Penerapan Biaya Peluang (Opportunity Cost) Dalam Kehidupan Sehari-hari

Artikel ini membicarakan tentang apa itu opportunity cost mulai dari pengertiannya hingga manfaat dari penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai manusia kita memerlukan berbagai macam kebutuhan dalam menjalani keseharian baik kebutuhan rohani maupun kebutuhan jasmani. Dalam memenuhi kebutuhan tersebut kita sering sekali dihadapkan dengan berbagai macam pilihan dan tidak jarang kita bingung dalam menentukan pilihan tersebut. Biasanya kebingungan muncul lantaran jika kita memilih satu yang satunya jadi lepas dari tangan kita. Nah, dalam ilmu ekonomi ada yang namanya biaya peluang atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai “Opportunity Cost”. Opportunity cost ini bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu menentukan pilihan. Dalam artikel kali ini, aku akan membahas tentang apa itu opportunity cost, apa saja contohnya dan bagaimana penghitungan dari opportunity cost itu sendiri.

Pengertian Biaya Peluang atau Opportunity Cost 

Menurut Robert B. Ekelund, seorang ekonom dari Amerika Serikat, menyebutkan bahwa opportunity cost adalah biaya penggunaan sumber daya ekonomi dengan tujuan tertentu yang diukur berdasarkan keuntungan yang tidak jadi diperoleh karena tidak memilih alternatif tersebut dibandingkan dengan komoditi yang diperoleh sebagai gantinya karena alternatif lain. Dengan kata lain, opportunity cost dapat diartikan sebagai alternatif yang dikorbankan untuk mendapatkan pilihan lain. opportunity cost muncul disebabkan oleh sebuah kebutuhan, sebagai manusia kita memiliki banyak kebutuhan yang tak terhingga jumlahnya. Namun tidak semua kebutuhan yang kita inginkan bisa kita dapat, kita harus menentukan pilihan dan menentukan mana yang menjadi kebutuhan utama atau kebutuhan prioritas yang  harus dipenuhi. Dalam pemikiran ekonomi lain menyebutkan bahwa biaya identik dengan memilih satu hal di dalam dunia kelangkaan yang menyebabkan kita harus menyerahkan atau mengorbankan sesuatu lain. 

Apa saja sih ciri-ciri dari opportunity cost itu?

Untuk menentukan opportunity cost, terdapat beberapa ciri-ciri yang harus kamu ketahui. Ciri yang pertama, opportunity cost tidak menyangkut kelangsungan hidup sehari-hari artinya biaya yang dikeluarkan dalam opportunity cost bukanlah untuk biaya kebutuhan sehari-hari. Namun opportunity cost ini hanya mengorbankan satu pilihan dari pilihan yang telah dipilih dengan harapan menjadi sebuah pilihan yang tepat. Penerapan opportunity cost ini ibaratnya sama dengan kamu menentukan sebuah pasangan atau pacar kamu harus memilih mana yang tepat untuk kamu tidak hanya dari satu sisi tetapi juga dari banyak sisi, sama halnya dengan opportunity cost dalam pengukuran opportunity cost tidak hanya ditentukan dengan uang saja. Ada faktor lain yang mempengaruhinya seperti kesenangan, waktu, keuntungan dimasa depan dan faktor-faktor lain yang berkaitan. Kedua, pengambilan keputusan dalam opportunity cost tergantung pada tujuan dan situasi individu yang tentunya berbeda satu dengan yang lain. Mungkin saja pilihan yang satu merupakan suatu pilihan yang tepat untuk si A namun pilihan itu juga bisa merupakan pilihan yang kurang tepat untuk si B, ya kembali lagi kalau kamu memilih pacar tentu saja selera kamu satu dengan yang lain berbeda kan tergantung pada kamu melihatnya dari sisi mana. Ketiga, opportunity cost dihitung dari nilai yang terbaik yang dikorbankan jika terdapat lebih dari dua pilihan. Agar kamu semakin paham dengan opportunity cost kita langsung saja pahami beberapa contoh berikut ini. 

Contoh opportunity cost

Beberapa contoh opportunity cost bisa kita temui pada kehidupan kita sehari-hari misalnya:

  1. Contoh pertama, saat di kantin sekolah kamu memutuskan untuk pergi ke warung siomay saat jam istirahat dan ternyata di warung siomay itu juga menjual batagor. Kamu ingin membeli keduanya namun sayangnya uang saku yang kamu punya tidak cukup untuk membeli kedua siomay dan batagor tersebut. Untuk itu kamu harus memilih salah satu dari kedua pilihan tersebut antara membeli siomay dan batagor. Pada akhirnya kamu akan mempertimbangkan apakah kamu akan membeli siomay atau batagor. Dengan berbagai pertimbangan akhirnya kamu memutuskan untuk memilih siomay (pertimbangan ini mungkin karena siomaynya lebih enak, porsinya lebih banyak atau orang yang mengantri untuk membeli lebih sedikit) dari kedua pilihan tersebut maka opportunity cost-nya adalah 1 porsi batagor karena kamu gagal membeli batagor tersebut.
  2. Contoh kedua, ini biasanya berkaitan dengan kehidupan kamu sebagai seorang siswa. Kamu sebagai ketua osis diberikan kesempatan untuk mengikuti studi banding ke luar kota dengan ditanggung berbagai akomodasi oleh sekolah kamu. Kamu juga akan diajak jalan-jalan pada saat studi banding tersebut, sebagai ketua osis kamu memiliki kesempatan juga untuk mencari banyak teman dan relasi melalui program ini atau bisa saja kamu menemukan pacar atau gebetan he…he..he… Namun pada waktu yang bersamaan kamu juga lolos untuk mengikuti olimpiade tingkat nasional sebagai perwakilan dari sekolah kamu. Nah, sekarang kamu dihadapkan dengan dua pilihan yang harus kamu tentukan. Kamu tidak bisa memilih keduanya karena waktu yang bersamaan, dengan berbagai macam pertimbangan akhirnya kamu memilih untuk tetap mengikuti olimpiade nasional sebagai salah satu perwakilan dari sekolah kamu. Nah, itu artinya opportunity cost-nya adalah program studi banding yang kamu korbankan. 
  3. Contoh ketiga, setelah lulus SMA Dika dihadapkan dengan 2 pilihan antara melanjutkan ke perguruan tinggi atau langsung bekerja.  Jika Dika memilih untuk langsung bekerja dia bisa mendapat gaji sebesar 2000.000 per bulan. Jika dia kuliah dia perlu membayar uang SPP, uang buku, transportasi, pakaian dan biaya lainya yang bisa mencapai 3000.000 per bulan. Dengan segala pertimbangan akhirnya Dika memilih untuk tetap melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi maka opportunity cost Dika adalah sebesar 24.000.000 (gaji bekerja selama satu tahun. 
  4. Contoh keempat, ketika lulus SMA Ali mendapat dua tawaran pekerjaan, pertama bekerja sebagai pelayan toko di dekat rumahnya dengan gaji 400.000 per bulan dan yang kedua adalah bekerja sebagai pelayan resotaran dengan gaji 800.000 per bulan. Dengan berbagai pertimbangan (ingin lebih dekat dengan rumah dan keluarga) akhirnya Ali memilih untuk bekerja sebagai pelanggan toko di dekat rumahnya. Dengan demikian brati ali telah menghilangkan opportunity cost untuk bekerja sebagai pelanggan restoran yang sebenarnya bisa mendapatkan gaji lebih besar dari pada pelanggan toko.

Lalu apa saja sih sebenarnya manfaat dari menerapkan konsep opportunity cost dalam kehidupan sehari-hari?

Terdapat beberapa manfaat yang bisa kita dapat dari penerapan opportunity cost baik dari segi ekonomi dan dari segi keperluan pribadi. Berikut ini adalah beberapa manfaatnya:

  • Memudahkan kita dalam menentukan prioritas, dengan menggunakan opportunity cost kita bisa memilih mana yang paling penting dan paling menguntungkan untuk kita sesuai dengan kondisi dan keperluan kita masing-masing. Pada umumnya kita memiliki berbagai macam ide dan juga pilihan yang kita ingin untuk capai, namun kadang kala tidak semua bisa kita dapat secara bersamaan, opportunity cost ini akan membantu kita untuk menentukan pilihan kita. 
  • Membuka kesempatan dan meminimalkan resiko, dengan memanfaatkan opportunity cost kamu bisa melakukan sejumlah perbandingan dalam menentukan keputusan yang cocok dan membawa faktor resiko yang cukup besar jika terjadi sesuatu diluar dugaan kita. Contohnya dalam menjalankan sebuah usaha akan selalu ada resiko, dengan adanya penghitungan opportunity cost maka kamu sudah meminimalkan resiko yang mungkin terjadi.  
  • Membantu perhitungan modal, dari segi ekonomi kita bisa lihat bahwa banyak pihak-pihak yang ingin meminjamkan modal dengan syarat dan ketentuan yang berlaku untuk membangun sebuah bisnis. Untuk mengemangkan dan membangun bisnis tentu modal yang diperlukan tidak sedikit, opportunity cost membantu kamu untuk memprediksi berapa kisaran modal yang harus dimiliki sebelum membangun sebuah bisnis dengan rencana dan keseriusan.

Demikian pembahasan tentang opportunity cost dan penerapanya dalam kehidupan sehari-hari semoga bisa bermanfaat dan berguna untuk kamu dalam menentukan sebuah pilihan yang tepat.


Dapatkan pengalaman belajar yang semakin seru dan bikin ketagihan dengan Zenius!

Download Zenius App di sini