Panduan Belajar Soal HOTS Kimia

Diskon Zenius

Artikel ini membahas soal HOTS Kimia, mulai dari definisinya, strategi belajar menghadapi soal HOTS Kimia, hingga contoh soal HOTS Kimia di UN dan SBMPTN.

Halo #ZeniusFellows, gak terasa ya bentar lagi kalian yang kelas 12 akan menghadapi Ujian Nasional (UN). Gak beberapa lama setelah UN, kalian yang kelas 12 dan kalian yang sudah Alumni akan menghadapi juga Ujian Seleksi Bersama Masuk PTN dengan format yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang bernama Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Apakah kalian udah siap dalam menghadapi UN dan UTBK yang tinggal beberapa bulan lagi? Apa aja sih persiapan kalian? Nah mungkin selama kalian mempersiapkan diri menghadapi UN dan UTBK, ada satu istilah yang cukup menjadi pergunjingan, agak meresahkan, atau mungkin momok yang menakutkan, yaitu istilah soal HOTS.

Pergunjingan soal HOTS pertama kali muncul setelah Kemendikbud mengeluarkan kebijakan bahwa soal HOTS akan dimasukkan dalam UN 2018, dan ternyata benar-benar diterapkan pada UN 2018. Hasilnya banyak peserta UN yang mengeluhkan tentang kesulitan mereka dalam menjawab soal soal dalam UN tersebut.

Saat ini mungkin kalianlah yang melakukan pergunjingan dan merasakan keresahan tersebut, karena Kemendikbud tetap melanjutkan kebijakan soal HOTS dimasukkan dalam UN 2019. Ditambah lagi Kemenristekdikti juga mengeluarkan kebijakan memasukkan soal HOTS dalam ujian masuk PTN.

Rata rata banyak siswa yang memilki persepsi bahwa soal HOTS adalah soal yang susah dan panjang-panjang. Hal ini mungkin terjadi karena kebanyakan siswa sudah biasa terpapar dengan soal-soal non-HOTS atau yang disebut dengan LOTS.

Di sini, saya mau berbagi tips belajar menghadapi soal HOTS Kimia. Saya juga akan kasih beberapa contoh soal HOTS Kimia, jadi kamu bisa langsung praktekin tips yang saya kasih. Mari kita mulai.

 

Apa sih soal HOTS dan LOTS itu?

Sebenernya penjelasan mengenai tentang soal HOTS dan LOTS udah dibahas cukup mendalam oleh kak Fanny di artikel  ini:

Pembahasan Lengkap Soal HOTS

Tapi saya coba uraikan lagi secara singkat aja tentang HOTS dan LOTS ini.

Nah HOTS (Higher Order Thinking Skills) dan LOTS (Lower Order Thinking Skills) merupakan kategori dari konsep tingkatan kemampuan berpikir ketika mempelajari suatu topik berdasarkan Taksonomi Bloom. Dalam Taksonomi Bloom, kemampuan berpikir terbagi atas beberapa tingkatan yaitu:

  1. Mengingat
  2. Memahami
  3. Menerapkan
  4. Menganalisis
  5. Mengevaluasi
  6. Mencipta

Mengingat, memahami, dan mengaplikasi termasuk dalam katagori kemampuan berpikir tingkat rendah atau Lower Order Thinking Skills (LOTS). Di sisi lain,

kategori Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS) adalah kemampuan yang tidak hanya sebatas mengingat, memahami, dan menerapkan suatu konsep; tetapi perlu melibatkan kemampuan menganalisis atau mengevaluasi informasi yang tersedia serta mungkin mencipta sesuatu dari informasi tersebut.

Perlu dicatat juga bahwa kemampuan HOTS ini tidak bisa dipisahkan dari kemampuan LOTS. Jadi maksudnya, gak mungkin kita bisa menyelesaikan suatu masalah hanya dengan menganalisis atau mengevaluasi informasi yang ada tanpa kita mengingat atau memahami konsep yang terkait dengan masalah tersebut. Jadi kemampuan LOTS sebenarnya diperlukan juga sebagai tahap awal proses pembelajaran, tetapi jangan sampai suatu proses pembelajaran didominasi oleh kemampuan LOTS.

Selama ini proses pembelajaran di Indonesia sebagian besar baru mengimplementasikan pembelajaran LOTS. Soal-soal yang diujikan kebanyakan adalah soal  yang bisa diselesaikan dengan kemampuan mengingat, memahami, atau menerapkan. Bahkan karena saking seringnya soal dengan tipe yang sama muncul di soal UN, banyak siswa hanya mengandalkan kemampuan mengingat saja, yaitu mengingat bagaimana cara ngerjainnya kalo ketemu soal dengan tipe tertentu tanpa mengerti atau memahami konsepnya. Makanya gak heran ketika UN 2018 muncul soal soal HOTS yang butuh penalaran dan kemampuan berpikir kritis, banyak siswa yang mengangapnya sulit. Padahal soal HOTS belum tentu soal yang sulit.

Sebenernya upaya Kemendikbud dan Kemenristekdikti mengimplementasikan kemampuan HOTS dalam soal UN atau SBMPTN patut diapresiasi juga. Dengan implementasi ini diharapakan akan berefek membaiknya kemampuan berpikir siswa dalam proses pembelajaran, seperti

  1. Membuka pikiran siswa akan relevansi antara pelajaran dengan dunia nyata
  2. Mengajak siswa untuk selalu berpikir logis, kritis, dan kreatif
  3. Mampu mengaitkan keterkaitan antara satu topik dengan topik lainnya

Baik, sampai di sini saya harap kamu sudah lumayan nangkep maksud dan tujuan dari soal HOTS. Sekarang kita masuk ke soal HOTS Kimia ya.

 

Soal HOTS Kimia kaya gimana sih ?

Nah, sekarang kita ngomongin soal HOTS Kimia itu kaya gimana sih. Gini, model soal HOTS secara umum kurang lebih seperti ini. Di awal soal, terdapat stimulus yang sebagian besar bersumber dari keadaan nyata. Stimulus ini bisa berupa bacaan, tabel, grafik, atau gambar yang berisi data atau informasi. Kemudian kita diminta untuk menggunakan konsep-konsep pengetahuan yang kita miliki untuk mengolah, menganalisis, atau mengevaluasi data-data yang ada, atau pilihan jawaban yang tersedia, dan mungkin mencipta sesuatu dari informasi tersebut.

Tapi ingat, biasanya dalam menghadapi soal HOTS kemampuan mengingat, memahami, dan menerapkan juga masih dibutuhkan. Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa gak mungkin kita melakukan analisis dan evaluasi suatu informasi tanpa mengingat atau memahami konsep yang terkait dengan informasi yang tersedia.

Nah berikut ini ada 2 contoh soal yang mirip, tapi yang satu soal LOTS dan satunya lagi soal HOTS. Kita lihat dulu soal yang pertama tentang Kesetimbangan Kimia.

Soal di atas masih termasuk soal LOTS! Kenapa? Karena untuk mengerjakan soal ini, kalian hanya perlu melakukan:

  1. Mengingat dan memahami bahwa pada keadaan kesetimbangan, komposisi atau konsentrasi zat zatnya sudah tidak berubah, dan nilai tetapan kesetimbangan (Kc) adalah perbandingan hasil kali konsentrasi zat zat yang di kanan dengan hasil kali konsentrasi zat zat yang di kiri saat setimbang.
  2. Menerapkan pemahaman tentang kesetimbangan dengan memasukkan data yang ada ke dalam persamaan reaksi untuk mendapatkan komposisi masing masing zat zat saat setimbang kemudian mencari nilai Kc.

Untuk soal di atas, kalian hanya perlu mengingat, memahami, dan menerapkan konsep di Kesetimbangan Kimia. Sekarang coba bandingkan dengan soal berikut.

Kalo kalian perhatikan, sebenarnya soal yang kedua ini hampir sama dengan soal pertama, yaitu sama-sama tentang penguraian 2 mol gas SO3 menjadi gas SO2 dan O2 dalam wadah 2 L. Bedanya adalah dalam soal pertama telah disebutkan secara eksplisit bahwa reaksinya merupakan reaksi kesetimbangan, dan saat setimbang telah diketahui SO3 yang masih tersisa.

Pada soal yang kedua tidak disebutkan secara eksplisit bahwa reaksinya adalah kesetimbangan. Soal kedua malah kasih grafik jumlah mol SO­3 terhadap waktu. Nah garfik ini merupakan stimulusnya. Dari analisis grafik inilah baru kita bisa tahu bahwa reaksinya adalah reaksi kesetimbangan dan bisa mengetahui komposisi masing masing zat saat setimbang, Pilihan jawabanya juga perlu dievaluasi untuk menentukan mana yang tepat. Soal yang kedua inilah merupakan soal HOTS.

Tahap-tahap berpikir untuk menyelesaikan soal HOTS tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Menganalisis grafik, didapat bahwa mol SO3 berkurang tiap saat, dan suatu saat jumlah mol SO3 tidak lagi berkurang atau konstan dan itu terjadi setelah menit ke-20, atau bisa dibilang setelah menit ke-20 reaksi seolah berhenti/tidak tuntas.
  2. Mengingat bahwa reaksi yang tidak tuntas adalah ciri dari reaksi kesetimbangan.
  3. Memahami bahwa
    1. reaksi kesetimbangan terjadi karena reaksi berlangsung bolak balik, dan saat setimbang laju reaksi ke kanan sama dengan laju ke kiri, hal inilah yang menyebabkan reaksi seolah berhenti, dan dari grafik didapat data bahwa kesetimbangan terjadi setelah menit ke-20, dengan jumlah SO3 saat setimbang adalah 0,5 mol
    2. pada keadaan setimbangan, komposisi atau konsentrasi zat zatnya sudah tidak berubah
    3. nilai tetapan kesetimbangan (Kc) adalah perbandingan hasil kali konsentrasi zat zat yang di kanan dengan hasil kali konsentrasi zat zat yang di kiri saat setimbang
    4. perbandingan antara mol SO3 yang terurai dengan mol SO­­3 awal disebut dengan derajat disosiasi
  4. Menerapkan beberapa pemahaman yang diperoleh tadi, dengan memasukkan data yang ada ke dalam persamaan reaksi untuk mendapatkan komposisi masing masing zat zat saat setimbang kemudian menetukan nilai Kc dan derajat disosiasi
  5. Melakukan evaluasi atas pilihan jawaban berdasarkan proses pemahaman dan penerapan yang telah dilakukan

Oke, terlihat jelas kan kontras antara soal LOTS dan HOTS?

 

Soal HOTS Kimia di UN dan SBMPTN

Setelah kalian lumayan kebayang bentuk soal HOTS Kimia itu gimana, sekarang saya mau kasih liat contoh soal HOTS di UN dan SBMPTN tahun-tahun sebelumnya.

Sebenernya pada UN Kimia tahun 2018 sudah muncul beberapa soal bertipe HOTS. Berikut beberapa soal HOTS Kimia pada UN 2018.

Ayo coba kalian kerjakan. Bisa ga? Tulis jawabannya di comment section di bawah artikel ini ya.

Sekarang bagaimana dengan soal-soal HOTS di SBMPTN? Seperti saya sebut sebelumnya, Kemenristekdikti berencana untuk memasukkan soal HOTS pada ujian masuk PTN / UTBK 2019. Tapi sesungguhnya soal-soal tipe HOTS udah muncul di SBMPTN beberapa tahun ke belakang. Kan soal ujian masuk PTN itu merupakan soal seleksi. Biasanya soal seleksi menguji pemahaman konsep yang lebih mendalam daripada soal evaluasi. Karena akan ada ratusan ribu peserta yang bersaing merebutkan kursi di universitas yang jumlahnya maksimal cuma ratusan, dirancanglah soal seleksi yang juga menuntut kemampuan analisis, berpikir kreatif, dan bisa mengkoneksikan antara satu konsep dengan konsep yang lain.

Berikut ini contoh soal HOTS Kimia di SBMPTN 2018.

Pembahasan soal di atas bisa dilihat di sini: Pembahasal Soal SBMPTN 2018 – Kimia – no 18

 

Strategi Belajar Menghadapi Soal HOTS Kimia di UN dan SBMPTN

Kalo kalian udah paham mengenai apa itu soal HOTS dan apa aja sih yang didapat ketika soal HOTS diterapkan, sekarang saatnya kita bahas bagaimana sih cara belajar yang efektif untuk menghadapi soal-soal HOTS.

1. Jangan hanya menghafal rumus

Jangan hanya menghafal rumus” itu prinsip yang krusial banget dalam menghadapi soal HOTS, baik di UN maupun di SBMPTN. Kenapa sih menghafalkan rumus itu tidak cukup? Karena banyak sekali variasi soal yang menjebak pada soal-soal HOTS. Jadi jika kita hanya menghafalkan pola soal, lalu memasukan ke dalam rumus yang kita hafalkan, kadang ketika berhadapan dengan soal HOTS, sering kali rumus yang kita ingat belom tentu dipakai untuk menyelesaikan soal tersebut. Hal yang lebih penting adalah penguasaan konsep yang mantap. Analisis soal dulu, jangan langsung masukin rumus. Nah kalo kita ngerti konsepnya dengan baik, kita bisa aja nurunin rumus-rumus sendiri.

2. Mampu mengkoneksikan bab yang satu dengan bab lainnya

Ketika kalian mempelajari suatu topik dan mengerti konsepnya dengan baik, kadang kalian akan menemukan keterkaitan topik tersebut dengan topik lainnya. Banyak siswa yang berpikiran bahwa topik-topik dalam Kimia itu berdiri sendiri, alias tidak berhubungan satu sama lain. Padahal kenyataannya tidak seperti itu. Ilmu Kimia itu sangat terkait satu sama lain, baik antar bab dan topik yang diklasifikasikan pada pelajaran sekolah maupun bisa jadi berhubungan dengan disiplin ilmu lain, termasuk matematika, fisika, dan juga biologi.

Misalnya, bab Kesetimbangan Kimia merupakan dasar untuk bab Larutan Asam-Basa Lemah, Larutan Buffer, Hidrolisis Garam, dan Kelarutan. Bahkan kita bisa nurunin sendiri segala rumus atau persamaan dalam bab-bab tersebut kalo kita paham/ngerti konsep Kesetimbangan dengan baik.

Kita bisa melihat contoh lain, yaitu pada kasus kepolaran suatu molekul. Biasanya seringnya kita diajarkan bahwa untuk menentukan suatu molekul polar atau non-polar itu dilihat dari ada atau tidak pasangan elektron bebas. Tapi kita gak paham kenapa bisa begitu. Nah, konsep kepolaran molekul ini bisa gampang diterima kalo kita menjelaskannya dengan konsep vektor di matematika atau fisika. Karena polar tidaknya suatu molekul itu akibat resultan vektornya itu nol atau tidak.

3. Melatih kreativitas dalam menyelesaikan soal

Maksudnya apa sih kreativitas itu? Dalam mengerjakan soal-soal HOTS Kimia, sering kali kita bisa mendapatkan jawaban dari beberapa pendekatan atau sudut pandang yang berbeda. Nanti akan saya berikan contoh soal HOTS Kimia yang ternyata bisa diselesaikan dengan pendekatan matematika, namun bisa juga diselesaikan dengan pendekatan konsep Kimia. Pada intinya, jika kita memahami maksud soal yang ditanyakan secara luas, kita bisa melihat celah untuk mengerjakan soal tersebut dengan cara yang paling efisien.

4. Penguasaan konsep dasar Matematika yang baik

Kenapa menguasai dasar-dasar matematika itu penting untuk mengerjakan soal-soal kimia? Seringkali ada siswa ketika mengerjakan suatu soal, yang walaupun dia memahami konsep Kimianya, tapi jawabannya tidak bisa ketemu cuma karena dasar matematikanya gak kuat. Contoh, misalkan ketika kalian sudah mendapatkan jawaban suatu larutan pH nya 5 – log 2, tetapi di pilihan jawaban gak ada tersedia jawaban 5 – log 2. Kalo kalian paham dengan baik konsep logaritma, maka kalian bisa mencari bentuk lain tetapi nilainya tetap sama/ekuivalen dengan 5 – log 2, yaitu 4 + log 5.

Pada bisa gak ngubah bentuk 5 – log 2 jadi 4 + log 5? 🙂

 

Contoh Soal HOTS Kimia

Nah, sekarang kita coba praktekkan tips saya di atas untuk menyelesaikan soal HOTS Kimia.

Contoh Soal HOTS Kimia 1

Oke. Saya ga akan bocorin jawabannya langsung di sini. Tapi saya akan kasih petunjuk tahap-tahap berpikir untuk menyelesaikan soal HOTS Kimia tentang Laju Reaksi di atas:

  1. Mengingat dan memahami tentang faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
  2. Menganalisis faktor apa saja yang berbeda saat musim kemarau dan musim hujan
  3. Faktor yang didapat dari hasil analisis, kita terapkan pada reaksi pembakaran untuk menentukan laju reaksi saat musim kemarau. Lalu kalian evaluasi pendapat keempat siswa tersebut

Ayo ketika jawaban kamu di comment section di bawah ya.

Contoh Soal HOTS Kimia 2

Kalo soal di atas, bagaimana tahap berpikir untuk menyelesaikanya? Lagi-lagi, saya ga mau kasih tau jawabannya di sini. Coba kamu cari dulu jawabannya sendiri. Nih saya kasih petunjuk tahapan berpikirnya.

  1. Menganalisis faktor apa yang membuat ada gas yang melayang ke udara dan jatuh ke bawah dari data yang ada. Salah satu data yang disediakan soal adalah massa jenis udara.
  2. Mengingat dan memahami terlebih dahulu konsep kedudukan zat berdasarkan perbedaan massa jenis zat tersebut. Ketika ada zat-zat cair atau gas yang berbeda ditempatkan pada wadah yang sama, maka zat yang memiliki massa jenis terbesar akan menempati posisi yang paling bawah, dan zat yang memiliki massa jenis terkecil akan berada pada posisi paling atas.
  3. Menyimpulkan bahwa gas yang jatuh ke bawah memiliki massa jenis yang lebih besar dari massa jenis udara, sedangkan gas yang melayang mamilki massa jenis yang lebih kecil dar massa jenis udara.
  4. Mengingat dan memahami persamaan gas ideal untuk menentukan hubungan massa jenis dengan Mr, kemudian menerapkannya untuk mencari besar massa jenis masing-masing gas.
  5. Mengevaluasi gas apa saja yang memiliki massa jenis lebih besar dari dari udara

Ketik jawaban kamu di bawah ya.

 

Bahan Latihan Soal HOTS Kimia

Contoh soal udah. Tips mengerjakan udah. Ilustrasi pengerjaan udah. Nah, sekarang saatnya kalian bisa berlatih sendiri sebanyak-banyaknya supaya kalian siap menghadapi soal HOTS Kimia di UNBK dan UTBK SBMPTN 2019. Berikut saya kasih bahan latihan soal HOTS Kimia yang bisa kalian download dalam bentuk pdf GRATIS (ada video pembahasannya juga lho).

Nah, bukan cuma soal Kimia aja, Zenius juga udah punya ribuan paket soal lengkap yang bisa kamu download secara GRATIS. Soal-soal ini dibuat sama tutor Zenius dengan referensi yang berkualitas. Setiap soalnya juga sudah pasti mengandung soal HOTS. Kalau kamu mau download soalnya, kamu bisa download aja soalnya di zenius.net ya!

Baik, sekian dulu penjabaran dari saya. Semoga bisa membantu persiapan belajar kamu. Semangat!

 

—————————CATATAN EDITOR—————————

Jika kamu ingin bertanya lebih lanjut ke Kak Yoki seputar soal HOTS Kimia, silakan post pertanyaan kamu di kolom komentar, ya! Dan jika kamu tertarik untuk menjawab tantangan kak Yoki untuk menjawab contoh-contoh soal HOTS Kimia di atas, silakan share juga jawaban kamu di kolom komentar.


Dapatkan pengalaman belajar yang semakin seru dan bikin ketagihan dengan Zenius!

Daftar Membership Zenius

 

Download Zenius App di sini