Panduan Belajar Soal HOTS Sosiologi

Artikel ini membahas soal HOTS Sosiologi, mulai dari definisinya, strategi belajar soal HOTS Sosiologi, hingga contoh soal HOTS Sosiologi di UN dan SBMPTN.

Hai semua, apa kabar? Jumpa lagi dengan gue, Adam. Mungkin sebelumnya kita udah pernah ketemu di Zenius Blog lewat postingan gue tentang miskonsepsi dan kesalahpahaman dalam mempelajari Sosiologi.

Nah, kali ini gue mau bahas strategi untuk menjawab jenis soal yang belakangan ini lagi panas-panasnya dibahas. Jenis soal ini sedang gencar jadi bahasan banyak pihak, mulai dari oleh Kemendikbud, Kemristekdikti, guru-guru di sekolah, dan tentunya di lingkungan kalian sebagia siswa-siswi itu sendiri.

Yep, jenis soal yang gue maksud adalah soal Higher-Order Thinking Skills (HOTS). Kali ini gue bakal bahas strategi menjawab soal HOTS untuk mata pelajaran Sosiologi.

Tapi sebelum gue mulai, mungkin ada baiknya bagi kalian yang belum benar-benar paham tentang HOTS—atau mau tau lebih jauh—untuk baca terlebih dahulu tulisan tentang HOTS yang udah pernah ditulis oleh temen gue, Fanny (Pembahasan Lengkap seputar Soal HOTS).

soal hots sosiologi

 

Contoh Soal HOTS Sosiologi

Pada dasarnya, soal HOTS menuntut kalian untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan solusi dari suatu permasalahan yang disajikan di dalam soal. Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa soal HOTS menguji kemampuan bernalar dalam tingkatan yang lebih tinggi. Nah, daripada memahami HOTS lewat definisi yang abstrak, sekarang sama-sama kita bahas lebih lanjut aja ya lewat contoh soalnya!

Di bawah ini gue kasih satu contoh soal HOTS:

Contoh HOTS 1
Contoh HOTS 1

Pertama-tama kita harus memahami kenapa soal di atas tergolong sebagai soal HOTS. Gue yakin bahwa kalian semua tau kalau soal di atas itu ujung-ujungnya membahas tentang sifat sosiologi. Namun sebetulnya soal di atas nggak akan bisa kita jawab kalau kita belum memahami tentang konsep saluran mobilitas.

Pada intinya, soal di atas mengarahkan kita untuk berpikir bahwa contoh-contoh dari saluran mobilitas itu bisa berkembang lebih jauh dari contoh-contoh yang selama ini dijelaskan di buku maupun di bahas di sekolah. Dari kesimpulan itu, barulah kita akan bisa menjawab soalnya dengan mengambil kesimpulan bahwa Sosiologi bersifat kumulatif, atau dengan kata lain, bahwa teori-teorinya terus berkembang.

Sekarang kita ke soal selanjutnya, ya! Nah, berbeda dengan soal sebelumnya, soal berikut ini termasuk soal LOTS.

Contoh LOTS 1
Contoh LOTS 1

Soal di atas termasuk LOTS karena keterangan-keterangan yang diberikan oleh soal tersebut sudah menjelaskan salah satu sifat Sosiologi secara langsung. Itu artinya, untuk menjawab soal ini kita hanya butuh untuk mengingat dan memahami definisi dari setiap sifat Sosiologi.

 

Soal HOTS Sosiologi di UN dan SBMPTN

Setelah membandingkan soal HOTS dan LOTS, sekarang gue mau bahas bagaimana soal HOTS diterapkan di UN dan SBMPTN. Nah, tapi sebelum kita lanjut gue mau bahas satu pertanyaan yang mungkin selama ini juga muncul dalam benak kalian:

Sebenernya soal HOTS itu emang sesuatu yang bener-bener baru muncul atau selama ini sebenernya udah diterapkan di soal-soal ujian yang pernah dibuat?”

Buat kalian yang berpikir kalau soal HOTS sebenernya udah diterapkan pada ujian-ujian terdahulu, kalian bener banget, guys. Soal HOTS sendiri sebenernya udah beberapa kali muncul di UN atau SBMPTN, hanya kebetulan dulu kita belum mengenalnya dengan istilah HOTS.

Intinya, gue mau bilang bahwa kalian nggak usah panik dan terlalu khawatir dengan keberadaan soal HOTS, karena mungkin soal-soal HOTS ini udah pernah kalian hadapi ketika kalian mencoba mengerjakan soal-soal UN maupun SBMPTN terdahulu.

Oke, untuk ngebuktiin bahwa soal HOTS udah pernah muncul di soal-soal UN maupun SBMPTN terdahulu, berikut gue sajikan soal HOTS yang pernah muncul di UN 2017 (nomor: 7).

Soal HOTS UN
Soal HOTS UN

Nah, walaupun soal di atas cenderung sederhana dan dibuat dari materi yang cukup mudah (syarat interaksi sosial), tapi soal ini pun termasuk soal HOTS. Alasan pertama kenapa soal di atas merupakan soal HOTS adalah karena soal tersebut meminta kita untuk menyimpulkan bahwa pertandingan basket merupakan contoh dari interaksi sosial. Namun kita tidak diminta untuk menyimpulkan pertandingan basket sebagai contoh interaksi sosial lewat definisinya, melainkan lewat syarat-syarat terjadinya interaksi, yaitu kontak dan komunikasi.

Kalau kalian perhatikan jawaban yang tepat (B), pilihan jawaban tersebut juga nggak secara langsung menyebut “kontak” ataupun “komunikasi”, kalian diminta menyimpulkan bahwa “kompetisi antar tim untuk menunjukkan yang lebih unggul” sebagai bentuk komunikasi, di mana kedua pihak sama-sama memahami tujuan dari kompetisi, yaitu untuk menunjukkan pihak mana yang lebih unggul.

Untuk yang selanjutnya adalah soal HOTS yang pernah muncul di SBMPTN, tepatnya di SBMPTN 2018 (Paket 630, soal nomor 10):

Soal HOTS SBMPTN
Soal HOTS SBMPTN

Soal di atas tergolong sebagai soal HOTS karena kita harus menganalisis dan menilai apakah teknik pengambilan sampel yang dilakukan sudah tepat atau belum. Nah, untuk mengetahui apakah teknik pengambilan sampelnya sudah tepat atau belum, kita perlu mengacu pada tujuan dari penelitian dan sifat dari populasi penelitian. Tanpa memahami dua hal tersebut, kita nggak akan bisa menilai apakah teknik pengambilan sampel yang dilakukan sudah tepat atau belum.

Selain itu, keterangan premis kedua dari soal (setelah “SEBAB”) juga tidak secara langsung menjelaskan bahwa apa yang dibahas dalam premis kedua merupakan sifat populasi. Hal ini mengharuskan kita untuk terlebih dahulu menyimpulkan bahwa premis kedua membahas sifat populasi, sebelum akhirnya kita bisa menilai apakah kedua premis di soal benar atau salah, serta saling berhubungan atau tidak.

 

Strategi mengerjakan soal HOTS Sosiologi

Nah, dari tadi kita udah ngebahas contoh soal HOTS Sosiologi, ngebandingin soal HOTS dengan LOTS, sampe mengulas kemunculannya di UN maupun SBMPTN terdahulu. Sekarang, gue akan jabarkan strategi untuk menghadapi soal HOTS Sosiologi. Perlu dicatat bahwa setiap poin di bawah mungkin akan saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu, tolong dibaca dengan cermat, ya!

  1. Kalian harus paham betul keterangan yang diberikan dan hal yang sedang ditanyakan oleh soal

Strategi ini mungkin kedengerannya sama aja kayak strategi menjawab soal LOTS. Tapi gini, soal HOTS Sosiologi itu seringkali nggak disertai dengan keterangan yang lengkap dan eksplisit. Oleh karena itu, kita harus bisa untuk menyimpulkan sendiri konsep-konsep apa yang sedang ditanyakan oleh soal tersebut. Selain itu kita juga harus cermat dalam memahami keterangan-keterangan yang ada dan hal apa yang sebetulnya ditanyakan oleh soal.

Nah, hal di atas harus terlebih dahulu lo lakukan sebelum lo bisa menjalankan strategi kedua, yaitu mampu memahami gabungan konsep-konsep.

  1. Mampu memahami gabungan konsep-konsep

Soal HOTS Sosiologi juga sering menggabungkan atau menghubungkan beberapa konsep yang kita pelajari, baik dari bab yang sama maupun berbeda. Misalnya, sebuah soal HOTS Sosiologi bisa aja meminta kalian mengevaluasi jenis penyimpangan berdasarkan proses sosialisasi yang dialami oleh seseorang. Nah, hal ini mengharuskan kita untuk mampu memahami gabungan dari berbagai konsep yang ada dalam satu soal.

  1. Mampu berpikir kreatif

Dalam menjawab soal HOTS Sosiologi, kalian juga harus kreatif, loh! Karena kan tujuan dari adanya soal HOTS itu mendorong kita untuk mengaitkan hal-hal yang terjadi di sekitar kita dengan subjek yang kita pelajari. Oleh karena itu, contoh-contoh atau fenomena-fenomena yang diangkat dalam soal HOTS seringkali BUKAN merupakan hal-hal yang biasanya dijadikan contoh di buku-buku yang kita pakai di sekolah.

Misalnya dalam membahas media sebagai agen sosialisasi. Kalau di buku, bolak-balik yang dijadikan contoh dari media sebagai agen sosialisasi adalah televisi, majalah, koran, atau internet. Tapi mungkin di soal HOTS, bisa jadi kalian akan ditanya tentang kehadiran Youtubers dan seleb socmed yang belakangan dianggap pengaruhnya besar terhadap perilaku remaja.

Nah, balik lagi ke poin pertama, menguasai prinsip dari konsep itu penting banget. Kalau nggak benar-benar paham prinsip dari konsep, bisa-bisa kita malah bingung ketika sebuah soal HOTS Sosiologi seputar materi agen sosialisasi ngomongin tentang YouTubers dan seleb socmed, padahal keduanya termasuk contoh lain dari media aja, kan ;).

 

Latihan Soal HOTS Sosiologi

Supaya pemahaman kita tentang soal HOTS Sosiologi semakin matang dan nggak ngawang, yuk sama-sama kita bahas kedua soal HOTS Sosiologi di bawah ini!

Contoh Soal HOTS Sosiologi 1

Latihan HOTS 1
Latihan HOTS 1

Oke, guys. Seperti yang udah gue jelaskan di poin kedua strategi menjawab soal HOTS Sosiologi, seringkali sebuah soal HOTS Sosiologi menggabungkan beberapa konsep dari bab yang sama maupun beda. Untuk soal di atas, intinya soal ini minta kita untuk menganalisis konsep-konsep apa aja yang dibahas di soal. Selain itu, kita juga diminta untuk melakukan sintesis dari konsep-konsep yang ada dan menjelaskan hubungan antar konsep yang ada di soal.

Kalau melihat kalimat pertama di soalnya, kita diberikan keterangan bahwa ada seorang siswa yang “… ditangkap oleh pihak berwajib setelah diketahui berkali-kali terlibat dalam tawuran.” Nah, keterangan ini juga menjelaskan poin pertama dari strategi menjawab soal HOTS Sosiologi yang udah gue jelaskan, bahwa seringkali soal HOTS Sosiologi meminta kita untuk menyimpulkan sendiri konsep yang dibahas, karena soal tersebut tidak menyebutkan nama dari konsep tersebut secara langsung/eksplisit.

Nah, kalau kita baca lagi keterangan dari kalimat pertama soal, kira-kira dia bahas apa, ya?

Bener banget! Jawabannya adalah penyimpangan sekunder, atau bentuk penyimpangan yang umumnya tidak bisa ditoleransi masyarakat dan sudah dilakukan berkali-kali oleh pelakunya.

Lanjut ke kalimat kedua dari soal, katanya si siswa yang ditangkap tersebut belajar “… tawuran dari senior-senior di sekolahnya yang memang sudah biasa tawuran.” Lagi-lagi, guys, keterangan ini nggak eksplisit sehingga kita harus menyimpulkan terlebih dahulu konsep yang dimaksud.

Oke, sekarang gini, suatu konsep yang menjelaskan bahwa penyimpangan dipelajari oleh seseorang dari sebuah kelompok yang memang sudah menyimpang namanya apa, sih? Masih inget?

Buat yang jawab cultural transmission, 100 untuk kalian! Cultural transmission merupakan sebuah teori tentang penyimpangan sosial yang terjadi karena sub-kebudayaan menyimpang (perilaku menyimpang) ditransmisikan (diajarkan) oleh sekelompok orang yang sudah menyimpang kepada seseorang yang awalnya nggak menyimpang.

Kesimpulannya, kita bisa bilang bahwa sub-kebudayaan menyimpang yang dimiliki oleh si anak (karena belajar tawuran dari teman-temannya yang  emang suka tawuran)  mendorong dia untuk melakukan penyimpangan sekunder (sesuatu yang nggak bisa ditoleransi masyarakat karena dianggap berbahaya dan dilakukan berkali-kali). Sip, itu artinya jawaban yang tepat adalah… (D)!

Contoh Soal HOTS Sosiologi 2

Latihan HOTS 2
Latihan HOTS 2

Seperti soal pertama, soal ini juga meminta kita untuk membuat kesimpulan dari beberapa konsep. Coba kita simak keterangan yang ada di soal, ya. Kata soalnya, ada seorang pemilik bisnis startup yang mengunjungi empat negara yang berbeda dalam waktu satu minggu aja. Nah, soal ini nanya hal yang bisa bikin si pemilik bisnis melakukan mobilitas horizontal (mengunjungi empat negara) dalam waktu yang cenderung sangat cepat. Konsep apa sih yang kira-kira bisa menjawab kenapa si pemilik bisnis bisa bepergian jauh dalam waktu yang cenderung sangat cepat?

Jawabannya adalah (B), globalisasi! Seperti yang selalu gue jelaskan, sebagai sebuah konsep, globalisasi seenggaknya punya tiga (3) prinsip:

  • Arus bebas manusia
  • Arus bebas modal
  • Arus bebas informasi

Gue bahas sedikit dulu, ya. Globalisasi mendorong arus bebas manusia, itu artinya dengan teknologi transportasi manusia bisa melakukan perpindahan dalam waktu yang cenderung lebih cepat. Akibatnya? Dengan adanya pesawat, si pebisnis jadi bisa mengunjungi empat negara dalam waktu yang cenderung singkat, yaitu hanya dalam satu minggu. Globalisasi mendorong arus bebas modal, yang artinya globalisasi memungkinkan terjadinya penanaman modal asing.

Bayangin aja, dengan adanya globalisasi, si pemilik bisnis yang diceritakan di soal bisa mendapat bantuan modal dari investor asing. Globalisasi mendorong arus bebas informasi (juga komunikasi), artinya akses informasi menjadi terbuka dan bebas di era globalisasi. Di era globalisasi ini, segala peristiwa yang terjadi di belahan dunia lain bisa kita akses dengan cepat dari Indonesia. Kaitannya prinsip globalisasi yang satu ini dengan contoh di soal? Pasti si pebisnis janjian sama investor dulu, kan, sebelum mengunjungi mereka di negara masing-masing?

Kesimpulannya, perpindahan yang dilakukan oleh si pebisnis dari satu negara ke negara lainnya (mobilitas horizontal) dalam waktu yang cenderung sangat cepat bisa terwujud karena terjadinya globalisasi.

 

Bahan Latihan Soal HOTS

Gue udah membagi semua hal yang gue tahu tentang soal HOTS Sosiologi. Mulai dari definisi sampai dengan contohnya udah kita kupas semua satu per satu lewat pembahasan di atas.

Nah, di bawah ini adalah link dari Zenius yang berisi soal HOTS Sosiologi. Untuk memperdalam pemahaman kalian tentang soal HOTS Sosiologi, silakan coba klik aja link di bawah ini:

Kalian bisa download soal-soal di atas dalam bentuk pdf GRATIS! Kalo kalian mentok, ada juga video pembahasannya. Dan bukan cuma soal Sosiologi aja, Zenius juga udah punya ribuan paket soal lengkap yang bisa kalian download secara GRATIS. Soal-soal ini dibuat sama tutor Zenius dengan referensi yang berkualitas. Setiap soalnya juga sudah pasti mengandung soal HOTS. Kalau kalian mau download soalnya, kalian bisa download aja soalnya di zenius.net ya!

Demikian penjelasan gue seputar strategi menjawab soal HOTS Sosiologi. Semoga artikel ini bisa semakin meningkatkan pemahaman kalian seputar soal HOTS Sosiologi. Ingatlah bahwa pada akhirnya segala strategi mengerjakan soal HOTS Sosiologi baru akan berjalan efektif kalau kalian menguasai konsep dengan baik. Selamat belajar dan sampai ketemu lagi!

 

—————————CATATAN EDITOR—————————

Jika kamu ingin bertanya lebih lanjut ke Adam seputar soal HOTS Sosiologi, silakan post pertanyaan kamu di kolom komentar, ya!

Tertarik belajar dengan zenius.net? Kamu bisa pesan membership zenius.net di sini.