Gimana Rasanya Kuliah di PKN STAN?

Gimana Rasanya Kuliah di PKN STAN?

Ada yang berminat kuliah di STAN ga nih? Kalo sebelumnya zenius blog udah pernah bahas dunia perkuliahan di UI, ITB serta UGM, maka sekarang giliran gue untuk bahas tentang perkuliahan di PKN STAN. Oke, buat yang berencana mau kuliah di STAN, yuk kumpul semua di artikel ini untuk tau lebih jelas tentang dunia calon kampus lo di masa depan!

Sekilas info tentang latar belakang gue dan almamater, gue adalah alumni D-III STAN lulusan tahun 2011, dengan mengambil spesialisasi Akuntansi Pemerintahan. Tahun 2012 gue mulai bekerja di Ditjen Anggaran, Kementerian Keuangan sampai akhirnya awal tahun 2015 gua pindah dan kerja sebagai sosial media manajer di Zenius Education.

Nah, berhubung gue jebolan dari kampus ini, maka dalam kesempatan kali ini, gue akan mengupas secara khusus seluk beluk STAN, mulai dari pendaftaran, perkuliahan hingga kehidupan setelah lulus.. Oke deh, langsung aja berikut adalah sedikit pembahasan gue:

Sekilas tentang PKN STAN

Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) merupakan Perguruan Tinggi Negeri di bawah naungan Kementerian Keuangan. Nama PKN STAN sendiri mulai diresmikan tanggal 23 Juli 2015 kemarin lalu, dari yang sebelumnya namanya STAN aja. Dengan transformasi kelembagaan ini, memungkinkan PKN STAN nanti menyelenggarakan program pendidikan magister terapan atau doktor terapan.

Saat ini, pendidikan di STAN secara umum terdiri dari program pendidikan diploma I, diploma III dan diploma IV. Namun program diploma IV bukan untuk alumni SMA/sederajat, tapi hanya khusus untuk alumni diploma III STAN.

Untuk program D-III pendidikan dilaksanakan selama 6 semester atau kurang lebih selama 3 tahun di Bintaro, Tangeran Selatan (non bea cukai) dan di Rawamangun, Jakarta Timur (Bea Cukai). Sedangkan program D-I pendidikan dilaksanakan selama 2 semester atau kurang lebih 1 tahun di berbagai Balai Diklat Keuangan yang tersebar di beberapa kota di Indonesia.

PENDAFTARAN

Pendaftaram PKN STAN tahun lalu dilaksanakan pada bulan Agustus 2015. Tahun ini pendaftaran direncanakan akan dilaksanakan sebelum atau bersamaan dengan SBMPTN. Jadi buat lo yang minat ke STAN, gue saranin sih mulai belajar dari sekarang.

Proses pendaftaran dilaksanakan secara online. Setelah mendaftar online di website, lo mesti melakukan verifikasi berkas secara langsung/offline untuk mendapatkan nomor pendaftaran. Kalo gue bilang sih pendaftarannya belum full online, masih semi-online.

Kota tempat verifikasi berkas sekaligus lokasi ujian yang bisa lo pilih: Jakarta, Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Jambi, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Cimahi, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Mataram, Kupang, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Manado, Palu, Makassar, Sorong, Ambon, Jayapura.

Syarat Pendaftaran

Syarat pendaftaran USM PKN STAN, berdasarkan pendaftaran tahun lalu, dengan tahun yang sudah gue sesuaikan:

  1. Lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat (SMK, MA, MAK) untuk semua bidang keahlian/jurusan.
  2. Nilai rata-rata ujian tulis pada ijazah atau ijazah sementara/SKL/SKHUN (bagi lulusan tahun 2016 yang pada saat pendaftaran belum memperoleh ijazah) tidak kurang dari 7,00 (tujuh koma nol nol) dan nilai tersebut bukan hasil pembulatan.
  3. Usia berdasarkan tanggal lahir yang tercantum dalam ijazah tidak kurang dari 17 tahun pada tanggal 30 September 2016 dan tidak lebih dari 20 tahun pada tanggal 1 September 2016 (lahir antara 1 September 1996 sampai dengan 30 September 1999).
  4. Berbadan sehat, tidak cacat badan, dan bebas dari napza (narkoba, psikotropika, dan zat adiktif ilegal lainnya).
  5. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
  6. Khusus Program Studi Kepabeanan dan Cukai ditambahkan persyaratan sebagai berikut:
    a. Untuk Program Studi Diploma I:
    − Laki-laki tinggi badan minimal 165 cm;
    − Perempuan tinggi badan minimal 155 cm;
    b. Untuk Program Studi Diploma III:
    − Berjenis kelamin dengan tinggi badan minimal 165 cm;
    c. Tidak buta warna;
    d. Untuk pengguna kaca mata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dan atau silindris dapat diberikan toleransi maksimal sampai ukuran 2 dioptri.
  7. Menyetor biaya pendaftaran USM sebesar Rp 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) dan biaya yang dikeluarkan akibat transaksi pembayaran tersebut ditanggung oleh pendaftar.

Nah sekilas info seputar peminat kampus STAN dari tahun ke tahun. Dengan tawaran fasilitas kuliah gratis dan kesempatan menjadi PNS, emang bikin jumlah pendaftar STAN ga pernah sepi. Bahkan pada tahun 2007 dan 2006 STAN menggenggam rekor MURI se­bagai perguruan tinggi dengan jum­lah peminat terbanyak. Ini bisa jadi catatan tersendiri buat lo, untuk bersiap-siap berjuang melawan banyak pesaing yang lain.

sumber: http://outstanding.esy.es
sumber: http://outstanding.esy.es

UJIAN SARINGAN MASUK

Ujian Saringan Masuk (USM) PKN STAN terdiri dari 2 tahap:

  • Tahap I : Tes Tertulis
  • Tahap II : Tes Fisik & Wawancara

Tes Tertulis USM STAN terdiri dari Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Bahasa Inggris (TBI), dengan jumlah soal TPA 120 soal dengan waktu pengerjaan total 100 menit, dan jumlah soal TBI 60 soal dengan waktu pengerjaan total 50 menit. Tiap soal benar bernilai 4 poin, tidak diisi 0 dan salah -1 poin.

Apabila lo lolos seleksi tahap I, maka akan ada seleksi tahap II yaitu tes fisik dan wawancara. Yang diujikan dalam tes fisik USM PKN STAN adalah lari selama 12 menit dan suttle run (lari membentuk angka 8). Udah itu aja. Sedangkan tes wawancara nanti akan menanyakan pendapat serta motivasimu tentang STAN atau hal-hal lainnya yang berkaitan. Catatan: tahun 2015 lalu ga ada tes wawancara, tapi biasanya tahun sebelumnya ada.

FYI : zenius baru saja meluncurkan list video terbaru untuk pembahasan soal USM STAN tahun 2013-2015. Lo bisa lihat pembahasan selengkapnya di bawah ini:

Tes Potensi Akademik

Tes Bahasa Inggris

JURUSAN / PROGRAM STUDI

Jurusan yang dibuka pada USM STAN 2015 lalu:

1. Program Studi Diploma I Kebendaharaan Negara;

2. Program Studi Diploma I Kepabeanan dan Cukai;
3. Program Studi Diploma I Pajak;
4. Program Studi Diploma III Akuntansi;
5. Program Studi Diploma III Kepabeanan dan Cukai;
6. Program Studi Diploma III Pajak;
7. Program Studi Diploma III Pajak Bumi dan Bangunan/Penilai;
8. Program Studi Diploma III Kebendaharaan Negara; dan
9. Program Studi Diploma III Manajemen Aset.

1. Akuntansi

destrinacahaya
sumber: IG @destrinacahaya

Dari semua jurusan yang ada di STAN, yang paling familiar bagi anak-anak SMA tentu saja akuntansi. Akuntansi adalah proses pencatatan dan pelaporan transaksi keuangan suatu entitas. Nah apa aja sih yang dipelajari di akuntansi? Secara umum, yang dipelajari di Akuntansi STAN dan di akuntansi di universitas lain ga jauh beda. Namun di STAN ada tambahan mata kuliah di bidang pemerintahan seperti Keuangan Publik, Hukum Keuangan Negara, Akuntansi Pemerintahan, dll.

Lulusan jurusan Akuntansi itu pada dasarnya bisa ditempatkan ke semua instansi, karena memang kemampuannya relatif paling umum bila dibanding dengan jurusan lain yang ada di STAN.

2. Pajak

afrzlk
sumber: IG @afrzlk

Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang —sehingga dapat dipaksakan— dengan ga mendapat balas jasa secara langsung. Lembaga Pemerintah yang mengelola perpajakan negara di Indonesia adalah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang merupakan salah satu direktorat jenderal yang ada di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Jika jurusan perpajakan di universitas lain lebih diajarkan ke bagaimana membuat laporan keuangan perpajakan, di STAN selain diajarkan itu juga diajarin dalam hal administrasi/tata usahanya dari sisi pemungut pajak, serta hubungannya dengan keuangan negara. Materi yang dipelajari di Jurusan Perpajakan antara lain Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), Akuntansi Dasar sampai Menengah, dan mata kuliah-mata kuliah lain. Lulusan jurusan Pajak sebagian besar akan ditempatkan di Ditjen Pajak.

3. Kepabeanan dan Cukai

settyodwipanggayuh
sumber: IG @settyodwipanggayuh

Bea cukai terdiri dari 2 kata, bea dan cukai. Bea berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti ongkos. Tapi disini konteksnya bea adalah ongkos barang yang keluar atau masuk suatu negara, yakni ada bea masuk dan bea keluar. Instansi pemungutnya disebut pabean. Hal-hal yang terkait dengannya disebut kepabeanan.

Sedangkan cukai adalah pungutan oleh negara secara tidak langsung kepada konsumen yang menikmati/menggunakan obyek cukai. Obyek cukai pada saat ini adalah cukai hasil tembakau (rokok, cerutu dsb), Etil Alkohol, dan Minuman mengandung etil alkohol / Minuman keras. Kalo kamu sering dengar kata cukai rokok, maka itu adalah pungutan yang diberikan kepada rokok yang dibebankan pada konsumennya yang simbolnya dalam bentuk pita cukai.

Kampusnya bea cukai STAN ini terpisah ama jurusan-jurusan yang lain. Kalo jurusan lain terpusat di bintaro, maka bea cukai yang D3 ini berlokasi di rawamangun, Jakarta Pusat. Sedangkan yang D1 ada di berbagai daerah di Indonesia, misalnya di Bali, Malang, Palembang, Makassar, dll. dan kerjanya nanti di DJBC (direktorat jenderal bea dan cukai).

Perkuliahan di jurusan bea cukai sistemnya agak semi militer, karena nanti bisa aja ditempatkan di pelabuhan atau daerah perbatasan sehingga mungkin akan menghadapi penyelundup secara langsung.

4. Kebendaharaan Negara

sumber: IG @heruismirald

Kata "bendahara" artinya kurang lebih adalah orang yang mengurus masalah keuangan. Dalam lingkup yang lebih luas, dalam hal ini negara, bendahara negara berarti mempunyai tugas mengurus keuangan negara. Kira-kira itulah yang dipelajari dari jurusan Kebendaharaan Tentunya negara Indonesia kita ini, perlu orang-orang yang memahami seluk beluk keuangan negara, mulai dari perencanaan, pelaksanaan serta pelaporan dari penggunaan uang negara itu.

Dalam hal perencanaan, yang dipelajari misalnya tentang Sistem Perencanaan Anggaran, Penyusunan APBN, bagaimana Kementerian-kementerian negara/Lembaga mengajukan anggaran, bagaimana mekanismenya menjadi sebuah APBN.

Dalam hal pelaksanaan berarti dalam hal implementasi APBN yang telah dilaksanakan, dalam hal ini mempelajari tentang Pelaksanaan APBN di sektor belanja, pendapatan maupun pembiayaan, Pengelolaan Kas, Pengelolaan Investasi, Pengelolaan Utang, dll.

Dalam hal pelaporan (pelaksanaan APBN), materi yang dipelajari antara lain akuntansi umum dan akuntansi pemerintah. Sementara itu, materi yang dipelajari di jurusan Kebendaharaan Negara sesuai dengan tugas dan fungsi Ditjen Anggaran, Ditjen Perbendaharaan, serta Ditjen Pengelolaan Utang.

5. Penilai / Pajak Bumi Bangunan

hasnasyarifatul
sumber: IG @hasnasyarifatul

Penilai adalah profesi yang bergelut dibidang penentuan atau penaksiran nilai dari sebuah asset, dalam hal ini bumi dan bangunan. Jurusan ini bisa disebut sebagai “Tekniknya STAN”, jadi jangan kaget jika di jurusan ini ada mata kuliah Ilmu Ukur Tanah, Teknologi Bangunan, Teknik Perencanaan Kota, dll.

Jurusan ini hanya terdapat di STAN dan belum ada di perguruan tinggi lain di Indonesia. Jadi bisa dibilang, jurusan ini sifatnya sangat terspesialisasi dan sangat langka. Di Amerika, spesialisasi ini disebut Appraiser atau di negara lain ada yang menyebut Valuer.

Lulusan dari Jurusan Penilai bisa ditempatkan dalan Ditjen Pajak, Ditjen Kekayaan Negara atau BPKP.

6. Manajemen Aset

Kalo Jurusan Penilai bisa disebut sebagai "tekniknya STAN", maka jurusan Manajemen Aset bisa disebut sebagai "hukumnya STAN". Di sini lo akan berkutak-katik dengan mata kuliah hukum yang ga bakalan jauh-jauh dari topik masalah piutang lelang negara (bisa jadi juru sita atau juru lelang) serta penilaian aset dan properti.

Setelah lulus dari jurusan ini, lo akan ditempatkan sebagai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Apakah itu di kanwil DJKN atau di kantor operasionalnya, yaitu Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang tersebar di seluruh Indonesia.

PERKULIAHAN

250016_2270934381049_3064310_nPerkuliahan di PKN STAN untuk program D-III dilaksanakan selama 6 semester atau kurang lebih selama 3 tahun di Bintaro, Tangeran Selatan (non bea cukai) dan di Rawamangun, Jakarta Timur (Bea Cukai). Sedangkan program D-I pendidikan dilaksanakan selama 2 semester atau kurang lebih 1 tahun di berbagai Balai Diklat Keuangan yang tersebar di beberapa kota di Indonesia. Mahasiswa tidak dipungut biaya kuliah selama mengikuti pendidikan.

Perkuliahan di sini ga seperti di perguruan tinggi umum yang lain. Salah satu bedanya misalnya masalah seragam, di sini ada aturan pakaian yang wajib dipatuhi oleh mahasiswa. Senin dan rabu memakai kemeja putih dan bawahan hitam, Selasa dan Jumat memakai kemeja cerah dan bawahan gelap, Kamis memakai Batik.

Selain itu kuliah di STAN memakai sistem paket. Jadi semua mata kuliah sejak tahun pertama sampai tahun terakhir sudah ditentukan. Ga ada sistem KRS seperti halnya perguruan tinggi lain. Di tengah dan akhir semester, ada UTS dan UAS yang akan menentukan Indeks Prestasi (IP) lo. Jadi perkuliahan di STAN bisa dibilang ga akan jauh beda dengan sistem di SMA/sederajat.

belajar stan
Suasana belajar bareng menjelang UTS/UAS. Sumber foto: Dimas Zakaria

Nah buat lo yang sempet mengeluhkan tentang UN yang dulu menjadi penentu kelulusan, di STAN udah biasa banget ujian hidup-mati seperti itu. Bedanya kalo di SMA UN-nya cuma sekali, di STAN tiap UTS dan UAS serasa seperti UN. 😀 Kurang dari nilai tertentu, maka risikonya drop out. Jadi perjuangan di STAN ga cuma masuknya doank, justru perjuangan yang sesungguhnya adalah untuk bertahan kuliah di kampus ini.

Tapi lo ga harus khawatir. Kalo lo berhasil lolos USM STAN, berarti lo udah punya modal basic skills buat survive di kampus ini, tinggal bagaimana lo menjalani proses selama kuliah. Biasanya menjelang ujian para mahasiswa akan saling membantu dengan, salah satunya, ngadain tentir untuk matkul-matkul yang susah. Mahasiswa yang pinter di kelas atau angkatan akan ngasih tutoring ke mahasiswa lain. Pemandangan ini udah jamak banget terlihat mulai 2-3 minggu sebelum UTS/UAS di kost, pelataran mesjid, taman, dan tempat-tempat ngumpul lain. Jadi di kampus ini lo ga akan berjuang lulus sendirian, tapi bareng-bareng dengan temen seangkatan.

KEGIATAN NON AKADEMIS

non akademis
Sumber foto: @fadarbian, @meiliana_turus, @arrizallutfi, @cechass, @TEDxSTAN, @SabdanusaSTAN, @anakSTAN,

Selain kegiatan akademis, di STAN juga dipenuhi dengan Kegiatan non akademis. Kalo jaman gue dulu kuliah sih (tahun 2008-2011) kegiatan non akademisnya ga terlalu banyak, palingan yang populer banget itu olahraga. Tapi beberapa tahun terakhir, gue ngerasain sendiri bedanya, soalnya sampe sekarang gue masih tinggal di daerah kampus. Ketika mahasiswa banyak diisi anak generasi z, buanyak banget kegiatan atau organisasi baru di kampus ini.

Kegitan non akademis di STAN meliputi bidang Olahraga (Pekan Mahasiswa, STAN Runners, STAN Billiard), Seni dan Budaya (Festival Budaya Nusantara, Sabdanusa, Teater Alir, SMC, Animac, Revival, Paduan Suara Vocawardhana, dll.), Komunikasi (Radioblast, Mediacenter, Fotografi), Pecinta alam (Stapala), dll.

Selain itu, kuliah di STAN juga kental banget dengan organisasi perkumpulan tiap daerah. Tiap daerah punya nama-nama perkumpulan seperti Kamadiri (Keluarga Mahasiswa Kediri), Paspilo (Solo), Maharema (Malang), Himasurya (Surabaya), dll. Organisasi ini nanti akan membantumu dalam hal seperti pencarian kost, dan mengelola try out USM PKN STAN di daerah masing-masing.

SETELAH LULUS

Tahap Pra PNS

alifamidhan
Suasana Samapta. Sumber: IG @alifamidhan

Sebelum menjadi PNS, ada tes untuk masuk PNS yaitu Tes Kemampuan Dasar (TKD). Namun TKD alumni STAN terpisah dengan para calon CPNS dari perguruan tinggi.

Kalo tes CPNS lain bersaing untuk masuk kuota PNS tertentu, sementara di sini lo dituntut mendapat nilai TKD tertentu (passing grade/PG). Jadi, bila nilai lo diatas PG TKD, maka pasti akan diangkat CPNS. Kalo ga lolos akan ada TKD ulangan kalo ga salah sampai 2 kali. Kalo tetep ga lolos, ya ga diangkat CPNS. Tapi lo tenang aja, pengalaman sih, lebih dari 99% lolos.

Selain itu ada Capacity Building, Diklat Pra Jabatan dan Samapta untuk instansi tertentu. Disitu lo akan disiksa berlatih bersama TNI atau Kopassus. Ga lama kok, paling seminggu sampai sebulan! 😛

Penempatan Kerja

Lulusan STAN akan ditempatkan sebagai pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di seluruh Indonesia. Untuk jurusan yang udah spesifik seperti Pajak dan Bea Cukai misalnya, maka sebagian besar alumninya akan ditempatkan di instansi sesuai dengan jurusannya.

Misalnya jurusan Pajak ditempatkan di Direktorat Jenderal Pajak, jurusan Bea Cukai ditempatkan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Sedangkan untuk jurusan yang umum seperti Akuntansi, maka penempatannya bisa di berbagai unit eselon II di Kementerian Keuangan.

penempatan

Setelah penempatan instansi, selanjutnya adalah penempatan kantor. Nah instansi-intansi di atas ada yang kantornya cuma 1 di Jakarta aja misal DJA, Setjen, BKF. Namun ada juga instansi yang kantornya menyebar di seluruh kabupaten seluruh di Indonesia, misal DJP, DJBC, DJPB. Kalo mendapat kantor yang menyebar di Indonesia, maka lo mesti siap ditempatkan di daerah-daerah terpencil sekalipun, dari Sabang sampai Merauke, hingga Tahuna.

Setelah jadi PNS - Pegawai Negeri Sipil

459054_3277894388134_1297377051_o
mau tau gue yg mana? cari aja yang paling ganteng :p

Alumni D-III akan diangkat menjadi PNS golongan II-C, sedangkan alumni D-I akan diangkat menjadi PNS Golongan II-B. Baik alumni D-III maupun D-I bisa melanjutkan kuliah lagi setelah 2 tahun bekerja, baik melanjutkan kuliah kedinasan ataupun atas inisiatif sendiri.

Setiap PNS mempunyai masa wajib kerja selama (3n+1) tahun, jadi untuk D-I wajib kerjanya 4 tahun, sedangkan D-III wajib kerjanya 10 tahun. Apabila sebelum waktunya mengundurkan diri sebagai PNS, maka diwajibkan membayar biaya kuliah selama di STAN.

Bocoran dikit, enaknya jadi PNS di Kemenkeu, salah satunya tentu saja adalah take home pay (gaji + tunjangan) yang relatif di atas PNS lain. Selain itu sangat terbuka kemungkinan untuk melanjutkan pendidikan secara kedinasan lagi baik dalam maupun luar negeri.

"...Anda akan melihat di atas langit ada langit. Saya berharap Anda bisa sama baiknya dengan lulusan terbaik di universitas lain. Saya tidak rela kalau investasi untuk STAN tidak menghasilkan lulusan terbaik" - Sri Mulyani Indrawati

Demikian artikel tentang seluk beluk perkuliahan di PKN STAN. Sebagai penutup, berikut ini video yang berisi tentang kesan-kesan kuliah di STAN yang dibuat dalam rangka perpisahan angkatan 2010

==========CATATAN EDITOR===========

Kalo ada di antara kamu yang mau ngobrol atau diskusi sama Ari seputar perkuliahan di PKN STAN, langsung aja tinggalin comment di bawah artikel ini ya. Buat kamu yang bingung sumber materi belajar untuk USM STAN, zenius.net udah launching video list terbaru tentang pembahasan soal USM STAN dari tahun 2013-2015. Kamu bisa lihat selengkapnya di bawah ini:

Tes Potensi Akademik

Tes Bahasa Inggris

Tertarik belajar dengan zenius.net? Kamu bisa pesan vouchernya di sini.

About 

Ari Candra bertanggung jawab sebagai administrator untuk semua account social media Zenius Education seperti twitter, facebook, instagram. Saat ini Ari juga aktif mengurus berbagai portal web info pendidikan Indonesia, termasuk akun twitter info_SNMPTN. Ari merupakan lulusan spesialisasi D-III Akuntansi Pemerintahan di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.
 

Follow Twiiter Ari di @aricandra

  • Deny Arya Wiranata

    Pada sumber mengenai pelaksanaan yang mas Ari cantumkan, disitu tertera kalimat begini :

    "Hal menarik lainnya, USM PKN STAN 2016 dan Tes Kemampuan Dasar (TKD) akan dilaksanakan bersamaan sebagai suatu proses seleksi masuk ke PKN STAN. “Kami menginginkan TKD sekaligus bisa di-cover dari awal. Dengan demikian, kita yakin bahwa semua yang masuk di sini sudah lulus TKD, agar jangan sudah mengeluarkan usaha mendidik, sudah lulus, tapi ketika lulus, TKD-nya justru tidak lulus.” "

    Apa maksud Tes Kemampuan Dasar (TKD) disini? Apa seperti kemampuan IPA dan IPS untuk masing-masing jurusan atau bagaimana? Makasih mas.

    • Ari Candra Arista

      Itu masih wacana juga sih. Jadi TKD itu sama dengan tes CPNS. Kalo jadi dilaksanakan di awal, maka materi ujian USM STAN nya juga akan berubah, ada materi TKD juga. Dan setelah lulus ga ada TKD lagi.

      Materi TKD sendiri dibagi 3 bagian:
      - Tes Wawasan Kebangsaan (seperti soal pelajaean Kewarganegaraan)
      - Tes Intelegensi Umum (materi TPA USM STAN sekarang)
      - Tes Karakteristik Pribadi (seperti soal pelajaran BK)

      • Deny Arya Wiranata

        Oh gitu jadi mungkin akan sedikit berbeda ya mas dengan tambahan materi lagi.

        Untuk materi TPA Stan ini bagus juga ya memperdalam TPA SBMPTN, justru lebih sulit dikit karena agak tricky pada soal2 STAN.

        • Ari Candra Arista

          Iya, sebenernya bisa paralel belajar STAN dan SBMPTN. Untuk tingkat kesulitan soal TPA STAN masih di atas SBMPTN, begitu pula bahasa inggrisnya. Nah kalo udah sekitar 1 bulan sebelum ujian, sebaiknya alokasikan waktu khusus buat belajar USM STAN.

          • kak, katanya TKD emg ada utk USM STAN dan STIS tahun ini,, kak ari bs kasih referensi website yg nyediain soal-soal TKD gak??

  • Magicwithme

    sori OOT
    tau gak web atau akun yang nyediain jadwal2 To sbmptn ? makasih bang

    • Dika

      gua juga lagi butuh nih to online 🙂

    • daviar surya

      di duniabuku.co.id lg ada pendaftarannya. gratis ko

  • Eliz

    Kalo juli bsok udah 20th masih bisa daftar tidak zen??

  • Yazid Busthami

    semoga secepatnya zen ada video pembahasan soal2 usm stan yg terbaru hehee
    Jadi lebih termotivasi setelah baca artikel ini 🙂

  • Moch siswan afandi

    Terima kasih mas ari untuk artikel yang satu ini. saya mau tanya mas, kan diluar itu banyak yang bilang atau beredar hal yang negatif lah tentang PKN STAN, mungkin mas ari juga tahu yang saya maksud. nah bagaimana nih menurut mas ari tentang hal-hal yang miring mengenai PKN STAN menurut kacamata mas ari ? saya sebagai orang awam mungkin akan lebih tercerahkan dengan balasan mas ari selaku orang yang tau betul STAN itu seperti apa. karena banyak yang bilang A.. B.. C.. mengenai PKN STAN dan justru membuat saya bingung seperti apasih sebenarnya STAN itu ? Terima Kasih mas ari, di tunggu balasannya 😀 hehehe

    • Satria Pranata

      Kamu tau film shaolin ga? Jadi ada 2 orang murid shaolin, yang 1 menempuh jalan baik dan yang 1 menempuh jalan yang jahat.

      Akhirnya yg baik dikalahkan ama yang jahat. Klise sih, tapi apakah shaolin yang salah? Saya yakin jawabannya ngga. Sekolah pasti memberikan yang terbaik buat murid2nya jadi baik juga. Tp kalo ada muridnya yang jadi jahat, ya memang karena pasti ada yg menyimpang.

      Begitu pula STAN, memang ada orang2 kyk Gayus. Tapi kamu tau ga? Orang2 hebat di KPK sana, yang nangkepin penjahat macem gayus, itu juga sama2 lulusan STAN.
      Cuman mereka ga keekspos aja.

      The point is, ga usah khawatir ke STAN. Kamu akan dididik untuk jadi hero, hero bagi keuangan bangsa. Kalopun kamu nanti jadi penjahat pasti bukan karena STAN yang ngajarin. Gitu kira2.

      Salam
      STAN 2008

      • Moch siswan afandi

        terima kasih kak satria pranata buat gambarannya dan jawabannya

    • Ari Candra Arista

      1. Jadi gini, tiap instansi apapun itu pasti ada oknum. Ketika ada oknum yang tertangkap, kemungkinannya 2:
      a. instansi tersebut emang banyak oknumnya atau
      b. sistem pengawasannya bagus karena instansi tersebut komit buat memberantas oknum dalam instansinya

      2. Di BPK dan KPK juga banyak anak STANnya, jadi yang memeriksa atau menangkap oknum2 nya juga sangat mungkin anak STAN sendiri.

      3. Jangan lupakan peran media yang selalu memblow up almamater ketika ada alumni STAN yang tertangkap, bandingkan dengan perguruan tinggi lain yang hampir ga pernah dimention

      4. Mengenai pendidikan selama kuliah, di STAN sangat zero tolerance terhadap kecurangan. Kalo lo ketangkap mencontek, siap2 besoknya langsung pulang kampung.

      • Moch siswan afandi

        terima kasih mas ari.. nah ada juga yang bilang kalo lulusan STAN itu gaji nya dikit namun penghasilannya banyak. yang dimaksud penghasilan disini itu apa ya mas ari ?

        • Ari Candra Arista

          Jadi pendapatan PNS itu secara umum terdiri dari gaji pokok dan tunjangan. Kalo gaji pokok semua PNS di instansi manapun sama, tergantung golongannya. Nah kalo tunjangan besarnya beda2 tiap instansi. Kalo di Kemenkeu sih besarnya tunjangan lebih dari gaji pokok.

          • moch siswan afandi

            terima kasih mas ari.

  • Muhammad Nur Habiburrohman

    Mau kasih sedikit koreksi ya
    Soalnya ada beberapa info yang sedikit out of date
    Saya alumni STAN 2013, dari Jurusan Kebendaharaan Negara
    1. Lulusan STAN/PKN STAN mulai dari tahun saya sudah tidak ada lagi yang ditempatkan di BPKP
    2. Untuk masa kerja wajib 3N+1, semisal kita belum memenuhi masa kerja tersebut, setahu saya kita juga tidak harus membayar ganti biaya kuliah kita, tetapi kita tidak bisa memperoleh ijazah kita dari STAN/PKN STAN, kalau mau ijazahnya ya itu yang harus bayar sesuai biaya kuliah
    3. Untuk TKD, mulai dari angkatan 2015, kalau tidak salah dilakukan pada saat mahasiswa masih kuliah di PKN STAN, jadi bukan TKDnya dijadikan sebagai pengganti USM PKN STAN (tolong dikonfirmasi ke mahasiswa PKN STAN yang sedang kuliah, karena saya belum yakin 100% kalau yang ini :D)
    4. "Selain itu ada Capacity Building, Diklat Pra Jabatan dan Samapta untuk instansi tertentu." || Capacity Building untuk mahasiswa yang sekarang sih katanya mereka dapat waktu jadi mahasiswa, setiap tahun diadain, angkatan saya kebetulan angkatan yang g dapat capacity building. || Diklat Prajabatan = diklat wajib yang dibutuhkan oleh CPNS sebagai syarat menjadi PNS, jadi semua instansi ada diklat prajabatan. || Samapta ini khusus buat Bea Cukai. Kalau di instansi lain ada yang dapat Diklat Teknis Umum dan Diklat Tingkat Satuan Dasar (tidak semua instansi).

    • Satria Pranata

      1. Tidak ada bukan berarti "tidak akan ada". BPKP dan BPK tetap jadi pengguna utama lulusan STAN kok, tapi memang dari lulusan 2012 lagi ga di acc sama menkeu untuk diambil bpkp/bpk.

      Salam
      Akun 2008/BPKP 2011

      • Muhammad Nur Habiburrohman

        Oh, jadi masih tetap ngambil lulusan STAN/PKN STAN ke depannya ya?
        Maaf, saya kurang update berarti, soalnya dari angkatan 2012 tidak ada lulusan STAN yang ditarik ke BPKP, saya pikir untuk ke depannya tidak akan ada terus
        Hehe
        Untuk setelah tahun 2012 berarti BPKP ambil pegawai dari seleksi CPNS Umum ya Mas?

        • Satria Pranata

          BPKP dan BPK sebenarnya setiap tahun selalu minta lulusan STAN loh, mintanya banyak pula. Tapi Menkeunya ga ngasih, kyknya gara2 penerimaan pajak yang tinggi jadi banyak dialokasiin ke pajak.

          Lulusan STAN biasanya jadi favorit di BPK BPKP daripada yang umum, soalnya kita udah punya pemahaman keuangan negara. Jadi lebih mudah ngajarinnya.

          Ia, setelah 2012 penerimaan CPNS umum terus.

    • Ari Candra Arista

      Makasih tambahannya

      Untuk TKD sendiri sih wacananya akan dilaksanakan bareng USM, jadinya bakal kayak tes CPNS.

      Tiap tahun aturan bisa beda-beda, ga ada yang pasti. Hehe

    • Ari Candra Arista

      Tambahan untuk no. 2: meskipun ijazah ga diambil, akan tetep ditagih oleh unit tempatmu bekerja. Gue ngalamin sendiri. Sebenernya sih ijazah gue ga dilihat juga ketika pindah ke Zenius, tapi sebagai bentuk tanggung jawab kepada negara, kalo mau keluar PNS, sebaiknya keluarnya juga baik-baik dan sesuai prosedur. 🙂

      • Butiran Pasir

        gaji di zenius berapa mas kok resign?? kalo boleh tau dulu kenapa mau masuk stan??

    • Ajib Novi

      Mas mau tanya.kalau tes STAN sama SBMPTN waktunya apa mesti bersamaan?

      • Muhammad Nur Habiburrohman

        Dari jaman saya ikut USM STAN (2010) sih belum pernah tabrakan jadwalnya

  • Fairuz Sani

    Kak kan dalam USM PKN STAN itu tahap pertama tes tulis, ada syarat nilai seperti SBMPTN tidak? semacam passing grade gitu untuk tiap jurusan. Dan biasanya kuota tiap tahun nya bagaimana?

    • Muhammad Nur Habiburrohman

      bantu jawab ya
      biasanya minimal nilai itu 7
      passing grade g ada
      kuota tidak tentu karena tergantung dengan kebutuhan

  • deanriswanto

    waaak!
    Gw semester 3 nih bang Jur. Kebendaharaan Negara, dulu inget pas jaman-jamannya USM gw belajar matdas sama bhs Inggrisnya dari Zenius mantepp

  • Suryani

    Mas maaf mau tanya, di atas dicantumkan bahwa mas ari pernah bekerja di ditjen anggaran kementrian keuangan dari 2012-2015, sedangkan untuk masa wajib kerja pns lulusan DIII adalah 10 tahun. Saat resign dari pns itu brarti sebagai gantinya mas ari membayar biaya kuliah selama di stan atau bagaimana? Terimakasih

    • Ari Candra Arista

      Iya, karena memang passionnya di pendidikan, kemarin setelah 3 tahun kerja, ganti rugi uang kuliah trus gabung ke zenius 🙂

      • Fifaro

        Jadi dulu Mas Ari salah jurusan ya ? He he.

  • iqlima kalista

    pengen juga masuk stan tapi lihat syaratnya itu loh bikin nyesek ..
    kacamata max 2 dioptri

    • Ari Candra Arista

      Itu yang bea cukai aja, selain itu gpp

  • Thristan Adhyasta Kanaya

    idih bagus kali video nya

  • Samuel Fernando Damanik

    Ada sedikit tambahan yaitu, akan ada beberapa hal yang berbeda semenjak transformasi STAN menjadi PKN STAN. Dan hal tsb harus dipertimbangan dengan matang sebelum masuk di perkuliahan kampus ini. Contohnya saja dalam hal penempatan. Lulusan PKN STAN tidak seluruhnya masuk ke lingkungan kerja Kemenkeu, sebagian akan berada/mengabdi di Pemerintahan Daerah.
    Jadi buat lulusan SMA/sederajat yang ingin berkuliah di kampus ini, informasi yang di dapat dari teman-teman yang berkuliah di PKN STAN jangan sembarangan/asal diterima. Harus benar-benar disaring dan cari bukti serta kebenarannya. Sehingga tidak ada penyesalan yang terjadi selama menjadi mahasiswa PKN STAN (STANers) nantinya. Keep fight guysss!! :))

    • Ari Candra Arista

      Makasih tambahannya. Kalo untuk sumber resmi terkait penempatan lulusan PKN STAN yg bisa di Pemda, bisa didapat dimana?

      • Samuel Fernando Damanik

        di permenkeu, cuman lupa permenkeu nomor brp hehe :))

        • Muchamad Taufik Hidaya Putra

          Nomor 2 Tahun 2016 tentang PKN STAN, setahuku PMK tentang PKN STAN yang baru itu.
          Barusan aja juga diumumkan untuk Lulusan 2016 ini bakalan ditempatkan di Kemenkeu, BPK, Kemenko Perekonomian, Kemenhub.

  • elsa veranica

    maaf kak aku mau tanya denger"juga tkd it seperti ttg pkn atau sejarah gt? emang bener yah kak?

    • Ari Candra Arista

      Iya, salah satu yang diujikan di TKD tentang wawasan kebangsaan

  • shofie agustina

    Kak Kalo cewek yang udah lulus dari d1 bc, bisa lanjut ke d3 bc lagi apa enggak? Atau harus ngambil spes lain nantinya kak?

    • Muchamad Taufik Hidaya Putra

      setelah D1, untuk melanjutkan D3 akan ada namanya Jurusan D3 Akuntansi Khusus, jadi dari Prodip 1 apapun nanti kalau mau melanjutkan ke PKN STAN lagi lanjutnya disitu.

  • Rifka Azalia Elvina

    Kak kalo D-III itu perempuan gaboleh ya?

    • Suryagus Benedictus

      Boleh

  • Abdillah Ahmad Reynaldi

    Bang maaf OOT, kalau mau diskusi sama abang gimana ya?

  • Dewi Merita

    Kak itu syarat nilai rata rata UN atau gabungan nilai Ujian sekolah dan UN ya?

  • Rini Susilawati

    Kak mau nanya, infonya kan pengisian formulir pendaftaran online 21 maret-3 april 2016, periode pembayaran 21 maret-4 april 2016. Bisa gak kak saya daftar sedangkan usia saya baru 17 tahun tanggal 6 juli 2016? Belum punya ktp. Tolong dibalas ya kak, makasih.

  • Rini Susilawati

    Kak mau nanya, infonya kan pengisian formulir pendaftaran online 21 maret-3 april 2016, periode pembayaran 21 maret-4 april 2016. Bisa gak kak saya daftar sedangkan usia saya baru 17 tahun tanggal 6 juli 2016? Belum punya ktp. Tolong dibalas ya kak, makasih.

  • Ulfatin Aulia Farhatun Nisa

    Kak, di STAN kan ada ketentuan kalo presensi kurang dari berapa, gitu, bisa kena DO. Nah, berarti di STAN, boleh nggak ya, kalo mau ikut kegiatan di luar gitu? Misal mau ikut MUN atau seminar-seminar gitu? Oh, ya, makasih, Kak, untuk gambaran tentang STAN-nya 🙂

    • Suryagus Benedictus

      Bantu jawab yah, selama diizinkan oleh lembaga (biasanya jika membawa nama PKN-STAN) nanti akan diberikan surat tugas untuk kegiatan2 seperti itu. Delegasi PKN STAN bahkan ada juga yang dikirim untuk mengikuti seminar diluar negeri

  • Gita Marwah

    Mas mau nanya nih,kalau minus mata sudah lebih dari 3, berpengaruh nggak saat tes kesehatan nanti? (jurusan selain bea cukai)

  • VioRico Kurniawan

    mas, saya sudah melaksakan tkd, itu kan ada tpa dan tbi, kira2 point yang dibuduhkan untuk kira2 merasa aman dalam kualifikasi penerimaan mahasiswa stan berapa mas ya ?
    Makasih

  • Annisa Mayas

    Kak mau tanya, saya kan perempuan nih kalau di syarat usm pkn stan untuk perempuan tidak boleh ambil jurusan D III bea cukai, kalau saya diterima di D I bea cukai apakah saya bisa lanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi? Dan pendidikan apa ya? Trmksh 🙂

    • Suryagus Benedictus

      Tentu bisa dong, kalo kamu sendiri mau lanjut ke pkn stan itu sendiri ada jurusan D3 khusus, kalo misalnya ke univ lain tinggal pilih, tapi syaratnya minimal bekerjanya seperti diatas

  • rizal zilmi

    sekalian ditambah soal dan pembahasan TKD dong mas Ari

  • Amel Felisha Dja’ar

    Terima kasih atas posting yg sangat membantu mas Ari, cuma mau tanya sbg perempuan yg lulus D1 Stan jurusan Bea Cukai, apakah juga ada kemungkinan ditempatkan di perbatasan?

    • Suryagus Benedictus

      Kemungkinan selalu ada, presentasenya sedikit

  • Sarah Rizky

    tahun ini TKD-nya di awal, jadi USM STAN terdiri dari 3 tahap. kalau menurut saya, yang paling susah itu tahap 2 karena ada ujian fisik hehe (maklum, saya ini tipe siswa yang hampir selalu kena sial di kelas OR).

  • bobby firmansyah

    Bang nilai UN itu ngaruh gak sih buat ke STAN?

    • Suryagus Benedictus

      Iya

    • Ari Candra Arista

      Ngaruh buat syarat daftar aja, selanjutnya ga ngaruh

      • lolca

        bang, taun 2017 nilau UN masih ngaruh untuk syarat daftar stan?

  • Wilda

    Mas Ari tolong jelasin cara lanjut pendidikan sampai setinggi tingginya sama grafik perkiraan lama waktunya dari d1 stan

  • Chacha

    Penempatan kerja di seluruh Indonesia itu ditentuin nya berdasarkan apa ya kak? Apakah berdasarkan nilai, kebutuhan pegawai di suatu instansi tsb atau bagaimana? Terima kasih sebelumnnya:)

    • Ari Candra Arista

      Macem-macem sih, kebutuhan pegawai, IPK, jenis kelamin, hasil TKD, dll.

  • Ayu Nuraini

    Kak boleh tanya nggak, saya kan asal manado insyaallah tahun depan mau ikut usm stan, tapi saya ikutnya yang di luar daerah misalnya jogja atau jakarta, itu bisa nggak? Terus kalau bisa dan nanti masuk, saya nanti masuk organisasi perkumpulan daerahnya yang daerah manado atau daerah tempat saya ikut usm? Terimakasih

    • Ari Candra Arista

      Bisa kok. Kalo perkumpulan terserah sih, tapi ya sebaiknya daerah asal lo atau yg udah pada kamu kenal anak2nya.

  • Rafka Al Jabbar

    ka kan saya mau ngambil akutansi saya mau nanya pelajaran apa saja yang hrus saya kuasai?

    • Sarah Rizky

      Penempatan jurusan di STAN itu kesannya random alias acak. Saya diterima di pilihan ke-1, tetapi ada senior yang diterima di pilihan ke-6. Jadi susah kalo 'minta' jurusan. Tapi pernah ada yang bilang kalo penempatan jurusan di STAN itu berdasarkan nilai USM. Misal di TPA kamu paling bagus di bagian numerik, kemungkinan kamu ditempatkan di akuntansi atau penilai. Kalau di Bhs. Inggris kamu paling bagus di error recognition, mungkin kamu akan ditempatkan di pajak (soalnya orang pajak senengnya nyari kesalahan SPT-nya WP wkwk). Tapi ini baru katanya lho, BELUM TENTU BENER.

      Saran saya, mending kamu belajar yang menyeluruh aja. Kalau ternyata kamu diterima di jurusan yang bukan pilihan utama kamu, ya terima. Temen saya banyak kok yang begitu. Dia pengennya di pajak, malah diterimanya di bea cukai. Sekarang dia malah bersyukur karena tugas kuliah bea cukai gak sebanyak di pajak -_-

  • rofika putri

    maaf mau tanya gimana caranya untuk download soalnya ?

  • Qoriatul Khairunnisa

    Wah bismillah, semoga saya bisa jebol untuk 2017 di PKN STAN! Aamiin ya Allah.

  • azizah rayya

    mas mau tanya kan diatas syarat d3 bea cukai harus cowok, kalo cewek jadi cuma d1? apa boleh habis d1 trus melanjutkan ke d3? terima kasih

    • Sarah Rizky

      Kata dosen saya, lulusan D1 hanya bisa melanjutkan ke D-IV Akuntansi. Misalnya saya nih yang D1 Pajak, nanti gak bisa lanjut ke D3 Pajak. Bisanya ya D-IV Akuntansi. Tapi kalo lanjut di luar STAN ya jurusannya terserah.

  • Nabilah

    1. Saya ingin bertanya jika kita gagal dites kesehatan apakah itu berarti kita sudah gagal?
    2. Itu maksudnya Dari lari 12 menit, kita disuruh lari 12 menit tanpa henti atau seperti apa teknisnya?
    Terimakasihh

    • Ari Candra Arista

      1. Iya udah gagal
      2. Iya lari keliling lapangan selama 12 menit. Nanti diitung dapet berapa putaran.

    • Sarah Rizky

      Ikut nambahin ya. Lari keliling lapangan bola selama 12 menit + lari pola angka 8.

  • Bariq

    Kita bisa daftar ke D IV akuntansi langsung ga? atau harus D III dulu?

    • Ari Candra Arista

      Harus D3 dulu. D4 khusus buat yg udah lulus D3 dan udah bekerja sekian tahun

  • kartikasari

    Berkat Bpk AIDU TAUHID.SE. M.Si.

    Pengangkatan Guru Honorer Melalui Jalur Khusus di BKN Pusat

    "Bismillahirahmanirahim...
    Berkat Bpk AIDU TAUHID.SE. M.Si. yang banyak
    membantu saya, saya sekarang lulus CPNS dan SK saya akhirnya bisa
    keluar,itu adalah kisah hidup dari saya, jika anda ingin seperti saya
    anda bisa,Hubungi Bpk AIDU TAUHID.SE. M.Si. No HP Beliau: 0852-5552-2745
    siapa tahu beliau masih bisa membantu anda untuk mewujudkan impian anda
    menjadi PNS.
    Saya berharap untuk ke depannya semakin banyak lagi
    yang bisa lulus dengan bantuan Bpk AIDU TAUHID.SE. M.Si. . atau bisa
    lihat profil beliau di http://www.bkn.go.id/unit_kerja/aidu-tauhid ,Selama kita masih berusaha maka di situ pasti ada jalan.,Terima kasih

  • arfan

    kak gua pgn tanya, gua lulusan SMA thun 2016, tapi nilai un gue di bawah 7.00 itu udh mutlak gak lolos seleksi administrasi? Tapi waktu gua SMA gua lolos tes administrasi, soalnya yang jadi bahan penilaian cuma rapor smstr 1-5, jadi skrg ceritanya gue pengen tes lagi kak, begitu.

    • Sarah Rizky

      Pas jamannya saya daftar STAN (th 2016), nilai 7.00 itu rata-rata nilai ijazah, bukan rata-rata nilai UN.

  • Milaaty Sakinah

    kak ari kan lulusan STAN dan udah kerja di Ditjen Anggaran, Nah, alasannya kak ari untuk keluar itu apa? padahal jelas-jelas kalau kerja disitu kehidupannya terjamin? gajinya banyak?

  • Yana muzha

    Kak, kamaren aku ikut TO USM STAN yang diselenggarakan oleh mahasiswa STAN, aku dapat rangking regional 39/270-an peserta (ga dapat nilai mati). Pertanyaan aku, apa soal2 di TO ini sudah mendekati soal2 USM STAN yang sebenarnya (dalam hal materi, dsb) ?? Karena itu artinya aku bisa pake ini buat patokan.

    Terus yang ujian fisik, itu penentuan lulus/gak nya gimana, kak?? Apa misal kalau kita habis disuruh lari terus pingsan, itu artinya gak lulus, atau gimana? Dan itu fungsinya buat apa sih kak, kan nanti kita pas kerja gak terlalu berat di fisik?

    Terus, karena aku anak ipa, yang cuma dapat materi ekonomi selama 2 semester (lintas minat kelas 10) , yang artinya aku belum punya cukup bekal di ekonomi, apa nanti nya bakal diajarin dasar nya dulu atau langsung materi yang berat?

    Maaf ya kak, nanya nya banyak. Nanti kalau ada pertanyaan boleh tanya lagi??
    Makasih sebelumnya
    Email: yanaa.purple27@gmail.com