Kupas Tuntas Jurusan Ilmu Psikologi

Kupas Tuntas Jurusan Ilmu Psikologi

Selama lima belas tahun terakhir, tiap kali gue ketemu orang baru (apalagi begitu tau latar belakang bidang gue psikologi) pertanyaan yang dialamatkan ke gue hampir selalu itu-itu lagi:

“Oh lo anak psikologi… bisa baca pikiran orang dong??”

Saking bosennya gua sama pertanyaan ini, jawaban gua seringkali beda-beda. Dari jawaban yang bener, singkat, sampai asal-asalan, hehe... Tapi tenang aja, di artikel ini gua gak akan menjawab pertanyaan tentang psiko asal-asalan. Karena justru dalam kesempatan kali ini, gue mau jelasin ke lo garis besar dunia pendidikan psikologi, dari ruang lingkup ilmunya, materi yang dipelajari, kekeliruan umum seputar dunia psikologi, sampai bagaimana seorang psikolog bisa berkarya dalam masyarakat.

Kenapa gue bikin tulisan ini sih? Ada beberapa alasan sebetulnya. Salah satunya karena gua lihat beberapa tahun terakhir jurusan psikologi ini lagi laku keras, terutama di kalangan anak IPS. Di satu sisi, gue sih seneng banget kalo lo pada doyan sama ilmu yang gue tempuh dulu sebagai mahasiswa. Tapi di sisi lain, gue juga mau memastikan bahwa lo bener-bener ngerti apa itu dunia psikologi sebelum nantinya lo terlanjur masuk jurusan psikologi.

Jangan sampai nanti lo kecewa pas udah masuk bahwa ternyata kuliah di psikologi ga seasik yang lo kira. Atau bisa jadi ternyata materinya beda banget sama yang lo kira selama ini. Karena itulah pada kesempatan kali ini gua mau nulis selengkap-lengkapnya tentang dunia pendidikan psikologi, itung-itung gua juga mau meluruskan pandangan umum yang keliru tentang dunia (karena gua udah bosen dapet pertanyaan yang itu-itu lagi jadi mending gua tulis aja jawaban lengkapnya di sini).

Business Ideas And Creativity

Nah, tapi sebelum gua nulis seputar dunia psikologi... biar lebih afdol, gua mau ceritain sedikit latar belakang pendidikan, dan bidang profesi gue dulu. Karena mungkin ada pembaca yang kepikiran "Kenapa gua harus dengerin dan percaya sama penjelasan lo soal jurusan psikologi?"

Terhitung sejak tulisan ini dipublikasikan (2016) bisa dibilang gua telah menggeluti dunia psikologi selama 15 tahun, baik dalam ranah akademis, praktis, maupun riset. Gue menimba ilmu di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, dengan mengambil kuliah S1 dan juga S2 Psikologi bagian Klinis Dewasa. Dalam dunia profesional, selama 5 tahun terakhir gue aktif dalam proyek post-prison program yang diselenggarakan oleh Pusat Riset Ilmu Kepolisian UI, bekerja sama dengan Densus 88 untuk menangani 127 mantan narapidana teroris yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Singapura.

Nah itulah kurang lebih, profil singkat latar belakang gue di dunia psikologi baik secara akademis maupun profesi. Moga-moga pengalaman gue di dunia psikologi ini, bisa membantu lo dalam memahami jurusan psikologi dan dunia perkuliahan psikologi secara lebih mendalam. Tapi sebelum gua kupas satu persatu materi yang nantinya bakal lo pelajari kalo masuk psikologi, gua mau sedikit meluruskan beberapa persepsi yang keliru dulu tentang jurusan psikologi yang udah terlanjur beken, terutama di kalangan anak-anak SMA.

Beberapa gosip jurusan Psikologi yang (bisa jadi) menyesatkan...

Nah, biasanya sebelum memutuskan mau masuk jurusan apa. Anak SMA suka denger-denger gosip entah darimana tentang berbagai jurusan yang mau mereka ambil. Jurusan Psikologi juga gak terlepas dari gosip-gosip yang sedikit-banyak jadi motivasi (atau demotivasi) anak SMA untuk memutuskan mau kuliah di jurusan mana.

Nah, beberapa gosip yang populer biasanya adalah:

  1. Jurusan psikologi bisa bikin kita baca pikiran orang;
  2. Lulusan psikologi ujung-ujungnya kerja jadi HRD;
  3. Orang psikologi kerjaannya nyembuhin orang yang "sakit jiwa";
  4. Orang psikologi bisa memanipulasi pikiran orang seperti di serial detektif;
  5. Jurusan psikologi ngajarin cara menganalisa orang bohong/nipu

... dan masih banyak lagi gosip-gosip umum yang beredar seputar jurusan psikologi. Okay, buat lo yang mau serius beneran masuk jurusan psikologi tapi masih kemakan dengan gosip-gosip jurusan psikologi yang beredar, gua harap tulisan gua di sini bisa membantu mencerahkan lo semua. Terkait dengan 5 contoh gosip di atas, kayaknya bakal kepanjangan kalo gua kupas satu persatu. Jadi gua pikir akan jauh lebih praktis kalo gua langsung aja jelasin ke lo hakikat ilmu psikologi yang sesungguhnya, materi apa aja yang lo dapetin nanti kalo kuliah di psiko, sama variasi peluang karir apa saja yang menunggu lo setelah nanti lo lulus menjadi Sarjana Psikologi.

Oke, langsung aja kita mulai dengan hakikat dari ilmu psikologi.

Hakikat ilmu Psikologi

Berdasarkan sejarahnya, psikologi sebenernya berakar dari filosofi mengenai eksistensi manusia, dimulai dari tipe-tipe kepribadian manusia, serta bagaimana manusia berperilaku. Sebagaimana hampir semua disiplin ilmu yang ada sekarang, ilmu psikologi pada awal pengembangannya masih suka kecampur-campur konsepnya dengan banyak hal lain, terutama filsafat non-empirik. Seiring berjalannya waktu, ilmu psikologi semakin terlepas dengan konsep-konsep lain dan menjadi disiplin ilmu mandiri yang memiliki definisi yang jelas, indikator, serta tolak ukur yang bisa dikuantifikasi.

Chalk board doodle with symbols on psychology. Vector illustrati

Secara singkat, ilmu psikologi bisa diartikan sebagai ilmu yang mempelajari perilaku dan fungsi mental manusia secara ilmiah. Dalam proses perkembangannya, ilmu psikologi mengalami beberapa fase seiring dengan semakin bermunculannya teori baru yang saling mengoreksi, mengevaluasi, dan melengkapi satu sama lain. Hingga akhirnya, ilmu psikologi terus berupaya untuk dapat melihat "pola umum" untuk menjelaskan perilaku manusia yang kompleks.

Namun demikian, ilmu psikologi modern berkembang semakin pesat sejak menggandeng disiplin ilmu lain, yaitu neurologi yang basisnya dari dunia medis. Dengan pendekatan neurologi, para psikolog saat ini tidak hanya berpatokan pada "pola" yang diketahui dari serangkaian teori dan eksperimen sebelumnya, tapi juga bisa melihat langsung proses aktivitas otak manusia secara detil. Dengan melihat impuls listrik, syaraf, hormon, dan mekanisme biologis yang bekerja, para psikolog dapat melihat proses sesungguhnya dibalik aktivitas mental manusia yang kompleks, sehingga bisa melihat lebih mendalam tentang dinamika emosi manusia. Nah, penggabungan antar 2 disiplin ilmu ini, sekarang kita kenal dengan istilah neuropsikologi.

PS. Mungkin ada di antara lo yang penasaran apa bedanya psikiater dengan psikolog. Secara singkat psikolog memandang gangguan mental dengan menggali masalah individu tersebut secara mendalam, kemudian menyelesaikan masalah tersebut dengan terapi tanpa bantuan obat-obatan. Sementara psikiater memandang gangguan mental dari sudut pandang medis kedokteran, yang menyelesaikan masalah tersebut dengan pemberian terapi obat-obatan (farmakoterapi) yang notabene berlatar belakang kedokteran. Udah jelas kan pada bedanya?

Itulah kurang lebih, gambaran singkat hakikat dari ilmu psikologi. Nah, sekarang kita mulai masuk ke pembagian umum dalam kuliah psikologi.

Pembagian umum kuliah Psikologi

Okay, sebelum gua masuk ke pembagian umum konsentrasi bidang psikologi, gua cuma mau menekankan bahwa gak ada perbedaan signifikan antara jurusan psikologi yang menyaring mahasiswanya berdasarkan paket ujian Saintek maupun Soshum. Pada dasarnya, ilmu yang akan lo pelajari itu kurang lebih sama, hanya ada perbedaan perspektif aja di tiap universitas dalam menyaring calon mahasiswanya. Jadi saran praktis gue, buat lo anak IPA yang mau masuk psikologi, lo tinggal pilih universitas yg menyaring mahasiswanya dengan paket ujian Saintek (seperti Unpad, UNS, dll). Sedangkan anak IPS yang mau masuk Soshum, bisa langsung pilih universitas yang menyaring dengan paket ujian Soshum (seperti UI, UGM, dll).

Jadi sekali lagi, tidak akan ada perbedaan signifikan terhadap ilmu yang lo pelajari maupun peluang berkarya lo ke depannya, selama lo berkuliah di universitas dengan latar belakang reputasi yang baik. Ok, sekarang kita langsung masuk ke pembagian umum kuliahnya.

1. Bagian Psikologi Umum dan Eksperimental

Dalam upaya melihat pola perilaku manusia, tentu seorang psikolog harus melakukan penelitian. Melakukan penelitian berarti harus melakukan pendekatan eksperimen dengan cara yang tepat, metodologi yang valid, alat tes yang akurat, sumber responden yang reliabel, dsb. Nah, dalam cabang kuliah inilah yang merupakan pusat keilmuan psikologi paling dasar yang mengupas segala hal yang berhubungan dengan pembuatan dan pembaharuan alat tes dan penyusunan metodologi penelitian.

Pada dasarnya, setiap ilmuwan maupun praktisi psikologi sangat diharapkan untuk bisa menguasai ilmu-ilmu yang diajarkan oleh bagian ini. Jadi walaupun lo adalah seorang praktisi psikologi klinis, staf HRD, psikolog sosial, konsultan psikologis, dsb. Sedikit banyak lo perlu mengetahui tentang metodologi yang tepat dalam melakukan eksperimental psikologi. Sebab di bidang psikologi manapun, kemampuan lo dalam merumuskan permasalahan penelitian psikologis serta keahlian lo dalam membuat alat pengukuran psikologi, merupakan kompetensi-kompetensi dasar yang diharapkan untuk dimiliki oleh seorang dengan latar belakang pendidikan psikologi.

Tapi secara khususnya, buat lo yang tertarik banget sama penelitian psikologi, statistik psikologi, mau bener-bener expert di bidang eksperimentasi psikologi. Lo bisa mendalami kuliah-kuliah di jenjang S1 yang berfokus pada konsentrasi bagian eksperimental ini. Gua jamin ilmu yang lo dapet di sini bener-bener kepake dalam studi keilmuan apapun, terutama untuk mendapatkan kesimpulan ilmiah yang tepat.

2. Bagian Psikologi Klinis

Bagian psikologi klinis ini seringkali juga disebut paling merepresentasikan profesi "psikolog" secara murni. Kenapa? Karena di bagian ini lo gak lagi mempelajari "pola umum" perilaku manusia tapi justru lo membedah perilaku manusia secara khusus dan mendalam, khususnya berbagai kondisi mental manusia yang paling ringan hingga paling ekstrim!

One sad person with the word Help on him stands apart from the g

Dalam membedah kondisi mental manusia yang sifatnya sangat individual, pribadi, dan mendalam... lo bisa dihadapkan dengan berbagai macam kondisi gangguan yang sifatnya pribadi, dari konteks umum seperti "susah move on dari mantan" atau "kurang percaya diri", sampai kondisi ekstrim seperti depresi, skizofrenia, gangguan identitas terdisosiasi (dulu disebutnya gangguan kepribadian ganda), gangguan bipolar, gangguan kepribadian macem-macem kaya histrionik, narsisistik, antisosial, dll.

Nah, buat lo yang emang bener-bener tertarik mendalami berbagai jenis gangguan mental, atau terinspirasi cerita-cerita detektif yang berhadapan dengan psikopat. Maka bidang konsentrasi yang paling mendekati ya berarti psikologi klinis ini. Tertarik memahami kondisi psikologi manusia secara mendalam dan kasus-kasus kondisi mental yang aneh-aneh? Berarti bagian ini cocok banget buat lo!

PS. Bagi lo yang bener-bener mau jadi seorang dengan gelar PSIKOLOG, ya berarti jalan satu-satunya adalah dengan lulus S1 dari jurusan psikologi, kemudian meneruskan S2 dengan mengambil JALUR PROFESI. Wah, berarti kalo S2-nya ngambil jalur lain (misalnya jalur terapan) gak layak disebut psikolog dong? Secara resminya sih iya, mereka yang layak disebut "psikolog" hanya yang mengambil S2 jalur profesi psikolog. Sedangkan yang mengambil S2 terapan, biasanya disebut ahli psikometri, ahli intervensi sosial, dll.

3. Bagian Psikologi Perkembangan

Bagian yang satu ini berurusan sama isu-isu perkembangan proses mental manusia mulai dari bayi sampe manula. Proses perkembangan mental manusia itu emang bisa jadi topik yang menarik banget, dari mulai balita ke tahap anak-anak, terus masuk ke tahap puber, kemudian ke tahap remaja, dewasa, hingga manula. Setiap proses itu memiliki proses yang bisa dikaji secara ilmiah, dari mulai proses perkembangan remaja, krisis-krisis pengembangan, cara mendidik anak, dll.

Bagian ini ga cuma mencakup praktik psikologinya aja, tapi juga secara aktif terus melakukan pengembangan ilmunya juga. Soalnya isu psikologi perkembangan ini biasanya penelitiannya lama banget, sampai bertahun-tahun. Salah satu contohnya pernah dibahas di artikel zenius sebelumnya tentang "marshmallow experiment" yang akhir-akhir ini beken untuk menjadi salah satu indikator memprediksi tingkat self-control, kesuksesan, serta kesehatan seorang anak di kemudian hari.

Nah, marshmallow experiment itu cuma salah satu contoh dari banyak banegt riset perkembangan yang lain. Biasanya, riset-riset yang berhubungan dengan isu perkembangan manusia ini terus dijalani berpuluh-puluh tahun untuk kemudian dijadikan database keilmuan untuk bisa menjadi insights bagi dunia psikologi di kemudian hari. Buat lo yang tertarik sama perkembangan anak dan remaja, bagus nih lo ikutin perkembangan.

4. Bagian Psikologi Industri dan Organisasi

Bagian Psikologi Industri dan Organisasi ini biasanya disebut juga dengan istilah "PIO". Seperti yang bisa lo tebak sendiri dari namanya, bagian konsentrasi ini fokusnya ke psikologi industri, perusahaan, dan organisasi. Secara umum sih, bagian konsentrasi ini seringkali dikaitkan dengan dunia MSDM atau HRD (departemen sumber daya manusia) di dunia industri kerja perkantoran.

Symbol People Stand On Jigsaw Puzzle Pieces

Emang ngapain aja sih kerjaan HRD kantoran? Dalam dunia industri perusahaan dan organisasi... memiliki interaksi antar manusia yang kompleks, dari mulai proses perekrutan yang memerlukan metodologi tertentu, penanganan konflik internal, hubungan atasan-bawahan, hubungan antar departemen, masalah komunikasi dalam tim kerja di kantor, fluktuasi motivasi kerja, cocok atau nggaknya orang di sebuah posisi kerjaan, bahkan sampai penentuan letak meja, kursi, lampu, dsb dibahas di PIO. Selain itu sebetulnya masih buanyaak banget topik lain dalam interaksi manusia dalam sebuah organisasi/kantor yang menarik untuk dibahas. Pada intinya sih, fokus dari PIO ini adalah membuat kondisi psikologis setiap individu serta interaksi antar manusia dalam kantor menjadi semakin baik untuk menunjang produktivitas kerja.

Buat lo yang seneng dengan dunia perkantoran, berinteraksi dengan rekan-rekan kerja, memahami setiap masalah dan kebutuhan mereka, meracik sistem perekrutan yang tepat untuk bisa menyaring calon karyawan yang berkualitas, dll... maka konsentrasi bidang psikologi ini cocok banget buat lo.

5. Bagian Psikologi Pendidikan

Pendidikan seseorang, baik dari kecil hingga gede, ga bakal terlepas dari kemampuan orang tersebut untuk mempelajari hal-hal yang sesuai dengan kapasitas mentalnya masing-masing. Berdasarkan dari pandangan ini, seorang ahli psikologi pendidikan berkontribusi pada masyarakat.

Pendidikan memang adalah kunci dari perkembangan peradaban umat manusia,  dan karena itulah proses pendekatannya harus dikaji dengan tepat. Mulai dari bagaimana melakukan pendekatan yang tepat bagi pendidikan anak usia dini (PAUD), bagaimana cara mendidik yang tepat agar para pembelajar memiliki movitasi intrinsik dalam belajar, hingga pendidikan non jenjang seperti pelatihan-pelatihan buat karyawan atau staff ahli tertentu.

Kalau lo ngedalemin mata-mata kuliah di bidang psikologi pendidikan, lo akan ahli dalam memetakan sebuah kebutuhan, tujuan, hingga detil-detil yang harus dipersiapkan dan dilakukan untuk pendidikan untuk usia tertentu, populasi tertentu (pedesaan, perkotaan, anak kebutuhan khusus, anak penyandang cacat, karyawan pabrik, dsb), sampai pendekatan yang tepat untuk mengajar anak usia remaja sesuai dengan kapasitas mental masing-masing.

6. Bagian Psikologi Sosial

Seperti layaknya Bagian Psikologi Umum dan Eksperimen, ilmu-ilmu dari bagian ini sebenarnya sangat diperlukan oleh seluruh manusia berlatar belakang pendidikan psikologi. Kenapa? Karena seluruh manusia yang pernah ihdup di dunia ini pasti terkait banget sama lingkungan masyarakat tempat ia tinggal. So, pasti dong ada interaksi antara proses mental seorang individu dengan individu lain atau kelompok.

Nah, proses interaksi ini yang coba dijelasin lewat teori-teori psikologi sosial (lebih sering disebut “psisos”). Bagian konsentrasi psikologi inilah yang nantinya akan menjawab pertanyaan: Kenapa sebuah kelompok sosial masyarakat bisa pecah, kenapa ada individu yang cenderung otomatis jadi pemimpin dalam sebuah kelompok, kenapa sebagian dari manusia bisa jadi semangat (atau malah makin males) melakukan aktivitas kalau ada orang lain. Semua itu diajarin di mata-mata kuliah psisos ini.

Dari mulai keahlian manajemen psikologi massa, resolusi konflik, intervensi sebuah kelompok, sampe pemetaan sebuah masyarakat bisa jadi keahlian-keahlian yang sangat bermanfaat dalam karya lo di masyarakat setelah lulus kuliah.

 

Keahlian yang didapat setelah lulus

Setelah lo tau bagian-bagian apa aja yang biasanya ada di sebuah institusi pendidikan psikologi dan kemampuan-kemampuan apa aja yang bisa lo dapetin dari  bagian-bagian tersebut, pasti lo nanya dong, abis lulus enaknya ngapain nih? Apa sih kontribusi yang bisa dikasih ke masyarakat sebagai lulusan psikologi? Eh tapi sebelum masuk ke ruang lingkup profesi, kita harus tau dulu nih kemampuan & keahlian semacam apa sih yang dimiliki lulusan psikologi? Nah, berdasarkan bekal kemampuan/keahlian inilah, nantinya lo bisa berkarya dalam masyarakat.

A. Kemampuan menganalisis permasalahan individual

Yang namanya sarjana, apalagi yang semasa kuliahnya bener-bener mendalami ilmunya, pasti punya kemampuan analisis masalah yang mumpuni di bidang ilmunya masing-masing. Nah, kalo untuk sarjana psikologi, ya pasti hal yang menjadi andalannya adalah daya analisisnya terhadap aspek individual dari pemilik masalah. Sebenernya udah jelas banget sih ini maksudnya, karena emang selama empat tahun, para mahasiswa psikolog tuh dilatih memahami permasalahan secara mendalam dan detil mengenai orang dan perilakunya. Bayangin aja, seluruh lulusan psikologi di Indonesia pasti pernah ngalamin berkali-kali disuruh bikin tugas analisis kepribadian, dari responden, tokoh film, tokoh sejarah, sampe diri sendiri.

Kemampuan ini kesannya sepele tapi bakal jadi berguna banget dalam kehidupan interpersonal lo setelah kuliah.

B. Kemampuan mengolah data kuantitatif dan kualitatif

Buat lo yang belom paham sama apa itu data kuantitatif dan kualitatif, ada baiknya lo baca dulu di google/wikipedia. Intinya, baik nyadar ataupun nggak, selama kuliah jenjang sarjana di jurusan/fakultas psikologi kita tuh bakal dilatih terus penerus seputar metodologi dan analisis pengolahan data. Mulai data-data ringan macem hasil kuesioner buat 30 orang yang cuma isinya “setuju” atau “tidak setuju”, sampe data gede banget yang superkompleks multidimensional!

Itu baru data kuantitatif, belum lagi data yang panjaaang banget tentang kehidupan beberapa orang pada populasi khusus yang menarik untuk dijadikan kasus. Data yang berisi narasi panjang dan menggali hal yang mendalam ini nih namanya data kualitatif.

Dimulai dari proses pembuatan alat tes yang valid (bikin kuesioner, bikin panduan wawancara dan observasi, dsb), mengambil datanya di lapangan (nyebar kuesioner, wawancara, diskusi kelompok, observasi, dsb), mengolah data tersebut di komputer mulai dari urusan statistik sampe pengkodingan hasil wawancara, sampe ke tahap akhir yang berupa penulisan laporan hasil penelitian. Lo bayangin aja tugas kaya gini ada lah minimal 2 biji setiap semesternya, pastinya kita makin jago dong secara ga sadar... dan kemampuan ini nih yang nantinya bakal banyak dibutuhkan di dunia profesional kerja.

C. Kemampuan membuat modul pelatihan/program

Nah kemampuan yang satu ini juga sama digemblengnya nih di dalem fakultas psikologi. Pengetahuan lo tentang perilaku dan juga proses pembelajaran manusia membuat lo dituntut untuk mengaplikasikan pengetahuan-pengetahuan tersebut menjadi sebuah modul pelatihan ataupun modul program pendidikan untuk kebutuhan tertentu.

Kemampuan ini dianggap salah satu yang paling penting dan “menjual” yang diharapkan dari seorang lulusan pendidikan psikologi, makanya peggemblengannya cukup keras nih. Jadi salah satu mata kuliah yang “ditakuti” sekaligus “digemari” juga lho saking tegang tapi serunya. Karena dalam membuat modul program/pelatihan, kita gak bisa asal-asalan bikin rangkaian aktivitas, tapi juga perlu tau bagaimana caranya mencapai tujuan kita, entah tujuannya itu adalah melatih kemampuan spesifik, meningkatkan motivasi kerja, dll.

Tiga kemampuan di atas ini (A, B, C) sangat dibutuhkan sama masyarakat di banyaaakk banget sektor kehidupan, terutama yang ada manusianya! Jadi, selama masih ada manusia di dunia ini, pastinya lulusan-lulusan pendidikan psikologi tetep dibutuhin.

Ruang lingkup dunia profesi lulusan psikologi

Mungkin selama ini lo cuma kepikiran lulusan psikologi itu cuma berkarya di bidang-bidang terbatas macem HRD atau jadi psikolog yang nanganin permasalahan individual. Tapi, dari pengalaman gue dan rekan-rekan gue selama di kampus dari berbagai angkatan, ternyata nggak cuma jadi dua profesi itu aja, bahkan sangat beragam! Coba yuk kita kupas satu per satu bisa jadi apa aja lo nanti sekelarnya dari fakultas psikologi! (Btw, HRD sama praktik psikologi klinis gue ga usah bahas ya soalnya kebanyakan udah pada tau & dibahas di artikel blog umum lainnya)

1. Ahli psikometri.

Wah apaan nih? Psikometri itu adalah sebuah cabang dari bagian Psikologi Umum dan Eksperimen yang kerjaannya tuh bikin alat tes psikologi. Kalo lo bisa nguasain ilmu ini dan ngambil pendidikan khususnya, so pasti banyak yang bakal nyari elo untuk bisa bikin pengukuran psikologi buat lembaga mereka. Entah untuk ngukur kinerja lah, ngukur motivasi, ngukur kebahagiaan, sampe ngukur tipe kepribadian, ngukur tingkat kejujuran, dll. Kalo lo bener-bener jadi jago banget, kebutuhan akan seorang ahli psikometri ini bukan dari lembaga main-main, bisa dari kepolisian, KPK, ICW, sampai lembaga intelejen negara.

2. Ahli Riset

Biasanya kerja di Biro Pusat Statistik, lembaga riset independen, dan semacamnya. Kalo lo emang bener-bener jago dalam pengolahan data gede maupun data spesifik, itu adalah aset kemampuan yang bener-bener berharga karena dibutuhkan oleh banyak pihak. Dari lembaga survei, quickcount, pemetaan pasar, kondisi makro ekonomi negara, kesehatan, dan masih banyak lagi yang berkaitan dengan pengolahan data skala besar.

3. Konsultan Psikologi

Lembaga hukum dan peradilan, mulai dari kepolisian, kejaksaan, KPK, intelijen, sampe kantor-kantor pengacara bakal nyariin elo karena mereka tau kalo kemampuan lo untuk memahami individu, menganalisis perilaku, mengenali tipe kepribadian, hingga kemampuan lo untuk menyusun program demi pengembangan personel lembaga-lembaga tersebut. Nah, ini dia nih yang gue kerjain di Pusat Riset Ilmu Kepolisian UI.

4. Ahli intervensi sosial.

Kasus-kasus konflik yang akhir-akhir ini ramai di negeri ini membuat negara kita membutuhkan lebih banyak ahli intervensi sosial untuk bisa membantu pemerintah dalam menangani konflik-konflik ini. Dan ga cuma konflik doang sih, ahli intervensi sosial juga handal dalam mengarahkan sebuah kelompok yang dianggap tidak adaptif dengan lingkungan sekitar untuk bisa lebih berkembang dan akhirnya adaptif. Seorang ahli intervensi sosial bisa bekerja untuk menangani komunitas miskin kota, kelompok teroris, kelompok pekerja seks komersial, dan komunitas-komunitas marjinal lainnya.

****

Wah kayanya masih banyak lagi sih yang bisa lo lakukan sebagai seorang lulusan fakultas psikologi yang belum sempet gue bahas di atas. Tapi ya intinya nanti klo lo beneran berkesempatan masuk ke fakultas psikologi, lo bisa nemuin sendiri deh peluang-peluang lo dengan meramu kombinasi kemampuan-kemampuan yang nanti lo pelajarin di dalem jurusan ini.

Oh iya, mengenai peluang berkarya di masyarakat, setau gue sih ga ada bedanya ya antara fakultas/jurusan psikologi universitas negeri yang pake jalur saintek (misalnya Unpad dan UNS), dengan yang dari jalur soshum (UI, UGM, dsb). Cuma ada perbedaan sedikit mengenai sudut pandang dari ilmu-ilmu yang sama di atas, dan sifatnya tidak fundamental. Jadi ya intinya, kurang lebih sama aja ya peluang karyanya mau lo dari jalur dan masuk universitas negeri manapun.

Okay deh, mudah-mudahan apa yang gua bahas di sini bisa jadi masukan yang berharga untuk lo yang masih bimbang untuk menempuh jalur pendidikan psikologi sebagai tambatan hati berikutnya (sedaapp!!). Semoga sukses dan GAUDEAMUS IGITUR!

==========CATATAN EDITOR===========

Kalo ada di antara kamu yang mau nanya atau diskusi dengan Faisal terkait jurusan Psikologi, langsung aja tinggalin comment di bawah artikel ini ya.

Tertarik belajar dengan zenius.net? Kamu bisa pesan vouchernya di sini.

About 

Faisal Aslim adalah kontributor Zenius Bog. Faisal mengambil gelar Pascasarjana di Jurusan Psikologi Klinis - Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia.
 
Follow Twitter Faisal at @ularnegeri

  • Widya Triyanti

    Ka untuk psikologi perkembangan ituu cuman mempelajari perkembangan anak dan remaja atau ada lagi yang lain?

    • Faisal Aslim

      Halo Wid. Sebenernya sih psiko perkembangan itu aslinya pelajarin aspek-aspek mental manusia dari lahir sampe tua, yang berhubungan dengan proses perkembangan psikologinya. Mulai dari perkembangan kognitif, emosi, hubungan sosial, moral, identitas, dsb. Tapi, karena emang para ahli psikologi perkembangan sendiri pun menekankan pentingnya perkembangan mental manusia SEBELUM IDENTITAS DIRI TERBENTUK SEMPURNA (dalam hal ini masa kanak-kanak dan remaja), makanya titik berat perhatian para praktisi psikologi perkembangan pun larinya ya ke situ.

  • Fikri Abdillah

    Bang, katanya psikoanalisis tu gak ilmiah ya? Emang kenapa sih?

    • Faisal Aslim

      Halo Fik. Ilmiah maksud lo boleh gue artiin "gak empirik" kali yah. Emang sih, dalam perkembangannya di paruh awal abad ke 20 dulu, psikoanalisis emang lagi booming2nya sampe2 landasan teorinya dianggep baku dan banyak banget alat ukur psikologi (alat tes) yang dikembangin pake landasan teori ini (lo bisa google "Rorschach", atau "Human Figure Drawing Test").

      Tapi, seiring dengan perkembangan ilmu psikologi itu sendiri yang dirasakan makin butuh data-data pendukung yang empirik, dapat diuji, dan dapat dikritik, makin lama aliran psikoanalisis makin keliatan ke-tidak empirik-annya. Contoh: Masa iya lo gila gara-gara waktu kecil dulu lo ga dapet kepuasan seksual via anal? Aneh kan?

      Nah, walopun LANDASAN TEORI nya dirasa aneh dan ga empirik, METODE TERAPI psikoanalisis macem (bisa lo Google) Free Association, Talking Cure, dsb masih dianggap efektif dalam membantu keberhasilan psikoterapi seseorang.

  • Imam

    perbedaan psikologi klinis dengan psikiater itu apa ya bang??

    • Faisal Aslim

      Halo Mam. Psikologi klinis membedah aspek NONMEDIS dari kondisi klinis mental seseorang. Latar belakang kepribadian, pendekatan emosional, cara memecahkan masalah, cara menghadapi stres, kehidupan sosial ataupun interaksi seseorang dengan lingkungan tempat tinggal, tempat kerja, sekolah, dsb. Sedangkan psikiater walopun juga harus berurusan sama yang gue sebut di atas, tapi lebih menitikberatkan kepada aspek MEDIS dari kondisi mental seseorang. Berapa banyak dosis obat yang harus dikonsumsi seseorang ketika ia depresi, seberapa perlu seseorang yang punya gangguan kejiwaan harus dirawat inap, atau rawat jalan, dsb

  • Andre Saputra

    Kalo Psikologi yg rumpun IPA gimana bang?

    • Faisal Aslim

      Halo Ndre. Sami mawon alias sama aja ga ada bedanya

      • Martining Puspitaningrum

        ngelanjutin pertanyaannya dong, bisa kasih contoh universitas lain (selain yang unpad dan UNS) yang tes masuknya pakai saintek?

        • Syana

          UNHAS

        • Dinda Aulia Dwinanda

          UNAND (Univ.Andalas)

        • Devi novianti

          Unsri (univ. Sriwijaya)

        • rosi bernadheta

          kalo mau pilih univ lihat juga akreditasi prodinya dek jangan cuma mandang akreditasi kampus keseluruhannya. yang akreditasi A Saintek khususnya jawa ada di UNPAD untuk ptn nya dan di Sanata Dharma Yogyakarta untuk pts yang bisa dari saintek.

          • Sayidina Hakim

            "yang akreditasi A Saintek khususnya jawa ada di UNPAD untuk ptn nya dan di Sanata Dharma Yogyakarta untuk pts yang bisa dari saintek"

            promosi PTS mbak? wkwk

  • Lahabrea

    Psikologi UNPAD masuknya ke prodi IPA, tapi penjelasan diatas ga ada yg berhubungan dengan biologi sepertinya?

    ada yang tau kenapa Psikologi UNPAD masuk ke prodi IPA?

    • Faisal Aslim

      Dugaan gue sih historis. Awalnya pecahan dari FK, tapi sampe sekarang masih termasuk prodi IPA

      • Alfinsa EP

        Psikologi UI masuk Soshum kan, Sal?

    • Edward Simarmata

      hai bantu jawab ya , gue anak psiko unpad .
      asal muasalnya karena dulu founding father psiko unpad itu dikirim belajar ke belanda lalu jerman di departemen psikologi yg naungannya di rumpun medis fakultas kedokteran , that's it .
      fak psiko unpad dari awal udah berdiri sendiri dan bukan pecahan dari fk (koreksi faisal hehehe)

      • amel NH

        ka edward, saya mau daftar pilihan pertama di UNPAD, nah rank paralel saya 40 besar. dan ternyata di sekolah saya ada yg daftar di jurusan dan univ yg sama, rank dia 20 besar. nah saya tau, di sekolah lain (di kota yang sama) ada yg pilihan jurusan dan univnya sama juga kaya saya, dan dia nilainya juga lebih tinggi dari saya. nah, katanya kuota unpad per kota itu cuma 2, itu bener ka? berarti kalo saya ambil pilihan itu saya bunuh diri dong?

        • zhelika26

          Ka Edward saya tahun ini rencana bakal ambil snmptn pilihan pertama PSIKOLOGI - UNPAD tapi alumni sekolah saya belum Ada yang masuk Sana , katanya alumni itu berpengaruh juga ya dalam penyeleksian ? Mohon solusi nya Kak? Lanjutin ! ? Atau gimana Kak ? Soalnya udah yakin Dan niat banger masuk PSIKOLOGI ..

      • Aldita Utami

        Ka edward persiapan apa aja biar pas keterima ga terlalu kosong atau sesuai sama pengalaman kaka

  • Ketika kuliah, gue nyentuh mata kuliah BK dan belajar sedikit Psikologi dan itu seru banget :))

  • Vina Nur Azizah

    Bang psikologi klinis banyak bahas biologi kan? Tentang cara kerja otak gitu?
    Ada perbedaan yang mencolok ga si bang antara psikologi nya unpad sama ugm/ui?

    • Faisal Aslim

      Halo Vin. Ga juga, psikologi klinis justru aspek PSIKOLOGIS dari manusia, bukan BIOLOGIS. Cabang psikologi yang nyangkut banget sama biologi (otak manusia) itu namanya NEUROPSIKOLOGI.

      Mengenai perbedaan, beda2 juga jawabnya dan ga ada yang pasti. Intinya, ujung2nya praktek/risetnya hal yang sama

      • Vina Nur Azizah

        Kalau misalnya salah satu hal yang bikin tertarik psikilogi itu karena suka banget melajari cara kerja otak yang berhubungan sama tingkah laku manusia, nanti penjurusannya lebih ke psikologi apa kak?

        • Faisal Aslim

          Di Indonesia belom terlalu berkembang sih neuropsikologi. Jadi ya kayanya lo baru bisa ngedalemin kalo ngambil kuliah lanjutan di Eropa atau Amrik

  • fanny maulina

    ka,gimana kalau kita ngerasa ada passion di dunia psikologi tapi susah banget masuk jurusan itu?

    • Faisal Aslim

      Halo Fan. Bisa tau ga kenapa susahnya masuk psikologi? Thanks

      • fanny maulina

        aku udah 5 kali gagal terus masuk jurusan psikologi ka
        sekarang aku jadi minder ka. huhu 🙁
        aku lulusan 2014 soalnya

        • rosi bernadheta

          kalo kamu yakin itu benar-benar passion kamu, secara tidak sadar alam bawah sadar kamu akan memicu belajar jadi jangan ga pede intinya semangat!! dan juga coba pilih prodi psikologi tapi di univ yang berbeda dari pengalaman gagal mu itu jangan keukeuh di satu univ karna itu yang biasa menjadi salah jurusan..

  • Dery

    Ka, gimana kalo seorang yg punya kelainan kejiwaan contoh bipolar, skizofernia dll. ngambil jurusan psikologi ini? Apa punya pengalaman ttg ini? Thx ka, cuma kepo aja

    • Faisal Aslim

      Halo Der. Sebenernya sih cara seseorang tau kalo dirinya punya gangguan (kami nyebutnya "gangguan", bukan "kelainan" atau "penyakit") mental (ini juga kami nyebutnya "mental", bukan "jiwa" atau "kejiwaan") itu dengan cara pernah menjalani psikoterapi dengan psikolog klinis ataupun psikiater DAN didiagnosa mengalami gangguan2 tersebut. Kalo belum lewat psikoterapi, kayanya ga bijak deh ngelabel orang dengan gangguan2 mental tersebut.

      • Dery

        oh oke ka, saya ubah jadi gangguan mental. trus ka kalo udah psikoterapi ternyata bener kalo punya gangguan mental, apa ada masalah kalo dia nantinya jadi orang yang ahli di bidang psikologi? saya penasaran aja kalo orang yang punya gangguan mental trus jadi belajar ilmu psikologi jadinya gimana ka hehe

  • Widya Pusparatu

    jadi psikologi klinis dipelajari juga di universitas yang psikologinya masuk rumpun soshum? atau gimana?

    • Faisal Aslim

      Halo Wid. Yes! Gue sendiri dulu ambil jurusan Psikologi Klinis UI. UI Soshum bukan psikonya?

      • Widya Pusparatu

        soshum punya >u<

  • Dita Desi Arista

    kak kalo psikologi terapan tuh mksdnya apa ya?

    • Faisal Aslim

      Halo Dit. Sebenernya ini adalah penggolongan ilmu-ilmu psikologi dalam jenjang MAGISTER (biasa disebut esdua atau S2). Ada Magister Sains Psikologi, yang belajar ilmu murni dari bagian2 psikologi yang gue sebut di artikel. Ada juga Magister Profesi Psikologi, yaitu jenjang S2 yang bikin lo punya lisensi sebagai psikolog praktik di bidang masing2 (Klinis, Klinis Anak, Pendidikan, PIO). Satu lagi Magister Psikologi Terapan, yaitu jenjang S2 untuk ilmu-ilmu psikologi yang spesifik dan berguna di masyarakat. Di artikel gue bisa lo liat ada "ahli Psikometri" dan "ahli intervensi sosial". Nah kedua ahli-ahli ini, gelarnya bisa lo dapetin kalo lo ambil jenjang magister psikologi terapan ini. Selain dua ini ada juga ilmu psikologi terapan "terorisme", "psikologi perdamaian", "psikologi kesehatan", dsb

      • Dita Desi Arista

        thank you for the great info kaakkkk

  • Ghina

    Kak klau aku orangnya bisa dibilang introvert, ga pedean . Tpi pengen msuk jurusan ini mungkin gak kak ?

    • Faisal Aslim

      Halo Ghin. Hehehe setau gue sih ga ada kriteria kepribadian tertentu sih untuk bisa masuk ke Fakultas Psikologi

    • orang introvert byk berkarya dlm berbagai bidang, termasuk psikologi. orang introvert itu bukan berarti gak pede. Sebaliknya orang yg gak pedean bisa jadi extrovert / introvert. btw ngmg2 soal gak pede, zenius blog udah pernah bahas topik ttg kepercayaan diri, cekidot! >> https://www.zenius.net/blog/5021/percaya-diri-jadi-cara-rasa-meningkatkan

  • Widya Suci Gustiandhini

    kak saya mahasiswi psikologi. saya masih belum ngerti tentang fakultas psikologi yang dasarnya 'psikologi bisnis' sama fakultas psikologi yang dasarnya 'psikologi klinis' bisa tolong dijelasin ga kak?

    • Faisal Aslim

      Halo Wid. Wah gue sendiri baru denger tuh ada yang namanya "fakultas psikologi berdasar pada psikologi bisnis". Bisa dijelasin dulu ga itu istilah dari mana? Thanks

      • Edward Simarmata

        mungkin masuknya consumer psy atau behavioral economics kali ya sal

  • fitri rahman fira

    Hhhh

  • fitri rahman fira

    Kakk, lamanya study psikologi ituberapa taun sihh? Tadi aku baca post ini katanya 4 taun, tapi ada yg bilang kalo lama study di bidang psikologi iu sama kayaa lama study kedokteran (6/7 taun ), minta jawabannya yaa

    • Faisal Aslim

      Di Indonesia pendidikan menjadi sarjana psikologi bisa lo tempuh dalam waktu 4 tahun. Tapi klo lo rada telat, bisa sampe maksimal 6 tahun. Abis itu baru lo bisa nempuh jenjang magister psikologi, tapi ga harus

      • fitri rahman fira

        Ogituu, barti ditempuh 4 taun pun bisa? Terus katanya kalo kita mau buka praktek konseling atau psikiater kaya gituu harus nerusin pendidikan magister dulu, bener ga sihh? Atau cukup dengan hanya jenjang sarjanana/S1 doang ?

        • turfa nujjiya

          bantu jawab. maksudnya psikolog kali ya bukan psikiater. karena kalau psikiater itu harus lulusan kedokteran dulu. untuk jadi psikolog harus ambil S2 dulu dan harus ambil jurusan psikologi profesi.

  • Yudha Faturakhman Hakim

    kak mau tanya saya kan kelas 11 saya ingin menjajal product dari zenius tetapi apa tidak nanggung kak kalau belinya kelas 11 apa gak beli kelas 12 saja soalnya sudah semester 2 dan juga saya lihat ada versi cd yang bahkan memuat banyak materi dari kelas 10-12 saya bingung untuk memilih produknya ?

  • Arief Rahman

    bang, gw dulu ikut tes bakat minat 2 kali (satu di UI satu lagi di sekolah) dan di dua-duanya nyantumin psikologi itu rekomen buat gw, gw pengen masuk Psikologi UI tahun ini tapi gw IPA, kemungkinan-nya besar/kecil bang? trus lebih baik lewat SNM/SBMPTN?

    makasih ya bang

    • Faisal Aslim

      Gue SMA nya IPA dan masuk psikologi UI kok. Intinya lo bener2 niat aja belajar jungkir balik buat SBMPTN, dan jangan lupa cicil2 IPS nya dari sekarang. Lebih baik lo persiapin buat SBMPTN aja biar niat belajarnya maksimal

  • fadhila zara

    kak kan aku tuh jadi penasaran sama ilmu psikolog gara-gara webtoon Dr. frost, menurut kakak itu gimana? jadi tuh kayak orang-orang psikolog bisa ngebaca apa aja traits seseorang sama perasaannya berdasarkan bahasa tubuh sama wajah.

    dia lebih ke arah ilmu psikolog yang mana ya? takutnya malah jadi salah informasi kalau cuma asal tau dari webtoon wkwk makasiihh

    • Faisal Aslim

      Halo Zara. Sebenernya ilmu2 kaya gitu emang populer banget diangkat ke media hiburan. Tapi percaya deh, aslinya ga gitu2 amat. Bukannya gue bikin lo jadi ga bersemangat masuk psiko yeh, tapi nyatanya emang ga segitunya. Bisa sih kaya gitu, tapi lo harus punya pengalaman yang banyak dulu, dan tentunya ilmu psikologi kepribadian yang oke banget dulu.

  • Prisca

    Kak DSM 5 itu bisa dipakai sama lulusan psikologi ga sih? Ato cuma buat psikiater doang

    • Faisal Aslim

      Halo Pris. Bisa banget kok terutama buat psikolog klinis yang emang dituntut untuk melakukan penegakan diagnosis gangguan mental. Soalnya klo ga pake panduan macem DSM bisa salah penanganan dong.

  • Kanneaufii Karamel

    Halo ka 🙂 mksih bnyak udh nulis artikel ttg psikologi...
    O ia ka, mnurut kaka org yg bagaimana yg cocok masuk psikologi, apakah krn dia tipe org yg care ke org lain, suka mengobservasi org, atw bagaimana ? Trima kasih ka...

    • Faisal Aslim

      Halo.. Sebenernya sih ga ada kriteria khusus lo harus punya sifat kaya apa ya biar bisa masuk fakultas psikologi, yang penting punya niat belajar psikologi. Tapi klo lo punya sifat2 kaya di atas, jelas bisa membantu lo untuk jadi PSIKOLOG KLINIS yang baik

  • Annisa Rismawati

    Kak, pernah nggak, waktu lagi melakukan penelitian tentang kepribadian seseorang, tanpa sadar kakak juga kadang spt apa yang dilakukan orang itu gitu? Hehehe. Nah, menurut kakak gimana? Terus, cukup sulit nggak sih kak untuk meneliti suatu kepribadian atau tingkah laku seseorang itu? Makasih kak^^

  • Fatimah Aulia

    Halo, mas. aku insya Allah taun depan nih mau ambil psikologi di ugm (sekarang kelas sebelas). kalau kuliah S1 bisa lebih cepet dari 4 tahun bisa ya? terus lama S2 biasanya berapa tahun cepatnya kalau mampu? aku mau banget dari S1 langsung lanjut S2 hehe, aku tertarik sama PIO

  • Atika Meilani

    Kak, gue suka memahami orang dan gue pengen masuk jurusan psikologi. Modal gue pengen masuk psikologi cuma gara2 suka memahami orang aja. Tapi gue sama sekali belum punya pandangan mau lanjutin profesi apa setelah lulus nanti. Menurut lo apa gue harus berpaling? :'D
    Btw, gue stelah baca tulisan lo di atas yg tugas psikologi lumayan berat itu gue jadi rada goyah hahaha emg seberat itu kak tugasnya? :")

  • Riswandha Imam

    kupas tuntas jurusan sastra juga dong ka.... hehe 😀

  • Wah mantep nih pmbahasannya kak.
    Buat kakk2 zenius plis buat tulisan kyak gni lagi tpi mngenai jurusan yg lain gtu 😀
    Kupas tuntas jurusan teknik trutama hehehe

  • Alysa Zahra

    Goks de fesol! Siko UI otw 🙂

  • Angga Madang Wijaya

    Mencerahkan banget bang, 🙂

  • sandi

    kak, aku mahasiswa teknik industri PTN di sumatera, waktu kelas 12 aku bingung mau TI atau Psikologi. Rencananya aku mau ikut sbmptn 2016 untuk mencoba di TI PTN favorit atau Psikologi di Jawa. aku pernah ikut tes di lembaga psikologi dikotaku, yang hasilnya aku di recomend ke ke-2 jurusan tsb. Aku tertarik dengan jurusan psikologi karna ilmu yg dipelajarinya, aku selaluu penasaran dengan kelinan2 yg ku baca di google, dll. Pun karna ortu ku selalu berantem ,tidak dewasa, jadi aku semakin tertarik untuk mempelajari tingkah laku manusia. aku ingin jika dewasa nanti, bisa aku aplikasikan ilmu yg ku punya di keluarga ku terlebih dahulu dan di masyarakat sekitar. apakah alasan dan motivasiku tsb cukup untuk berputar haluan menjadi mahasiswi psikologi kak?

    • sandi

      aku baru semester 1 kak*

  • ree trr

    Kak, sekali-kali rilis tentang jurusan kedokteran dong 😀
    hehe

  • Bismillah. Saya tertarik banget dengan psikologi manusia, tapi juga pengen masuk ITB wk. Apakah ada solusinya?

    Btw Kak, request jurusan lain dong, Informatika misalnya.

  • Fisca Marcelina

    Kak boleh gak bahas jurusan lain seperti Hubungan Internasional? Terima kasih

  • amel NH

    KAAA. gue suka banget sama psikologi. gue dari kelas IPA, hmm PTN di Indonesia yang psikologinya dari saintek cuma unpad sama uns kan ya?. kalo lewat undangan gue pesimis BANGET. walau ga yakin ya gue tetep pilih psikologi. nah akhirnya dari keyakinan ga diterima undangan itu, gue belajar sbmptn dari 2 bulan lalu. gue belajar yang saintek. tapi, gue pengen fakultas psikologi UI yang ngambilnya dari shoshum:''' dan kalo Dia tidak berkehendak, plan B di sbm psikologi unpad, plan c nya statiska. Kesimpulannya, gue harus mantepin belajar shoshum dari sekarang, tapi resikonya nanti susah buat sbm yang saintek.. atau gausah bermimpi buat psikologi-UI :"? sebelumnya terima kasih banyaaaak

  • Aprilia

    kak gini aku kan pengen masuk Psikologi, itu katanya denger" harus lanjut S2 ya biar nyari kerja nya gampang. soalnya kalo S1 itu nanggung 'katanya'. itu bener gak kak? terus kalo cuma sampai S1 aja gimana prospek kerjanya? tolong dijelasin ya kak biar ga 'katanya-katanya' lagi 🙂
    terimakasih

  • Azeema Myesha

    Ka, kalo jurusan psikologi yang jarang ada di Indonesia tp sangat dibutuhin itu apa ya? Aku jurusan psikologi, tp aku gatau mau ke cabang apa hehe
    Terus kalo psikolog itu bisa kerja di NASA ga, ka?

  • Azeema Myesha

    Ka, kalo jurusan psikologi yang jarang ada di Indonesia tp sangat dibutuhin bgt itu apa ya? Aku jurusan psikologi, tp aku gatau mau ke cabang apa hehe
    Terus kalo psikolog itu bisa kerja di NASA ga, ka?

  • Fajar Randhani

    Kak , kalau engga ambil jurusan psikologi dulu , tapi ditawarin kerja sekaligus belajar dari psikolognya langsung bisa ?

    Aku ditawarin kerja di antapani nih . Mohon bantuanya , saya dikasih batas waktu buat jawab tawaranya .
    Terimakasih

  • Chaerunisa Akbar

    Kak, saya SMA jurusan IPA kalau saya mau masuk Psikologi nya di UI kan katanya sarannya kalo ipa mending unpad kan kalo saya tetep mau UI gimana ya belajar soshum nya? Makasih

  • Ulfah

    Kak kalo misalnya saya jurusan ipa bisa ngga pilih jurusan psikologi di ui di jalur snmptn?

  • Achmad Farizki

    Malam... saya ingin bertanya. Saya lulusan S1 Psikologi berencana mengambil Mapro Psikologi Klinis Dewasa, bagaimana cara untuk bisa membuka praktek/biro psikologi nantinya? lalu apa ada ranah pekerjaan lain yang memang bisa umtuk mengembangkan ilmu psikologi klinis tersebut? dan caranya bagaimana? Trims Pak...

  • Wanti Nuraida

    Mas, kan saya lulusan S1 manajemen rencana sih pengen lanjut ambil S2 dan binggung pengen lanjut MM atau sains psikologis (ceritanya melanjutkan impian kuliah jur psikologi). mau tanya S2 sains psikologis bisa gak jadi dosen, scr jurusan gak linier? ruang lingkup kerja sains psikologis itu apa aja yah?

  • Gadisya Deayusdita

    Halo Faisal, saya tertarik dengan pembahasan kamu dan ingin diskusi mengenai pengambilan program Magister Psikologi. Ada kontak (email) yang mungkin bisa dihubungi? Thanks in advance!

  • Irvan Natanael

    Kak, kalo sma jurusan ipa mau ikut tes ips di ui jurusan psikologi bisa gak?

  • Mohammed Atho’illah

    Salam, Bang Faisal Aslim. Nama saya Muhammad Atho'illah, panggil saja saya Atho. Saya adalah lulusan S1 Fakultas Tarbiyah/Pendidikan. Saya ingin mengambil lagi study S2 Psikologi (umum). Visi saya adalah, dengan menggabungkan Psikologi dan Pendidikan, saya ingin bermanfaat bagi orang banyak, untuk membantu orang-orang dan anak-anak yang mengalami kesulitan dalam belajar, seperti: sulit membaca aksara (pernah saya menemukan kasuk anak seperti ini sewaktu saya masih berprofesi Guru), sulit belajar bahasa asing (khususnya bahasa Inggris), autisme (Sekolah Luar Biasa), mental block dan pengembangan otak. Saya juga ingin menjadi konsultan dalam bidang pengembangan diri dunia sales-marketing (saat ini saya berprofesi sebagai sales automobile), komunikasi, negosiasi bisa berguna di HRD di perusahaan-perusahaan dan investigasi di dalam dunia kepolisian. Saat ini saya gemar membaca buku bernuansa Filsafat, kebatinan (Tasawuf), Psikologi (saya beli buku Psikologi Komunikasi - Kang Jalal), buku-buku tentang NLP, buku-buku tentang otak (seperti buku karya Tony Buzan), serta buku-buku tentang hipnotis (Hypnosis) dan sulap (Magic). Film-film yang menginspirasi saya adalah: The Negotiator (1998), Limitless, Lucy, Source Code dan The Illusionist. Ada juga serial TV The Mentalist, namun saya belum memiliki film tersebut, hanya tau dari internet dan YouTube. Dari gambaran tentang diri saya di atas, saya mau minta saran dari Bang Faisal, jurusan S2 seperti apa yang recommended buat saya ambil, dan di kampus daerah mana yang Abang Faisal rekomendasikan buat saya. Terimakasih banyak. Hormat saya, Muhammad Atho'illah, Martapura, Kalimantan Selatan.

  • Yasmin Tsana ‘Afifah

    Gak jadi masuk psikologi gara2 ada matematikanya. -_-

  • Irhamna Habiburahma

    Makasih banget ya buat informasinya. Bermanfaat banget buat saya anak sma yg mau ambil jurusan psikologi. Sukses selalu ya kak!

  • Irhamna Habiburahma

    Btw selain uns sama unpad yang bagus buat lulusan ipa apa ya?

  • Racca Biana

    Kak, aku tuh dulu pas sd pernah tes DMI gitu, tes bakat minat. Nah ternyata hasilnya bakat ku itu di bidang psikologi ini. Yang jadi problem itu, aku sekarang kelas 11 jurusan IPA kak. Kalo misalnya aku daftar di UNPAD apa bisa lewat jalur SNMPTN? dan kalo misalnya aku ikut SBMPTN, peluang antara jurusan ipa sama ips apa beda? Terima kasih

  • Erma Ro’iichatul J

    Kak, kalo misal anak IPA mau ikut tes di Fakultas Psikologi UGM bisa gak?
    Makasih

  • fitri wijayanti

    Kak,minta sran ya. rencana aku mau ambil pg-paud lalu bila ada rezeki aku mau ambil S2 psikologi tapi yang mempelajari tentang dunia anak-anak. itu termasuk bagian psikologi apa?

  • Wahyu Paramartha

    Psikolog klinis itu yang bisa buka praktek psikolog trus klien nya di tanyain sampe dia 'tenang' gitu ato gmna ya ?

  • Aditya P.U

    Kalo gue pingin masuk Psikologi karena kebanyakan nonton Brain Games kali ya wkwk

  • Anindita Rachmadiani

    Halo kak. Saya mau nanya nih. Saya kan lulusan s1 mipa saya ada ketertarikan buat ambil s2 psikologi. Itu gmn ya kira2 kalo yg saya baca kan masuknya nnti ke psikologi sains gelarnya m.si,nah psikologi sains itu nanti mempelajari apa aja dan bagaimana prospek kerjanya setelah lulus s2 itu ya kak?makasih kak

  • Firas Cahya

    bang Faisal ane mau tanya dong, ane bisa d
    ibilang ambivert karna ane suka sendiri terkadang suka juga bergaul dsb. karena hal tsb ane jadi suka bingung dan gs percaya diri untuk membuat keputusan . tolong penjelasannya ya makasih.

  • Adiya Daffa

    Bang kalo mau menangani kaya anak autis gitu masuk ke psikologi klinis bisa ngga? Terus apa iya kalo masuk psikologi klinis itu bakalan sering ketemu sama masalah psikopat?

  • papank zidan

    Halo bro,ane kan anak SMK di bali trus pengen kuliah psikologi kira2 bisa ga ya ngikutin materi
    Btw ane terinspirasi psikologi dari film hannibal

  • Helvida Lestari Yuka

    hai ka ,, tadi kan dibahas tntang masuk nya ke psikologi,nah kbnyakan dari mereka lulusan SMA, sedangkan yng lulusan SMk ,apa mungkin bisa masuk psikologi ?? terimakasih atas jawabannya ..

  • Arima Deff

    Hello ka Faisal, saya mau tanya. kira kira apa yang harus dipersiapkan jika mau masuk di fakultas Psikologi yang saintek, seperti di UNPAD. ? thanks ^^ saya akan lulus pada tahun 2017. saya benar benar tertarik, karena saya tempat curhatan teman saya. dan saya jadi mengetahui sisi perilaku dan emosi dari mereka, dari situ saya tertarik dengan ilmu psikologi, tetapi, jika seperti itu? saya pantas masuk psikologi yang man ?

  • Vinly Candri Odila

    Halo kak, btw keren abis tulisannya! jadi termotivasi! oh iya kak mau nanyak, misal aku udah ngambil S2 psikologi terapan biar dapet gelar psikometri atau intervensi sosial, tapi setelah itu mau lanjut S3 lagi bisa? dan kalopun bisa, nanti setelah itu kan mulai kerja, dan lulusan ini kan pastinya seperti kata kaka tadi dibidang intelejen negara, aku harus mulai dari mana ya kak? soalnya masih bingung nanti dalam dunia kerjanya, walopun dengan tulisan kaka ini aku sudah mulai mengerti dan ada sedikit bayangan untuk prospek kerjanya kedepan. tolong dibales ya kak. makasih 🙂

  • NajmF

    aku tertarik sama sesuatu yang berhubungan dengan kepribadian dan cara berfikir seseorang dan jg aku ngerasa belum faham dg diri sendiri. Kira-kira bijak atau tidak masuk ke psikologi hanya dg dasar seperti itu?
    karena saya pernah baca cerita tentang psikologi--konseling : "titik awal konseling bukan untuk memecahkan sebuah masalah, tetapi rasa ingin tau"

  • Annisa Dinandya

    Kak, kalau mau belajar Neurosains itu lebih ke jurusan Psikologi atau ke Kedokteran, sih? Kalau di luar negeri nama fakultas mereka bahkan Departement Psychology and Neuroscience, tapi di Indonesia saya coba cari sepertinya FPsi dan FK sama2 mempelajari neurosains. Perbedaannya dimana ya, kak? Btw saya pengen jadi peneliti, he he.

    • Kalo di Indonesia, setau gue, kalo mau ke Neurosains, batu pijakannya harus jadi dokter dulu.

    • Athrin Panduwuri

      Bantu jawab sedikit, setau saya kalau neurosains itu mungkin memang di bawah naungan FK, sedangkan FPsi bahasannya neuropsikologi. Karena dosen matkul Psi. Eksperimen saya konsentrasi S2nyaa tentang neuropsychology (psikologi saraf), beliau ambil di Kanada karena memang di Indonesia masih agak awam soal itu. Trims 🙂

  • Sitta Kusumawardhani

    Mas, boleh share tentang Magister Psikologi ngga? Saya dr S1 non-psikologi tp tertarik ambil S2 psikologi (pendidikan anak usia dini). Ada tips atau hal2 yg bisa dishare kah? Trima kasih..

  • Millie Samantha Nathalie

    Kak, klo ngambil psikologi umum&eksperimental . prospek kerjanya bisa di perusahaan juga gak ? Contohnya HRD . atau harus psikologi industri ?

  • Nardiyansah Tri Jatmiko

    Kak boleh minta pin bb nya

  • Muhammad Nazri Madani

    Permisi, ka. Untuk lulusan Psikologi S1 biasanya dapat kerjanya apa ka?

  • Herlia Rahmawati

    Kak saya baru lulus sarjana psikologi
    Sy nemu blog ini dgn clue google "bagaimana mengatasi orang bertanya apakah anak psikologi bisa baca karakter"
    Honestly sy nggak bisa jawab kalo ditanya gt
    Setelah baca blog ini sy sadari kemampuan sy jg cetek.
    Sy sangat menyukai ilmu psikologi, apakah ketika mengambil program magister sy akan keteteran dalam prosesnya?

  • fernando fikri

    Permisi saya mau tanya psikologi fornsik itu ada di jenjang pendidikan s1 atau s2, dan saya pernah baca kalok mau masuk psikologi forensik harus menempuh jurusan yg bisa di masukin anak ipa contoh kimia ,bilogi, dll, tolong penjelasannya

  • Febri Syalfitri

    Hay kk senior hehe, aku mahasiswi psikologi S1 tingkat akhir. Niatnya mau ngelanjutin S2 dgn jurusan yg sama. Cuma masih dilema terkait profesi apa yg ingin diambil. Kira2 berminat kah utk mengulas S2 profesi psikologi di blog ini? Hehe. Terimakasih sebelumnya ka 🙂

  • AndiniNabilah Sari

    Ka untuk psikologi yang soshum bagusnya dimana ya ka?aku masih sma dan masih bingung harus dimana untuk pilihan psikologi. Dan apa aja yang harus ditingkatin nilainya pas sama biar ada peluang snmptn? Makasih ka

  • SOFIA✿

    ka, banyak yg bilang lulusan psikologi itu ntar kedepannya sulit nyari kerja alias banyak yg nganggur. bener gak sih kak? aku diterima di jur psikolog tp orangtua ku blg kalo dstu tdk mykinkan gtu. sedgkan aku udah minat bgt sm psikologi

  • Zalikha Putri

    UNS solo? atau Universitas Sebelas Maret (UNS)?

  • Asshalia Aisyah

    Kak, mau nanya nih bedanya psikologi klinis sama neuropsikologi apa yaa?? Makasihh

  • Margareth Jonathan

    Halo ka, mau nanya nih kalau di sma aku jurusan ipa dan mau ke psikologi, yang harus dipersiapin apa aja ya (mungkin belajar pelajaran tertentu atau ada hal lain) ?

  • Finia Khairani

    Hai ka mau nanya dong. Kalo mau masuk UI psikologi tapi kita IPA, itu peluangnya gmn sih? Kyk yg td kk bilang kalo di UI itu test masuknya soshum. Apa bs lewat snm? Atau gimana kak?

  • Baguz Amrullah

    Kak, kalau belum psikoterapi tapi sama pak psikiater sudah di diagnosa mengalami kurang percaya diri gimana? nah psikoterapi itu seperti apa sih ka?

  • zulhan rasyid

    Banyak yg bilang klo skripsi anak psikologi itu paling susah.Emang bener bang?

  • Nanda Setyorini

    Bang, menurut abang peluangnya lebih bagus mana PIO atau klinis? Dan pas perkuliahannya lebih susab mana PIO atau klinis? Makasih bang

  • alda amalia

    Kak, saya maba jurusan psikolog juga nih. Cuma mau minta saran, emang jurusan psikolog itu susah ya? Dalan berbagai hal kaya pelajarannya dan kedepannya buat kerja? Soalnya sodara2 saya bilang jurusan psikolog itu susah:(

  • Iqomah Suci Hawa

    Ka untuk anak IPA pilihan masuk psikologi cuma UNPAD, UNS aja? Kenapa UI sm UGM engga...

  • Aditya P.U

    kena influence artikel ini dan akhirnya jadi mahasiswa psikologi ugm wkwk

  • farahmahira

    Kak, psikologi itu lebih baik kelas peminatan IPA/IPS?

  • Phine Eight

    Mau tanya.. apakah bisa dari jurusan S1 ekonomi ke S2 psikolog? Dan jika pun bisa, penjuruan psikolog apa yg dpt disarankan? ^^

  • Azmie Naufal

    Bang gue mau tanya, untuk ke jenjang karir apakah akan mudah atau sulit? Terus kalo mau buka praktek psikolog apa harus S2 apa S1 pun bisa buka?

  • rca asia

    Hi Mas Faisal,mohon d berikan pandangan Mas yg sudah malang melintang di dunia psikologi terkait keinginan saya yg melanjutkan master psikologi di UI bamun dari s1 komunikasi,baiklah memilih cabang ilmu apa y?tq

  • kezia je

    Ka, brt kl ambil ipa ga bisa masuk psikologi UI? trs mau nanya kl test buat s1 psikologi yg dites apa aja?

  • Christina Dwi H

    Bang mau tanya.. Kalau lulusan smk pingin masuk psikolog mending ngambil jalur mana? Yg ips atau ipa?
    Makasih bang

  • Nadia Febianti

    Ka, aku rencananya pengen kerja jadi psikolog di kepolisian gitu. Apa nanti ngambilnya harus Psikologi Umum dan Eksperimen aja? Atau bisa pilih yang lain dan tetep bisa jadi psikolog di kepolisian?

  • Sinta Septining Kusuma Dewi

    Ka, kalau aku skr masih kuliah jutusan teknik, tapi pengen dapat pengalaman kerja yg berhubungan sama psikolog, gimana ya ka ? Terus tempatnya dimana ? Soalnya kalau s2 nanti pengen ambil jurusan psikolog.

  • Durotul Falichah

    kak,kalo dari jurusan bahasa masuk ke psikologi,itu mungkin nggak?

  • Nyimas Mahdiyah

    Kaaa, masih bingung deh sama psikologi.. Kan ceritanya gue mau ambil psikologi klinis anak, itu kelar s2 gue bakal langsung bisa praktek kaya lulus dari kedokteran apa gimana ya?? Makasihhh

  • dn

    Ka kalau mau jadi ahli intervensi itu cukup S1 atau harus lanjut S2 dulu? Kalau S2 ikut ke mana ka?

  • mpps skkss

    bang sbnernya gue anak introvert gk tertalu suka bergaul, tapi kalo kalo disekolah gue suka merhatiin tingkah laku macem" tmen sekelas gue. mulai dari si pembully, orng yg di bully. orang pendiem, orang yg suka ngomong. Gue tau sifat si A, si B. menurut abang cocoknya jadi jurusan psikolog apaan nih ?

  • cindy gk

    Kalau masuk psikologi itu lulusan S1 udh bsa lgsg kerja atau hrs lulusan S2 dulu baru bisa kerja?

  • Josephine Angelina

    kak, psikologi uns kan akreditasi nya masih B, kira2 bakal ngaruh banget gak ya kedepannya kalo aku kuliah disitu?

  • Vara Rosana Devi

    Kak aku maba psikologi brawijaya,emm gimana caranya tau passion kita di psikologi bagian apa gimana ya ? apa setelah kuliah beberapa semester baru tau ? Kalo prospek kerja yang menjamin apa kak ?

    • Endah Winantri

      Mau nanya dong ka, klo di brawijaya itu saintek atau soshum?

  • Muthiah

    kak, kalo fakultas IlmuPend jurusan psikolog di UPI itu sama aja ga kayak Fakultas psikolog jurusan psikolog di UI,UNPAD dsb?

  • Elisa park

    Hak kak aku sekarang jelas 11 sma jurusan ips

    Nah awalnya aku pikir psikiater sama psikolog itu sama
    Nah setelah baca blog ini akhirnya ngerti perbedaanya .
    Sekarang kan kls 11 disini aku bimbang mau nentuin kuliah dimana dan jadi apa nantinya , tapi aku emang dari awal masuk ips udh berminat jadi psikolog , cmn ortu rada ga percaya klo aku beneran berminat di jurusan psikolog . Karena kata mereka aku kurang bisa ngontrol emosi . Tapi yang aku alamin dari setiap pengalaman klo temen2 aku ada masalab dan butuh nasihat aku bantuin mereka dan emosi aku ga masuk kedalam masalah mereka akh kayak yang fokus bantuin mereka dan ga masukkin emoai pribadi kedalemnya.
    Dari film sm drama juga aku tertarik mempelajari psikologj , ngeliat dari berbagai macam kasus yang perlu peran psikolog buat ngebantu polisi baca kebiasaan atau gerak gerik yang ngebantu nemuin pelaku .
    Menurut kakak aku harus gimana ? Terus lanjutin niat jadi paikolog dan nntuin unuv mana yang mau dituju , atau menyerah memilih cita cita lain ?
    Tapi jujur aku bener2 berminat ambil jurusan ini .
    Mohon saranya ya kak , makasih

  • Yulfa Nurma Sari

    Kak saya sekarang smk dan ngambil pekerjaan sosial di sekolah saya ada mata pelajaran psikologi . Jika nanti lulus apa saya bisa ngambil universitas jurusan psikologi dan bagaimana peluangnya?

  • putri manderin

    ka aku pengen banget jadi konsultan psikologi, ilmu yang harus di pelajari psikologi klinis bukan?

  • Mohamad Misbah Khusurur

    Bang, kalau untuk masuk psikologi ui itu, nilai yang harus bagus diSMA apa aja ya?

  • achsoleh

    ka kalau mau masuk jurusan psiko..tesnya {pelajaran} apa aja yg harus dipelajari?
    *bantu jawab kak

  • ninin nisa

    Ka gw mo tanya dong. Gw kan lulusan S1 fakultas peternakan, tapi sbenernya passion gw di psikologi. Gw rencananya pngen ambil psikologi terapan atau psikologi industri gitu. Mnurut kk gmn? gimn tu peluang gw buat bisa ngikutin materi2 psikologi s2?
    Thanks sbelumnya

  • 123 cahya66

    Bang kalo mau masuk psikologi itu... Harus pintar pintar nya kaya juara 1_2_3 di kelas kebetulan ni bang gue gak nyampe 10 besar di kls tapi bang gue pengen masuk psikologi emang ..nanti persaingan nya di kuliah itu gimana bang...

  • Heri Sujono

    Kak kalau anak IPA mau masuk jurusan Psikologi bisa gak?

  • yolanda mayka

    Kak aku mau tanya kalo dari smk analis kesehatan masuk ke jurusan psikologi bisa enga ya?

  • Mila R

    Ka psikologi klinis bisa kerja dirumah sakit ? Jadi apa ?

  • Athrin Panduwuri

    Kak, gue mau tanya niih. Kalau misalnya berdasarkan hasil test minat bakat seseorang tidak mendapat saran untuk ke bidang psikologi (misalnya karena aspek kecerdasan analisisnya yang rendah) apakah yang harus dipersiapkan atau dilakukan individu tersebut apabila Ia tetap keukeuh / "ngotot" mengambil jurusan tersebut? Atau mungkin sebaiknya memang jangan mengambil jurusan tersebut? Trims, mohon diskusinya 🙂

  • nida qisthi

    Kak gue bingung nih enaknya ngambil psikologi ipa dimana, dan kalo ujung"nya nanti jadi apa yang enaknya? Trs gue tuh saintek

  • Ly

    hallo, saya lulusan s1 non psikologi dan tertarik untuk mengambil s2 psikologi terutama psikologi klinis, tapi setelah browsing sana sini syarat untuk s2 psikologi klinis adalah lulusan s1 psikologi. Apakah betul s2 untuk psikologi klinis hanya untuk lulusan dari sarjana psikologi? Mohon sarannya untuk universitas yang menerima lulusan non psikologi yang ingin melanjutkan ke s2 psikologi klinis.. Terima Kasih

  • Zakia Balqis

    Bang mau nanya, kalo misalnya kita mau jadi konsutan psikologi di lembaga-lembaga gitu, nannti kita ambil peminatan kuliah nya menjurus ke mana? Atau bisa apa saja yang kita ambil?

  • Galuh Mumpuni

    Kalau saya sekarang sekolah di SMK... kira2 kuliahnya bisa ngambil Psikologi gak ya?

  • Tsamara Rona L

    kak faisal, mau tanya dulu dari jurusan ipa/ips? terus kalo ipa apakah sbmptn?

  • 아미유

    Artikelnya ngebantu banget nih kak, bahasanya juga mudah dimengerti. Nice one. Cuma saya mau nanya, untuk masuk jurusan psikologi saya perlu masuk IPA/IPS dulu kak? Saya rada bingung nih, kalo saya masuk IPA terus berminat lanjut ke Psikologi UI, masih bisa masuk kah? Thanks before.☺

  • Alma Wulandari

    Kak aku mau tanya, kalo sarjana psikologi itu nglanjutin ke S2 terus ambil magister profesi psikologi brarti dia bisa di sebut psikolog ? Terus kalo ambilnya magister psikologi terapan nanti disebutnya sebagai ahli ?
    Apa sih kak bedanya antara ahli misal "ahli psikometri" sama psikolog ?
    Terus kak misal nih kita S2 ambilnya psikologi industri dan organisasi nanti yg di pelajari ya hanya seputar itu atau juga mempelajari materi psikologi yg lain ? Atau hanya dikhususkan untuk pendalaman daam jurusan itu saja ?
    Makasih kak

  • nisa

    Halo aku mau tanya, maaf kalau mengulang. Apakah gelar psikolog itu didapat dari studi magister profesi psikologi dalam negeri saja? Kalau misal aku mau ambil magister di luar negeri apa ntar aku bisa standarisasi untuk jadi psikolog ketika aku kembali ke Indonesia? Sebenarnya kriteria psikolog berdasarkan latar pendidikan kalo menurut HIMPSI itu gimana? Mohon pencerahannya. Thanks in advance!

  • Olivia Nathasya

    Ka mau nanya dong.. Kuota per kota setiap universitas jurusan psiko itu sama apa beda? Klo beda, yg plg bnyk univ apa ya? Trus setiap tahunny kuotany selalu sama apa beda? Mksh

  • Inas Alya

    Kak, saya mau tanya.
    Apakah psikolog juga bisa menanganin anak autisme? Terimakasih

  • Nurlia Eka Damayanti

    Hallo perkenalankan aku Eka, mau nanya nih kalo S1 nya bukan kuliah dijurusan Psikologi memungkinkan gak sih buat S2 nya mau masuk Psikolog? Terima kasih

  • Yulia Purnama Sari

    Malam kak, saya ada keinginan untuk melanjutkn jenjang profesi psikologi, tp masih takut kak, takut kalau tugasnya trlalu berat ..
    Bisa sharing ga kak gmna dulu proses menjalani S2nya kak ..
    Trima kasih sebelumnya ..

  • Ahmad Abdul Ghani

    kak itu maksudnya gimana ya apabila kita ingin ambil jurusan psikologi dengan jalur saintek?

  • Aji Mustopa

    Bang, saya sangat membutuhkan ilmu psikologi secara keseluruhan dan mendalam. Saya sangat merasakan manfaatnya di lingkungan masyarakat, kerja, teman, pendidikan dan pribadi saya setelah membaca satu buku tentang psikologi "Psikologi Umum" oleh Drs. Alex Sobur, M.Si. Hanya saja saya belum puas dengan membaca buku tersebut karena isinya terlalu ringan, hanya pengantar. Saya tidak sempet untuk mengambil kuliah jurusan psikologi. Saya lebih membutuhkan praktis sekarang. Kalau mau mempelajari psikologi secara otodidak dengan menyeluruh dan mendalam dengan sedikit bekerjasana dengan orang yang ahli di bidangnya bisa kan? Bisa ga saya minta sistematika belajar psikologi, study guidenya, outline materi secara komprehensip, tahapan-tahapan materi, konsep materi keseluruhan, modul-modul praktik dan studi kasus, perangkat-perangkat penelitian dan pekerjaan psikologi dan referensi yang paling direkomendasikan secara sistematis pembelajarannya (indo maupun inggris). Maaf ya pertanyaannya membludak... saya ucapkan terimakasih atas bantuannya sebelumnya. 🙂

  • Klarina Hidayat

    Halo kak aku mau nanya, kalau berminat ke psikologi klinis memangnya harus dari jurusan ipa ya kak?

  • Rischa Oktaviani

    Ka mau tnya mengenai s2 psikologi, lulusan s1 beda jurusan dr psikologi ada kesempatan gk ambil s2 psikologi?

  • Lyan Nuri

    Lha klo kyk aq gini udah lulus jurusan TI pingin kuliah lg jurusan psikologi, gmn caranya?! Maksudnya langkahx gmn? Bkn jebolan anak ipa juga ips,,

  • luthfiana nur syahbani

    kaa kalo mau masuk psikologi itu harus memilih salah satu bidangnya? jika udah milih satu akan mempelajari itu aja?

  • Zoraya Anastasya

    Bang faisal kalo lulusan psikolog itu bisa mendirikan klinik sendiri ga ya? Dan nanti disana kita jadi psikolog klinisnya. Kalo memang bisa apa harus ambil S2 psikolog kerja dulu? Dan persiapan apa nih yg mesti ada kalo mau bikin klinik sendiri?

  • Rizka Pratiwi

    Aku dri SMK,klo masuk psikolog gmna?

  • Faradigma Zukhrufa

    Ka jurusan psikologi yg udah lebih speaifik kaya psikologi perkembangan,pendidikan,klinis,dll itu udah didapet pas di S1 atau baru nanti pas mau S2? Bales ya ka terimakasih

  • Zakiah Amalina

    Kak, untuk anak ipa, mata pelajaran apa yang harus diperdalami ataupun dikuasai untuk lulus fakultas psikologi?

  • Hasmi Fadhila

    bang antara Psikologi klinis sama Psikoogi forensik itu sama tau beda sih ? ,terus mana yang lebih dibutuhin dalam kepolisian ?

  • Salma Dian Salima

    Ka punten mau nanya saya lulusan dari sekolah analis kimia dan saya sangat tertarik dengan dunia psikolog ,namun saya masih ragu apakah nantinya bakal sejalan analis dengan psikolog .Karna saya juga ingin bekerja sebagai analis agar ilmu yang sudah saya dapat akan selalu berguna .Sarannya ya ka ,makasih:)

  • Arinda FS

    kak, aku kan anak smk nih. tp rasanya aku lbh ada passion di psikologi dibanding sm jurusan aku di smk. kira kira bisa nggak sih nanti kl aku mau kuliah di psikologi? katanya kan anak smk kl mau ke univ tuh susah selain krn materinya yg kurang jg pilihan jurusannya terbatas. apalagi aku kayak banting setir total tuh. tolong saran jg ya kak, apa aja yg mesti dilakuin kl aku bnr" mau kuliah di psikologi. thanks

  • Juan Tehupuring

    Untuk TNI/POLRI cocoknya penjurusannya kemana ya bang ?

  • Meilina Dwi Putri Lestari

    Kak kalo psikologi forensik itu gimana?

  • Zio Septo

    Kak, izin buat comot artikelnya yak buat dijadiin dasar makalah (tugas sekolah)

  • ade diana

    Kak mau tanya, aku kan lulusan sarjana ekonomi jurusan manajemen , kalo nantinya aku mau ambil magister psikologi terapan bisa kan ya?

  • Thasya fatharani

    Kaaa kalau mau profesi haru s2 yahh ada gak yang ngobatin orang aneh aneh tapi lulusan s1 ?

  • Kathy Puteri

    kakkk, aku sekarang kelas 11, aku pengen banget masuk psikologi apalagi aku pengen belajar tentang psikologi klinis. Susah gak kak? terus bikin pusing gak sih sebenernyaa? aku denger dari orang lain kerjaan anak psikologi cuman wawancara bikin makalah gitu gitu aja mulu dan banyak banget yang bilang "kalo emang ada pilihan lain mending gak usah masuk psikologi deh". Terus mathnya susah gak kak???

  • Septiya Lelawati

    untuk yang smk dan minat ingin masuk jurusan psikologi , ada kendalanya gak sih?

  • Adhi Muljana

    Terimakasih pak Faisal untuk ulasannya yang kalo untuk ukuran awam seperti saya cukup detil. Begini pak, saya S1 Komputer, kerjaan saya saat ini ada IT Manager tapi juga mengkoordinir Recruitment (ya bisa dibilang Recruitment Manager) namun saya punya staf dari jurusan psikologi. Nah, sesuai ulasan bapak saya jd tertarik dengan PIO. Pertanyaan saya:
    1. Apakah bisa saya survive (lulusan S1 komputer) masuk S2 di psikologi?
    2. Kalo semisal pertanyaan di atas saya bisa survive. Di UI utk Magister untuk Psikologi ada 3 pembagian jurusan yaitu Ilmu Psikologi, Psikologi Terapan dan Psikologi Profesi. Yang mana paling cocok untuk PIO?

    Sebelumnya terimakasih pak.

    Regards,
    Adhi

  • Anil Fikri

    gan ane mau nanya ni gan, ane kan bentar lagi mau lulusan s1 fakultas ekonomi jurusan manajemen konsentrasi HRM pada thn 2017 nanti gan, rencananya ane mau ngambil s2 di ugm atau ui dengan jurusan psikologi bisa gak gan? atau nyambung gak dengan latar belakang s1 ane gan?

    Mohon pencerahannya gan, sebelumnya terimakasih.

  • anda

    salam mr. zenius..
    aku mau minta pendapat mr dong..
    jadi S1 saya kan umum yaa..
    nah minat untuk kuliah lagi, rencana mau ambil jurusan psikologi..
    menurut mr. baiknya saya mengulang dari S1 atau S2 terapan?
    kedepannya saya minat untuk ke psikologi pendidikan..
    thanks mr. untuk sharingnya sangat bermanfaat..

  • Zet

    kak kalau saya kan anak SMK saya tertarik banget masuk PIO apakah saya bisa masuk jurusaan PIO. dan bisa mengikuti SBMPTN??
    sedangkan kebanyakan yg ikut tes SBMPTN anak SMA kak??

  • Hanif Janitra

    Mas saya anak IPA, kalo misalnya saya waktu snmptn mau ambil ke UI bakalan dipertimbangkan gak ya? Soalnya ngelihat latar belakang saya yang IPA saya rada pesimis gitu

  • kalistaaputri

    Hello bang Faisal, mau tanya dong..
    Kalau di UI sendiri, nanti kita bakal pilih mau peminatan apa ya di psiko kayak yang lo jelasin diatas? Terus contohnya kalau saya ambil Psiko Kilinis, tapi saya kepikirannya pengen kerja jadi HRD selepas lulus, apa gpp? Bakal ada nyambung2 ga ya psiko klinis itu sama HRD?

  • martika sandra

    kalo saya S1 jurusan public health dan S2 nya pengen ngambil Psikologi perkembangan, bisa ga ya? bsetelah punya 2 balita saya jd tertarik dg dunia psikologi. Bkn utk pekerjaan tp utk menunjang pengetahuan saya ttg anak2 terutama perkembangan anak2

  • Fajar saputra

    Hai bang.. Mau nanya nih.. Andai kata kita konsennya di psikologi klinis, untuk kedepannya jenjang karir seperti apa yang bisa kita dapatkan, dan apakah bisa kita berprofesi di psikogi pendidikan..?? Atau malah membuka praktik pribadi (psikolog)..???
    Mohon kiranya berkenan menghubungi email fajarsaputra065@gmail. Com.
    Saya sangat tertarik dengan tulisan ini dan ilmu didalamnya. Terimakasih

  • Fina

    Saya ngerasa kyk salah jurusan dan udh lulus S1 bkn dr jurusan psikologi. Tapi saya pengen melanjutkan S2 saya di jurusan Psikologi. Saya tertarik dan berminat mempelajari kepribafian dan tingkah laku seseorang. Nah kira2 kalo s2 saya di jurusan psikologi, bs gk ya?

  • lemonadecube

    kak buat jadi psikolog itu kan butuh lulus s1 terus s2 jalur profesi, habis lulus s2 itu bisa langsung praktek atau kita harus punya izin praktek dulu terus sekolah lagi? (jadi jatohnya kayak dokter) kalo iya kira22 buat dapet izin praktek itu berapa lama yaa? terimakasihh

  • Triana

    Halo, saya punya passion di bidang psikologi dan berniat untuk sekolah S2 psikologi klinis. Tapi IPK cuma 2,72, gimana ya maju terus daftar atau itu sia2 krn ga cocok syarat administrasi? Hm mohon infonya untuk alternatif sekolah yang bisa diambil untuk yang mau berkecimpung di dunia ke-psikologi-an. Kalau di luar negeri, ada yg namanya Social Work. Kalau di Indonesia? Atau mungkin bisa kasih saran untuk ambil sertifikasi apa gitu? Untuk sekarang saya bersertifikat Asesor Assessment Centre. Kalau sertifikasi/sekolah semacam hypnoterapis dan semacamnya, apa ada info?
    Mohon pencerahannya. Terimakasih

  • Vio Venica

    tips milih kampus yang jurusan psikologi nya bagus dong kak, sama sekalian minta rekomendasi PTS dan PTN yang punya jurusan psikologi yg unggul hehehe. makasih kak:)

  • Nuril Huda

    Hello Ka.... mau tanya klo s1 nya jurusan sistem informasi trus mau ambil s2 psikologi klinis itu bisa ngga yah?
    Makasih 🙂

  • Aluna Erika

    maaf saya mau tanya kana kalo dari psikologi ke psikologi masih nyambung, tapi bisakah kalo dari jurusan konseling s1 ke psikologi untuk s2nya? mohon informasinya..

  • Reza Toramizu

    Kak saya jurusan IPA, denger2 ada ya psikologi yang buat anak IPA atau kalau ga ada bekal apa yg saya harus siapin buat SBMPTN nya nanti ?

  • Rafika Amalia

    Menarik. Walau sejujurnya berulang kali sempet hampir nyerah tp gk bisa bhong kuliah psikologi serunya bukan main. Observasi wawancara alat tes statistik laporan dan tentunya pertanyaan yg bkin geli sbenernya klo ketemu org pasti disruh bca pikiran.. geli juga klo denger pertanyaan kyak gtu..

  • Anindya Athiyyah

    apa masuk ke jurusan psikolog harus sma aja? smk gabisa kah? khususnya smk jurusan adm.perkantoran

  • Ayeeshh 110

    Bedanya gelar pascasarjana sama cum laude apa? apa kalo udah pake gelar pascasarjana bisa dapet gelar cumlaude juga? Apa untungnya gelar pascasarjana?

  • Nadia Rahma

    Kak anak IPA dijurusan Psikologi UI lumayan banyak enggak?

  • Navira

    Kak kalo psikolog perkembangan itu kerjanya dimana ya? Btw saya anak IPS bisa gk ya?

  • Luluah Maknunah

    Aku jurusan ipa ka, tapi mau ambil psikologi UGM, denger denger gabisa pilih di jalur undangan ya? Terus kalau sbm juga harus lintas minta dong? Aku mau pilih di pilihan ke dua sih..

  • ahmad syam

    assalamu alaikum kak, bagaimana menurut pendapat kakak jika tujuan kampus yang saya tuju berakreditasi A tapi pada prodi jurusan PSIKOLOGI akreditasinya C ,apakah mempengaruhi didunia kerja atau bagaimana pendapat kakak ,mohon bantuannya

  • Adellia Rismaini Pratiwi

    kak, kalo di univ. negeri jakarta itu kan ilmu psikologi. nah bedanya itu apa? terus nanti ruang lingkup kerjanya gimana?

  • Reisha Aulia

    Kak, kalo mau masuk jalur undangan psikologi yang harus dibagusin tuh mapel apa aja?

  • M Agung Pratama

    bang bahas A-Z terkait Introver dan ekstrover dong. trims

  • Bayu S. Winarsha

    Pak kalo lulusan smk otomotif bisa masuk psikologi ngga pak?makasih

  • Valeria Pramita

    kak, aku mau tanya, psikologi positif belum bisa dikategorikan pada jurusan kak ?

  • theodora

    Kak, mau tanya saya sbelumnya ambil jurusan PAUD. kalau untuk jenjang s2 saya ambil di psikologi enaknya ambil psikologi profesi atau terapan ya? Masih bingung tapi pengen sekolah lagi. Mohon sarannya. Terimakasih?

  • Ribka P

    Ka,kalo univ prodi psikologi yg nrima dri IPA di daerah jawa mana aja ya ?

  • rara

    kak mau tanya aku siswi kelas 12 kak mau ambil snmptn nya di psikologi ugm memang udah aku rencanain dari kecil malah. nah trus tiba2 temen aku satu kelas gegara tau dari aku kalo belajar psiko itu seru jadi ikut2an ambil jurusan yang sama kak. kesel banget sumpah apalagi tau kalo ranking dia lebih besar dari aku dikit. mungkin ga kak kita berdua nanti sama2 masuk psiko ugm dari snmptn?

  • risma dewi

    Kak aku lg bingung nih,kan aku mau masuk psikologi,nah nnti un tahun 2017 ini harus milih 1 dr jurusan (btw aku jurusan ipa) aku bingung bgt mau ngambil pelajaran bio or fisika,so aku mau nanyak lebih baik untuk mencari psikologi bagusnya nyari fisika or bio
    thankyou anyway,thanks a lot xoxo
    ps: plis cepet replynya ya kak,bsk udah harus dikumpul datanya

  • Ecik Maharani

    Kak di filsafat itu juga mempelajari ilmu psikologi nggak? Gimana pandangan filsafat soal bidang psikologi kak? Aku bingung nih mau masuk psikolog apa filsafat, mohon pencerahannya ya kak 🙂

  • Viky adelita

    kak, aku baru aja mau daftar jurusan psikologi. tapi setelah baca artikel ini aku sedikit bingung. di universitas yang aku mau masuk hanya ada satu jurusan psikologi dan itu mungkin yang psikologi umum saja. nah berarti di psikologi umum itu kita nggk di ajarin detail untung psikologi2 yang lain kan seperti psikologi klinis atau yg lainnya? sedangkan aku pingin masuknya ke psikologi industri dan organisasi. itu gimana kak? karena aku pingin nanti kerjanya di perkantoran gitu, kalo aku masuk yang psikologi umum apakah bisa atau tidak ya? 😀 mohon jawabannya

  • Knights22 GTI

    Kak misalnya nih klo aku mau masuk konsultan psikolog masuk kuliah nyari jurusan itu ya? Itu susah ga sih ka? Dalam artian bayar mahal, di kasi tugas banyak dan susah. Ribet ga sih kak? Btw artikel nya bagus bgt sangat membantu

  • mega yunissa

    Kak kalo mau bisa kayak menganalisis sifat manusia itu masuk ke psikologi apa ya? Nah sama yang mikroekspresi itu gimana ya..

  • FRANS SIMATUPANG

    Hallo bang Faisal. Salam kenal. Saya Frans Simatupang dari Jambi. Saya mau bertanya kepada abang maaf kalau pertanyaan nya diluar dari topik. Gimana cara atau upaya abang bisa diterima di FPSI UI? Mohon di beri jawaban selengkap-lengkapnya. Terima kasih

  • Ibnu Rafie

    SORRY BANG NUMPANG NANYA...... KALAU SAYA MAU JADI POLISI... BAGUSNYA JURUSAN PSIKOLOGINYA APA YA BANG....THANK'S...

  • Mentari Diyah

    Ka, kalau mau lanjut S2 tapi S1 nya bukan dari jurusan psikologi gmn? Saya dari pendidikan teknik informatika dan komputer. Trus nanti gimana ya untuk proses perkuliahanya yang emg bukan anak psikologi pas S1 nya?

  • Noor Jannah

    Kak, saya sudah melakukan tes sidik jari DMI yang paling menonjol adalah peringkat pertama Intrapersonal dan peringkat kedua Interpersonal. Inshaallah tahun ini saya akan mendaftar kuliah di fakultas psikologi.
    Tetapi saya masih bingung kak bakalan masuk yang mana ? Mohon penjelasannya.

  • Aelen Kurnia

    Kak, saya ellen. gini kak, ellen kan anak dari SMK jurusan teknik arsitek, dan teknik itu masuknya ke IPA yah. kira kira bisa gak yah masuk SNMPTN ambil psikologi?
    oiya btw, artikel kakak ngebantu bgt, dari kmrn ampe bingung mau psikolog tapi dari jurusan bukan ips,

  • Nuzulia Latifah

    Hi mas, mau tanya nih. Kalo untuk masuk ke psikologi UI, mata pelajaran SMA yang diutamakan apa ya? Anak saya dari IPA, tapi pinginnya ke psikologi UI lewat jalur undangan. Kira2 chance-nya bagaimana? Mohon infonya ya. Makasih banyak untuk infonya.

  • Nuzulia Latifah

    Hi mas, anak saya tertarik untuk masuk ke psikologi UI dan kami berharap dia bisa masuk lewat jalur undangan. Masalahnya dia dari IPA, sementara psikologi UI masuk prodi IPS. Apakah memungkinkan bagi anak saya untuk diterima melalui undangan di psikologi UI? Kebetulan dia termasuk ranking 10 besar di sekolahnya, tapi ada temannya dari IPS yang juga berminat mendaftar. Kalau boleh tahu, untuk mata pelajaran yang diutamakan? Ditunggu infonya, terima kasih banyak sebelumnya.

  • syifa

    Hi kak Faisal, apakah lulusan pascasarjana psikologi pendidikan mendapat gelar psikolog?

  • Hana Nur Syifa

    Kak kalo tahun ini saya denger ips susah masuk psikologi?? Apa benar? Dan kalo ingin masuk psikologi ada test dalam pelajaran biologi? Kenapa bisa mempelajari ipa? Setahu saya psikologi lebih menjerumus ke ips buka ke ipa

  • arashi fenjianren

    Kak, bagaimana ya menjelaskan kepribadian yang dipelajari di psikologi ke anak-anak SMA? Apalagi yang seneng ngebagi-baginya karena zodiac atau golongan darah. Haha... peace ^_^v

  • Estu Murni

    Bedanya fakultas psikologi yg di universitas spt di ui, unpad dll dengan fakultas ilmu pendidikan psikologi yg diselenggarakan IKIP (sekarang universitas negeri (nama kota)), apa ya?

  • Sherlock K

    Gw bukan mhsiswa psikologi, tpi sdikit trtarik dgn dunia psikolgi. Dan gw jga sdikit terobsesi dgn film2 detektif gitu.. hehehe.. soalnya analisa dan obervasi detektifnya trhadap orng disekitarnya kerenn bangett...
    Nah yg gw mw tnya adalah
    1.apa bener orang psikologi bisa mnganalisa orang hanya dari skilas liat kya yg di film2 detektif2 gitu? Dan apa hasil observasinya psti bener?
    2. Apa analisa kpribadian orng dgn ilmu psikologi pasti benar 100%?
    3. Jika orang lulusan psikologi, apakah ketika mngikuti seleksi kerja diperusahaan tes yg diberikan sama dgn orng lainya yg bukan lulusan psikologi? Yg ada didalem pikiran gw adalah, lulusan psikolgi kan brrti dia udah tw ilmu2 yg ada dalam tes2 psikolgi itu, brrtikan bisa dimanipulasi? Mksnya bisa lngsung milih jwbn mana yg bernilai baguss..
    Itu aja..
    Thanks

  • Annisa Rizky Apriliani

    ka mau tanya dong menurut kaka kalau disuruh milih antara psikologi perkembangan anak dengan psikologi klinis anak kaka bakal lebih condong kemana? dan kenapa kaka milih itu?

  • Wahyu Riska Elsa P

    Selamat siang Kak Faishal. Salam kenal saya Wahyu Riska Elsa dari Psikologi UIN Malang. Tertarik dgn Post Prison Program (PPP) kalau boleh tau lebih lanjut Kak program seperti apa dan butuh kualifikasi seperti apa utk bergabung, lalu Apa yg dikerjakan Oleh praktisi disana? Kira2 penelitian ttg PPP Sudah ada kak?

    Makasih bnyak..Maaf banyak pertanyaanx kak

  • yuli imania

    mau tanya kalo masuk jurusan psikologi yang diutamain nilai mapel apa? dan bisa nggak anak jurusan smk farmasi daftar jadi psikologi

  • Umi Hanifah

    Ka di UI kan prodinya ilmu psikologi sedangkan kalo di UGM kan prodinya psikologi (doang), itu beda apa sama sih ka?

  • Nisa

    Kak, aku kan ngambil snmptn psikologi unpad dipilihan pertama. Nah sebenernya passion aku tuh di mtk dan hitungan gitu kak. Orang2 sekitar sempet kaget dan itu bikin aku ngerasa salah milih. Ada kritik/saran gak kak?

  • egryan

    Sangat bermanfaat sekali artikel bapak dalam psikologi ini. Saya mempunyai permasalahan yang cenderung umum bagi mahasiswa yg akan lulus s1 disetiap jurusannya dalam menghadapi masa depannya. Di bulan april tahun ini saya akan lulus s1 psikologi dan permasalahan saya , saya masih bingung untuk menentukan masa depan saya. Saya ingin melanjutkan ke jenjang s2 psikologi, tp permasalahannya saya buta warna parsial. Saya mau bertanya kepada bapak bila ingin melanjutkan s2 psikologi apakah boleh pendaftar buta warna ( saya ingin ambil di bidang pio/sosial) dan bila tidak bisa, saya ingin melanjutkan s2 dengan juruasan manajemen bisnia, menurut bapak bagaimana pilihan studi s2 saya ini???

  • robbysatria Agassi

    Bro sebenernya gw lemes di link ui buat sbmnya tuh gk ada buat ipa,kira2 klo maksain ipa gitu bisa gk sih bro,pengen bgt mempelajari ilmu psikologi nih bro -_-,atau klo emg dasarnya gk bisa ipa,gw minta saran donk gw harus gmn,klo ada saran univ lain klo bisa daerah jabodetabek bro,thanks sblmnya bro...

  • Franciscus Kudo

    Klo mau Jadi Konsultan Psikologi masuk jurusan psikologi bagian apa ya?

  • yha_tea

    kang numpang tanya, kalo dari jurusan lain bisa ngga ngambil s2 nya di psikologi, kalo bisa apa z yang harus di perhatikan?
    trus jurusan yang tersedianya apa aja kalo s1 nya bukan jurursan psiko

  • Lidya Chatrine Wodi

    Halo bang faisal.. Jujur saya tertarik dengan penjelasan bang faisal karena memang saya mau kuliah lagi di jurusan yang berbeda. Kondisi saat ini saya sudah bekerja dan melihat beberapa jadwal kampus sekarang sepertinya tidak memungkinkan saya untuk kuliah psikologi sambil bekerja. Ada tips untuk saya bang? Niat kuliah di jurusan psikologi sgt besar tp terkendala waktu kuliah dan lain hal..blm lagi kata bang faisal satu semester minimal ada 2 penelitian..

  • Fia Zahrotun Ni’mah

    kak mau nanya.. aku kan sekarang kuliah di jurusan psikologi islam.. la untuk program pascasarjan nya bisa ambil psikologi klinis gak

  • Diana Aprillia

    Hai ka.. Mau nanya dong biasanya pas test masuk kelas psikolog, di teanha tentang apa ya?

  • like so

    glad i found this article. makasih banget kak infonya. tadinya aku pikir psikologi yang mempelajari gangguan mental kayak bipolar dsb itu masuk saintek, jadi udah keburu galau duluan padahal masih 2 tahun lagi kelas xii. eh ternyata soshum juga bisa. penjelasan perbedaan tentang psikolog & psikiaternya juga singkat padat jelas banget. thanks a lot once again!