yang ga kalah eksis, ada Hukum Perdata. Cabang hukum ini mengatur kepentingan perorangan dan hubungan antara subjek hukum. Subjek hukum ada apa aja sih? Subjek hukum itu terdiri dari perorangan/individu dan badan hukum (perusahaan, organisasi, institusi, dll)

  • Hukum Acara

Cabang hukum ini juga dikenal sebagai hukum prosedur atau peraturan keadilan. Hukum Acara berisi tentang rangkaian aturan yang mengikat dan mengatur tata cara dijalankannya persidangan pidana, perdata,  serta tata usaha negara.

  • Hukum dan Masyarakat

Di UNS ada cabang hukum Hukum dan Masyarakat nih. Mungkin sangat awam untuk sebagain orang. Dalam cabang hukum ini, kemudian terpecah-pecah lagi seperti Hukum Adat, Hukum Islam, dan lain-lain. hukum adat, lo akan belajar mengenai hukum-hukum yang berlaku di suatu masyarakat. Buat yang belum tahu nih. Hukum adat tuh diakui loh sama konstutusi negara kita. 

  • Hukum Tata Negara/HTN

Cabang hukum HTN mempelajari tentang peran, bentuk, dan struktur hukum yang mendefinisikan hubungan antara berbagai lembaga di dalam suatu negara. Contohnya di Indonesia, kita punya 3 cabang kekuasaan pemerintah nih, antara lain Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif 

  • Hukum Administrasi Negara

Cabang Hukum Administrasi Negara atau biasa disebut HAN sebenernya bisa dibilang anak atau pecahan dari Hukum Tata Negara, sesuai dengan namanya, kita tuh akan belajar tentang aturan/regulasi mengenai tindakan, keputusan, dan kegiatan yang dilakukan lembaga-lembaga pemerintahan dalam menyelenggarakan suatu negara.

  • Hukum Internasional

Yang terakhir ada hukum Internasional. Hukum internasional itu membahas mengenai keseluruhan kaidah dan asas hukum yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas negara. Hubungan antar negara sendiri bisa berupa hubungan politik, ekonomi, kesehatan, dll.

 

Peluang Karir Lulusan Ilmu Hukum 

Peluang karir yang dimiliki seorang lulusan Hukum tuh luas banget loh gaes. Salah satunya ya karena yang dipelajari di Hukum memang luas banget. Dalam sebuah perusahaan, umumnya ada tim legal atau tim hukumnya. Kenapa gitu? Salah satunya buat bantu ngurus yang namanya perjanjian kerja sama. 

Oke, berikut adalah beberapa contoh profesi yang bisa dimasuki oleh seorang lulusan hukum. Gue ingetin ya, ini hanya sebagian kecil banget karena saking luasnya ada banyak sekali dan ga mungkin gue cantumin semuanya di sini. So, gue saranin lo eksplore sendiri aja ya biar makin tahu. Ini cuma buat gambaran aja.

  • Pengacara atau Lawyer 

Mungkin ini adalah pandangan karir paling umum tentang seseorang yang lulus dari Ilmu Hukum. Pandangan gue juga sih waktu belum tahu. Nah, selain tau nama profesinya, lo tau gak sih sebenarnya kerjaan seorang pengacara tuh ngapain aja?

Gue mau ngasih tahu dulu ke lo, tugas pengacara tuh bukan buat memenangkan kliennya di pengadilan. Tugas seorang lawyer adalah memberikan pendampingan hukum supaya seorang klien atau orang yang menggunakan jasa lawyer bisa mendapatkan hak-haknya selama menjalani proses hukum.

Untuk bisa jadi seorang lawyer, lo perlu menjalani beberapa proses loh setelah lulus dari Ilmu Hukum dan menyandang gelar Sarjana Hukum. Setelah lulus kuliah, lo perlu ikutan Pendidikan Khusus Profesi Advokat yang diselenggarain sama Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI). Setelah lulus PKPA, lo perlu menjalani magang di kantor advokat atau yang biasa disebut lawfirm selama 2 tahun. Baru deh setelahnya lo akan disumpah di Pengadilan Tinggi. Kalau udah, barulah lo sah menjadi seorang lawyer. 

  • Jaksa 

Mungkin beberapa dari lo masih asing sama profesi ini. Jaksa adalah seseorang yang tugasnya menyampaikan dakwaan atau tuduhan pada saat proses pengadilan terhadap orang yang diduga melanggar hukum. Profesi ini cuma bisa dimasuki sama lulusan hukum loh btw. 

  • Notaris 

Pernah gak sih lo lagi di jalan terus ketemu sama papan bertuliskan Notaris & PPAT? Tau gak sih itu maksudnya apa? 

Mengacu pada UU Nomor 30 tahun 2004, Notaris adalah pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta otentik dan kewenangan lainnya seperti membuat akta otentik yang berkaitan dengan perbuatan, perjanjian, dan ketetapan yang diharuskan oleh peraturan perundang-undangan dan/ atau yang dikehendaki oleh yeng berkepentingan untuk dinyatakan dalam akta otentik. 

Untuk bisa menjadi seorang notaris, lo harus lulus dari S1 Ilmu Hukum dan lulus dari S2 Kenotariatan. Eits ga cukup di situ aja. Lo juga harus menjalani magang setidaknya selama 12 bulan di kantor notaris. Oiya, ada usia minimalnya juga loh. Setidaknya lo udah harus berusia 27 tahun. Syarat-syaratnya ada di UU Nomor 30 tahun 2004. 

  • Tim Legal Perusahaan

Keberadaan tim legal di sebuah perusahaan sebenarnya dibalikin lagi ke kebijakan si perusahaan tadi. Ada yang tugasnya sebatas menangani perjanjian kerja sama sampai ada juga yang bertugas buat menangani permasalahan hukum baik pidana maupun perdata. Selain itu, tim legal juga bertugas buat melakukan penyesuaian terhadap aturan baru yang dikeluarin sama pemerintah nih gaes. Jadi kan sebuah perusahaan tuh dalam bekerja ada aturan yang mesti ditaati. Ketika pemerintah membuat kebijakan baru, di situlah tim legal nantinya yang bertugas untuk melakukan penyesuaian. 

Segitu aja sih yang mau gue bagiin ke lo kali ini terkait sama jurusan Ilmu Hukum. Jurusan hukum bisa lo temui di banyak banget kampus btw. Jadi kalau emang lo minat sama jurusan ini, lo punya banyak banget pilihan mulai dari UI, UGM, sampai UNS dan juga kampus-kampus lainnya. 

fakultas hukum

Kenapa sih Harus Mengenal Jurusan?

Mungkin bisa dibilang ibarat membeli kucing dalam karung sih kalau elo daftar jurusan tanpa mengenalnya terlebih dahulu. Waktu gue awal kuliah dulu, banyak teman gue yang merasa salah jurusan. Salah satu alasannya adalah mereka tuh ga tau di jurusan yang mereka udah diterima itu akan belajar apa dan mau jadi apa setelahnya. 

Baca juga:

Tips Memilih Jurusan Kuliah 

Kejadian tersebut akhirnya bikin gue selalu wanti-wanti junior gue dan sekarang ke kalian buat lebih memperhatikan jurusan yang mau kalian masuki. Nah, jurusan hukum udah terkenal dan pastinya ga asing di telinga lo, tapi sejauh mana nih lo udah kenalan sama jurusan yang terkenal mahasiswanya rapi-rapi ini? Hehe, that’s why gue pengen kenalin ke elo. 

Oiya gue juga mau ngasih tahu nih kalau Zenius sekarang punya program yang namanya Zenius Ultima. Di program ini lo bisa ikutan persiapan UTBK bareng tutor-tutor senior Zenius. Gue sih nyaraninnya lo harus ikutan dan kalau bisa lo aktif juga di setiap sesi live-nya karena program ini tuh diadain secara Live dan Interaktif jadi lo bisa nanya-nanya tuh soal gimana sih kuliah dan ga sebatas belajar buat UTBK ajaa. Cara daftarnya gampang banget, lo tinggal klik link yang gue taruh di bawah ini. 

Daftar Zenius Ultima

Dapatkan pengalaman belajar yang semakin seru dan bikin ketagihan dengan Zenius!

Download Zenius App di sini