Mana yang benar: Bumi bulat atau Bumi datar?

Mana yang benar: Bumi bulat atau Bumi datar?

Halo! Artikel blog Zenius kali ini akan membahas tentang bentuk bumi. Sebenernya materi bentuk bumi merupakan materi IPA kelas 3 SD dan sudah diketahui oleh manusia sejak 2300 tahun yang lalu. Tapi berhubung akhir-akhir ini banyak yang mendebatkan, jadi ga ada salahnya kita flashback jauh ke belakang sekaligus mengenang masa kecil kita masing-masing :p

Akhir-akhir ini di berbagai media sosial rame banget dibahas tentang bumi yang berbentuk datar (flat earth). Ga cuma di Indonesia, di Amerika pun pandangan bumi datar pun sempet rame dan cukup banyak dipercaya oleh beberapa kalangan. Guru-guru yang diharapkan bisa men-counter hal ini ga jarang ikut-ikutan terbawa arus. Berikut ini curhatan salah satu siswa di email zenius:

Zenn, plis banget kali ini saya minta bikin artikel tentang mana yang benar antara bumi datar atau bumi bulat (gak bulat bgt sih). Sekolah saya udah gaduh. Guru-guru saya udah mulai percaya teori bumi datar. Angkatan kakak kelas saya juga udah mulai gabener. Masa promosi ekskul malah nyinggung-nyinggung kalo bumi itu datar. Masalahnya bawa-bawa ayat-ayat kitab agama tertentu. Saya cuma takut kita anak-anak Indonesia pemikirannya malah mundur. Karena udah terjadi di lingkungan sekolah saya. pliss banget zenn biar semua cerah terang benderang. Gaada lagi propaganda benci negara-negara tertentu karena membeberkan teori bohong. plissss zen saya mohon dengan sangat. Kalau bisa narasumbernya dicantumkan (yang terpercaya). mohon ya zennn
Wew sampe segitunya ya? Selain email tersebut, Zenius juga menerima banyak banget request dari para user maupun followers untuk ikut membahas masalah ini. Sebenernya udah banyak artikel di internet yang udah membahas sih, tapi ga ada salahnya juga zen ikut-ikutan bahas.
bumi datar

Sejarah singkat ilmu pengetahuan tentang bumi dan alam semesta

Untuk mengetahui sejarah perjalanan pengetahuan manusia tentang alam semesta, kita perlu kembali ke ribuan tahun yang lalu, saat awal peradaban manusia di Bumi. Salah satu hal yang membedakan manusia, Homo Sapiens, dibandingkan spesies lain adalah kemampuan untuk berimajinasi. Misal kayak gini, kalo spesies-spesies lain ketemu singa, katakanlah rusa atau kuda, mereka kira-kira bakal berpikir begini "hati-hati, singa!". Tetapi manusia, berkat imajinasinya, bisa berpikir gini, "hati-hati, singa itu dewa penjaga hutan ini!". Imajinasi tersebut telah membantu manusia buat survive dan menjadi spesies paling berkuasa di muka bumi ini. Kok bisa? berkat imajinasi, manusia juga bisa membentuk sebuah kelompok, organisasi atau hukum dan peraturan yang ga mungkin bisa dilakukan oleh spesies lain. Di sisi lain, imajinasi tersebut juga menciptakan mitos dan kepercayaan terhadap benda atau fenomena yang ada di dunia ini.

Kalo lo mau cerita lebih lanjut tentang kemampuan imajinasi manusia ini, lo bisa pantengin cerita Glenn tentang Asal-usul Konsep Uang.

Jadi jangan bayangkan apa yang lo pikirkan sekarang tentang matahari, bulan, bintang atau berbagai hal yang terjadi di dunia ini sama dengan apa yang orang-orang jaman dulu pikirkan.

Screen Shot 2016-08-14 at 9.23.58 PMDi peradaban Mesir kuno, misalnya langit digambarkan sebagai wanita raksasa, berupa dewi Nut. Nut merentangkan kaki dan tangan ke 4 penjuru dunia sehingga menutupi bumi. Setiap pagi Nut melahirkan matahari dan malam harinya dia memakan kembali matahari. Siklus tersebut berulang setiap hari. Sementara itu, Geb, dewa bumi, berbaring di bawah langit (Nut). Geb digambarkan sebagai seorang laki-laki yang berbaring dibawah lengkungan langit Nut. Orang Mesir memiliki kepercayaan kalau gempa bumi itu disebabkan oleh Geb yang sedang tertawa. Sedangkan air laut di dunia ini merupakan air mata Nut ketika dipisahkan oleh Geb.

Terdengar liar banget imajinasinya? Kembali, jangan samakan pengetahuan manusia modern dengan manusia jaman dulu.

Screen Shot 2016-08-14 at 9.43.32 PMBerbeda dengan peradaban Mesir kuno yang menggambarkan alam semesta sebagai personifikasi dewa-dewi, di peradaban Babilonia, alam semesta dibagi menjadi struktur tiga lapis dengan bumi datar yang mengambang di atas air dan berada di bawah langit. Nah di peradaban Babilonia ini lah ilmu tentang perbintangan mulai maju, tapi meskipun begitu mereka masih menganggap benda-benda langit mempunyai kekuatas magis. Orang-orang membayangkan bentuk tertentu yang dihasilkan dari susunan bintang, dan menghubungkannya dengan aspek tertentu dari alam atau mitologi mereka. Orang-orang Babilonia percaya bahwa susunan bintang tersebut menentukan nasib manusia. Hal ini lah yang sekarang kita sebut dengan zodiak atau ramalan bintang. Sedangkan Matahari, Bulan dan planet-planet (saat itu yang ditemukan Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, Saturnus) masing-masing diberi 1 hari sebagai persembahan. Jadilah satu minggu itu isinya 7 hari. Beberapa nama hari masih kita kenali sampai sekarang yaitu Sunday (matahari), Monday (bulan), Saturday (Saturnus).

Nah, di sini lo bisa lihat bagaimana orang jaman dulu mengambil kesimpulan, yaitu bukan hanya dari fakta yang mereka lihat, tapi banyak juga disertai oleh imajinasi-imajinasi. Imajinasi tersebutlah yang akhirnya melahirkan mitologi-mitologi yang ada di berbagai peradaban. Meskipun begitu, imajinasi ini sebenernya nggak selalu salah. Kadang, bisa juga benar. Tapi, imajinasi tersebut harus bisa divalidasi (diuji kebenarannya). Bagaimana cara memvalidasinya?

Dari Mitologi ke Rasionalitas

Pada awal peradaban Yunani Kuno, banyak juga sebenarnya pemikir-pemikir yang sudah mulai rasional, tapi masih berkesimpulan bahwa bumi itu datar. Misalnya, Thales berpendapat bahwa bumi berbentuk datar dan mengambang di air. Bumi ibarat kayu yang mengambang di tengah lautan. Anaximander meyakini bahwa bumi berbentuk silinder pendek dengan permukaan datar dan mengambang di udara. Anaximenes percaya bahwa benda-benda langit berbentuk datar, dan kemungkinan besar dia juga berpikir bumi berbentuk datar. Tetapi, yang membedakan argumen para pemikir di Yunani Kuno dengan sebelum-sebelumnya adalah, mereka sudah mulai berargumen berdasarkan pengamatan yang mereka lakukan, meskipun belum sempurna. Dengan kultur semacam itu, lahirlah tokoh seperti Aristoteles.

Apakah Aristoteles yang pertama kali mengemukakan pendapat bahwa bumi itu bulat masih jadi perdebatan di kalangan sejarawan. Namun pada 340 tahun sebelum masehi, beliau dipercaya menjadi orang pertama yang menulis pendapat tersebut dalam bukunya On the Heavens. Beberapa argumen yang Aristoteles kemukakan:

  1. Dia menyadari bahwa gerhana bulan disebabkan oleh Bumi yang berada diantara Bulan dan Matahari. Bayangan Bumi pada permukaan Bulan selalu bundar. Hal ini hanya mungkin bila Bumi bulat. Apabila Bumi datar, maka bayangannya lonjong dan hanya bulat apabila Bulan berada di atas ubun-ubun.moon_earth_shadow
  2. latitude-armsDari perjalanan yang pernah dilakukan dilakukan, orang-orang Yunani mengetahui bahwa Bintang Utara tampak lebih rendah di langit bila pengamat berada lebih ke selatan (karena terletak di atas kutub Utara). Bintang Utara berada tepat di atas ubun-ubun seorang pengamat di Kutub Utara, dan di atas horizon bila ia di khatulistiwa). Hal ini hanya mungkin bila Bumi bulat.
  3. Kapal yang muncul dan tenggelam di horizon (batas terjauh yang bisa teramati). Apabila ada kapal yang berlayar menjauhi kita, maka badan kapal tersebut akan tenggelam terlebih dahulu di horizon. Begitu pula sebaliknya, bagian atas kapal akan terlihat terlebih dahulu di horizon apabila mendekati kita.

Dari bukti-bukti tersebut, Aristoteles menyimpulkan bahwa bentuk bumi adalah bulat. Gagasan Aristoteles tersebut disepakati oleh filsuf-filsuf setelahnya seperti Euclid, Aristarchus, dan Archimedes. Selain itu, Aristoteles juga menduga Bumi tetap di tempat dan benda-benda langit yang mengelilingi Bumi, namun dia ga memiliki landasan atas argumen tersebut. Sejak saat itu, bentuk bumi udah jarang menjadi perdebatan lagi di kalangan filsuf Yunani Kuno.

 

Geosentris vs Heliosentris

Diskusi tentang bentuk bumi di kalangan para filsuf bisa dibilang udah 'selesai' setelah Aristoteles mengajukan pendapatnya di atas. Setelah itu, pertanyaan mulai beralih yaitu tentang pusat alam semesta. Apakah bumi yang menjadi pusat (geosentris)? Dalam arti, bumi adalah pusat semua benda di luar angkasa, dan matahari, bulan, bintang bergerak mengelilingi bumi.

Ketika Bumi dijadikan acuan pengamatan, maka lo akan melihat pergerakan planet yang meliuk-liuk (retrograde). Sebagai gambarannya berikut ini pergerakan Matahari, Mars, dan Jupiter apabila diamati dari Bumi.

Fig22PtolmeyModelStatic
Pergerakan Matahari, Mars dan Jupiter terlihat dari Bumi
Pergerakan Mars tampak di langit
Pergerakan Mars tampak di langit

 

Screen Shot 2016-08-22 at 7.44.00 AMClaudius Ptolemeus dari Alexandria mencoba menjelaskan fenomena tersebut sekaligus melengkapi model Aristoteles. Dalam bukunya Almagest, Ptolemeus mengajukan model Bumi sebagai pusat tata surya seperti model Aristoteles, namun dengan versi yang lebih kompleks, dengan memperhitungkan posisi dari matahari, bulan dan planet-planet dari Bumi. Untuk menjelaskan pergerakan planet yang meliuk-liuk (retrograde) tersebut, Ptolemeus menambahkan sub-orbit melingkar di dalam sebuah orbit (epycicle). Dengan model ini, Ptolemeus bisa meramalkan posisi benda-benda di langit tersebut, tetapi tetap saja, model tersebut masih terlalu rumit dan ga sepenuhnya akurat. Berikut ini gambaran gerakan Mars menggunakan model Ptolemeus. (titik P berarti planet dan titik kuning berarti matahari)

ezgif-2762044476Emangnya kenapa sih ketika Bumi dijadikan acuan pengamat, jadinya pergerakan planet meliuk-liuk (retrograde)? Orbit meliuk-liuk(retrograde) tersebut bisa dijelaskan dengan sederhana apabila bumi dan planet mengelilingi pusat yang sama (matahari). Karena jarak Bumi dan planet ke matahari berbeda, maka ketika Bumi udah berevolusi 1 kali, planet yang diamati belum tuntas berevolusi, apabila jaraknya lebih jauh dari Bumi. Supaya lebih jelas, lo bisa lihat GIF disamping.

Nah model matahari sebagai pusat tata surya (heliosentris) inilah yang coba diajukan Nicolaus Copernicus dari Polandia pada abad keenam belas masehi. Copernicus berusaha mendobrak pengetahuan (bahwa matahari, bintang, bulan mengelilingi bumi) yang udah bertahan selama kurang lebih 1800 tahun! Gile ga tuh? Walaupun begitu, Copernicus ga berani terang-terangan bilang tentang model yang dia ajukan karena dia sendiri adalah seorang pendeta, sedangkan Gereja saat itu menganut model Ptolomeus-Aristoteles (Bumi sebagai pusat benda-benda langit).

Copernicus awalnya menyebarkan gagasannya sekitar tahun 1514 dalam sebuah naskah 40 halaman berjudul Commentariolus secara anonim ke temen-temen deketnya aja. Model Copernicus langsung membuktikan diri jauh lebih akurat daripada model Ptolomeus dan segera menyebar di kalangan intelektual Eropa. Di tahun 1543, beberapa saat sebelum dia meninggal, Copernicus pun berhasil menyelesaikan naskahnya secara lengkap dengan judul On the Revolutions of the Heavenly Spheres.

Buat perbandingan, sekarang coba lo perhatikan 2 model berikut:

Perbandingan model jika matahari diasumsikan sebagai pusat Tata Surya (Heliocentrism) dengan asumsi jika Bumi sebagai pusat Tata Surya (Geocentrism)

Di Italia, model Copernicus mendapat dukungan dari Galileo Galilei yang saat itu lagi sibuk mengembangkan teleskop. Dia mengamati benda-benda langit termasuk planet Jupiter yang dikelilingi oleh beberapa satelit, dia pun kepikiran, "Hmm Jupiter aja dikelilingi oleh satelit, jadi ga semua benda langit harus mengelilingi bumi donk? mungkin Bumi ini aslinya sama dengan Jupiter, dikelilingi satelit juga dan mengorbit pada pusat yang sama."

Pengembangan teleskop dan serentetan penemuan ini membuat reputasi Galileo semakin dikenal di kalangan ilmuwan pada masa itu. Namun demikian, dukungannya terhadap teori Copernicus (bahwa Bumi bukan pusat Tata Surya) menyebabkan dia berhadapan dengan kalangan gereja yang menentangnya. Dia pun dituduh 'heretic' atau murtad.

Biasanya, hukuman bagi mereka yang dituduh murtad pada masa itu bisa sadis banget. Tapi untungnya karena faktor usia dan banyak berjasa, Galileo akhirnya "cuma" dijatuhi hukuman tahanan rumah dan pengucilan sampai dengan akhir hidupnya, cukup enteng apabila dibandingkan dengan isu yang beredar kalo dia dihukum mati. Hukuman lain terhadapnya cuma suatu permintaan agar dia secara terbuka mencabut kembali pendapatnya bahwa bumi berputar mengelilingi matahari.

Di saat hampir bersamaan, Gagasan Copernicus tersebut diteliti dan dikembangkan oleh matematikawan Jerman, Johannes Kepler. Berdasarkan data yang Kepler dapatkan, dia menemukan bahwa pergerakan planet-planet tidak melingkar sempurna mengelilingi matahari, seperti yang Copernicus pikir, tetapi berbentuk elips dengan matahari berada di salah satu fokusnya. Namun Kepler ga ngeh apa yang menyebabkan planet-planet tersebut tetap dalam orbitnya. Kepler menduga hal itu karena gaya magnetik, sebelum akhirnya Isaac Newton menjelaskan kalo hal itu disebabkan oleh gravitasi.

Itulah kurang lebih, cerita singkat dari perjalanan peradaban manusia dalam memahami bentuk dan posisi Planet Bumi ini. Dari Aristoteles 2300 tahun yang lalu, Ptolemeus, Coppernicus, Galileo, Kepler, hingga Newton... dan jika mau ditelusuri terus akan berlanjut pada ilmuwan modern seperti Einstein, Sagan, Hawking, dll. Selama ribuan tahun, setiap gagasan tentang bentuk Planet Bumi dan posisinya telah dikembangkan dan diuji berkali-kali baik dari pengamatan (empiris) maupun pendekatan matematika.

Bukti-bukti lain round earth

Selain beberapa bukti / penalaran yang digunakan oleh filsuf dan ilmuwan di atas, berikut ini beberapa bukti lain yang menunjukan kalo bumi bulat.

1. Adanya zona waktu

Buat yang suka Liga Champions, lo mesti bangun dini hari pukul 2:30 WIB buat bisa nonton pertandingan di Madrid, Milan, London atau bagian Eropa lain yang tanding jam 20:00 waktu Eropa. Kok bisa di Eropa masih jam 8 malem, tapi di Indonesia udah jam setengah tiga pagi? Rasanya ga perlu gue jelasin kenapa hal tersebut bisa terjadi, lo semua pasti tau karena perbedaan zona waktu.

Zona waktu terjadi sebagai akibat dari cahaya matahari yang menyinari bagian bumi. Karena bumi bentuknya bulat, maka matahari ga bisa nih nyinarin semua permukaan bumi secara bersamaan, mesti gantian. Akibatnya tiap daerah punya waktu yang berbeda-beda di saat yang bersamaan. Hal ini cuma bisa dijelaskan apabila bumi berbentuk bulat.

timezones12

Kalo bumi datar, kita masih bisa melihat matahari meskipun jaraknya jauh.

flatearth

2. Pengamatan dari luar angkasa

No pic, hoax! Kalo lo orangnya ga percaya sebelum lihat fotonya, saat ini (sebenernya udah sejak lama) ada beberapa foto yang diambil dari luar angkasa.

moon_and_earth_lroearthrise_frame_0
Bumi, planet biru, terlihat dari Bulan (sumber: NASA)

 

IDL TIFF file
Foto bumi dan bulan apabila dilihat dari Mars. Akhirnya gue bisa foto bareng gebetan dalam satu frame :')
iss045e079412
Foto yang diambil 25 Oktober 2015 dengan Nikon D4 (50mm lens) oleh ISS Crew Earth Observations Facility and the Earth Science and Remote Sensing Unit, Johnson Space Center.

Jika lo pengen melihat citra bumi dari International Space Station (ISS), termasuk apa yang dibicarain krunya, lo bisa live streaming di sini! Jika tampilan live straming kosong / layar biru, kemungkinan terjadi gangguan sinyal, coba lo cek dirrect linknya di sini >> http://www.ustream.tv/channel/live-iss-stream

ISS berada pada ketinggian sekitar 400 km dari permukaan bumi. Dari ketinggian tersebut, ISS ga bisa merekam gambar bumi secara utuh, tapi lo bisa lihat dengan jelas lengkungannya. Kalo lo kesulitan buka streaming-nya, lo bisa pantengin aja Instagram @iss yang suka posting foto dan video bumi, mulai dari foto negara tertentu sampai video aurora dari atas sana. Jadi iri deh sama astronot. Hehe..

Selain itu lo bisa juga zoom out sampe tampilan bumi utuh atau zoom in sampai jalan depan rumah lo menggunakan aplikasi google map berikut

 

3. Kisah penjelajahan manusia

Udah banyak kisah penjelajahan manusia mengelilingi bumi. Kisah yang disebut-sebut paling berpengaruh terhadap sejarah dunia adalah penjelajahan Christoper Colombus. Penjelajahan ini dipicu oleh jatuhnya kota Konstantinopel oleh Kesultanan Ottoman, jalur perdagangan dari Eropa - Asia ditutup. Padahal sebelumnya Konstantinopel merupakan salah satu kota yang paling berpengaruh dan menjadi pusat perdagangan. Karena kesulitan menempuh perjalanan darat maka perjalanan laut menjadi pilihan para penjelajah Eropa termasuk Columbus.

Columbus mencoba untuk menemukan rute laut paling singkat dari Eropa ke Asia. Colombus sendiri sudah tau bahwa Bumi ini bentuknya bulat, tapi dalam bayangannya waktu itu, bulatnya relatif kecil, ga segede yang kita ketahui sekarang (keliling katulistiwa 40,075 km). Oleh karena itu, dia memutuskan ke Asia melalui Samudera Atlantik karena dia pikir rute ini bakal lebih dekat. Nah Ratu Isabella yg membiayai perjalanan Colombus waktu itu, ngeyel, dan nyaranin Colombus ke arah timur. Seperti yang udah lo baca dalam berbagai informasi sejarah, Colombus akhirnya malah pergi ke barat dan nyampe di benua Amerika. Karena mengira tiba di Hindia (Asia), mereka menyebut penduduk Amerika tersebut dengan sebutan "Indian".

Sedangkan orang pertama yang memimpin ekspedisi yang bertujuan mengelilingi bumi adalah Ferdinand Magellan. Penjelajahan ini disebut-sebut sama pentingnya dengan misi pendaratan NASA di bulan. Saat itu Magellan dan kru-nya yang totalnya 243 orang bertekad mengelilingi dunia dari Spanyol ke Barat terus sampai akhirnya tiba ke Spanyol lagi. Dia mulai berlayar ke arah Amerika (menyeberangi Samudera Atlantik), lalu menyeberangi Samudera Pasifik sampai akhirnya sampai di Filipina. Dengan perbekalan yang terbatas, banyak awak kapal yang meninggal karena lapar, sakit, ataupun perang dengan penduduk lokal. Magellan sendiri tewas di Filipina dan awak kapal yang berhasil hidup sampai kembali ke Spanyol cuma tersisa 18 orang. Untuk menghargai jasanya, nama Magellan diabadikan dalam nama 2 galaksi tetangga Milkyway, Awan Magellan Besar (Large Magellanic Cloud) dan Awan Magellan Kecil (Small Magellanic Cloud).

Magellan_Elcano_Circumnavigation-en
Rute perjalanan ekspedisi tim Magellan mengelilingi Bumi dengan berlayar ke Barat dari Spanyol hingga tiba kembali di Spanyol.

Penjelajahan lain yang familiar dengan sejarah Indonesia adalah penjelajahan antara Spanyol dan Portugis. Pada abad ke 15, bangsa Eropa lagi gencar-gencarnya mencari daerah jajahan baru. Keunggulan dalam teknologi navigasi dan perkapalan yang dimiliki Portugis dan Spanyol menimbulkan persaingan dan perselisihan di antara keduanya dalam memperebutkan wilayah penjelajahan dan perdagangan. Akhirnya pemerintah Spanyol dan Portugis, dimoderasi oleh Paus, sepakat untuk melakukan Perjanjian Tordesillas. Isi dari perjanjian tersebut adalah pembagian arah pelayaran antara Spanyol dan Portugis yang dibatasi oleh garis yang sekarang kira-kira garis 46 derajat bujur barat. Dalam perjanjian tersebut, Spanyol memiliki hak perdagangan dan pelayaran ke arah barat, sementara Portugis ke arah timur. Pokoknya mereka harus berlayar saling menjauh supaya ga bersaing satu sama lain.

treaty map

Kemudian berlayarlah kapal-kapal Spanyol ke Barat, lalu kapal-kapal Portugis ke arah Timur. Tanpa disangka, mereka akhirnya ketemu di Kepulauan Maluku! Nah mereka bingung "Loh? lo kok disini?", lawong yang satu ke timur terus dan yang satu ke barat terus kok akhirnya ketemu? Jangan-jangan ada salah satu pihak yang melanggar perjanjian nih! Mereka bersitegang lagi akibat saling menyalahkan dan menuduh melanggar perjanjian Tordesillas yang sebelumnya telah disepakati oleh kedua belah pihak. Nah mereka pun hampir gontok-gontokan lagi dan lagi-lagi Paus menengahi dan membuat kesepakatan baru yang disebut dengan Perjanjian Saragosa.

Ada yang tau ga kenapa kira-kira Eropa saat itu masih banyak yang percaya dengan bumi datar? Padahal Aristoteles pada abad ketiga sebelum masehi udah menjelaskan bahwa Bumi berbentuk bulat. 

Dari mana modern flat earth society berasal?

Modern flat earth society ini di mulai dari abad 19 pencetusnya adalah Samuel Birley Rowbotham. Salah satu percobaan yang di lakukan oleh Rowbotham adalah Bedford Level Experiment di tahun 1838, Bedford adalah nama sebuah sungai di Norfolk Inggris. Percobaan ini bertujuan untuk membuktikan apakah bumi bener-bener bulat seperti bola dan untuk menentukan dimana batas jarak lengkungan bumi (curvature). Di sungai Bedford terdapat saluran air yang panjang panjang banget dan lurus, tiap 6 mil (9.7 km) terdapat jembatan. Jika Bumi bulat, maka perahu di salah satu jembatan ga akan terlihat di jembatan satunya. Berdasarkan para ahli yang mengatakan bahwa total keliling bumi adalah 25.000 mil, seharusnya dalam jarak 6 mil (9.7 km) sudah ada lengkungan (curvature).

Flat_earthRobowtham mencoba melihat kapal setinggi 5 kaki menggunakan teleskop yang setinggi 8 inch yang ditaruh di atas air sungai Bedford. Setelah kapal tersebut melewati jarak lebih dari 6 mil (9.7 km), ternyata kapal tersebut masih bisa terlihat dengan jelas melalui teleskopnya. Harusnya kalau emang benar bumi itu berbentuk bulat ga mungkin donk kapal tersebut yang sudah melewati jarak 6 mil masih bisa terlihat walaupun pakai teleskop karena sudah berada di balik lengkungan bumi. Robowtham pun menerbitkan buku yang berjudul Zetetic Astronomy: Earth Not a Globe  yang menyatakan Bumi merupakan piringan datar yang berpusat di Kutub Utara dan dibatasi sepanjang tepi selatannya oleh dinding es, Antartika, dengan Matahari dan bulan berada 3.000 mil (4.800 km) di atas permukaan Bumi. Dia juga menerbitkan selebaran berjudul "The inconsistency of Modern Astronomy and its Opposition to the Scriptures!!", yang berpendapat bahwa "Bible, alongside our senses, supported the idea that the earth was flat and immovable and this essential truth should not be set aside for a system based solely on human conjecture".

Tahun 1870, salah seorang pendukung fanatik Flat Earth, John Hampden, mengadakan taruhan buat siapa aja yang bisa membuktikan bumi bulat dan mematahkan hasil Bedford Experiment, dengan iming-iming hadiah $500. Kalo dihitung pake inflation calculator, maka uang $500 di tahun 1870 setara dengan uang $9457 di tahun 2015. Uang $9457 kalo dirupiahkan dengan asumsi kurs dollar Rp13.000 jadinya senilai Rp122.941.000. Banyak juga ya?

Alfred Russel Wallace yang merupakan penulis buku "The Malay Archipellago" dan kita kenal sebagai ilmuwan Biologi & eksplorer yang revolusioner sebagai salah satu penggagas teori evolusi (bersama Charles Darwin) pun tertarik dengan taruhan tersebut. Jika lo inget pelajaran IPS SD tentang garis Wallace dan garis Webber, yang dimaksud Wallace adalah Alfred Russel Wallace ini. Saat itu profesi scientist masih sangat langka, ga seperti sekarang. Hasil royalti buku Wallace dan penjualan beberapa koleksi burung tropis dan kupu-kupu yang dia kumpulkan selama petualangannya ga memberikan pemasukan yang memadai. Berbeda dengan Darwin yang berasal dari keluarga yang berada, Wallace berasal dari keluarga yang biasa-biasa aja. Oleh karena itu Wallace memutuskan buat ikutan taruhan itu karena pikirnya bisa dapet duit secara gampang sekaligus berharap “may stop these foolish people”.

omFtqKekeliruan dari percobaan Rowbotham tidak menghitung pembiasan cahaya oleh uap air laut yang pasti terjadi ketika temperatur sangat tinggi. Mengingat percobaan ini dilakukan saat musim panas, maka penguapan air laut pasti terjadi, dan akibatnya adalah pembiasan cahaya (pembelokan cahaya) oleh uap air laut. (By the way, lo bisa tonton video tentang pembiasan optik di zenius.net)

Karena Wallace adalah ilmuwan beneran yang tau tentang hal tersebut, dia memastikan untuk menghindari efek pembiasan cahaya oleh uap air laut. Maka dia melakukan percobaan yang sama tetapi pada ketinggian titik pengamatan 4 meter. Hasil dari percobaan ini membuktikan bahwa bagian bawah kapal menghilang, hasil yang berlawanan dengan yang diperoleh pada awal eksperimen Rowbotham. Hasil ini diakui oleh juri yang membuat Wallace memenangkan taruhan ini. Di kemudian hari eksperimen yang sama telah dilakukan oleh orang lain dan memberikan hasil sesuai dengan eksperimen Wallace. Sejak percobaan Rowbotham diekspose kekeliruannya itu, hampir tidak ada lagi perdebatan tentang bentuk planet bumi.

Perdebatan masalah flat earth

Konsekuensi dari “teori” flat earth ini menafikan hampir semua ilmu pengetahuan yang selama ini berlaku, seperti gravitasi, matahari mengelilingi bumi, terjadinya gerhana, dan berbagai hal lain. Gimana caranya mengambil kesimpulan dari masalah ini? Dalam artikel zenius sebelumnya, Fanny udah pernah membahas tentang cara mengambil kesimpulan yang rasional, yang mana apabila terdapat permasalahan, maka kita mesti mengujinya dengan eksperimen atau data.

Kembali ke Alfred Russel Wallace, meskipun dia memenangkan taruhan, tapi hal tersebut sangat disesalinya dan bahkan dia bilang "most regrettable incident in my life". Kok bisa? Selama puluhan tahun, dia dan keluarganya terus-terusan mendapat ancaman pembunuhan, permasalahan hukum dan berbagai teror dari John Hapmden yang fanatik dan tidak bisa menerima kekalahan. Berikut yang Wallace katakan:

"The next matter was a much more serious one, and cost me fifteen years of continued worry, litigation, and persecution, with the final loss of several hundred pounds. And it was all brought upon me by my own ignorance and my own fault—ignorance of the fact so well shown by the late Professor de Morgan—that "paradoxers," as he termed them, can never be convinced, and my fault in wishing to get money by any kind of wager. It constitutes, therefore, the most regrettable incident in my life."

John Hampden sendiri tetep bersikukuh bahwa bumi berbentuk datar dan mengabaikan putusan juri yang memenangkan Wallace. Dia, hingga akhir hayatnya, terus-terusan menerror Wallace. Seperti halnya Hampden, pendukung flat earth lainnya juga mengabaikan sejarah dan fakta-fakta yang telah diajukan.

Hingga saat ini, tentu masih banyak banget orang yang masih percaya dengan bumi datar. Sampai di sini sih gue pribadi menyerahkan pada keyakinan masing-masing, itu hak mereka. Apakah kita mau terus maju bersama ilmu pengetahuan yang telah diuji berkali-kali oleh para ilmuwan dengan bermacam-macam pendekatan, atau mau mundur kembali 2300 tahun? Satu pelajaran berharga yang bisa dipetik dari Wallace, jangan menghabiskan waktu berdebat dengan fanatik.

 

Referensi:
  • Buku: Flat Earth the History of an Infamous Idea, Christine Garwood
  • https://people.sc.fsu.edu/~dduke/models
  • http://www.cloudynights.com/topic/306344-animated-gifs-for-ptolemaic-and-copernican-models/
  • http://www.popsci.com/10-ways-you-can-prove-earth-is-round

==========CATATAN EDITOR===========

Kalo ada di antara kamu yang mau ngobrol atau diskusi sama Ari atau tutor-tutor zenius lainnya tentang fenomena flat earth yang baru-baru ini lagi heboh, silakan langsung aja tinggalin komentar di bawah artikel ini.

Tertarik belajar dengan zenius.net? Kamu bisa pesan vouchernya di sini.

About 

Ari Candra bertanggung jawab sebagai administrator untuk semua account social media Zenius Education seperti twitter, facebook, instagram. Saat ini Ari juga aktif mengurus berbagai portal web info pendidikan Indonesia, termasuk akun twitter info_SNMPTN. Ari merupakan lulusan spesialisasi D-III Akuntansi Pemerintahan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.
 

Follow Twiiter Ari di @aricandra

  • Alfinsa EP

    Nice article, Ri.
    Menurut gue pribadi, kebanyakan orang Indonesia di luar sana mikir bumi itu datar karena gak terbuka dengan ilmu pengetahuan ditambah gampang kemakan konspirasi. NASA ke bulan, dibilang konspirasi Mamarika. Citra bumi dan bulan dari ISS dibilang hoax. Bentuk bumi bulet, dibilang konspirasi Wahyudi. Bahkan dengan bukti-bukti yang dipaparin di atas mungkin gak akan ngebuka pikiran mereka. 😉 😉

    No offense.

    • Hehe... mungkin itu sebabnya si afgan (ari) bilang di akhir artikel kalau nggak perlu menghabiskan waktu untuk berdebat dengan fanatik.

      • Alfinsa EP

        Begitulah, Nu. Mending ngehindarin debat kusir kayak gitu. Percuma juga, bisa stres tiba-tiba hahaha.

        • Ghost

          Coba baca n pahami dulu pertanyaan n jwban di bumidatar(dot)top. Ntr anda malah menyesal kl trnyata sudah dibohongi ratusan tahun

      • Zelda

        Gimana kalo kita gk mau berdebat sama fanatik, tp kesel tiap hari denger bigot ngomong kak ?. Keluarga ku bigot e. Sampe nentang KB. Katany kb tu progam buat musnahin umat islam. Strees gk punya keluarga kek gitu? Gmana cara buat gk strees? Sama bisa nyuekin omongan kek gitu? ?? #maafcurhat ?

      • ramdhani

        Bukannya ada sekitar 13.000 satelit ya di luar angkasa, bang? But, kalo nonton live streaming ISS milik nasa gak ada satu pun yang nongol? Padahal yg 13.000 satelit itu rata-rata berada di 400 km dari permukaan bumi?

        • Ghost

          Pnjelasan di atas sepertinya ngak fair dan subjektif. Coba cek bumidatar(dot)top. Dijlaskan semua logika knp bumi ini datar. Intinya cm 1, open mind doang kok

        • Barusan gue googling "how many satellites orbit earth?" dan langsung muncul jawaban "The Goddard Space Flight Center's lists 2,271 satellites currently in orbit". Mungkin lebih dari itu, tapi nggak sampe 13.000 kayaknya.

          Kalau lo bingung kenapa ini nggak kelihatan, bayangin gini deh. Satelit itu paling sekitar 7 m panjangnya. Bandingin besar satelit tersebut dengan jarak pandang di luar angkasa yang kira-kira sama dengan diameter bumi, yaitu sekitar 12.000.000 m. Sekitar 1 juta kalinya lebih.

          Sekarang kalau di jarak pandang normal kita yang sekitar 100 m misalnya, bisa nggak lu melihat benda yang panjangnya 0,0001 m? Nyamuk yang besarnya 1 cm (0,01 m) aja susah ngelihatnya.

          Nih, contoh foto nyamuk di hutan:

          • Ghost

            Foto ngk pnting bro, bs rekayasa. Logika yg pnting krn kita dkash otak utk berpikir. Kl bumi bola, berorrasi, dgn diameter bumi, artinya kcptan putaran 1800 km/jam. Lu bs bygkan kcptan itu? F1 aja cm 300an udh kyk apa? Trs gmn dgn satelit yg jarak putar lbh jauh? Kl pk matematik, satelit itu kcptannya skitar 27.000 km/jam. Gmn cr kontrol kcptan sgitu? Meleset 0.0001 detik aja, satelit yg mstinya d atas indo, bs berada di atas jerman. Mknya jgn telan mentah2, tp gunakan logika anda

          • ramdhani

            Emang satelit bahan bakarnya dari apa ya bisa ngabret segitu cepat. Terus terbuat dari apa aerodinamis aja enggak kan itu bentuknya haha

          • Ghost

            Bro ramdhani, sebenernya kita kasihan melihat org2 yg dikasih panca indera, tp melihat menggunakan mata org lain, di kasih otak, tapi ngk mau mikir n percaya aja apa yg dikatakan org lain. Udah gitu, dibela2in lg, padahal mrk ngak ngerti apa yg mrk katakan. Mau berargumen tentang satelit, tp kecepatan putar bumi saja ngk paham. Kalo bumi bola, kcpatan = jarak/waktu. Kalo 100 km/jam, artinya 100 km dlm 1 jam. Kl kcptan rotasi bumi = lingkar bumi/24 jam, sekitar 1800 km/jam. Lah kecepatan satelit? Pikir aja sndri, msk akal apa ngk

          • ramdhani

            Kecepatan ISS 28,000 km/jam sama dengan 22,8x kecepatan suara. Itu panel-panel kan rapuh, tahan 23x kecepatan suara?
            Buat apa pesawat 3x kecepatan suara didesain kokoh dan aerodinamis ya bro

          • ian christian

            baaaah...masi unjuk kebodoan lg rupanya... busyet

          • Azmi Ainul Qolbi

            Diluar angkasa itu hampa udara sehingga tidak ada yang menahannya. Lagian di angkasa tidak ada atmosfer. Beda dengan di bumi yang memiliki udara dan atmosfer. Lain kali lebih pahami dong fisika.

          • Afl

            wah, anda harus banyak belajar dari buku aslinya lagi bro,
            Cobalah beli buku yang lengkap jangan mengambil dari blogspot, beli buku pustaka life, maupun buku yang berbahasa inggris, mungkin akan menjelaskan pemikiran anda

          • Afl

            wah anda perlu belajar fisika dan astronomi lagi bro, sudah dijelaskan kok bro

          • ian christian

            busyet....tanya knp satelit bs gerak ngebut di angkasa luar ? bahan bakar apa ? ente lulusan paud doang ya bro ? prnh belajar ttg angkasa luar ? gravitasi ? solar energy atau energy yg di dapat dari sinar matahari ? ga usah satelit bro. klo misalnya kentut ente itu bahan padat,dan anggap aja ente bs kentut di angkasa luar, bgitu kentut ente itu terbebas dari buntut ente yg berknalpot racing bukan kelas sentul, maka itu si kentut akan melesat lurus dan ga kan pernah berhenti kecuali dia nabrak atau tertarik gravitasi, kecepatan ngibrit awal si kentut di tentukan seberapa kuat ente nyemprotin kluar dari buntut. di angkasa luar ga spt di bumi yg penuh dgn gas atau udara dan seribu satu gas termasuk kentut semut. walaupun kasat mata namanya gas tetap ada dan itu menghalangi suatu benda saat benda itu bergerak,itulah kenapa meteor bs kebakar saat melintasi gas atau udara dengan kecepatan super sonic,meteor bergesekan dgn gas,gesekan menghambat gerakan dan menimbulkan panas,panas menimbulkan api,api menimbulkan gairah dan cinta membara..lhah lo.... wkwkwkw. jd klo ga ada udara atau gas atau adanya minim spt di ruang angkasa,smua benda bs bergerak cepet tnp ada yg menghalangi,ga da gesekan,ga da yg mengurangi kecepatan. ane nglantur ya bro ? susah jelasin nya klo ente ga paham basic nya. ente cukup pasang baterai dan dapat energy dari sinar matahari. baterai dan smua yg suport utk hidupkan baterai akan bertahan beberapa thn. itu yg dipasang di satelit. selain itu ente prl belajar ttg garis orbit., skali ente berada dlm garis orbit suatu benda atau planet maka selamanya ente akan muterin tuh planet tnp henti hingga ada sesuatu yg ente tabrak dan membelokan arah gerak ente,bs menjauh orbit atau ente deketin planet yg ente puterin dan ente jd perkedel. dah ah ane mumet sndiri jelasin nya..ente belajar lg dah...

          • Ethan Nandika Yogiswara

            bumi bulat karena kecepatan satelit di atas bumi masih berhubungan dengan inersia bumi dan tetap memperhatikan gaya gravitasi bumi,gaya sentrifugal,dan kecepatan yang disesuaikan supaya satelit tetap dapat berotasi tepat di atas bumi dan mengikuti bumi dikarenakan gaya inersia bumi terhadap satelit. Satelit masih terpengaruh gaya inersia bumi jika satelit masih tertarik gaya gravitasi bumi

          • najib

            yng muterkan buminya om

          • anonim

            Om, lu pikir bumi kecepatan rotasinya bs dikontrol orang? Trs apaan alat canggih wkwk. Lu pikir Tuhan itu alat canggih? Kocakkk

          • Arfanda Patirai Pangadongan

            udah gila nih orang ..... lu belajar mtk sama siapa sih ? lu bilang "Meleset 0.0001 detik aja, satelit yg mstinya d atas indo, bs berada di atas jerman" dgn asumsi kecepatan satelit 27.000 km/jam menurut yg lu claim wkwkwkwk udah gila tong ? jarak antara jerman - indonesia itu sekitar 11.000 km .... yg artinya butuh sekitar 45 menit(24.000 detik) buat meleset goblokk ..... itupun masih belum di itung ketinggian satelit(sekitar 400 km) yg artinya jarak yg harus ditempuh satelit utk meleset dari jerman - indonesia itu masih bisa berubah karena diameternya berubah (gk pake diamater bumi lagi tapi makenya diameter bumi + ketinggian satelit) ribuan km menyebabkan waktu buat melesetnya bisa lebih dari 1 jam(males ngitungnya) dan lu bilang meleset cuma butuh 0,0001 detik aja ? hahahaha kecepatan satelitnya berapa tuh bos ? wkwkwkwkwk saran gw sih lu gk usah nyampah di blog zenius kalo cuma buat ngotor2in doang

            malu tong malu ...... apalagi itu orang yg lu suruh mikir itu bang wisnu bos yg kecerdasannya mungkin satu juta lebih pintar dari otak lu yg datar sedatar teori lu wkwkwkwk

          • ramdhani

            Gini bang, ketinggian ISS: 400 km. Diameter bumi: 12,742 km
            Ketinggian ISS= 3,1% Diameter Bumi
            Misalkan pinggang 30 cm, dipotret dari jarak kurang dari 1 cm (3,1%) apa bisa keliatan lekukannya bang?
            Dari jarak ketinggian 400 km skala diameter bumi 12,742 km gak mungkin kan sekecil itu.

            Btw, gua murid online lo bang

          • Ghost

            Begini bro, kalo soal satelit yg ngak aerodinamis, walaupun ngak masuk akal juga sih, tapi biasanya mereka yng membela(padahal membela dasarnya cuma dgr cerita dongeng) itu mengatakan kalo hampa udara, apapun bisa bergerak cepat. Oke lah, kita hentikan debat masalah aerodinamis. Mending di SKAK pakai kecepatan saja, bagaimana cara mengontrol kecepatan yg 27.000 km/jam itu, bagaimana caranya? Bagaimana cara melepas (start) satelit yg bisa bergerak secepat 27.000 km/jam. Trus bagaimana cara kontrol agar satelit itu tepat berada di wilayah, misal indonesia dan konsisten dengan kecepatan segitu? Kalo ngak bisa bayangin, coba lu putar ban sepeda, kecepatannya paling 50 km/jam, trus lu bayangkan gimana lu kontrol sebuah benda yg melayang yang harus selalu berada di atas pentil sepeda.? Apalagi 27.000 km/jam. Jadi, yg ngomongin satelit, mending pake otaknya sejenak untuk berpikir, biar bangun dari kebodohan.

          • Labib Abdul Fattah

            Itu kecepatannya relatif ke apa? Ya

          • Bayu

            ~btw sekedar FYI aja, ISS atau International Space Station dipantau oleh pusat pengendali misi bernama Christopher C. Kraft Jr. Mission Control Center atau Houston di Texas, klo males nanyain ke mereka, tanyain pada yg kuliah di jurusan aeronautika urusan ngendaliin satelit dan jurusan astronomi urusan kok satelit bisa secepet itu.
            ~btw, klo lu mau mengendalikan sebuah benda melayang yang berada di atas pentil sepeda gw analogiin kaya org yang nerbangin drone. klo lo mau drone tuh pengen berada melayang di atas kepala lo saat lo sedang berlari, mau gk mau yang pertama yaitu kecepatan drone itu harus sama dengan kecepatan elo dulu terus yang kedua di diri elo yang megang kendalinya buat bisa ngendaliin drone agar tetep diatas kepala 😀

          • Afl

            apa guna gravitasi bro, btw jangan km pikir satelit sudah lepas dari gaya gravitasi bumi, satelit mengikuti arah rotasi bumi bro, satelit layaknya km berdiri di sebuah menara selama beberapa tahun, nah tapi satelit berada di ketinggiah yang sangat jauh dari menara yang lo buat berdiri

          • Ivan Jayawan

            Bang, satelit itu bukan ban sepeda. Satelit itu precision aerospace engineering, manusia udah bs kontrol koq 27,000 km/jam di ruang hampa udara, jangan bandingin sama ente kontrol ban mobil 50 km/jam. Lalu, di luar angkasa itu ente ga butuh aerodynamic. Ga percaya? Coba liat moon lander, ga ada bentuk aerodinamis sama sekali itu moon landernya apollo karena emang ga butuh, aerodinamis itu dibutuhkan saat ada atmosphere dengan tujuan menurunkan drag coefficient saat melaju. Ilmu pengetahuan manusia itu udah cukup maju, kita aja bisa bikin transistor u/ processor (yg mungkin lg ente pake u/ posting argument ente) sampai hampir ukuran 1 atom (ato bahkan sudah ukuran 1 atom). Jadi jangan jadiin alasan bahwa kalo ente ga bisa, orang lain ga bisa. Di dunia ini banyak orang jenius yg bisa lakukan hal2 yg ente ga pernah bayangkan mungkin dilakukan dan saran ane, coba lebih open minded dan baca banyak buku ilmu pengetahuan.

          • Ivan Jayawan

            Ane jawab pertanyaan ente 1 per 1:
            1. "kalo soal satelit yg ngak aerodinamis, walaupun ngak masuk akal juga sih, tapi biasanya mereka yng membela" >> satelit tidak perlu bentuk aerodinamis karena di luar angkasa tidak ada atmosphere (udara) yang akan memperlambat satelit. Bentuk aerodinamis hanya dibutuhkan pesawat / roket / mobil / apapun yg melaju di medium udara dengan tujuan mengurangi gaya gesek (drag).
            2. "bagaimana cara mengontrol kecepatan yg 27.000 km/jam itu, bagaimana caranya?" >> ya dikontrol dengan roket kecil, biasanya plasma / ion thrusters. FYI bahan bakar yg tipikal ente gunakan di bumi tidak akan bekerja karena di luar angkasa tidak ada oksigen.
            3. "Bagaimana cara melepas (start) satelit yg bisa bergerak secepat 27.000 km/jam." >> agan tau roket kan? tau kecepatannya berapa? ini sebenernya cukup simple yaitu kita bisa bandingkan dengan escape velocity = kecepatan yg dibutuhkan untuk "melepaskan" diri dari gravitasi bumi, yaitu 11.9 km/s = 40270 km/h.
            4. "Trus bagaimana cara kontrol agar satelit itu tepat berada di wilayah, misal indonesia dan konsisten dengan kecepatan segitu?" >> satelit seperti itu ditempatkan di ketinggian tertentu yaitu geostationary orbit atau geosynchronous equatorial orbit dimana pada ketinggian tersebut, kecepatan orbit = kecepatan bumi berputar sehingga satelit bisa tetap di lokasi yg sama.

            Untuk menerima jawaban di atas, pertama2 ente harus ngerti dulu bahwa hukum gravitasi itu mempengaruhi kita semua. Kalo ente ga mau terima hukum gravitasi juga gpp, karena ente ga terima bukan berarti ente tidak merasakannya sekarang hehehe.. Lalu, teknologi & ilmu pengetahuan sekarang itu sudah canggih bung. Jangan samain teknologi aerospace engineering dengan teknologi sepeda / motor, beda jauhhh. Jangan punya pola pikir kalo yg menurut ente itu mustahil, bagi orang lain pasti mustahil. Itulah bedanya orang genius dengan orang biasa2 saja. Jadi pinjem omongan abang, mending otaknya dipake sejenak untuk berpikir, biar bangun dari kebodohan. 🙂

          • ian christian

            ahahahah....percuma km ngajarin org yg iq nya tiarap..saraf logika atau nalar aja dia ga gableg,,paud jg ga lulus.. type sumbu pendek penghuni planet datar.. ga usah di ajak bicara apalagi di ajarin..percuma !! tp salut sama agan ini masih luangkan wkt utk ngajarin onta bahasa manusia..

          • Afl

            wah kelihatan neh cuman lihat dari youtube dan males membaca,
            cobalah membaca kedua argumen kubu FE dan FB , oh ya membacanya jangan dari internet dan jurnal bhs indonesia doang, coba cari jurnal bahasa inggris dan itu valid, karena terkadang website sudah dibumbui berbagai macam bahan , seperti merica,cabe,garam,dan juga terkadang MSG yang merusak otak kita

          • Azmi Ainul Qolbi

            Kutanya, pinggangmu bulat ka emang?

          • AUTO FOCUS

            nafsu banget loe bantahnya... hitung dulu ukuran bumi, bulan, berdasrkan hitungan nasa bukan sekolah loe.. trus buktikan jaraknya.. jangan pakai kira2 arau kurang lebih ya? karna kalau pakai kira2 juga loe ga usah sekolah dongok.. siklus saros terlalu jauh dari otak loe.. kodok tuli..

        • semua satelit berada di orbit mereka masing2..mereka juga memiliki jalur tersendiri saat mengudara diangkasa...artinya ,,saat mereka iss bergerak,satelit lain juga ikut bergerak di jalur masing2....jadi nggak mungkin kelihatan kalo dekat sekali...nanti tabrakan loh

      • Muhammad Rizal Ilhamsyah

        Betul...namanya juga ilmuan.
        Dg ilmunya dia bisa memutarbalikan fakta.
        Contohnya ilmuan wallace yg memutarbalikan fakta sehingga bumi terlihat bulat agar dpt hadiah.

        • Nom Minor

          Wallace adalah ilmuwan yang menggunakan pembuktian untuk menyanggah pembuktian lainnya, tentu beda dengan tong kosong.

        • Ivan Jayawan

          nah ini definisi ilmuwan aja ga bisa bedain.

          coba google dulu apa definisi ilmuwan dan bagaimana proses pembuktian fakta di dunia ilmiah. Opini/argumen yang dapat didukung eksperimen (yg bisa diverifikasi) = ilmu pengetahuan. Opini/argumen yg tidak bisa diverifikasi = bull shit.

      • arezfachdzel

        Si Ghost itu keyakinannya wow banget. Sok oke banget. Padahal salah. hehehe termakan video youtube.

    • Tria

      bumi itu jajar genjang

      • 🙂

        • Tria

          bang nanya nih agak melenceng ya. pemilihan univ yg berbeda tapi masih lingkup jursan yg sama ngaruh ga si di sbmptn? atau murni skor sih sbmptn itu? jadi di grup line tuh anak2 diskusi masalah penilaian sbmptn yg 'katanya' setiap univ tuh punya jadwal sendiri tiap seleksi calonnya. jadi gini, sbm kan ada 3 pilihan . jadi setiap pemilihan ada waktu untuk penyeleksiannya . jadi di pilihan 1 waktunya 3 hari sedangkan pilihan 2 2hari jadi kalau berkasnya di tahan di pilihan 1 ya jelas pilihan 2 lu gk akan ikut terseleksi. anak2 nyebutnya si TOS gitu namanya

          • Metode seleksi SBMPTN itu nggak transparan. Jadi hal-hal semacam itu sampai sekarang masih berupa dugaan-dugaan aja, setahu gue nggak pernah ada pernyataan resmi dari panitia. Jadi ya kita nggak tau juga sebenernya yang bener gimana.

          • Tria

            anak2 grup jadi rada was2 sih bang. tapi kalo beneran terjadi kaya gitu ya parah banget dong. anak yg nilainya bagus malah jadi ga dapet gara2 telat berkas doang

      • Afl

        sangat mantap sekali jawaban anda , 🙂

    • Ghost

      Masalahnya kalian itu yg menutup logika kalian krn kalian menganggap otak kalian ngk berguna, ngk bs dpkai utk berpikir. Jadi kalian cm percaya ap yg di ajarkan, percaya ap yg dkatakan ilmuan. Kalian ngk percya dgn otak sendri. Istilahnya otak kalian sdh dcuci oleh paham bumi bola sampai memahami teori fe pun kalian sdh enggan. Baca dulu, pahami dlu, syg kan dksh otak ngk dpke. Kl kalian sdh paham, terserah mau prcya mana, ygpnting klian mkir dulu, jgn anti dgn ilmu yg bertentangan dgn doktrin yg anda percaya. Open mind bro n sis

      • Alfinsa EP

        Waduh, makasih loh mas sanggahannya.

        Sebenernya di sini yang dibohongi itu saya atau si masnya ya? Saya ga merasa dibohongi ilmu pengetahuan yang saya miliki, lho. Justru saya merasa dibohongi oleh doktrin-doktrin yang selama ini saya terima (saya tidak nerima doktrin FE btw) dan beberapa sudah saya tinggalkan.

        Saran saya masnya coba lebih buka mata lagi ama ilmu pengetahuan. Banyak belajar atau baca buku dari berbagai hal, biar bisa liat sesuatu dari berbagai kacamata. Terserah masnya mau ke mana. Mas mau di kubu FE pun ga ada untungnya buat saya. Saya juga ga maksa-maksa toh :))

        • Boo Burhan

          kenapa lo yakin lo ga dibohongi NASA? "Ga merasa dibohongi ilmu pengetahuan"?? tau darimana? kenapa lo percaya 100% dengan ilmuan atau scientist? mendingan lo sembah aja ilmuan yang selalu benar, daripada cape-cape nyembah Tuhan?

          gw percya bumi itu gak bulat, tapi gtau datar atau gak, tapi bisa dibilang yang paling logis bumi itu datar. Gw ga perlu ilmu pengetahuan karena ilmu pengetahuan bisa aja salah, yang dibutuhkan cuma iman, persis seperti agama. Orang bisa bikin gw keblinger, scientist bukan tuhan yang selalu benar, ga menutup kemungkinan bentuk bumi itu bulat adalah ngaco. dan yan gpaling ngaco ya, NASA.

          • Alfinsa EP

            —"Gw ga perlu ilmu pengetahuan karena ilmu pengetahuan bisa aja salah, yang dibutuhkan cuma iman, persis seperti agama."

            Harusnya dari kecil lo ga perlu sekolah kalo gitu. Mulai besok lo ga usah masuk sekolah/kuliah ya. Kan lo ga perlu ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan bisa aja salah. Belajar agama aja. Lagian dengan statement seperti itu kebenaran cuma mutlak di agama dong? Ga usah bawa-bawa iman. Iman itu ga universal. Kapasitas iman tiap orang beda-beda, bahkan di satu kepercayaan pun. Lagian ini forum umum, belum tentu orangnya satu kepercayaan.

            —"scientist bukan tuhan yang selalu benar"

            Memang saintis bukan tuhan. Ga ada yang bilang saintis selalu benar atau tuhan. Sejauh ini sains yang gak selalu benar ini akan terus nyari kebenaran sehingga mendekati realitasnya kayak apa.

            —"ga menutup kemungkinan bentuk bumi itu bulat adalah ngaco."

            Di mana letak ngaconya? Apa parameter bentuk bumi yang bulat itu ngaco?

            —"kenapa lo yakin lo ga dibohongi NASA? "Ga merasa dibohongi ilmu pengetahuan"?? tau darimana? kenapa lo percaya 100% dengan ilmuan atau scientist?"

            Bagusnya lo tengok statement gue di atas, emang gue bilang seratus persen percaya? Dari situ aja lo udah ngeracau ga jelas buat pembelaan argumen. Gue yakin karena ilmu pengetahuan yang gue terima sejauh ini masuk akal kok, bisa diterapkan. Gue balik nanya deh, kenapa lo keukeuh lo tuh diboongin ilmu pengetahuan? Lo merasa diboongi gitu gara-gara banyak orang yang nuding itu konspirasi?

            —"mendingan lo sembah aja ilmuan yang selalu benar, daripada cape-cape nyembah Tuhan?"

            Oh ya? Apa maksudnya lo nyuruh nyembah-nyembah segala? Jangan suka bikin pembelaan ga relevan begitu, bawa-bawa tuhan segala.

          • Rais Setiawan

            Kenapa percaya? Karena sudah diterapkan ke kehidupan sehari2. Contoh kecil , pembuatan kapal,lift,pesawat tidak lepas dari rumus gravitasi gan.
            Gak butuh ilmu? Tuhan meninggikan derajadnya bagi orang2 yg berilmu gan. Kalau anda benar2 paham pelajaran fisika yg pernah diajarkan di sekolah, anda sendiri cukup utk menyangkal paham bumi itu datar. Dan satu lagi, manusia bisa mencapai peradaban seperi sekarang ini karena ilmu pengwtahuan. ILMU TANPA AGAMA BUTA, AGAMA TANPA ILMU LUMPUH

      • Nom Minor

        Sebetulnya berpikir kritis atas apa yang diperdebatkan dan sifatnya pro kontra itu bagus, namun logika dan pemikiran saya berkata bahwa membahas bentuk dunia di masa ini adalah suatu membuang waktu, mengacuhkan semua perkembangan ilmu khususnya sains sejauh ini, kemunduran dan tidak relevan lagi diperdebatkan. Masa fe vs ge ini sudah terjadi jaman Aristoteles, dan tidak ada 'masalah' hingga sekarang dengan bukti gamblang. Justru yang jadi pertanyaan adalah mengapa fe vs ge ini mengemuka akhir2 ini??! Jika merasa pihak berwenang semisal NASA dianggap melakukan 'blunder' bahkan melakukan pembohongan publik, apa motifnya, dan silahkan beragumen dengan yang berkompeten, paksa mereka untuk publis kebenaran.

        • Emir Surya R

          apa gunanya juga nassa boong ya? haha

          • Poyo Nursaid

            lu tau gak dana per tahun yang di terima nasa? sekitar 256 triliun/tahun...lu tau kan fungsi satelit yg di gembor2 jumlahnya sekitar 13.000 di angkasa dengan kecepatan 28.000km/jam (3 kali kecepatan suara) yaitu sebagai alat untuk membantu fungsi GPS,Internet,Stasiun TV,dan hampir di setiap urusan manusia sekarang ini katanya harus menggunakan satelit,,pertanyaannya itu semua gratis gak?? Nasa sudah beroperasi sejak tahun 58 hingga saat ini,,pertanyaannya "kira2 berapa banyak uang yang telah mereka dapatkan?" keren bnget kan usaha seperti ini?ckup luncurkan roket kelaut lepas tak terdeksi dan tadaa selamat anda mendapatkan jutaan dollar.

      • Afl

        sementara lo sibuk dengan bumi bulat atau datar, nasa sudah meneliti planet lain dan gk begitu memperhatikan tentang bumi, mereka udah berpikir bagaimana cara untuk hidup diplanet selain bumi, lagian kalok misalnya bumi itu flat tidak menutup kemungkinan planet lainya juga flat dong,
        dan kalok amu makai otak gw, gw berpikir bahwa kalok bumi itu flat maka harus ada ujungnya?, terus aku mau tanya kalok bumi itu flat ujungnya dimana bro?, ujungnya di langit ketujuh gitu?
        terus lupakan sejenak dengan rumus , lagian mungkin ilmu lo masih belum sampe ke ilmu mereka,gw aja mikir rumus phytagoras aja kadang masih salah, so forget about the formula, lets talk about a small thing
        contoh kalok km berasumsi bumi datar maka penerbangan pesawat sekarang pasti sudah ke ujung bumi flat, juga kapal laut,

    • AUTO FOCUS

      gayamu... mungkin pas teori darwin dulu loe mungkin nyangka nenek motang loe dari monyet juga ya? punya otak jangan sok jenius kayak yang buat artikel ini.. kecuali loe ga punya tuhan... tapi jangan bila neil amstrong dengar suara azan ya? karna akan membuat aku sangat terharu....

    • Arif Mardiono

      orang orang kayak gitu sebaiknya dikarantina aja

  • Riober Joshua

    Artikel zenn top sperti biasa, slalu mudah dimengerti tapi tetep berbobot.

    Oiya, info tambahan, om Copernicus dkk ga prnah dikutuk Gereja sbgai 'heretic' (murtad/bidat).
    Penjelasan lanjut dri sudut pandang Gereja sndiri, spaya gada 'kesalahpahaman' so tetep bisa berpikiran kritis silahkan cekidot: http://www.katolisitas.org/copernicus-pernah-dikutuk-gereja-katolik/

      • Riober Joshua

        Eak tmen segrup :v Thanks bahan diskusinya!
        Jdi gini bro, misalkan dgn bukti yg masih blum lngkap, hakim netapin Jessicalah yg ngebunuh Mirna, pdahal masih ada bnyak yg belum jelas sana sini. Pasti hakimnya diperiksa KY dah.

        Nah wktu itu Pak Galileo "dihukum" bukan krn ngeluarin 'teori' yg seolah2 menentang 'doktrin' Gereja. Tpi krn teori beliau saat itu blum memenuhi standar ilmiah yg rempong beud dan gaboleh mis seiotapun tpi udh beliau ajarin secara luas as an absolute theory.

        Klo ga salah ya, hipotesa2 gini bru lolos jdi teori taon 1838 stelah adanya konfirmasi Stellar Parallax dri Bapak F. W. Bessel (seleksi empiris awkawk)

        Jdi knp wktu itu Gereja concern bgt, apalgi Pak Leo ampe disuruh mneliti teorinya di "rmh tahanan" ya demi mncegah apatuh namanya,pseudoscience ya(?).

        Jdi gue jga bukannya pengen bilang pihak agama saat itu trbebas dri salah (dlm hal penafsiran ayat dn prlakuan trhdap Pak Galileo). Tpi gue cuma mau nekenin, iman dan logika bukan musuh, yg seolah2 makna dri konflik mreka ini.

        (eet dah pnjang bener,peace mabro Navyanto :v)

        • Widih liar banget apologetik nya.

          Well ya emang sih pada waktu itu heliosentris belum bisa dibuktikan secara sempurna dan menjadi fakta, namun Galileo udah melakukan riset tentang fase-fase Venus yg memfalsifikasi model geosentris Ptolemy yg dianggap sah oleh gereja waktu itu.

          Apa yg dilakukan oleh gereja?
          Ya, melarang peredaran buku Galileo, Copernicus, Kepler, dll.
          Bahkan Giordano Bruno dibakar mati oleh gereja. (Dan bukan cuma di topik ini, take Michael Servetus for example)

          Adalah suatu hal yg aneh kalau atas semua yg telah dilakukan gereja yg gue paparkan (dan jg yg gak gue paparkan) diatas, masih ada yg bilang bahwa concern gereja waktu itu adalah sains bukannya melindungi dogma dan membunuh heretic :))

          • Riober Joshua

            Oiya lupa line gue nmanya cuma R.marga wkwkw

            Well,kyaknya kita punya prbedaan pndangan tentang iman-logika dan pnyelarasannya. Gue tetep ngehargai bnget sgala sanggahan lo ttg lembaga called "Church" ini dan hak lo jga utk ga mnerima atau mmandangnya sbg suatu badan fiksi yg ga otentik bgt.

            Sbg lmbaga yg anggotanya bukan Tuhan doang tpi juga manusia, gue ngaku kesalahan bnyak dilakukan pihak Gereja (2rb thn kami brdiri gamungkin bgt perfect, bukan pngen NTS Fallacy juga sih)
            Tpi kiranya usaha apologetik gue jgan diliat sbg usaha mmbela mmbabi buta cuma buat nutupin keborokan Gereja yg gambaran trkenalnya "Ga sepikir, bakar mabroh".

            Sbisa dan smampu gue, sbg pemuda dgn KTP masih 'Kristen' gue cuma pngen lurusin 'kami' yg adanya tuh bgini
            Tpi tetep,gue ngaku lgi,kmampuan gue trbatas bgt diusia 18 jdi gue cuma bisa refers to link http://www.katolisitas.org/tentang-inkuisisi-inquisition/
            So maafin klo masbro ngerasa ngecewain bgt argumen gue. Ikr wkwkw. Smoga kdepannya gue bisa brdiskusi like a pro kyak lo.

            Tpi ttep buat gue si,what i believe in is much much more than a bar in KTP (asek bahasa bule gue). And Im doing this (apologeticthingy) not as a puppet ato seakan kena candu, tpi atas ksadaran pnuh,dan sbg anak Indonesia, ngara yg masih mnjunjung tinggi sila pertama.
            #kebawa71
            #Pace è Bene

        • Btw emang lu di grup mana?

          • Eh lu yg R Panjaitan ya di ZC 16/17, hehe sipp bro.

    • Iya, ini masih bisa diperdebatkan memang. Artikel di atas juga nggak menyebutkan kalau Copernicus dikutuk Gereja sih. Cuma memang banyak banget yang menentang hal tersebut dari sudut pandang Agama. Yah, sampai sekarang juga gitu. Artikel ini dibuat juga gara-gara flat earth ini nge-trend lagi di mana-mana sampai bawa ayat-ayat. 🙂

      • Riober Joshua

        Mnurut gue bang yg bawa ayat2 itu pseudofaith yg alay diranah science :v bukan sudut pndang agama itu sndiri.

        Soalnya stau gue (skalian info ke smua biar ga bimbang) otoritas Agama Nasrani -dlm hal ini Gereja,tepatnya lgi Katolik- gada ngluarin dokumen definitif (doktrin agamawi) utk mendukung flat earth,apalgi dijadiin sudut pndang iman.

        Sama halnya kyak ISIS. Gue sadar dgn sangat, klo sdut pndang ISIS bukanlah the real point of viewnya Agama Islam yg gue yakin juga slalu menginginkan perdamaian.

        Jdi gue jga sbenernya rada kesel sama mreka pndukung Flat Earth dan smua pihak ga berwenang yg ngebawa produk2 agama (ayat2 cinta :v)

        • Hati-hati no true Scotsman fallacy.

        • Ghost

          Fe itu ngk ada urusannya dgn agama. Tp pmbuktian dgn logika n fakta. Lu jg bs buktikan sndri. Baca aja bumidatar(dot)top, lbh simple n logik pnjlasannya. Kl video flat earth 101 memang trlalu dalam pnjlasannya.

          • Reiss

            Baca bumidatar(dot) top. Argumen yang kau berikan selalu itu. Kalau memang bener-bener yakin bumi itu datar, coba sanggah segala fakta yang ada diatas. Dengan mengatakan buka ini, buka itu, cuma menunjukkan bahwa kau emang ga bener bener ngerti dengan yang dibaca.

            Dan lagi menurutmu teori bahwa bumi ini bulat ga didasarkan logika dan fakta?

            Oh iya. Btw logika berarti menurut cara berpikir yang benar. Mungkin cara berpikirnya memang benar. Tapi kalau premisnya salah maka hasil yang didapatkan juga salah.
            Contohnya yang saya ambil dari website yang anda berikan. Memang benar bahwa gaya sentripetal bekerja pada kita. Dan logikanya memang bahwa harusnya kita sudah tercampak dari bumi ini. Namun ada yang dinamakan gaya gravitasi. Dan ini jauh lebih kuat daripada gaya gravitasi. Seseorang mengkalkulasikan bahwa butuh 17x dari kecepatan bumi sekarang agar kita lepas dari gaya gravitasi bumi.

            Tapi tentunya kau akan berkata bahwa gaya gravitasi itu cuma bohongan.

            Oh and btw the curvature of the earth has been calculated. Long long time ago before nasa. Because you, flat earthers make it as if nasa is the source of all conspiracy which is the source of why the earth is round

          • AUTO FOCUS

            nak.. nelajar lagi yah.. loe ingat teori darwin? yang katanya nenek moyang loe dari kera.. dan saya yakin loe sangat percaya.. sekarang gini mana pintar loe dari pada nasa? nah kalau masih pintar nasa coba loe tanya ke nasa kenapa dalam menentukan waktu terjadi gerhana ga pake hitungan jarak luas dan kecepatan bumi bulan serta matahari yang sudah umum di pelajari? apa ada yang salah dalam hitungan atau rumus2nya? tidak salah dalam ilmu matematika hanya penerapan pada asumsi asumsi lah yang salah... gini deh kalau leo ingin dibilang pintar atau cerdas minimal loe ngikutin dulu alur berdikir FE, karna aku juga ga ada hubungan dengan organisasi FE.. tapi setelah melihat perdebatannya dengan profesir Lapan di youtube aku mulai mengikuti setiap paparannya.. bukan ngikut2an tapi karna aku pernah belajar dan di ajari cara menghargai keterbukaan pendapat... kutu busuk..

          • ngga ada urusan nya ama agama ya.. btw gua baru liat flat earth 101,gua lebih melihat ini sebagai doktrinisasi FE. Bawa" ayat kitab suci loh.. Sebenarnya bukti yg ada udh bagus,sayang aja cara ngambil kesimpulan terlalu mendogmakan dan mengagungkan statemen FE. mungkin agan bisa blajar sendiri ilmu Astronomi,Geodesi,Aeroscience and Engineering,atau Fisika yg murni textbook kalo mau nge debunk flat earth ato malah ngoreksi sains dengan jalan yg benar, daritadi ane baca komen agan main kata "pake logika" mulu,hahaha. salam piss love and smarter

          • Arief

            Ini orang argumennya cuma satu tapi nyinyirnya bukan main yah. Kalau bener bumiflat bantah argumen dari artikel diatas dong, jangan bisa bikin rusuh doang.

  • Jonathan P

    jadi dari artikel diatas mengapa bangsa eropa saat perjanjian tordesillas masih percaya flat earth min? apakah karena pengaruh gereja katholik pada masa itu?

    • Dengan alasan yang sama dengan pertanyaan "kenapa masih banyak masyarakat yang tidak percaya dengan evolusi dan berpikiran bahwa manusia bersaudara dengan tembikar?"

  • Nizar Fiska Bayu Agustian

    It's nearly impossible to convince people that reject any evidence based on their own faith.. ya gitulah intinya, tapi jangan lupa "The good thing about science is that it's true whether or not you believe in it." -Neil deGrasse Tyson

  • Muhammad Taufiq

    Gw suka kalimat terakhir :v,,
    Jangan menghabiskan waktu berdebat dengan fanatik!!!

    • Tito

      SAME!
      pernah nemu qoutes (kalo gk salah gini artinya)
      "Berdebat dengan orang pintar itu memang susah. Tetapi berdebat dengan orang bodoh itu..." gk begitu paham artinya (bahasa inggris saya masih remed)

      • yudhis

        wkwkwkw coba cek lagi om ,
        kok yang penting malah kosong wkwkwkwkw

      • Tria

        gw penasaran ama kalimat selanjutnya haha

      • "It's hard to win an argument with a smart person, but it's damn near impossible to win an argument with a stupid person."

        • Inka Evelyna

          diantara orang yang pintar sama yang bodoh, ada orang yang beruntung LOL xD

      • Mulya Noval N.

        remednya gak usah dibilang juga kali bro wkwk

    • AUTO FOCUS

      sok inteleq... teleq teleq... moyangmu tuh udah kedinginan di hutan...

  • Heryan Cahya Febriansyah

    jangan menghabiskan waktu berdebat dengan fanatik.

  • norman shinhye

    zenn, klo masalah ini gmn, ada apel jatuh, ada seoarang yg bilang bumi bulat dan newton bilang karna gravitasi, tp seorang yg bilang bumi datar dan archimedes bilang karna massa jenis apel > mediumnya

    • zulfikar

      Benda turun kebawah itu urusannya gravitasi, masalah masa jenis lebih kecil itu urusannya gaya angkat fluida, coba review fluida statik kl gasalah. Contonya gini, besi masa jenisnya diatas air kan, makanya kalo di cemplungin ke air itu bakal tenggelem, knp tenggelem? Karna gravitasi narik si besi lebih dari fluida ngangkat si besi.

    • Apel jatuh ya karena gravitasi. Di zenius udah banyak sih konten yang menjelaskan tentang gravitasi. Coba lihat beberapa konten kita berikut ini:
      https://www.zenius.net/c/3923/medan-gravitasi-dan-percepatan-teori
      https://www.zenius.net/c/3921/hukum-newton-dan-gravitasi-teori
      https://www.zenius.net/blog/6031/gravitasi-buatan-film-interstellar

      Massa jenis sama sekali nggak ada hubungannya dalam konteks ini, dan bener kata zulfikar, massa jenis itu urusannya sama gaya angkat fluida atau gaya archimedes. Di zenius juga ada konten yang menjelaskan tentang gaya angkat fluida ini:

      https://www.zenius.net/c/3828/fluida-statis-teori (di video gaya archimedes)

      • Rahzense

        Mungkin Isaac Newton menjawab gravitasi saat apel jatuh di palanya, tapi Archimedes menjawabnya berat jenis, karena berat jenis apel lebih berat dari berat medium/udara.
        "Gravitasi itu tidak ada, yang ada elektromagnetik"
        Gravitasi menentang "hukum kekekalan energi" karena jika ada gaya tarik, apa yang memiliki gaya dorong?

        • Gravitasi menentang "hukum kekekalan energi" karena jika ada gaya tarik, apa yang memiliki gaya dorong?

          Kayaknya lu kecampur-campur antara hukum kekekalan energi dengan aksi-reaksi deh (hukum newton 3). Coba tonton video tentang aksi-reaksi di sini:
          https://www.zenius.net/c/3919/review-hukum-newton-1-2-dan-3-teori

          Justru Newton menemukan konsep aksi-reaksi karena melihat bahwa gaya di alam semesta ini ternyata berpasang-pasangan. Contoh, bumi ditarik matahari karena gaya gravitasi matahari. Sebaliknya, matahari juga ditarik bumi karena gaya gravitasi bumi. Hal ini juga terjadi dengan benda-benda di permukaan bumi. Misal, gelas ditarik bumi, dan sebaliknya bumi ditarik juga oleh gelas. (tonton lagi video tentang gravitasi di zenius.net).

          Aksi-reaksi ini nggak ada hubungannya dengan hukum kekekalan energi. Kalau lo mau tau konsep hukum kekekalan energi, mending baca artikel gue tentang energi di sini:
          https://www.zenius.net/blog/12141/sumber-semua-energi

          Apakah ini hukum kekekalan energi ini ada hubungannya dengan gaya gravitasinya newton. Ada sebenernya. Coba tonton semua video di sini:

          https://www.zenius.net/c/1594/usaha-dan-energi-teori

          Dari awal sampai akhir, terutama bagian advanced learning. Di situ lo bisa lihat bagaimana energi diturunkan dari konsep usaha dengan menggunakan kalkulus integral. Berikutnya lo bisa coba turunin sendiri bagaimana persamaan gaya newton diintegralkan dan menghasilkan persamaan energi.

  • Ika Luthfiyyah Nurmawati

    halo kak, gw lg bingung banget nih, ketika gw nonton teori gw bs, tp pas nonton pembahasan soal ga bs sm sekali, tp kalo log out malah bs,
    gimana nih kak, beneran, gw kecewa, udh jd premium member malah ga bisa nonton, gw serasa pengen nangis soalnya ni pake duit ortu jg, gw frustasi banget, karena ada masalah teknis atau emang notebook gw bermasalah??
    jawab ya kak, beneran gw sedih pedih banget!!

    • zulfikar

      Loh aneh juga ya, itu nonton teori dan soalnya di waktu yang berdekatan? (dalam 1 session)? Mode flash atau html 5? Coba di ubah2 settingannya dulu, biasanya kl pake leptop modenya flash, kalo lewat android atau ios html 5. hehe

      • Ika Luthfiyyah Nurmawati

        hmm, makasih sarannya kak! udh di coba, syukur akhirnya bisa! rasa was was gw dr td malem hilang semua! Makasih banget!! 😀

    • Cici Liya

      Sama, tapi kalo lewat android bisa. Jadi gue kalo nonton teori lewat pc, terus pembahasan nonton lewat andro.

  • Bourbon

    masyarakat candu agama yah gitu.

  • Nice, now I've got a new term for those ignorant religion bigots.

    The Paradoxers.

    • Alfinsa EP

      What is that sentence in Sundanese Nav? Biar gue ngarti gitu .__.

      • aing mah kapok

  • Tria

    kalimat terakhir nya sangat menohok. banyak banget di sosmed terutama fb debatin hal2 yg ga penting. ataupun dipenting2in biar ada kerjaan haha. contohnya grup c0c0kl*gi science

  • khairan nisa

    apa pun bentuk bumi itu,,yg penting kita menjaganya dengan baik, tidak dengan merusaknya, mengeklsploitasinya habis2n. boleh banyak teori beredar. toh, faktanya Allah juga yg tahu karena dia penciptanya.

  • Reinhard

    Sial amat Wallace, udah menang taruhan malah habis buat modal pengadilan.
    btw, parah amat sekolahnya ampe rame gitu.

  • eka

    Tapi kenapa NASA suka ngeshare foto2/video2 hasil CGI??

    • ramadhan

      gambar aslinya gelap banget karena kurangnya cahaya yg masuk ke kameranya. CMIIW ^^

    • Jenny

      Gambar/animasi ilustrasi itu untuk memudahkan pemahaman..

  • "jangan menghabiskan waktu berdebat dengan fanatik"

    So tru

  • calvinjesse

    Mantab jiwa zen. "Jangan mengabiskan waktu berdebat dengan fanatik."

  • azeezha.izza

    Berarti yang mengemukakan(disertai bukti) pertama kali bahwa bumi itu bulat Aristoteles,bukan Copernicus ?
    karna yang gue dapet selama ini Copernicus..

    • Belum tentu Aristotles juga sih soalnya itu kan usianya udah tua banget, mungkin banyak catatan sejarah yang hilang. Catatan yang paling tua yang kita tau ya dari Aristotles itu. Kalau Copernicus itu bukan bicara tentang bumi bulat, tapi dia yang pertama kali mengajukan teori heliosentris (bumi mengelilingi matahari, bukan sebaliknya). Dijelasin juga sih di artikel di atas.

    • Yg membuktikan secara konkret sih sebenernya Eratosthenes.
      Google aja gimana kisahnya menghitung keliling bumi dengan hanya menggunakan tongkat dan matematika sederhana 🙂

  • Natsu Salamander Dragneel

    Jika faktor agama dibuang maka gak akan ada perdebatan seperti ini. No offense

    • Fathan Fauzan

      semua teori flat earth awalnya berdasarkan asumsi dan pengamatan mata kok, nggak pake dalil dalil agama

      • Tapi yg bikin orang keras kepala ya karena didukung dalil agama.

  • Khusna Azizah

    nice. seperti yang gue pikirin. gue waktu liat videonya."kok kaya jadinya tuduh2an. duit. politik. apalah. karepmu" menurut gue kurang bukti. mosok sakmono tok buktine. kalo yangbawa ayat2 agama, coba deh teliti lagi. jangan cuma dari artinya. mungkin dari bahassa asal yang di gunakan. aduh, gue ngmg apa iki?

  • Maha Putra Tri Aditya Nugraha

    zen, gw mo nanya
    1.tolong jelasin dong ttg operasi HANE (High Altitude Nuclear Explosion) yg katanya itu dr tahun 1958-1962 US sama sovyet membom langit/mencoba menhancurkan "kubah selestial"?
    2.trus juga knp ga ada pesawat yg boleh melewati antartika? padahal prjalanan lwat selatan bumi bisa lbih dkat?
    3. Admyral Byrd pernah terbang mlewati antartika trus katanya ia lihat daerah seluas US yg penuh akan SDA.. bener ga? beri alasan dong
    4.yg terakhir..knp penerbangan bali-LA bisa berhenti darurat ke alaska krna seorang wanita melahirkan?bukannya itu ga rute penerbangannya ya ?
    gw masih ragu nih sama alasan2 flat earth...

    • Fathan Fauzan

      penerbangan dari Pert ke Satiago melewati atas antartika kok. nih kali aja lu mau pesen tiketnya
      https://www.google.com/flights/#search;f=SCL;t=PER;d=2016-09-10;r=2016-09-14;mc=m;q=SCL-PER+route

      • Maha Putra Tri Aditya Nugraha

        oke @fathanfauzan:disqus thanks bgt yaa jwbannya.. klo persepsi yg lain gmn ?? ada opini/fakta??

    • Ari Candra Arista

      Coba cek di sini >> https://en.wikipedia.org/wiki/High-altitude_nuclear_explosion
      Disitu HANE dilakukan pada ketinggian 22 km sampe 540 km. Kalo tujuannya buat ngehancurin kubah, harusnya kubahnya letaknya pada ketinggian yg sama. HANE cuma testing senjata doank.

      Penerbangan bali-LA udah ada yg menyanggah di sini >> https://eshaardhie.blogspot.com/2016/07/mengupas-kebohongan-konspirasi-bumi-datar-3-penerbangan-dari-bali-ke-los-angeles.html

      • Maha Putra Tri Aditya Nugraha

        thankyou so much rii..udh smpet bales petanyaan gw ...keliatan bgt ya yg flat earthnya hanya kebohongan semata .. gw jd makin yakin sama round earth ..:)

    • Kharisma Saputra

      Yang masalah ke satu, itu bukan mau mengebom Celestial Dome atau apalah itu.
      Situ tau nggak tentang Perang Dingin?

      Singkatnya, Amerika dan Soviet berulang kali melakukan tes nuklir karena mereka bersaing ketat. Anggap saja Leakan-ledakan itu adakah gertakan kepada pihak lawan. Tes terbesar yang pernah dilakukan ialah Kode RDS-220 "Tsar Bomba" (1961) dengan kekuatan 57 Megaton yang bisa dibilang, bikin US gempar.

      Ujung dari Perang Dingin di bidang "Senjata Nuklir" ini ialah "Cuban Missile Crisis" dimana Soviet "Menempatkan" Senjata Nuklir mereka di Kuba yang menyebabkan US memasang DEFCON-2 meskipun akhirnya tidak terjadi peluncuran. (Kalo terjadi mah bakal jadi kek Film Terminator. That's really Grievous.)

      Isu mengenai "Mencoba meledakkan Celestial Dome" itu hanyalah buatan FES. Nggak ada data yang menjelaskan kalau US dan Soviet ingin meledakkan Kubah yang mereka ceritakan. Padahal kalau memang benar ingin meledakkan kubah, Bukankah US atau Soviet dengan mudah menggunakan ICBM lalu meluncurkannya lurus ke arah Kubah?

      Itu penjelasan ane mengenai nomer 1. Mungkin ada yang mau nambahin.

    • haha korban brainwash flat earth,kayak gatau aja tong yg cerita konspirasi hitler sampe mati di indo,sukarno turunan wahyudi,mamarika utang 57ton emas,dan nyanyian sejenisnya dari inet.

      sometimes you cannot differ between truth and fake in this fake world

  • Merry roselena

    Walau bukan bahas mengenai blog ini, tpi aq tetep mw tnya. Aq gk pala printer, tpi aq pengen lulus Sbmptn. Aq merasa harus punya pegangan, Rekomendasikan dong buku sbmptn yg harus aq beli.

    • Safira Anggani

      pegangan tiang mbaa heee

      • Merry roselena

        Hehehe, Ok" trims y safira

  • pandu

    bagaimana aristoteles dkk menjawab pertanyaan ini?>kalau bumi berbentuk bulat, kenapa orang di bagian bawah bumi gak jatuh? ya, jawabannya gravitasi. tp emangnya di zaman yunani kuno sudah ada teori gravitasi? bukannya teori gravitasi baru berkembang di abad pertengahan?

    • Nah, ini pertanyaannya menarik abis. Jaman Aristoteles itu memang belum ada teori gravitasi, tapi sudah ada beberapa upaya untuk menjelaskan kenapa benda-benda itu jatuh ke bumi. Sekarang udah nggak dipelajari lagi di sekolah karena penjelasan-penjelasannya Aristoteles itu kebanyakan udah salah. Contoh penjelasan Aristoteles yang salah pernah gue bahas di artikel ini:

      https://www.zenius.net/blog/11631/tips-sbmptn-fisika-saintek

      Terkait penjelasan dia kenapa benda-benda jatuh ke bawah, kalau nggak salah ini ada hubungannya dengan konsep unsur juga (tanah, air, udara, api). Jadi benda-benda yang dekat dengan unsur tanah akan jatuh ke pusat alam semesta (pusat bumi dianggap pusat alam semesta jaman itu). Udara, api, alaminya akan menjauhi pusat alam semesta. Semacam itulah kira-kira. Bisa dibaca lebih lanjut di sini:

      https://en.wikipedia.org/wiki/Aristotelian_physics#Natural_place

      Tapi ya namanya science kan harus bisa diuji kebenarannya. Makin maju peradaban, semakin banyak pemikir yang sadar akan pentingnya pengujian ini. Kemudian, teknologi untuk menguji juga semakin canggih, sampai akhirnya ketahuan juga bahwa teorinya Aristoteles ini salah, digantikan dengan teori gravitasi yang kita kenal sekarang.

  • pandu

    bagaimana cara ilmuwan mendapatkan foto galaksi bima sakti,kalau kitanya sendiri berada di didalam galaksi? sorry kalau pertanyaannya agak oot

    • Kita belum bisa memotret galaksi bima sakti dari luar karena objek buatan manusia terjauh (Voyager 1) baru ke luar dari bumi sejauh 2.02×1010 km (Juni 2016). Tapi kita sudah bisa memotret galaksi tetangga yang paling dekat dengan kita yaitu galaksi andromeda. Bentuknya hampir sama dengan galaksi bima sakti hanya saja lebih besar. Biasanya kalau kita lihat foto2 galaksi yang beredar, itu adalah potret dari galaksi tetangga yang bernama andromeda itu.

  • Ady Irawan

    Ini tujuannya diskusi kan ya min, saya juga masih bingung dengan kasus ibu melahirkan dipenerbangan bali-LA dan dibilang mesti mendarat darurat dialaska, bukannya malah lebih jauh ya min?

  • Rahzense

    Saya kurang setuju dengan pernyataan jikalau bumi datar itu kepercayaan 2300 tahun yang lalu. Namun faktanya, astronomi kuno itu jauh lebih baik dari sekarang, astronomi kuno bisa melakukan penjelajahan hanya dengan melihat perubahan rasi bintang. Sebenarnya ada banyak bukti flat earth yang bisa membantah semua bukti "ball earth" diatas

    • Namun faktanya, astronomi kuno itu jauh lebih baik dari sekarang, astronomi kuno bisa melakukan penjelajahan hanya dengan melihat perubahan rasi bintang.

      Hmmm... serius bro? Astronomi kuno yang melihatnya cuma pakai mata telanjang lebih baik dari Astronomi sekarang yang melihatnya pakai ini:

    • Jenny

      ...

    • Bro, orang 2300 tahun lalu itu juga udah pada tahu kalau bumi itu bola lewat penemuan Eratosthenes.

  • Rahzense

    Saya juga ragu2 kalo orang2 itu mengenal "Auguste Piccard" seorang cendekiawan yang melihat langsung bentuk bumi dan memberitahukan di koran bahwa bumi itu berbentuk "FLAT DISK"

    • Ari Candra Arista

      Auguste Piccard bulan Agustus 1931 bilang di majalah Popular Science, "It (earth) seemed a flat disk with upturned edge." Seemed berati tampak. Bukan berarti bener2 flat. Saat itu ketinggian dia di ballon udara 15 km. Pesawat komersial sekarang terbang sekitar 12 km. Cuma beda 3 km. Jadi apa yg dilihat Auguste Piccard ga jauh beda dengan apa yg lo lihat kalo naek pesawat.

  • Eksa Oktavian
  • Dani Rafael

    Bumi itu datar
    Sekarang saya memang tidak punya bukti akurat tentang itu tapi kita semua akan mengetahui setelah mati, saya pernah mendengar di al qur'an, bahwa di "akhir zaman" turunlah dadjal dan membuat fitnah kejam di bumi, sekarang saya tanya, fitnah itu dimana sekarang, bukankah nabi muhammad nabi akhir zaman, berarti akhir zaman itu sudah lama dong 1500 thun yg lalu sudah termasuk akhir zaman, tp kita tidak pernah melihat fitnah itu secara nyata, arti fitnah kan pembohongan,membohongi,.
    Dan begitu lah saya yakin bumi itu datar, karna bumi bulat di cetus kan oleh org2 barat, yg notabennya org mengitkuti dadjal, yg meteroriskan agama islam. Dan satu hal juga, dikatakan satelit itu ribuan di alam semesta, tapi kok saya ngk pernah tampak berputar mengelilingi bumi, atau pun bulan yg di ujung selatn dan matahari di ujung utara tenggelam waktu malam, seharusnya bulan itu belum bercahaya kalo memang benar bulan pantulan cahaya matahari. Dan apakah kalian tidak bertanya kenapa di kutub selatan ada tentara penjaga di sana, dan tak pernah satu pun pesawat yg melewati kutub selatan, whay??

    • Sekarang saya memang tidak punya bukti akurat tentang itu tapi kita semua akan mengetahui setelah mati,

      Kalau lu udah mulai dengan kalimat ini, menurut gue diskusinya udah nggak layak lagi dilanjutin. Kenapa? Karena lu sendiri udah mengakui bahwa nggak punya bukti akurat tapi tetap yakin sama kepercayaan yang lu pegang, dan buktinya hanya akan didapat setelah kita mati. Bukan diskusi ilmiah lagi dong kalau gitu?

    • Andre Saputra

      Setau gue penerbangan domestik perth-santiago itu lewat antartika lho

      • Edi N

        lewatin doing ga nyebrang bro hehe, kalo emang ada nyebrang tolong kasih tau perjalanan melintasi utara ke seatan, salnya barat ketimur udah banyak

        • Edi N

          maaf typonya ya

        • Andre Saputra

          Bodo amat mau lewatin doang atau mau ngelintas,yg penting ini udh mematahkan argumen kalo di antartika itu ga boleh ada penerbangan lah,ada yg jagain lah,dll.

    • Ahmad Adyarso Wibowo

      1. Mohon bedakan akhir zaman dengan zaman akhir.
      2. urusannya dajal ama bumi datar apa ya? seandainya gw ikutin pemahaman elo kalo orang barat pengikut dajal, trus kalo pengikut dajal gak boleh bilang kalo bumi itu bulat? kan gak ada urusan antara dajal ama bumi bulat.
      3. Satelit tidak tampak karena ada beberapa alasan: ukurannya terlalu kecil untuk bisa dilihat dengan mata telanjang dari bumi. 2) satelit ikut berotasi bersama bumi karena gravitasi jadi gak akan bisa keliatan pindah kaya bintang.
      4. ada bukti soal penjaga kutub selatan? fyi, ada dosen ITB (jurusan geofisika dan meteorologi) sebagai orang Indonesia yg pernah ke kutub selatan lho. http://www.helfianet.com/our-blog/kisah-alumni-itb-agus-supangat-orang-indonesia-pertama-meneliti-di-kutub-selatan

    • Ari Candra Arista

      Jangan bayangkan satelitnya segede pulau. ISS itu ukurannya "cuma" segede lapangan bola. Kalo dilihat dengan mata telanjang dari jarak ratusan km, tentu kecil banget, mesti pake bantuan kamera.

      • Emir Surya R

        itu siapa yg motrwet bro?

  • annonymous

    kenapa masih percaya sama NASA pdhl kan udh tau kebanyakan itu mereka menganut elit global yg menjajah ilmu pengetahuan dan menyebabkan pdngan yg berbeda. bukankah ayat alqur'an jg benar" telah menerangkannya, bkn mengada" ada di q.s al-Hijr; 19 dan masih banyak lainnya. liat disini : https://www.youtube.com/watch?v=tl5hZF2nfPg menrutku sih, flat earth benar' adanya. karna bukti atau fakta yg terdapat terungkap secara nyata. dan itu benar, meding sma astronomi kuno karna dia walaupun cuma pakai mata telajang dan dilakukan selama berabad" hasilnya kurat, seperti siklus saros yg pdhl NASA sendiri dgn sistem matematisnya tdk dpt menghitung gerhana dgn benar. apalagi klo bkn astronomi modern semua gambarnya hasil CGI imajiner dr berbagai media. semua bisa aja dilakukan dgn mudah klo pke CGI atau editan komputer bro, aplg melibatkan ekonomi. lbh ribet lg urusanny karna memang semuany disangkutpautkan agar pemahaman jd lebih mengerti. karna bnayk sekali umat manusia yg dirugikan juga karna kebnaykan org awam hanya menyimpulkan secara detil, then what they do next? they just following the world. not else. mereka pikir tdk terjadi apa" tp apa? mereka dijajah melalui ekonomi negara bkn perang. nah, lbh ribet lg kan? knp ribet, kan td gua blng semua masalh ttng flat earth disangkut-pautkan. makanya gua open minded bgt sma flat earth.

    satu lagi, bnyk pertanyaan yg secara logika tdk bisa dijawab. knp ga bisa? karna apa? terutama pertanyaan maha putra de el el yg gada yg jawab. well, actually bkn hanya gw percaya sma flat earth tp klo bukti nyatanya ada secara logika, agama, matematis dan sitematis. buat apa diragukan?

    • dsapoetra

      Dari kalimat yang telah dijabarkan, saya cuma penasaran bagian "karna bnayk sekali umat manusia yg dirugikan juga karna kebnaykan org awam hanya menyimpulkan secara detil, then what they do next? they just following the world. not else."

      Penasaran bentuk kerugiannya yang dimaksud

    • Ahmad Adyarso Wibowo

      Perlu diketahui bahwa Al-quran tidak pernah menyebutkan bahwa bumi itu datar. Justru dari surat Az-Zumar ayat 5, bisa dijadikan argumen menolak bumi itu datar: "Dia menutupkan/menggilirkan (takwrir) malam atas siang dan menutupkan/menggilirkan siang atas malam”

      Sumber: https://muslim.or.id/28368-apakah-bumi-bulat-bola-atau-datar-menurut-pandangan-syariat.html
      Dari sini jelas ya standpoint agama Islam mengenai bentuk bumi.

      Sekarang kita bahas satu persatu argumen yang dikemukakan oleh penceramah di dalam video:
      1) Bumi mengelilingi matahari (heliosentris) atau matahari mengelilingi bumi (geosentris)?
      Seperti yang juga disebutkan dalam video, Al-quran tidak menyebutkan kalau matahari mengelilingi bumi. Al-quran hanya menyebutkan kalau matahari itu berjalan di garis edarnya. Hal ini sejalan dengan ilmu pengetahuan yang ada jika matahari memang berevolusi (mengorbit) pusat galaksi bima sakti dengan watu revolusi (cosmic year) 200an juta tahun. sumber: http://earthsky.org/space/milky-way-rotation

      2) pesawat ulang alik kecepatannya 100.000 km/jam sedangkan bumi bergerak mengelilingi matahari dengan kecepatan 720.000 km/jam kok bisa balik lagi mendarat di bumi setelah terbang meninggalkan orbit bumi?

      Pertama-tama pak ustadz salah bicara data (kalau tak mau disebut membual), kecepatan bumi mengelilingi matahari adalah 107.500 km/jam. Ketika kita berbicara kecepatan (besaran vektor) kita membutuhkan titik acuan/reference dan dalam hal ini kecepatan bumi berevolusi diukur dengan titik acuan terhadap matahari. Sedangkan kecepatan pesawat antariksa yang disebutkan 100.000 km/jam (in fact cuma setengahnya) disini diukur relatif terhadap bumi. Jadi ada perbedaan titik acuan yang digunakan disini.

      Analogi lain adalah, Budi berjalan dengan kecepatan 5 km/jam di kereta yang melaju dengan kecepatan 200 km/jam. Kenapa Budi bisa berjalan maju ke lokomotif padahal kecepatan Budi jauh lebih lambat dari kereta?
      jawab: Budi bisa berjalan ke depan kereta karena kecepatan Budi relatif terhadap pohon di luar adalah 205 km/jam.
      Sama halnya dengan pesawat antariksa, kecepatan aslinya lebih cepat dari kecepatan bumi berevolusi (belum lagi ditambah kecepatan rotasi bumi). Anda saat membaca tulisan ini sebenernya juga sedang bergerak secepat 107.500 km/jam relatif terhadap matahari namun anda tidak merasakannya. Jika ingin menguji, lakukanlah eksperimen sederhana ini: saat menaiki kereta, jatuhkanlah sebuah bola pingpong dari ketinggian anda. Apakah saat melayang di udara (kecepatan horizontal = 0), bola akan jatuh tertinggal dari kereta?

      alasan kedua kenapa pesawat antariksa bisa kembali ke bumi adalah karena adanya medan gravitasi bumi. Kalau kita bergerak lebih lambat terhadap percepatan gravitasi bumi, kita akan jatuh ke bumi. Kalau bulan berhenti mengelilingi bumi, bulan akan jatuh ke bumi. Oleh karena itu, jika ingin terlepas dari efek gravitasi bumi ada yang namanya escape velocity yang besarnya 13 km/s atau setara 46.800 km/jam.

      alasan ketiga kenapa bisa balik lagi ke bumi adalah karena bumi memiliki garis edar, dan kita bisa hitung kapan bumi lewat situ lagi. Astronot tinggal "cegat" saja bumi.
      Analoginya anda mau ke gambir naik motor yang kecepatannya 60 km/jam, anda mau ngejar kereta yang kecepatannya 200 km/jam. Karena anda tahu kereta tsb lewat stasiun gambir pukul 11.00, anda tinggal atur pastikan anda lebih dulu sampai dibanding kereta.
      Untuk lebih jelasnya saya sertakan trajectory perjalanan ke Mars, seperti berikut:

      Kesimpulan: Argumen pak ustadz bisa dibantah secara gama maupun ilmu pengetahuan.

  • Rendra Az

    selama ini nggak ada flat earther indonesia, semua dari luar, dan pengamatan flatearth jaman sekarang tidak didukung oleh teknoloi, tidak didukung oleh peneliti, bahkan tidak didukung oleh negara. saya coba bahas satu persatu,
    1. Mengenai pergerakan mars, Dalam metode flatearth, mars memiliki jalan sebagaimana bintang lainnya, sebagaimana matahari dan bulan. Jika bumi berputar, mars berputar, bintang berputar, kenapa posisi mars selalu nggak jauh dengan rasi bintang scorpio? mars akan berputar bebas menurut orbitnya, tapi dalam pengamatan, Mars selalu terikat pada rasi bintang scorpio. Itulah yang menjadikan keraguan pada teori heliocentris.
    2. Mengenai Zona waktu, Hal ini sangat konyol ketika negara dalam zona waktu yang sama, tapi memiliki perbedaan terbitnya matahari. Misalnya saja chili negara yang lurus dalam zona waktu, namun chili bagian equator terbit duluan, dan chili bagian selatan perbedaan terbitnya 40 menit lebih. Padahal meraka berada di zona waktu yang sama. Dan hal ini tidak bisa dijelaskan oleh bumi bulat.
    3. Pengamatan dari ruang angkasa, ISS beredar pada ketinggian 400km, dan di ketinggian tersebut suhu mencapai 2500 derajat celcius. Titik didih golongan metal hanya 1500 derajat celcius. ISS akan meleleh sebeum mencapai orbitnya. Hal ini sama seperti kejadian meteor dalam kecepatan tinggi. Bayangkan kecepatan ISS adalah 22.000km/jam. Ini mustahil untuk bisa dicapai. Banyak hal mengenai pengamatan lluar angkasa, dan semua bukti menyatakan bahwa nggak ada satellite. mengenai foto indonesia, itu bukan foto satelite, itu foto drone, Jika kamu melintas dalam kecepatan 100km perjam, apakah fotonya steady atau blur? bayangkan foto tersebut dibuat dalam kecepatan 22ribu km/jam. Nggak ada yang akan terlihat dalam kecepatan tersebut, walau memiliki lensa tercanggih abad ini.
    4. Kisah perjalanan manusia. Mengenai kisah ini, kompas selalu menunjuk ke arah utara. Coba benang pada paku, dan ujung lainnya batu. Anggap paku itu utara, dan batu itu colombus atau sia sajalah. Saat batu bergerak, patokan pergerakan adalah paku (utara), dan saat 360 derajat semua bagian terkelilingi. hasilnya adalah rute bundar, bukan bulat.

    Jika ada pertanyaan mengenai flat earth, silahkan cari saya di youtube channel : rendra az

    • Ahmad Adyarso Wibowo

      Batam sama Singapura itu lokasinya sebelah-sebelahan tapi matahari terbit di batam jam 5 sedangkan matahari terbit di Singapura itu jam 6 pagi. Kok bisa selisihnya sejam padahal jaraknya sebelah-sebelahan. Jawabnya karena zona waktu itu buatan manusia alias man-made. Orang-orang di singapura sepakat untuk mengeset jam 1 jam lebih cepat dibanding kita.
      Contoh lain perbedaan waktu antara banyuwangi sama ketapang. Karena terpisah zona waktu WIB dan WITA, ada perbedaan waktu sejam padahal lokasinya sebelah-sebelahan juga.

    • Edhoari Setiyoso

      Btw, dari mana Anda memberikan data pada ketinggian orbit ISS mencapai suhu 2500 derajat celcius?
      Buat saya hal itu sangat menarik karena saat ini ada project bernama Ardusat (https://en.wikipedia.org/wiki/ArduSat) untuk anak-anak atau kelompok siswa yang ingin mengirimkan satelit berukuran kecil ke orbit. Salah satu syarat desainnya adalah mampu bertahan di temperature range -40 s/d +125 derajad Celcius.
      Sudah ada banyak satelit Ardusat yang diluncurkan dan sukses mengirim data ke Base Station. Yang sepertinya mustahil jika suhu diatas mencapai 2500 derajad Celcius 🙂

  • Takahiro Fujiwara

    Bumi emang bulat gan, bahkan dr zakir naik udh jelasin sesuai dalil qurán https://www.youtube.com/watch?v=rltTaWLxJVQ#t=142.355696

  • Ghost

    Baca http://www.bumidatar.top disana akan djawab semua pertanyaan tentang bumi datar dgn fakta n logika. Setelah paham, baru pikir sndri mn yg lbh msk akal

    • Siputcepat

      Bang @Ghost, menurut FE itu, bulan memancarkan cahaya sendiri atau memantulkan cahaya matahari ??

    • Billy Anugrah

      selalu nyuruh baca http://www.bumidatar.top :p

  • Muhammad Davie

    inilah yang membuat pola pikir suatu bangsa sulit maju, kebebasan berpikir tanpa kebiasaan berpikir ilmiah

  • Daddy
  • Najam Udin

    KONSEKWENSI SELANJUTNYA DARI (kebodohan) MEREKA YANG GAK
    NGERTI DUNIA INI BULAT ADALAH :

    1. mereka gak ngerti adanya tenaga gravitasi.

    Mereka berargumen kalau dunia bulat air
    laut akan tumpah.

    2. Mereka gak ngerti dengan adanya tenaga apung.

    Mereka berargumentasi kalau ada tenaga
    gravitasi kenapa balon bisa terbang

    3.
    Mereka gak ngerti gerak semu dari matahari, yg
    seolah berputar dari timur (terbit) lalu tenggelam di barat. Padahal sebenarnya
    bumi berputar ( berotasi dari barat ke timur),
    sebagai perbandingan gerak semu kita jumapai kalau kita naik kereta api,
    didalam gerbong kita melihat keluar lewat jendela, maka kita melihat
    pohon-pohon dan rumah-rumah bergerka
    dari arah depan ke belakang kita.

    Mereka berargument kalau bumi berotasi
    kapal terbang hinggap akan nyasar.

    4.
    Mereka akan ngeyel atau bungkam kalau ditanya
    mana tepinya dari hamparan Piring Bumi…?

    Dapatkah mereka menjelaskan berapa jarak
    dari pinggir utara samapai pinggir selatan
    lewat permukaan apakah sama dengan jarak utara selatan lewat bawah…? Sadarkah
    kalau benda diletakkan dipinggir lebih 50 % akan jatuh, dimana kita bias meletakkan
    benda biar jatuh dipinggir bumi..?

    5.
    Mereka gak ngerti mengapa kapal bertemu atau
    berpapasan di tengah laut lepas terlihat secara bertahap..?

    Kekeliruan terjadi bagi mereka yang menganggap percaya bumi
    itu bulat tidak sesuai dengan Alqur’an
    karena membaca Alqur’an hanya
    secara naqly saja tidak mau mungkin tidak mampu membaca secara aqly dari ayat
    Alqur’an. Padahal hampir tiap ayat dari setiap surat dalam Alqur’an terkandung
    bacaan aqly, contoh pada surat Wal Asyri: “ Demi masa……….” Masa yang dimaksud
    Allah disini adalah masa dahulu, masa kini, dan masa akan datang. Jadi ada tri
    masa yang harus kita pahami dalam Alqur’an walaupun Allah tidak menyebutkannya
    dalam Alqur’an. Sama seperti kita
    memahami adanya tri tauhid dalam bertauhid kepada Allah swt (walaupun tidak ada
    surat, maupun hadist yang memuat kata tri tauhid) begitupula dengan firman
    Allah dalam surat Albaqarah ayat 22: “
    Aku ciptakan bumi sebagai hamparan tempat anak Adam hidup………”. Ada 2 kata yang harus ditangkap sebagai orang
    yang mendapat hidayah yang berarti dapat menangkap kebenaran,:

    pertama kata “sebagai” adalah kata yang
    kadangkala menunjukan peran pengganti bukan kata sama dengan. Dan kadangkala
    menunjukan peran sebenarnya jadi sama dengan . jadi sebagai itu
    mempunyai 2 arti yaitu: 1.= yang seolah-olah. 2. = yang adalah. contoh yang
    berarti yang seolah-olah. "RANO KARNO BERPERAN "SEBAGAI" SI DUL
    dalam filem si dul anak betawi" AMARAMSI KATAMSO BERPERAN
    "SEBAGAI" JENDERAL SOEHARTO dalam filem. G30 SPKI. dari 2 contoh ini
    kata "SEBAGAI" dapat di ganti "yang seolah-olah". lain
    dengan kalimat berikut: -" Jenderal Soeharto 'SEBAGAI" panglima Kostrad
    mendapat perintah menjalankan supersemar oleh Presiden Soekarno
    "SEBAGAI" panglima tertinggi angkatan perang. darii 2 contoh kalimat
    ini kata "SEBAGAI" berarti "yang adalah" atau dapat diganti
    dengan "yang adalah".

    Kedua kata “hamparan” itu adalah permukaan bumi yang dipandang manusia langsung di
    depan matanya dimana manusia itu berdiri di setiap permukaan bumi, terhampar
    sebatas kemampuan mata memandang dalam radius sekitar 25km2 . Ayat
    ayat yang memuat kata “hamparan” terdapat juga dalam surat An-Naba:6, dan surat
    Al-Ghashiyah:20.

  • Vicky Dzulfikar

    Karena banyak yang menggunakan Agama sebagai alasan mereka
    Juga sebagai muslim saya mengambil kutipan tulisan ini yang dirasa bagus 🙂

    Sebenarnya jauh-jauh sebelum Galileo, sudah banyak ulama dan ilmuan yang mengatakan bahwa pelanet bumi ini berbentuk bulat.

    Lebih jelasnya mari kita lihat beberapa perkataan ulama Islam berikut
    ini:Ilmuan Islam, Ibnu Khaldun (1332 – 1406 M / 732H – 808 H):
    “Ketahuilah, sudah jelas di kitab-kitab para ilmuan dan peneliti tentang
    alam bahwa bumi berbentuk bumi….” (Muqaddimah Ibnu Khaldun, Kairo).

    Ulama Islam, Ibnu Taimiyah (1263-1328 M): “Ketahuilah, bahwa mereka
    (para ulama) sepakat bahwa bumi berbentuk bulat. Yang ada di bawah bumi
    hanyalah tengah. Dan paling bawahnya adalah pusat….” (Al-Jawab
    Ash-Shahih li Man Baddala Din Al-Masih).

    Bagi Qazuaini (seorang ilmuan), salah satu bukti bumi berbentuk bulat
    adalah bintang-bintang dan planet-planet yang berbentuk bulat (Atsar
    Al-Bilad wa Akhbar Al-Bilad).

    Selain mereka, masih banyak ilmuan dan ulama Islam klasik yang
    menyebutkan di dalam bukunya bahwa bumi berbentuk bulat. Di antara buku
    tersebut adalah:

    1. Muruj Al-Dzahab wa Ma’adin Al-Jauhar, oleh Mas’udi Ali Husain Ali bin Husain (w. 346 H).

    2. Ahsan Taqasim fi Ma’rifah Al-Aqalim, oleh Al-Maqdisi (w. 375 H)

    3. Kitab Shurah Al-Ardh, oleh Ibnu Hauqal

    4. Al-Masalik wa Al-Mamalik, oleh Al-Ishthikhry

    5. Ruh Al-Ma’ani, oleh Imam Al-Alusi (ulama tafsir Al-Qur’an)

    6. Mafatih Al-Ghaib, oleh Fakhru Ar-Razi (ulama tafsir Al-Qur’an)

    Dan lain-lain.

    Apakah Pendapat Mereka Bertentangan dengan Al-Qur’an?

    Tentu saja tidak. Justru Dr. Hadi bin Mar’i dalam bukunya “Mausu’ah
    Al-Ilmiyah fi I’jaz Al-Qur’anul Karim” (Penerbit Attawfiqiah, Kairo)
    mengambil dalil bumi berbentuk bulat dari isyarat Al-Qur’an. Demikian
    juga para ahli tafsir lainnya.

    Sumber : http://www.lampuislam.org/2013/09/menjawab-tuduhan-bahwa-al-quran.html

  • bim

    tapi tau nggak gan
    klo kita pake asumsi bumi bulat
    Siklus gerhana terjadi dlm 18 tahun 11 bulan 8 jam.. terlalu impossible untuk dihitung gan,,.

    itu juga kata prof yg di mit,,. gan

    saya sih nggak berfikir klo apa yg dipikirkan agan itu salah sih soalnya kita semua tahu,,. kita tak pernah di luar angkasa

    coba agan lihat

    dari video 1-11,,..
    awalnya aku juga gak terima saat temenku bilang klo bumi itu datar tapi akhirnya saya tersadar,,.. bahwa inilah kenyaaanya,,

  • buat semuanya entahlah sayamah jujur aja artikelnya serta komentar - kometarnya sangat bagus sekali tapi saya belum menemukan pembahasan tentang jarak matahari yang di buktikan dengan foto sinar matahari yang menembus awan. nah katanya foto seperti ini (lampiran koemntar ini ya) atau pemadangan seperti ini menunjukan jika matahari itu dekat. Ini bagaiman penjelasan ilmiahnya kenapa arah atau jalur bayangan awan sepertinya menunjukan arah matahari itu dekat.

    https://uploads.disquscdn.com/images/bd6b3e0bd5fc8f7279e45dc305702655ba84cd3e207a9b5d29d4fc891b14d1fd.jpg

  • aula cutfrbs

    Asalamualaikum wr wb.
    Salam sejahtera bagi kita semua
    Mematahkan bumi bulat bisa menggunakan metode implikasi yang searah dan meruntuhkan. Contoh : jika gravitasi dan satelit hoax, maka bumi bulat hoax. Btw semuanya saling berhubungan. Oke, mari kita perjelas.

    PENGERTIAN GRAVITASI
    Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta

    PENGERTIAN SATELIT
    Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Ada dua jenis satelit yakni satelit alam dan satelit buatan.(Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)

    ASUMSI YANG DILAKUKAN NASA
    Hubungan Kecepatan Satelit Dengan Gravitasi
    Newton menganalogikan gaya yang menarik apel jatuh adalah sama dengan gaya yang menarik bulan agar tetap pada orbitnya. Artinya, pada apel jatuh, g sebagai percepatan jatuh, sedangkan pada bulan, g sebagai percepatan sentripetal. Sehingga ditemukan persamaan sebagai berikut:
    W = Fs
    m.g = m.as
    m(GM/(R+r)^2) = m(v^2/R+r)
    GM/R+r = v^2
    ket: v=kecepatan setripetal satelit
    R= jari jari bumi
    r=jarak satelit dari bumi
    G=konstanta gravitasi
    M=massa bumi
    NASA menerapkan rumus tersebut untuk menghitung kecepatan satelit ISS, tinggal masukkan data
    G= 6,67*10^-11 Nm2/kg2
    R= 6,371*10^6 m
    r=4*10^5 m
    M=5,98*10^24 kg
    v^2 = GM/R+r
    v^2 = (6.67*10^-11 Nm2/kg2)(5,98*10^24 kg)/(0,4*10^6 + 6,371*10^6 m)
    v = 7675,15407 m/s
    v=27630,554652 km/jam

    Saya yakin NASA menghitung kecepatan ISS hanya dengan menggunakan ASUMSI PERSAMAAN SENTRIPETAL tersebut, tidak mengukur langsung dengan menggunakan speedometer. Padahal terdapat KEJANGGALAN2 dari persamaan sentripetal tersebut.
    Yang jelas, NASA tidak mengeluarkan sepeserpun biaya untuk menentukan kecepatan satelit tersebut. NASA juga tidak mengeluarkan sepeserpun BENSIN untuk menggerakkan ISS tersebut, karena angka 27630,554652 km/jam adalah kecepatan alamiah dan merupakan KONSEKUENSI yang tak dapat dihindari dari persamaan sentripetal tersebut. NASA sebenarnya bisa saja merubah angka itu, tetapi NASA tahu bahwa kita dapat menghitungnya. KONSEKUENSI tersebut menjadi bumerang bagi NASA sendiri

    KEJANGGALAN
    1. Newton mengatakan bahwa gaya jatuh = gaya sentripetal, percepatan jatuh=percepatan sentripetal, apel yang jatuh LURUS ke bumi disamakan dengan perceptan sentripetal bulan yang bergerak MELINGKAR.
    Wait, LURUS=MELINGKAR
    WAKE UP!!!!!!
    Hal itu membuat MATEMATIKA GRAVITASI menjadi SALAH
    2. Angka2 yang juga hanya asumsi, seperti angka 400km adalah asumsi karena pada ketinggian tersebut terdapat RADIASI Van A. Belt, Sehingga menimbulkan PRODUK GAGAL 28000km/jam yang tidak sesuai realitas. Hal itu membuat MATEMATIKA SATELIT menjadi SALAH

    KESIMPULAN
    SATELIT dan GRAVITASI adalah BERHUNGAN karena kecepatan satelit dihitung dengan persamaan gravitasi, sehingga menimbulkan efek IMPLIKASI
    1. Jika ASUMSI GRAVITASI salah, maka MATEMATIKA GRAVITASI salah
    2. jika MATEMATIKA GRAVITASI salah, maka MATEMATIKA SATELIT SALAH
    3. jika KEDUANYA salah, maka GRAVITASI & SATELIT hoax
    JIKA SATELIT DAN GRAVITASI HOAX, MAKA BUMI BULAT JUGA HOAX
    Bumi bulat hanyalah teori yang ditopang oleh Asumi, kemudian asumsi itu ditopang oleh asumsi yang lain, sehingga mengabaikan realitas yang ada.
    id.wikipedia.org/wiki/Bumi#Komposisi_dan_struktur

    • striker eureka

      this is the stupidest shit i've seen today. definisi gaya sentripetalmu salah nak

  • velochyta

    Say cuma mau tanya masalah satelit, pesawat luar angkasa, dll benda yg udah pernah ke luar angkasa. bumi ditutupi oleh pelindung sperti atmotsfir dll. Yg bisa membakar meteor, yg saya mau tanya itu satelit atau pesawat luar angkasa terbuat dari bahan apa, karena bisa ga meleleh sedangkan yg saya tahu suatu benda memiliki suhu titik didih, titik lebur, titik leleh.
    Bisa cek di wiki tabel benda2.
    Terima kasih sebelumnya

  • Astrila Ikhlasia Eprina

    kak mau dong ebook mengenai flat earth hehe mau diangkat jadi skripsi nih ceritanya 😀

  • Inka Evelyna

    dapet banget ilmu nya pas baca ini, selain tau sejarah bumi bulat dan bumi datar juga jadi tau sejarah para ilmuwan. aku gak bisa berargumen apa-apa soal ini. ilmu ku belum banyak, masih 16 tahun. cuma, rada kaget aja pas pada sibuk debatin bumi datar atau bulat. kalau seinget aku, yang diajarkan waktu itu sebenernya bumi itu agak bulat/gak bulat sepenuhnya. dan seperti yang dibilang diawal, manusia itu diberi daya imajinasi. aku sering liat langit, dan aku merasa ibarat 'burung dalam sangkar' aku dengan keyakinanku/kepercayaan/iman ku/pendapatku/filosofi ku mengatakan kalau bumi itu gak datar. bumi itu bagaikan sangkar. dan aku hidup di bumi ini sebagai burung dalam sangkar yang terperangkap dan berusaha jadi burung baik supaya aku bisa keluar dari sangkar dan mendapat tempat yang aku inginkan (aku percaya surga neraka itu ada) .aku gak tau mau nyebut bulat atau agak bulat, yang jelas aku berkeyakinan kalau bumi itu gak datar.
    aku berharap, daripada mendebatkan sesuatu terlalu berlebihan, lebih baik saling respect, saling menghargai aja pendapat masing-masing. kalo tetep bersikukuh sama pendapat masing-masing, yaudah, tapi gak usah maksain orang lain buat sependapat. itu sama aja maksa orang buat se'keyakinan' sama kita. itu kan hal yang sensitif. harus berhati-hati, harus saling jaga perasaan. mau keyakinan kita itu pada akhirnya salah, menurutku itu gak masalah. lebih baik punya keyakinan sendiri daripada gak punya keyakinan sama sekali. hidupnya absurd, gak punya tujuan, gak mengenal dirinya sendiri. gimana mau mengenal yang kita pijaki ini kalau kita gak punya pendapat sendiri/imajinasi sendiri/keyakinan sendiri? minimal kita tau apa yang kita mau yakini. itu udah cukup.
    ilmuku masih sedikit, jadi maklumin aja gak bisa debat tentang ini, ya boleh lah kalau mau bilang bodoh atau gak open minded terserah..
    Peace! <3

  • Oyster Damster

    Para flatter itu hanya manusia kurang piknik yang nelen mentah2 doktrin yg mereka terima tanpa mengkonflontir terlebih dahulu.

    Coba para flatter jelaskan pertanyaan saya ini dong.

    1. kenapa daylight di bumi belahan utara berbeda dengan bumi belahan selatan,kalau bumi datar seharusnya waktu siang di seluruh dunia sama dong? Kan datar? Berarti 12 jam siang dan 12 jam malam.

    2. Menurut para flatter kan bumi dilindungi oleh kubah maha dahsyat yang gak bisa ditembus? Bahkan Soviet dan US katanya membombardir kubah langit pakai nuklir (padahal itu percobaan dan ajang show off senjata mereka). Kenapa kok kubah itu jaraknya berbeda2 yah? Padahal roket2 nuklir itu beberapa diluncurkan dari wahana yang sama lho? Apa jaraknya tergantung artis yang bikin?

    3. Untuk masalah satelit dan astronot yang bergerak dengan kecepatan segitu tinggi melebihi kecepatan F1,apakah anda semua kaum flatter belajar yang namanya aerodinamika? Hukum gesekan pada fluida? Hukum gerak satelit? Itu semua diajarin di SMA dan kalau anda pernah sekolah di SMA harusnya anda semua langsung paham kenapa satelit gak jatuh,kenapa satelit yg bentuknya rapuh gak hancur padahal bergerak sangat cepat.

    Sebetulnya tidak perlu fisika dan matematika kompleks untuk mematahkan argumentasi tentang bumi datar,jadi begitu juga sebaliknya. Tolong jelaskan secara ilmiah pertanyaan saya diatas ya kaum flatter.

    Wisnu Pamungkas - Alumni Tekhnik Sipil Institut Tekhnologi Bandung '2010'.

  • Deni

    Menurut saya ada satu experimen yg perlu diuji, yaitu dengan cara mengebor hingga menembus mantel bumi, lalu inti bumi, apa dari inti terus dapat menembus mantel hingga ke permukaan bumi lagi?

    • striker eureka

      kalo gasalah rusia pernah nyoba, tapi cuma sampe kedalaman 10km, namanya kalo gasalah kola superdeep borehole. berhenti karena mata bor nya udah gak kuat lagi nahan panas dari bumi sama gesekan, berlian udah pernah dicoba tapi tetep meleleh

  • Kriwill

    Mas, kalo mengulas teori cobalah untuk netral, dan lakukan observasi yg update dulu. Flat earth itu bukan sekedar teori, tapi sudah ada buktinya. coba aja liat video2 dari orang-orang yg cari tau sendiri (bukan bedasarkan teori atau pelajaran di sekolah) kalo sumbernya dari Nasa atau ISS uda pasti mendukung bumi bulat krn memang dari puluhan tahun lalu Nasa yg infonya begitu. Jangan menghakimi org yg percaya bumi datar sebagai suatu kemunduran.

    • black

      maaf yah bang om om sama tante tante, ane perhatikan seru banget diskusinya, dan COPAS sana COPAS sini,sebenernya itu belum perlu d perhatikan, yg perlu d perhatikan kenapa garam kita masi d beli dari negara tetangga, apa laut kita kurang asin kah atau kurang dalam laut nya, sekolah lah biar bisa buat tambak garam(https://finance.detik.com/industri/d-3255397/ri-impor-garam-dari-australia-china-hingga-jerman),klo dah jadi saudagar garam yg mapan baru lah sewa pesawat jet/heli/ minimal balon gas lah, siapa tau klo d tahan tentara as lagi untuk menyebrang dinding es ya tinggal mengudara deh trus d teropong xixixixixi.....( inget bawa modal kamera, drone, teropong bintang dll biar dapat membantu penglihatannya bisa lebih jauh dari tempat berdiri) 1 tambahan lagi negara amerika kecil aja tuh, tapi bisa mengelilingi dinding es dengan penjagaan ketat, sedangkan RRC weleh besarnya. .. gak mampu mengelilingi dinding es, paling yg kita tau mereka mampu menglilingi hampir seluruh dataran hijau yg ada.... (maap yah orang awam ini hanya coba untuk ngelantur) hehehehehe

    • Lintang Lintang

      Coba deh baca kbbi. Apa arti datar, datar itu rata ga nanjak ga curam..masalahny bumi itu datar..kyk lapangan jg benar, tp sepnuhnya datar juga salah..krn permukaannya beda beda.. yaudah, biar objektif jangan cuma NASA doank yang dianalisis, coba cari badan antariksa selain punya amerika..organisasi2 lain itu dukung ga?klo bumi itu bulat???

  • Dwi Kurniawan

    Dugaan ane yang dukung FE mah bukan anak Zenius yah? Soalnya gaada di Zenius yg nelen mentah-mentah pengetahuan tanpa dipikir secara kritis dahulu. *Bait

  • semvak

    Setelah melewati tembok antartika kita akan menemukan "new world" dan di sanalah ada pulau terakhir raftel. Pemerintah dunia menutupi sejarah selama 800thn, tapi setiap individu berhak atas fakta sejarah. Dan siapapun tidak akan bisa menghentikan kebebasan dan imajinasi manusia ???
    Hahahhahahahaa.. ONE PIECE

  • Sabah Raihan

    Oi oi yangg bilang apple jatuh kebawah karena bumi bergerak keatas siapaaa??, bumi udh ada selama 4.543 billion years kalo dia bergerak ke atas dia nabrak matahari dongg??simplee aja

  • Asep Mamankz Kurniawan

    Wih itu ada foto dari mars, emang siapa yg pernah ke mars?!

    • striker eureka

      curiousity probe, reconnaissance satellites sent by space explorers

  • Enju Cr

    Ada pribahasa "Berdebat dengan orang bodoh lebih sulit dari orang pintar"
    Jangan buang waktu untuk meladeni hal yang sia-sia

    Lucunya gini, banyak yg berpikir selama ini kita dibodohi nasa, dll dan memilih percaya begitu saja, pertanyaannya kenapa mereka sendiri gak bisa berpikir kalo dengan ilmu fisikanya yang setengah2 itu dan hanya nonton yutub yang adek saya saja bisa mempostingnya, mereka tidak dibodohi? Orang2 pintar di seluruh dunia yang notabene lulusan profesor, doktor, dll dikira bodoh dan mudah diperdaya sedangkan mereka yang fisikanya masih remidi dan kerjaannya nonton yutub/blog yang gratisan aja malah menemukan kebenaran?

    Kalo mau menyangkal suatu teori, pake ilmu juga dong, pelajari sub-sub ilmu fisika sampe mahir dan baru boleh berpikir dan berlogika, bener tidak bumi globe atau datar? Kalo alasannya ilmu fisika saat ini dibuat-buat, silahkan pelajari lagi semanya sendiri dan silahkan mundur kembali 2300 tahun yg lalu.

    Ada Kisah seekor pemburu dan monyet peliharaannya. Pemburu sangatlah tangguh menembak banyak hewan dengan senapan kesayangannya. Lalu suatu saat dia bersandar di pohon dan tertidur. Suatu ketika ada nyamuk hingga di kening sdi pemburu. Monyet peliharaannya tahu bahwa monyet itu mengganggu taunnya tidur, lalu si monyet mengambil senapan dan menembak nyamuk di kening si pemburu, naasnya jelas sekali si pemburu tewas tertembak. Si monyet salah? TIDAK !! Dia melihat si pemburu membunuh hewan lain dengan senapan, dia hanya meniru majikannya saja. Fanatikme dengan ilmu yang setengah2 itulah inti cerita diatas.

    Sama-sama belajar lagi aja dan intropeksi diri, maaf kalo banyak kata yg menyinggung atau menyudutkan. Terimakasih.

  • Dimas Satria

    Klo menurutku sbenarnya bumi itu kotak bro😀

  • Genta Pramillean Bayu

    Ulama Islam pun berkonsensus bahwa bumi itu bulat. Sebagaimana yang dikatakan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah : “Telah berkata Imam Abul Husain Ibnul Munadi rahimahullah termasuk ulama terkenal dalam pengetahuannya terhadap atsar-atsar dan kitab-kitab besar pada cabang-cabang ilmu agama, yang termasuk dalam thabaqah/tingkatan kedua ulama dari pengikut imam Ahmad: “Tidak ada perselisihan di antara para ulama bahwa langit itu seperti bola. Beliau juga berkata: “Demikian pula mereka telah bersepakat bahwa bumi ini dengan seluruh pergerakannya baik itu di daratan maupun lautan, seperti bola. Beliau berkata lagi: “Dalilnya adalah matahari , bulan dan bintang-bintang tidak terbit dan tenggelam pada semua penjuru bumi dalam satu waktu, akan tetapi terbit di timur dahulu sebelum terbit di barat” [Lihat Majmu’ Fatawa: 25/ 195 ]