Kompilasi Pemenang Lomba Blog #ReviewZenius

Kompilasi Pemenang Lomba Blog #ReviewZenius

Eng.. ing.. eng.. Momen yang ditunggu sejak liburan semester ganjil 2016-2017 kemarin akhirnya datang juga. Apalagi kalo bukan pengumuman pemenang lomba blog #ReviewZenius!

Lomba blog Zenius kali ini rada beda dari lomba-lomba blog Zenius sebelumnya. Kalo sebelumnya, kita lebih sering meminta para pengguna Zenius untuk berbagi cerita perjuangan meraih impian mereka bersama Zenius. Tapi kali ini, dengan tema lomba #ReviewZenius, kita tidak hanya akan menyimak cerita perjuangan mereka, tapi juga pengalaman belajar dan pandangan mereka secara menyeluruh tentang produk Zenius. Kali ini, mereka bebas berpendapat tentang fitur dan fasilitas yang Zenius Education tawarkan sebagai media belajar online.

Lomba blog #ReviewZenius diadakan dari tanggal 21 Desember 2016 hingga 9 Januari 2017. Total ada 84 tulisan yang kami terima. Semuanya sudah memenuhi persyaratan teknis lomba dan fokus memberi review terhadap Zenius. Ntaap..

Juri pada lomba blog kali ini sama seperti sebelumnya, yaitu gue dan Glenn Ardi sebagai Editor ZeniusBlog. Pemenang lomba blog ini bukan dipilih yang kasih review yang bagus-bagus aja ya. Justru di sini kami mencari tulisan yang bisa review Zenius SENETRAL mungkin. Jadi, menurut kami, para pemenang di bawah ini telah berhasil membedah kelebihan dan kekurangan Zenius secara komprehensif, akurat, dan kreatif. Mereka bisa natural bercerita seperti sedang nerangin tentang gimana rasanya pakai produk zenius ke sahabat atau adik atau siapapun yang belum pernah pakai produk zenius.

Okedeh, daripada makin penasaran, langsung aja kita pantengin 5 cerita #ReviewZenius yang paling oke dan kenapa mereka berhak dapetin set DVD dan buku keren plus tanda tangan tim Zenius. Cerita para pemenang ini gue tampilkan secara acak ya. Oiya, jangan lewatkan juga 10 tulisan blog lain (walalupun belum menang) yang ga kalah menarik untuk lo ikuti di akhir tulisan.

*seperti biasa, gue comot foto-fotonya dari socmed kalian ya ?*

 

Alfinsa EP

Twitter: @lawlietlaw_

Review Zenius by Gue

Alfinsa sangat komprehensif membedah produk Zenius dari kelebihan dan kekurangannya. Di tulisannya, Alfin cerita banyak tentang kualitas konten di zenius, latihan-latihan soalnya, relevansi konten dengan materi sekolah, gaya mengajar para tutor, kualitas ZeniusBlog, serunya ZeniusClub, hingga benefit langsung dan ga langsung dari make Zenius. Di sisi lain, Alfinsa juga bisa memberi beberapa saran perbaikan pada Zenius yang disertai bukti gambar, mulai dari segi suara video hingga typo di PDF soal Zenius.

Atas review-nya yang komprehensif, Alfinsa berhak mendapatkan satu set DVD original BBC: Life, kaos ekslusif, plus tanda tangan dari tim Zenius.

 

Febiola Aurora

Instagram: @febiolaurora

Alasan kamu harus pakai Zenius.net sekarang juga!

Melalui tulisannya, Febi menceritakan perjalanannya bersama Zenius, mulai dari gimana dia bisa jatuh cinta pada penjelasan para tutor Zenius hingga menyadari kalo belajar bisa dibawa seru. Febi juga terinspirasi dari banyak artikel di ZeniusBlog. Ia berpandangan bahwa usia remaja seharusnya diisi dengan berbagai eksplorasi seru. Ia jadi semangat membaca banyak buku dari berbagai genre dan belajar beberapa bahasa, yaitu French, Korean, dan Japanese.

Dalam menceritakan perjalanannya, Febi juga menerangkan beberapa produk Zenius, cara menjadi premium member Zenius, cara pembayarannya, hingga perbandingan Zenius dengan platform belajar online lain. Di akhir cerita, Febi mendaftarkan poin-poin kelebihan dan kekurangan Zenius.

Terima kasih buat cerita panjang lebarnya. Febi berhak mendapatkan buku "Science But Not As We Know It" karya Ben Gilliland (premium hardcover + full color), kaos ekslusif, plus tanda tangan dari tim Zenius.

 

Ferdian Ifkarsyah

Twitter: @ifkarsyah

Karena Belajar (Bukan) Sekadar Nilai...

Ferdi pertama kali mengenal Zenius dari beberapa artikel ZeniusBlog yang dia rasa sangat sejalan dengan pendangannya tentang filosofi pendidikan. Beranjak dari blog, Ferdi pun mulai mengenal video-video pembelajaran di zenius.net. Karena penasaran, Ferdi pun membeli voucher zenius.net dari salah satu distributor resmi zenius. Di tulisannya ini, Ferdi detil banget menjabarkan kesannya terhadap video-video motivasi di Zenius Learning. Ga berhenti sampe di situ, Ferdi juga mengulas kualitas materi tiap pelajaran. Terakhir, sebagai user Xpedia 2.0, Ferdi menceritakan pengalamannya bergabung di Zenius Club dan gimana senengnya doi ketika bisa ketemu langsung dengan para tutor Zenius saat Gathering Zenius Club di Jakarta, Desember 2016 lalu.

Untuk pembedahannya yang rinci, Ferdi berhak mendapatkan satu set DVD original BBC: History of the World, kaos ekslusif, plus tanda tangan dari tim Zenius.

 

Audi Miranti

Twitter: @audimiranti

Kupas Tuntas Produk Zenius! #MyStory

Audi menceritakan banyak kesan mulai dari pertama kenal Zenius, menjadi premium member di zenius.net, hingga menjadi user Xpedia 2.0. Ketika memutuskan untuk menjadi premium member di zenius.net selama sebulan, Audi berbagi kesan dan pengalamannya dalam proses pembelian voucher zenius.net, proses pembayaran, penggunaan kuota untuk menonton video di zenius.net, kelengkapan soal, hingga kualitas tutor Zenius. Belum puas belajar dari zenius.net selama sebulan doang, Audi pun "naik level" dengan membeli paket Xpedia 2.0. Ia pun menceritakan kesannya membeli paket Xpedia 2.0 Zenius, kemasan, cara penggunaan, kualitas CD, kualitas dan kelengkapan video, hingga ekspektasinya untuk fasilitas ZeniusClub. Pada akhirnya, Audi menjelaskan perubahan yang ia alami sebelum dan sesudah belajar bersama Zenius.

Terima kasih ya buat review-nya. Audi berhak mendapatkan satu set DVD original BBC: Human Planet (complete series), kaos ekslusif, plus tanda tangan dari tim Zenius.

 

Danu Setia Nugraha

Twitter: @danusetian

zenius, yang pertama dan selamanya. 

Satu poin plus dari review yang dibuat Danu adalah doi niat banget membuat beberapa gambar untuk mengilustrasikan secara singkat poin yang ia bicarakan. Di sini, Danu banyak mengulas Zenius dari sisi harga, kualitas pengajaran, kelengkapan konten, hingga acara Zenius Facebok Live. Pengalamannya belajar pake konsep seperti yang sering digalakkan Zenius, bisa membantunya dapat nilai bagus di sekolah. Selain hal-hal positif, Danu juga memberikan saran perbaikan untuk Zenius tentang video pembahasan soal yang salah hitung, kelengkapan modul soal, dan typo di pdf soal. Dan yang ga kalah penting nih, doi juga memberikan beberapa saran untuk pengguna zenius yang baru biar proses belajarnya bisa makin oke dan lancar, mulai dari pemilihan produk, pilihan browser, dan urutan bab yang mesti ditonton dulu.

Untuk review-nya yang lengkap, Danu berhak mendapatkan satu set DVD original BBC: Orbit Earth's Extraordinary Journey, kaos ekslusif, plus tanda tangan dari tim Zenius.

****

Selain 5 pemenang di atas, lo juga bisa pantengin 10 #ReviewZenius di bawah ini yang gak kalah menarik.

  1. Putri berhasil lolos SBMPTN dengan belajar lewat zenius.net. Walaupun sudah kuliah, Putri masih mantengin Zenius, bahkan berpartisipasi kelas bahasa inggris via Whatsapp Call yang diadakan Zenius English.

  2. Mau tau kesan salah satu pengguna Zenius tentang tampilan web Zenius, penjelasan tutor, proses pembayaran, penggunaan kuota untuk nonton video zenius.net, kualitas customer service Zenius, packaging paket Xpedia 2.0, kelengkapan video di paket Xpedia 2.0, hingga konten media sosial Zenius Education? Simak cerita Prema di  sini. 

  3. Ga hanya mengulas fitur produk Zenius secara positif, Widi juga menyebutkan beberapa kekurangan dari belajar online lewat Zenius. 

  4. Menurut Rizal, Zenius adalah tools terbaik yang bisa membantunya dalam belajar. Walaupun begitu, Rizal tetap memberikan saran improvement untuk website zenius.net.

  5. Vio yang tadinya merasa terkekang dengan sistem pendidikan formal di Indonesia, menjadi tercerahkan sejak mengenal Zenius. Ceritanya dikemas dengan berbeda karena ia menggunakan Bahasa Inggris yang fasih di tulisannya. 

  6. Fauzan menceritakan kesannya terhadap video pembahasan soal di zenius.net, proses pembayaran voucher zenius.net, penggunaan konsep Deliberate Practice, hingga kelengkapan materi dan soal SBMPTN yang sangat membantunya mempersiapkan diri untuk bertarung di SBMPTN untuk kedua kalinya. 

  7. Bagi Maul, best moment di 2016 adalah belajar bersama zenius. Maul merasa Zenius telah membantunya membuat progress buat dirinya, mulai dari menemukan jati diri hingga eksplorasi dunia luar. 

  8. Nadia berbagi kesannya membeli produk Zenius lewat reseller, kelengkapan video di paket Xpedia 2.0, kualitas diskusi di Zenius Club, performa teknis website zenius.net, kualitas ZeniusBlog, kualitas media sosial Zenius, dan kualitas buku Zenius English.

  9. Apa jadinya nasib Muli kalo ga belajar pake Xpedia 2.0 Zenius? Simak ceritanya di sini.

  10. Selain menonjolkan kelebihan-kelebihan utama Zenius, Aries juga menyebutkan kekurangan dari layanan Zenius.

Tim Zenius berterima kasih banget atas partisipasi kalian semua di lomba blog #ReviewZenius ini. Kami banyak membaca kritik dan saran kalian. Ini menjadi pembelajaran yang berharga sekali buat kami untuk selalu meng-improve kualitas sebagai media belajar online. Selain itu, semoga tulisan-tulisan #ReviewZenius tersebut bisa jadi informasi yang baik buat teman-teman kita di luar sana yang masih cari tau tentang Zenius. 🙂

 

==========CATATAN EDITOR===========

Kalo ada yang pengen ngobrol sama Fanny, komen atau bertanya ke kelima pemenang di atas, atau mau share juga kesan kamu belajar menggunakan Zenius, tinggalin aja comment di bawah artikel ini ya.

Tertarik belajar dengan zenius.net? Kamu bisa pesan vouchernya di sini.

About 

Fanny adalah editor blog zenius. Fanny mengambil gelar Sarjana di Fakultas Ilmu Komputer, Jurusan Ilmu Komputer Universitas Indonesia.

Follow Fanny at @frofalina

  • Magicwithme

    min request comment section di setiap video dong...biar bisa bisa diskusi gituh

  • Febby Aurora

    Alhamdulillah makasi Zen?

  • Alfinsa EP

    Thank you so much Zenius!!!!! Mejeng juga di blog XD

  • Wira Sukma

    Minta transparansi penilaian blog dong min, kadang udah nulis banyak banget capek capek, semua uneg" udah di share ke blog, tapi gak dapet (minimal masuk ke list 10 yg gak masuk), tapi udah dibaca blog yg pemenang, bukan gue ngerendahin yg menang, terlihat lebih simple penilaiannya, gue rela siang malem nulis, jadi ngerasa eneg min capek nulis review ini itu, input udah 3x. ya gitu lah min. jadi ngerasa kesel sendiri. sekarang udah di delete post blog nya, jadi malu dibaca orang. sekali lagi makasih min gak dimasukin, jadi post gue dibaca buat gue sendiri, bukan buat penilaian zenius.

    • Fanny Rofalina

      Halo Wira.

      Terima kasih ya sudah berpartisipasi pada lomba blog kali ini.
      Seperti yang sudah tertulis di atas, pemenang lomba blog adalah yang bisa memberi review Zenius SENETRAL mungkin. Para pemenang adalah yang berhasil membedah kelebihan dan kekurangan Zenius secara komprehensif, akurat, dan kreatif.

      Maaf kalo kali ini lo kurang beruntung ya. Mungkin bisa dicoba di lain kesempatan 🙂